NovelToon NovelToon
MANTAN YANG AROGAN

MANTAN YANG AROGAN

Status: tamat
Genre:CEO / Teman lama bertemu kembali / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:110.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vira

Salsabila adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang hidup bersama dengan kedua orang tuanya. Salsa membantu perekonomian keluarga dengan bekerja di perusahaan milik seorang CEO yang ternyata adalah mantannya sewaktu masih SMA. Salsa terkejut saat mengetahui hal tersebut dan memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Namun hal yang tidak terduga terjadi, Mantannya tersebut tidak membiarkannya memundurkan diri dari perusahaan, tapi ia juga sering menyulitkan pekerjaan Salsa. Apa sebenarnya yang di inginkan pria tersebut ? ikuti terus alur ceritanya ya gays.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 15

Sebuah Email masuk di ponsel Salsa yang membuat gadis itu sumringah.

"Selamat anda diterima bekerja sebagai pegawai Moonlight cafe dan sudah bisa bekerja besok di jam 08.00. "

Matanya berbinar dan Salsa seperti menemukan secercah harapan lagi. Dengan hati bahagia ia mengirim pesan kepada Eva

"Eva, aku diterima bekerja di Moonlight cafe. Aku sangat senang."

Tak lama balasan chat datang dari Eva.

" Wahh, selamat Sa. Kita harus merayakannya." balas Eva.

" jangan berlebihan Eva."

Sesaat kemudian salsa terbaring di ranjangnya. Begitu berat rasanya memimpikan sesuatu. Mulai sekarang Salsa tidak ingin lagi bermimpi terlalu berlebihan.

Malam itu Salsa mulai terlelap. Malam begitu dingin seperti hawa gunung. Salsa menyelimuti tubuhnya barulah ia merasa nyaman dan kembali terlelap.

.

.

"Edrick kenapa kamu pergi dari acara tadi?."

Amarah terlihat jelas di mata Tiara, ia kembali memarahi Edrick saat pria itu sampai di rumah. Tiara memang sedari tadi sudah menunggu kedatangan putranya.

"Apalagi ma, Edrick capek dengar ocehan." Ucap Edrick gusar.

"Apa kamu bilang, capek?."

Tiara membulatkan mata. Mendengar penuturan putranya membuat amarahnya semakin naik.

Edrick yang tidak ingin berdebat memutuskan untuk melangkah naik ke atas.

" Edrick!!!."

" Mama akan menikahkan kamu Minggu depan. Titik!."

Ucapan itu berhasil membuat langkah Edrick terhenti. Rasanya seperti di tahan dari depan dan belakang membuatnya tidak bisa melanjutkan langkahnya dan tidak bisa juga untuk mundur.

" Aku tidak akan menikah dengan siapapun ma. Mengertilah." Ucapan dingin dan datar itu berhasil membuat Tiara semakin marah.

" Apapun keputusan mama itu sudah bulat. Mama sudah menyiapkan segalanya. Apalagi tadi kamu dan Becca sudah mama jodohkan terang terangan di muka umum. Jadi mama anggap kamu menyetujui nya."

Edrick menatap malas ke depan hingga rahangnya mengeras.

"Tidak akan ada pernikahan." Ucap Edrick.

Tiara tidak habis pikir dengan Edrick, anaknya begitu kekeh tidak mau menikah.

" Sampai kapan Edrick kamu terus membantah mama. Becca wanita baik, dia juga dari kalangan orang terpandang. Seharusnya kamu bisa memahami itu. Becca menangis tadi setelah acara selesai, kamu tidak menghargainya dan malah pergi begitu saja sebelum acara selesai. Lihat, bahkan Becca tidak marah, dan saat ditanya dia mengatakan baik baik saja padahal dia sedang menangis. Wanita seperti apa yang kamu mau hingga Becca yang tulus tidak kamu terima."

Tiara meluapkan segala keluh kesahnya termasuk keadaan Becca. Kini amarahnya benar benar sudah di puncak.

"Aku tidak menyukai wanita manapun."

Edrick berlalu pergi meninggalkan ibunya yang masih mematung di ruang tamu.

"Edrick, mama akan tetap menikahkanmu dengan Becca." Teriak Tiara hingga suaranya menggema di seluruh rumah.

.

.

Pagi harinya, Salsa sudah siap dengan baju kantornya yang sengaja ia gunakan terlebih dahulu agar kedua orang tuanya tidak curiga.

