NovelToon NovelToon
Garis Darah Naga Purba

Garis Darah Naga Purba

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.

Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.

Namun, di ambang kematian...

Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.

Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.

Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.

Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?

Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?

Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?

Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...

Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2: putus pertunangan.

Setelah ye hao turun, beberapa murid mulai di panggil satu per satu.

Namun sampai akhirpun, nama ye Chenlong tak di panggil, ye Chenlong menyadari ini tapi ia hanya diam tak menanggapi sedikitpun.

Sampai saat tetua pengawas akan menutup acara, ye hao mengangkat tangannya.

Tetua itu menoleh ke arah ye hao.

"Ada apa tuan muda hao" Tentang tetua itu dengan hormatnya.

"Maaf tetua, kakakku belum di panggil. Berhubung umurnya sudah 16 tahun juga bukankah dia akan ikut acara ini"

Tetua itu, menoleh ke ujung tempat ye Chenlong berada.

Tatapannya berbeda, tak ada tatapan penuh hormat seperti saat menatap ye hao tadi.

"Chenlong, kamu juga naiklah kau juga akan ikut acara ini"

Ye chenlong menunduk sebentar, lalu dengan napas dalam.

"Maaf penetua, aku tak bisa ikut."

Semua murid langsung menatapnya jijik, bahkan ye hao menatap ke ibunya.

Pandangan mereka saling bertemu, bibir keduanya sama sama melengkung hampir bersamaan.

namun, suara kuda memecahkan semuanya.

nona muda klan su turun dari kereta kuda, ia berjalan ke arah patriark klan ye, di ikuti beberapa penjaga klan su.

sampai ke hadapan patriark, nona muda klan su sedikit menunduk sambil menyodorkan sebuah gulungan.

"maaf paman wuchen, aku mungkin mengganggu acara klan ye"

"tapi aku membawa perintah dari ayah, untuk memberikan ini kepada paman"

ye wuchen berdiri, mengambil gulungan itu dan membukanya.

saat membaca isi gulungan, ia terdiam lalu menatap su yuelan.

"apa maksudnya ini"

"bukankah ini sudah di atur oleh leluhur kedua klan"

su yuelan tampak tenang saat melihat ekspresi ye wuchen yang masam.

"maaf paman, bukan bermaksud memutus perintah leluhur."

"tapi klan su kami juga tak ingin memiliki menantu yang tak berguna, dengan bakat yang di miliki ye Chenlong itu sama sekali tak cocok denganku"

"lalu sekarang bagai mana, apa klan su ingin mengingkari perjanjian lama"

su yuelan menggeleng, lalu menunduk.

"aku di sini mewakili klan su, dan kami hanya memutuskan pertunangan kepada ye chenlong. Bukan memutuskan perintah leluhur"

"leluhur hanya meminta pernikahan antar dia klan"

su yuelan berhenti, lalu menatap ke arah ye hao.

"bukankah anda masih memiliki satu putra"

ye hao yang sedari tadi diam, ia maju menghadap patriark.

"maaf ayahhanda, aku tak bermaksud merendahkan kakakku sendiri, tapi memang benar apa yang di katakan nona su yuelan ini."

"lagi pula bakat kakak Chenlong memang tak bisa bangkit, tanpa kultivasi takutnya itu sama saja di anggap penghinaan bagi klan su jika ayah memaksakan pernikahan ini."

"jadi biarkan aku saja yang menggantikan kakak chenlong"

ye wuchen menjatuhkan diri, sedikit menutup matanya sebentar lalu menatap ya Chenlong.

"chen'er kesinilah"

ye Chenlong, langsung melangkah mendekat, sedikit menoleh ke arah su yuelan dan ye chenlong sesaat lalu membungkuk ke ayahnya.

"chen'er..."

"kau juga pihak yang terlibat, jadi apa pendapatmu"

ye Chenlong terdiam, tangan di balik jubahnya mulai mengepal.

buka karena cinta, tapi karena rasa penghinaan hari ini yang ia Terima di depan umum.

"ayah handa, aku menerima semua itu."

"menurutku pernikahan memang tak bisa di paksakan"

"tapi"

ye Chenlong menatap ke arah su yuelan.

"apa tak ada cara lain untuk mengatakan ini, kenapa harus di depan umum"

su yuelan balik menatap ye Chenlong, senyum tipis mengembang, tak lama sebelum ia kembali menatap patriark klan.

