NovelToon NovelToon
INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”

INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Horor / Supernatural / Contest / Spiritual / Romansa / Matabatin / Mata Batin
Popularitas:47k
Nilai: 5
Nama Author: Akbar Ferdiyanto

Sebuah kisah horor dari dua sudut pandang berbeda...Akbar dan Ainur... membuat takdir mempertemukan kedua anak "Indigo". Menyusun teka-teki dari potongan misteri seraya mengungkapkan keberadaan makhluk tak kasat mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akbar Ferdiyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB XV PERMULAAN 2

(Sudut Pandang Ainur)

(Rumah Ainur, Palembang)

“Bruummm” aku turun dari motor matic milik Fahri

Di depan rumah mama sudah menanti kedatangan pulang, entah reaksi apa yang akan ia keluarkan aku tidak tahu. Tapi pastinya mama marah besar karena aku pulang larut malam.

“Nur aku pulang ya” kata Fahri yang kelihatan ketakutan

“Lho tunggu dulu dong, jelasin dulu ke mamaku kalo kita pulang telat itu karena apa. Nanti aku kena marah” bisikku kepada Fahri

“Mbak masih ada urusan lagi, kalo nggak ada cepet masuk”

Tanpa membantah aku langsung masuk ke dalam rumah, tentu aku tahu bagaimana perasaan mama.

Mama tidak ingin sesuatu hal buruk terjadi padaku lagi, setelah banyak kejadian mengerikan terhadapku pasti mama lebih memperhatikan keselamatanku.

“Tante, Om saya pulang ya” Fahri yang tanpa rasa malu langsung pergi tanpa menjelaskan sesuatu pada orangtuaku

Padahal di jalan ia sok-sok an tidak takut dengan papa dan berani memberikan penjelasan kepada mama alasan pulang larut malam.

Sudahlah tak ada guna merengek karena kesalahan sendiri, jika aku ingin pulang sejak awal seharusnya telpon papa saja untuk menjemput.

“Maaf ma, mbak pulang malam”

“Iya sudah nggak apa-apa. Lain kali jangan di ulangi, mama takut kalau ada kenapa-kenapa sama mbak”

“Iya ma”

Hari itu aku memang tidak dimarahi habis-habisan namun rasa bersalah masih berbekat di hati, aku sendiri harusnya sudah tahu pasti keadaan diri sendiri.

Seseorang dengan kutukan didalam diri, tak henti membuat aku sendiri menderita.

“Brukk” suara benda jatuh terdengar dari kamarku

Kulihat apa yang terjadi di dalam, dengan raut wajah serius aku berusaha tenang. Kejadian aneh kualami lagi, tak terlihat ada benda besar terjatuh seakan tidak ada terjadi apa-apa. Kubuang semua pemikiran negatif dan memeriksa kembali jika mungkin saja benar adanya.

“Tidak ada” aku memeriksa lantai yang tidak ada benda sama sekali

Lelah mungkin sudah mengerogoti pikiran, lebih baik langsung beristirahat. Pintu yang awalnya tidak kututup menampakan kamar sebelah kusepi tidak ada orang.

Tapi saat ingin kututup, sosok laki-laki berdiri berhadapan denganku, wajah menunduk, kulit pucat, berpakaian hitam dan tinggi tubuh sepantar lemari pakaian.

“Hahhh” tubuhku bereaksi dengan menutup pintu

Meski tubuh sudah berekasi sarafku mulai melemah karena ketakutan, tak tahu apa yang aku lihat adalah sebuah halusinasi atau kenyataan.

Teringat saat itu sosok itu adalah laki-laki yang kulihat di parkiran motor mall, tampak mirip sekilas lihat.

“Tapi kenapa?”

“Mamaaa” teriakku memanggil mama

Mama datang mendengar teriakan keras, menuju lantai dua tempat kamarku berada bukan hanya mama tapi papa juga ikut khawatir mendengar teriakanku.

“Kenapa mbak?” mama mengedor pintu kamar

“Mbak kenapa?” papaku juga bertanya keadaanku tahu pintu tidak terkunci ia membukanya

“Itu…itu”

“Itu apa?”

“Dikamar sebelah ada orang” tunjukku kearah kamar

Papa segera masuk dan memeriksa kamar itu dengan wajah serius, aku sendiri di bawa mama menuju tempat tidur untuk ditenangkan.

Tidak terasa saat papa kembali setengah jam sudah berlalu, aku sendiri masih terdiam karena pikiranku sangat kosong.

Aku menceritakan semua yang kualami beberapa menit yang lalu kepada mama, awalnya aku tidak ingin melihat reaksi mama toh pasti ia menganggap aku salah lihat lagi.

“Nggak ada apa-apa kok mbak”

“Mungkin mbak salah lihat”

Benar saja, tidak ada yang percaya dengan ketakutanku saat ini. Meski aku tidak suka mendengar mama mengucapkan hal itu, ia adalah satu-satunya tempat untuk aku menenangkan diri.

Tanpa sadar aku memeluk erat mama, tidak ingin melepaskannya. Pelukan hangat itu ditujukan padaku…tapi aku ingin mama mempercayaiku…semua orang percaya padaku…tidak adakah satupun yang mengerti aku?

