KETERANGAN: Di harap kan untuk membaca novel "Wanita Taruhan Elvan" karena novel ini adalah anak nya🤭🤭
Ini adalah lanjutan kisah cinta anak-anak dari ke dua sahabat yang pernah berselisih paham di masa lalu. Dengan ketulusan hati, persahabatan mereka kembali seperti semula hingga mereka menjadi tua dan anak-anak mereka saling jatuh cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15.Pergilah Arka
Arka menghentikan langkah Rayaan ketika ia melihat pria itu baru saja turun dari lantai dua bengkel nya. "Kak, bisa bicara sebentar?" pinta Arka.
"Ngapain kamu ke sini?" tanya Rayaan dengan tatapan tidak suka.
"Aku sedang servis mobil." jawab Arka.
"Katakan, kau mau bicara apa?"
"Kinara pindah kuliah kemana kak?" tanya Arka berharap ia mendapat jawaban nya.
"Kenapa kau menanyakan adik ku? apa kau kurang puas untuk menghina nya?" tanya balik Rayaan geram. "Kalau bukan memandang hubungan keluarga ini, aku sudah lama menghajar mu." ujar Rayaan kemudian pergi mengacuhkan Arka.
Arka terpaku, hubungan nya semua hangat entah kenapa sekarang menjadi hambar. Setelah selesai servis, Arka pergi ke toko kue milik Azura berharap ia akan mendapatkan jawaban di sana.
"Tante tidak tahu Kinara pindah kemana!" jawab Azura yang sibuk menata kue-kue nya.
"Tante, Arka mohon." ucap Arka.
"Pergi lah Arka, sebab kamu tante harus merelakan kepergian ke dua anak tante." ujar Azura kemudian pergi begitu saja. Arka menghela nafas panjang, namun sebelum pergi Azura menitipkan sebuah buku untuk Arka. "Sebelum Kinara pergi, dia menitipkan ini untuk mu." ujar Azura lalu Arka mengambil buku itu.
"Terimakasih tante." ucap nya kemudian pamit.
Arka langsung pulang ke rumah, seperti biasa nya ia akan mengurung diri di dalam kamar nya. Arka membuka tas nya lalu mengambil buku yang baru saja ia dapat. Lembar pertama berisikan biodata Kinara dan foto berdua ia dan Arka.
Lembar ke dua dan seterusnya adalah lirik-lirik lagu yang selama ini di tulis Kinara. Entah kenapa setiap lirik itu seperti menggambarkan isi hati Kinara.
Arka membuang nafas kasar lalu meletakan buku tersebut di atas nakas. "Maafkan aku Nara."ucap nya lirih. Arka sudah berusaha mencari tahu kemana Kinara pindah namun hasil nya tetap nihil. Bahkan semua akun sosial media milik Kinara sudah tidak di gunakan lagi.
Jauh di luar negara sana, Kinara sudah mulai melupakan Arka. Gadis itu tetap melanjutkan kuliah nya dengan jurusan yang sama namun ia mengambil dua jurusan sekaligus. Hari-hari nya pun di sibuk kan dengan belajar-belajar dan belajar.
Kinara dan Kean tinggal di apartemen pribadi milik keluarga nya. Satu bulan lebih di negara orang, Kinara hanya mendapatkan satu teman yang sama-sama berasal dari negara asal nya. Nama nya Zavaldi arsenio, pria yang tak kalah tampan dari Arkana. Bahkan Kinara dan Zava lebih sering menghabiskan waktu berdua.
Siapa Zava, dia adalah anak sulung dari pengusaha sukses yang ternyata orang tua nya juga bekerja sama dengan keluarga Kinara. Kean bahkan mengenal baik papah dari Zava.
"Masih belum terbiasa dengan makanan ini?" tanya Zava.
"Hehe...maklum, aku biasa makan masakan bunda ku." ujar Kinara.
"Ayo makan, setelah ini kita akan pergi ke tempat latihan."
Mereka berdua makan, meski tidak terlalu suka dengan makanan nya, Kinara berusaha menghabiskan apa yang ia makan karena gadis itu sangat menghargai makanan.
Di tempat latihan, seperti biasa Zava dan Kinara akan mulai latihan bermain alat musik atau mengasah vokal mereka. Sangat sempurna jika Kinara dan Zava menjadi pasangan, mereka sama-sama memiliki suara merdu dan pandai bermain alat musik.
Di sisi lain, ketika Azura dan Elvan mengetahui anak mereka memiliki bakat yang entah dapat keturunan dari siapa itu merasa bangga bahkan mereka juga mendukung Kinara.