"maaf paman, ini mungkin terkesan tak supan."

"tapi, ini adalah cara agar semua anggota klan ye tau apa yang terjadi"

mata su yuelan melirik ke arah ye Chenlong.

"takutnya jika di lakukan di ruangan tertutup, ada orang yang menyebarkan informasi buruk tentang kami, karena tak Terima"

patriark klan ye melambaikan tangan.

"baiklah, pesan ini sudah ku terima."

"su yuelan, aku akan menyetujui pemutusan pertunangan ini, tapi untuk hal lebih lanjut biar aku dan ayahmu sendiri yang memperbincangkannya"

su yuelan menunduk lagi.

"baik paman"

"Terima kasih telah menyambut kami dengan baik."

"aku akan menyampaikan ini kepada ayahanda"

"kalok begitu saya pamit dulu"

ye wuchen mengangguk tipis.

setelah itu su yuelan pergi bersama kelompoknya, sedangkan ye Chenlong hanya diam.

"baiklah, karena acara hari ini telah selesai maka kalian silahkan kembali saja" Ucap ye wuchen.

namun, sebelum mereka benar benar pergi, tetua pertama klan ye berdiri.

"tunggu" Ucapnya.

sontak semua orang yang hendak pergi langsung berhenti, menatapnya dengan hikmat.

"seperti yang kita tahu, hari ini bisa kita lihat sendiri kalau klan sahabat kita klan su hampir tak memberi kita muka karena tuan muda ye Chenlong."

setelah itu tetua pertama menoleh ke arah ye wuchen.

"maaf patriark, bukan aku lancang. Tapi ini demi nama baik klan."

"walaupun dia adalah putra anda, tapi kesalahannya besar, bukankah sesuai aturan klan dia harus keluar"

ye wuchen ingin membantah, tapi tatapan semua orang juga mengartikan hal yang sama dengan kata kata tetua pertama.

tentu sebagai, ketua klan dia tak bisa berbuat banyak, bahkan saat menatap ke arah ye Chenlong, ye Chenlong juga mengangguk tipis.

"tetua pertama, ini akan kita perbincangkan nanti, sekarang biarkan para murid beristirahat terlebih dahulu"

"baik patriark"

setelah sedikit membungkuk, tetua pertama menatap para murid.

"baiklah, karena apa yang ingin ku sampaikan sudah selesai, maka kalian kembalilah"

semua orang bubar, tak kecuali ye Chenlong, ia memilih kembali ke kediamannya.

malam harinya

Tok...

tok....

tok......

ketukan pintu terdengar di pintu kamar ye Chenlong.

namun pintu yak kunjung ada yang membuka.

"chen'er"

"apa kau ada di dalam"

namun tak terdengar jawaban juga.

"ayah masuk"

ye wuchen akhirnya benar benar masuk.

ruangan ini tampak gelap, hanya sedikit cahaya bulan yang masuk.

ye wuchen melambaikan tangan, hanya dengan lambaian ini, seketika batu qu dalam ruangan langsung bersinar, menerangi tempat ini.

Namun ye wuchen sama sekali tak melihat putranya, akhirnya ye Chenlong memutuskan melihat lihat kamar putranya ini.

di sana berjejer rapi pedang kayu di samping tempat tidur, saat menelusuri tempat ini.

ye wuchen tak sengaja menatap ke satu foto.

foto istri pertamanya.

ia mengambil foto itu dan menatapnya penuh kelembutan dan rasa sedih.

tempat sadar matanya mulai mengembun.

"tianxi..."

"maaf, aku tak bisa menjaga putra kita. bukan aku tak mau"

"tapi, kau tau pijakanku tak cukup kuat. jika bisa aku lebih memilih melepaskan jabatan ini dan pergi hidup Damai dengan putra kita."

"sayangnya itu mustahil"

ye wuchen terus bergumam, dengan foto itu.

seakan orang itu benar benar ada di depannya, setelah puas.

ia menaruh kembali foto di tempatnya lalu mengelap air mata.

saat ingin memanggil anaknya lagi tak sengaja, dia melihat sebuah buku yang masih terbuka di samping foto istrinya.

1
Ilham Yono
foto? udah ada kamera di jaman itu????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!