Tidak! Ada satu orang yang mengerti aku, meski ia telah berpisah dengan teman barunya kurasa ia mengeri keadaanku. Laki-laki dari kelas yang membantu menyelesaikan masalah disekolah…Akbar…aku butuh Akbar.

“Aku berharap semua ini cepat berlalu…cepat selesai” batinku

***

(Sudut Pandang Akbar)

(Rumah Mamak Akbar, Palembang)

“Halo” suara perempuan terdengar dari telpon

“Halo siapa ya?” aku yang tadinya sedang bermain game online terganggu karena panggilan dari perempuan itu

Suara lembut dan nada suara dari perempuan itu kukenal pernah kudengar, hingga ia menyebut namanya aku terkejut.

“Ini Ainur”

Ainur menelponku malam-malam tanpa ada angin hujan, tiba-tiba seperti itu membuat aku tak tahu harus bagaimana.

“Iya Nur kenapa?” tanyaku

“Anu Bar, boleh minta tolong tidak”

“Minta tolong apa Nur”

“Itu, mungkin aneh tapii…ada mahkluk halus yang mengikuti aku. Sebenarnya aku juga tidak tahu apakah dia mengikuti tapi…aku…Pokoknya bisa minta tolong tidak Bar, kau kan bisa melihat mereka”

Tersentak tak kuasa, aku bangun dari tempat tidur dan mencoba mengorek lebih dalam masalah Ainur. Tapi sepertinya, malam itu ia tidak ingin mengatakannya.

“Yah aku habis pulang dari Lampung sih, tapi besok sore aku kesana sekalian datang acara kelas”

“Besok pagi!!” tegas Ainur yang membuat aku terkejut

Mendengar Ainur begitu tegas, aku terdiam sebentar, memproses kejadian akan sedikit demi sedikit. Walau begitu aku sendiri masih belum bisa mendapat kesimpulan, kalau begitu aku hanya bisa membantunya terlebih dahulu.

“Iya besok pagi aku ke rumah Ainur” kataku dengan tenang

“Ainur juga tenang, jangan berpikir macam-macam. Tidur saja sekarang, jangan lupa shalat sama do’a sebelum tidur” kataku

“Iya, makasih Bar” suara Ainur mulai tenang dan mengecil

Kuakhiri telpon ketika ia sudah tenang, saat itu aku tidak tahu kenapa dan bagaimana keadaan Ainur saat menelponku, jika aku bisa lebih cepat mengetahui sadar akan bahaya mengintai. Saat itu juga…malam itu…bahkan detik itu aku akan pergi menemuinya.

BAB XV PERMULAAN 2….SELESAI

1
Aliyah Rengat
ini mesih ada lanjutannya tak kak
FamilyTime
next kak, lanjut terus upny
FamilyTime
gua suka bagian seling-seling nya aja
나의 햇살
sama kyk aku tapi hanya kadang² yg dimimpiku menjadi kenyataan
나의 햇살: oke 👍🏻
total 2 replies
Teh
up terus kak
vanillaatack
Thor, lanjut!!
Aklycia: thanks kak
total 1 replies
Winda Yunita
hai kam aku mampir ya . jangan lupa mampir di karya ku ya kak
angels_basket
alurnya jelas ceritanya menarik.. semangat buatmu thoor.. 5 star n like buatmu!!!! 
Aklycia: thanks kak
total 1 replies
Cinta Insta
cerita ya bagus tapi harus lebih hati hati dengan tulisanya. jangan sampai salah Dan tertukar.
Aklycia: Makasih kak atas sarannya, terus baca karya saya ya
total 1 replies
skyeandstaghorn
waaah... makin seru aja nih... like for u...
Aklycia: thanks kak, terus baca dan like ya kak
total 1 replies
moonstrucktraveller
plis thorr up yang banyak・コ
pelukis_senja
luar biasa...lanjutkan kakak🥰
pelukis_senja
hai kak...sy mampir Krn penasaran..overall is ok cm sy mau nanya ini brp kata ya,kok panjang bgt?? sekedar saran kak klo bisa per bab min 500 kt aja biar pembaca nda bosan plus bisa kasih like lebih banyak itu jd keuntungan buat kita😁...ok ttp semangat yaa...sy kasih like n rate 5 biar semakin populer...

noted..sy nda minta kunjungan balasan yaa, Krn sebaiknya begitu Krn dukungan sesama author terkadang jd spam ke karya🙏
Aklycia: makasih kak atas sarannya
total 1 replies
Mata Diam
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Hulk
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita‾!!
Aklycia: Makasih kak, terus baca cerita nya ya
total 1 replies
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Next thor瀦
Aklycia: thanks kak terus pantangin ceritanya ya
total 1 replies
champagnefabulous
Aku udah mampir nih! Ternyata emang seru ceritanya. Lanjut thoor
Prasetya Wibowo
Keren bingit ceritanya! Lanjut! Pantang mundur!
SugarplumChum
sukses selalu authorr 、歴洟 aku selalu mendukung mu
Widya Pertiwi
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!