" Ayah, ibu Salsa berangkat dulu ya." Salsa menyalim tangan ayah dan ibunya.

"Iya hati hati." Ucap Mega.

"Jangan lupa makan siang. " Ucap Harto sang ayah. Salsa hanya tersenyum dan mengangguk. Kemudian ia menyalakan motor dan berlalu meninggalkan pekarangan rumah.

Di perjalanan ia menikmati angin pagi yang begitu sejuk. Rambutnya yang panjang dan lembut terbang mengikuti arah angin dengan pelan. Suasana pagi itu sangat indah dengan mentari yang mulai menampakkan diri.

Kemudian setelah mengemudikan motor beberapa menit, Salsa sampai di sebuah toilet umum dan mengganti pakaiannya di sana.

Baru setelahnya ia memulai perjalanan lagi. Tak terasa akhirnya ia telah tiba di Moonlight cafe. Belum ada pengunjung yang datang karena masih pagi.

Salsa langsung menghadap David yang kemudian pria itu memberikan seragam karyawan padanya. David menjelaskan semuanya, mulai dari pekerjaan yang harus dilakukan Salsa, hingga gaji pokok yang akan diterimanya.

Salsa mengangguk dan mengerti dengan cepat. Salsa kemudian mulai berlatih cara menyajikan makanan kepada pelanggan. David menjelma sebagai pelanggan dan kemudian dengan hati hati Salsa mengatur meja dengan hidangan yang telah di pesan.

David cukup kagum dengan keterampilan Salsa, wanita cantik itu cepat sekali paham.

Kemudian setelah mempercayai Salsa, David mempersilahkan Salsa untuk bekerja.

Di dapur, Geni selaku pelayan juga memperhatikan gerak gerik salsa. Geni menyipitkan mata saat melihat David terus saja tersenyum kepada Salsa. Rasa cemburu mulai merasuki dada gadis itu.

"Ehem, pak David. Biar saya saja yang mengajari anak baru ini. Pak David duduk manis di ruangan saja ya." Ucap Geni dengan ekspresi senyum.

" Ah baiklah, saya percayakan Salsa padamu. Oh ya Salsa jika tidak ada yang kamu pahami, tanya saja pada Geni. Dia sudah lama bekerja di sini jadi pengalamannya sudah cukup banyak."

Salsa mengangguk.

" Terimakasih pak atas pujiannya saya sangat senang." Geni tersenyum malu dihadapan David.

Salsa hanya menyaksikan dan menyimak percakapan mereka.

" Iya sama sama, oke kalau begitu saya pamit selamat bekerja Salsa semoga betah." Ucap David sebelum ia pergi.

Ekspresi wajah Geni berubah, gadis itu cemberut saat David memanggil nama gadis itu.

" Oh nama kamu salsa ya. Nunggu nunggu pelanggan, cuci piring di dapur sana. Banyak banget tu piring kotor." Ucap Geni dengan ketus.

" Tapi tugas saya hanya melayani pelanggan. Kenapa saya harus cuci piring."  Ucap Salsa dengan nada sopan.

" Oh kamu mau mengajari saya. Selain melayani pelanggan kamu juga harus bersih bersih. Itu sudah jadi tugas kamu." Ucap Geni. Wanita itu memandang Salsa dengan remeh.

" Baiklah kalau begitu. Saya permisi." Ucap Salsa.

Dia cukup terkejut melihat wanita bernama Geni itu. Dimana mana ia selalu menemukan orang yang kurang menyenangkan. Tapi Salsa bersabar dan mengerjakan pekerjaan dengan baik.

.

.

Di perusahaan, seorang wanita masuk ke ruangan CEO sambil membawa secangkir kopi panas di nampan.

Selfie menggunakan kartu akses milik ayahnya untuk bisa masuk keruangan Edrick.

Terlihat pria kekar nan tampan sedang fokus dengan laptopnya.

" Ini kopinya pak Edrick." Tatapan menggoda Selfie tunjukkan saat meletakkan secangkir kopi di atas meja.

" Siapa kamu." Ucap Edrick yang merasa asing. Biasanya yang mengantar kopi atau makanan adalah OB.

" Ah saya lupa memperkenalkan diri. Saya selfie pak, karyawan baru di kantor ini. Saya dengan sukarela menggantikan posisi OB jika bapak mau." Ucapnya dengan centil.

