NovelToon NovelToon
Secon Chance

Secon Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:826
Nilai: 5
Nama Author: Austrea

Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?

Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.

apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?

guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex¹⁶

Alam bawah sadar Serena

"Kamu Serena, kan?"

Seorang wanita paruh baya berdiri di hadapannya.

Pakaian yang dikenakannya tampak mahal, begitu pula perhiasan yang menghiasi tubuhnya.

Serena yang masih mengenakan seragam sekolah hanya bisa mengangguk gugup.

"I-iya, Bu. Saya Serena."

Tatapan wanita itu turun menelusuri penampilannya dari ujung kepala hingga kaki.

Tatapan yang dipenuhi penghinaan.

"Mulai sekarang, jauhi Dirga."

Tubuh Serena membeku.

"A-apa maksud Ibu?"

"Maksudku sederhana." Wanita itu tersenyum tipis.

"Kamu tidak pantas untuk putraku."

Jantung Serena berdegup semakin cepat.

"Bu, saya dan Dirga saling—"

"Aku tidak peduli."

Potongan kalimat itu terasa seperti tamparan.

Wanita tersebut melangkah mendekat.

"Selama ini kamu hanya menjadi beban bagi Dirga. Uang, waktu, perhatian. Semua yang dia miliki habis untukmu."

Wajah Serena memucat.

"Itu tidak benar..."

"Tidak benar?" wanita itu tertawa sinis.

"Putraku bahkan rela mengorbankan kepentingannya sendiri demi dirimu."

Tangannya mengepal.

"Aku tidak akan membiarkan hal itu terus berlanjut."

"Mohon dengarkan saya dulu, Bu..."

"Satu hal lagi."

Nada suara wanita itu mendadak berubah dingin.

"Jangan pernah menceritakan pertemuan ini kepada Dirga."

Serena mengangkat kepalanya perlahan.

"Apa?"

"Jika kau mengatakan satu kata saja kepada putraku, aku akan memastikan kau menyesalinya."

Tubuh Serena mulai gemetar.

Tepat saat itu, seorang pria paruh baya berlari keluar dari rumah.

"Jaga ucapan Anda, Nyonya!" bentaknya marah.

"Putri saya tidak melakukan kesalahan apa pun!"

Ayah Serena berdiri di depan putrinya, berusaha melindunginya.

Namun wanita itu hanya memandang mereka dengan jijik.

"Kalian benar-benar tidak tahu diri."

"Anda—"

"Keluarga miskin seperti kalian seharusnya tahu batasannya."

Suasana mendadak hening.

Serena merasakan jemarinya mulai dingin.

Wanita itu menatap lurus ke arah ayahnya.

"Lepaskan putraku."

Tidak ada lagi senyum di wajahnya.

Yang tersisa hanyalah ancaman.

"Dan dengarkan baik-baik."

Tatapannya beralih kepada Serena.

"Jika aku melihatmu mendekati Dirga lagi, aku akan menghancurkan kehidupan keluargamu."

Napas Serena tercekat.

"Aku bisa membuat ayahmu kehilangan pekerjaannya."

"Aku bisa membuat keluargamu terusir dari tempat tinggal kalian."

"Aku juga bisa mengirimmu ke tempat yang sangat jauh hingga kau tidak akan pernah bertemu Dirga lagi."

Air mata mulai memenuhi mata Serena.

Wanita itu melangkah mundur dengan anggun.

"Jadi buatlah pilihan yang cerdas."

"Pergi dari kehidupan putraku."

"Dan jangan pernah kembali."

_______________________________________________________

"Dirga!"

Serena tersentak dan langsung terbangun dari pingsannya.

Napasnya memburu.

Dadanya naik turun dengan cepat seolah baru saja berlari jauh.

Ingatan itu kembali muncul.

Wajah wanita paruh baya itu.

Dimana saat ia dipaksa melepaskan orang yang paling dicintainya.

Kenangan tersebut masih terasa begitu nyata, seakan tidak pernah benar-benar meninggalkan pikirannya.

Krek.

Pintu ruangan terbuka dari luar.

Serena segera menoleh.

Asisten Zayn masuk sambil membawa sebuah nampan berisi makanan dan segelas air hangat.

"Nona Serena, anda sudah sadar."

Serena menundukkan pandangannya.

Rasa malu langsung menyelimuti dirinya.

"Maaf... saya sudah merepotkan anda, Pak Zayn."

Zayn meletakkan nampan itu di atas meja kecil di samping ranjang.

"Tidak apa-apa."

Pria itu tersenyum tipis.

"Dokter mengatakan Anda pingsan karena belum makan sejak pagi. Lambung anda kosong terlalu lama."

Tatapan Zayn beralih ke wajah Serena yang masih terlihat pucat.

"Mulai sekarang, tolong lebih memperhatikan kesehatan anda."

Serena hanya mengangguk pelan.

"Baik, Pak."

"Dan satu hal lagi."

Zayn berhenti sejenak.

"Tuan Dirga memberikan anda cuti beberapa hari sampai kondisi anda benar-benar pulih."

Mata Serena langsung membelalak.

"Cuti?"

"Iya."

"Tidak perlu." Jawabannya keluar hampir tanpa berpikir.

"Saya hanya belum sarapan. Besok saya sudah bisa bekerja seperti biasa."

Senyuman kecil muncul di wajahnya.

Namun senyum itu terlihat rapuh.

Zayn menghela napas pelan.

"Nona Serena..."

"Saya baik-baik saja, Pak."

Serena kembali tersenyum, berusaha meyakinkan lawan bicaranya.

Padahal mereka berdua sama-sama tahu bahwa itu bukanlah senyum dari seseorang yang baik-baik saja.

Zayn terdiam beberapa saat.

Entah mengapa, ia merasa wanita di hadapannya terlalu terbiasa memikul semuanya sendirian.

Seolah meminta bantuan adalah sesuatu yang tidak pernah ia izinkan untuk dirinya sendiri.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

Bersambung.....

Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃

1
Lenny Utami
kannnnn kannnnn kannn bener....🤭 sok galak
Lenny Utami
ahhh masih cinta itu mah.😌
Lenny Utami
ohhh karena patah hati rupanya...
Lenny Utami
dirga...😬
Lenny Utami
sabar Serena. galaknya Abang satu nii...
Lenny Utami
balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah 🤭
Lenny Utami
Serena mau kerja di kebon sawit, dr pada GK dapet² kan..
Lenny Utami
serena😭
Lenny Utami
semangat kaka
Lenny Utami
cantiknya serena
Lenny Utami
dih Dirga emosian🤭
Lenny Utami
sabar dirga sabar, Serena punya alasan tersendiri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!