" Keluar!." Ucap Edrick.

Selfie tidak percaya jika dia di usir begitu saja. Apakah dia kurang cantik, padahal dia sudah berdandan dengan cukup lama dari rumah.

" Pak, saya hanya ingin menemani bapak minum kopi." Ucap selfie dengan ekspresi membujuk.

" Kamu ingin menemani saya ya. Oke silahkan." Ucap Edrick.

Selfie begitu sumringah dan langsung duduk di sofa yang ada di sana. Selfie menatap Edrick dengan ekspresi kagum.

" Keluarkan gadis yang ada di ruangan saya sekarang."

Deg

Seketika Selfi panik saat mendengar ucapan Edrick di telepon.

" Apa pak Edrick menyuruh satpam untuk mengusir saya?." Tanya Selfie.

" Ya."

" Pak, saya bisa pergi sendiri." Ucap Selfie panik. Ia tidak mau diseret nanti yang ada ia malah malu dihadapan para karyawan lain.

" Kamu bilang mau menemani saya minum kopi. " Ucap Edrick lagi tanpa sekalipun melirik selfie.

" Iya pak, tapi saya tulus ingin menemani bapak. Kenapa bapak harus memanggil satpam." Ucap selfie.

"Kamu saya pecat. Jangan pernah menginjakkan kaki di perusahaan ini lagi."

Kalimat itu mampu membuat Selfie bergetar takut. Lututnya terkulai lemas. Bersamaan dengan itu, dua orang penjaga masuk ke ruangan dan langsung membawa Selfie keluar.

" Pak jangan pecat saya." Ucap selfie memohon.

Namun terlambat.

" Tunggu." Ucap Edrick.

Selfie sumringah mengira bahwa ucapannya didengar oleh Edrick.

" Ini hukuman untukmu karena sudah merebut hak orang lain. Bawa kopinya kembali." Ucap Edrick dingin.

Perkiraannya salah, ternyata Edrick bersungguh-sungguh dengan ucapannya.

Apa, kata Edrick aku merebut hak orang lain. Apa jangan jangan karena Salsa. Apa istimewanya gadis kampung itu hingga membuat Edrick memecatku. Selfie berpikir keras. Kemudian ia benar benar di bawa keluar dari ruangan tersebut.

1
Eliyawati
nggak seru akhirnya
Jumasan Rusuh
orang tua yg egois membuat mala petaka untuk anaknya sendiri dan org tua yg keras kepala membuat neraka sendiri di keluarganya,hati nya sudah jadi batu🙏🏼
Yana Phung
terima kasih kak utk ceritanya
sukses dan sehat selalu utk kak authornya
vira: terimakasih kembali❤️
total 1 replies
Yana Phung
sad ending utk edrick
tapi kadang hidup memang spt itu

ya sudahlah anggap saja kesempatan utk edrick sudah habis
Yana Phung
mau salah balikan sama edrick tapi........
Jumiati Umi
ceritanya muter2 wae thor... ditunggu endingnya yaa
Yana Phung
penasaran dg endingnya
udah part 80an belum bisa menebak endingnya
Yana Phung
bikin geram ya bacanya
kadang kalo pemeran prianya udah terlalu nyakitin aku lebih suka sad ending 🤭🤭🤭
Ongki Teriyando Saputra
lanjut kak ceritanya.
Cahaya
Luar biasa
Aisyah Suyuti
menarik
Vien Habib
Luar biasa
Indah Onyell17
knpa salsa g ngmg aja blak blakan ya
falea sezi
salsa goblok
Indah Onyell17
edrik kok ga liat cctv pdhal wktu salsa masak aja bisa liat cctv
Infinix hotdelapan
ditunggu lanjutannya 😊
vira: sudah up ya 🥰🥰
total 1 replies
Dewi Anggraeni
kenpa salsa gak jujur ajh . apa yg terjadi
Dewi Anggraeni
dan pada saat it terbongkar .. d saat bersamaan . merekaa nikah
vira: terima kasih kakak atas sarannya 🥰
total 1 replies
Theresia Sri
Bahasanya bagus, enak dibacanya
vira: terimakasih kakak 🥰
total 1 replies
partini
punya anak buah tapi ko ya bisa di goblok in ma calon Weh Weh
kenapa semua CEO otaknya ga sat set sih
partini: saya esmosi Thor 😁😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!