Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Keyla sudah bersama Raditya, masih dengan rayuannya agar di perbolehkan untuk ikut Penyuluhan Kampus.
" Dad,, Pliss " Ucap Keyla bergelayutan di lengan Radit
" Tapi Honey,, Kamu tidak pernah pergi ke tempat seperti itu, gimana nanti kamu makannya,tidurnya aduh Daddy gak bisa bayangin Gak usah ikut ya "
" Bener ucapan Daddy Key, Gak usah ikut ya Sayang nanti kita liburan ke puncak saja gimana?" Ucap Karin
" Mom, Dad,, di sana banyak warga yang sakit dan sebagai calon dokter Key pengin bantu mereka Pliss,, boleh ya "
Karin menatap Radit,,
ini lah putrinya selalu saja berhati baik ,,
" Baiklah,, Tapi kamu ke sana bareng Om Rama dan kamu harus tinggal di Hotel "
" Daddy No,, Key mau gabung sama yang lain "
" Tapi Key,, "
" Daddy,, Key gak mau di bilang sombong "
" Ya Sudah kamu ke sana bareng Pak Topik, dia akan menjaga kamu di sana "
" Ada bis Kampus Dad "
" Keyla,, -
" Daddy, Daddy gak pernah ajarin Key untuk sombong bukan,, Ijinin Key bertingkah biasa "
" Baiklah,, terserah kamu tapi ingat harus selalu dekat Om Rama ,, Daddy gak mau putri Daddy ini kenapa kenapa "
" Oke Dad " Ucap Keyla langsung memeluk Radit sedangkan Karin hanya menggeleng melihat suami dan putrinya.
******
Di tempat lain Daniel sedang menyiapkan pakaian yang akan di bawanya besok tidak lupa Laptop dia harus selalu di bawanya.
" Jadi kamu jadi berangkat besok Dan " Ucap Lusi yang baru saja masuk menghampiri
" Ya Ma,, "
" Kania juga ikut ?"
Daniel mengangguk,,
" Sebenarnya tadi Sofi menelpon Mama, dia bilang ponsel kamu gak aktif "
" Handphone Dan sedang di Cas Ma "
" Sofi minta tolong kamu jaga Kania selama di sana "
Daniel menghela napasnya dan duduk di tepi ranjang,,
" Mama tau bagaimana perasaan kamu sama Kania " Lanjut Lusi mengusap bahu putranya
" Sebenarnya ada perempuan yang Dan suka Ma, dan dia juga ikut dalam acara besok "
" Perempuan yang kamu suka, siapa dia kenapa tidak kamu kenalkan sama Mama ?"
" Tapi sekarang dia berubah Ma, dia terlihat menghindar dari Dan "
" Anak mama ini tampan tapi kenapa bisa menyerah,, Kejar dong kalau memang suka "
Daniel menatap wanita paruh baya di hadapan, wanita yang masih terlihat cantik dan anggun kemudian dia pun tersenyum dan menggenggam kedua tangan Lusi.
" Apa Mama tidak marah jika Dan tidak menyukai Kania Dan menyukai wanita lain "
" Kenapa harus marah, ini sudah jaman modern dan sudah tidak lagi acara perjodohan apalah Mama juga Papa akan merestui siapa pun kekasih atau nantinya yang akan menjadi istri kamu "
" Makasih Ma "
Daniel mengecup punggung tangan Lusi dan memeluknya.
***********
Keesokan Harinya,,
Keyla sampai di Kampus bersama kedua orang tuanya, terlihat bus kantor sudah siap dan sudah banyak yang datang.
" Ingat pesan Daddy, Jaga diri kamu jangan makan sembarangan apalagi pedas, selalu kasih kabar Daddy atau Mommy "
" Iya Dad "
" Sayang,, Mommy pasti akan kangen sekali sama kamu.. Telpon Mommy kalau sudah sampai"
Keyla memeluk Karin lama,,
" Ehem,, " Deheman seseorang membuat mereka menoleh dan terlihat Rama yang datang menghampiri.
" Ram,, Ingat jaga keponakan kamu di sana awas saja kalau terjadi lecet sedikit dengan Keyla " Ancam Radit
" Astaga Mas,, Pasti aku jaga keponakan aku ini lah "
" Daniel " Ucap Karin saat melihat Daniel
Daniel menoleh dan tersenyum,,
" Om,, Tante " Sapa Daniel mencium punggung tangan mereka.
" kamu juga ikut Daniel " Ucap Radit
" Iya Om "
" Baguslah,, Om titip Keyla jaga dia di sana ya, Ini pertama kalinya Keyla jauh dari Kami "
Daniel menatap Keyla yang terlihat membulatkan matanya, dia pun hanya tersenyum dan mengangguk.
" Mas,, Kan ada aku juga " Bela Rama
" Kamu pasti sibuk sendiri,, sudah Saya percaya sama Daniel "
Rama menggeleng,,
" Ya sudah sayang,, Pokoknya kamu harus hati hati kabari Mommy kalau sudah sampai "
Keyla mengangguk dan memeluknya..
" I Love you Mom "
" I Love you too Sayang "
" Daddy,,, I Love you "
" I Love you so much Honey "
Daniel tersenyum menatapnya, dia tau bagaimana istimewanya Keyla, dia seperti Berlian di keluarga nya.
" Bye Mom,, Dad "
" Permisi Om,,Tante "
Mereka berjalan menuju Bis yang sudah siap,, namun Rama menahan tangan Keyla,,
" Kenapa Om "
" Kamu bener mau ikut Bis,, Bareng Om saja Oke kamu bisa istirahat perjalanan kita jauh Key "
Keyla menggeleng..
" Di Bis juga bisa tidur kali Om "
Rama terkekeh,,
" Kamu ini selalu saja pandai menjawab"
Keyla tersenyum,,
" Ya Sudah,, Kabari Om kalau kamu mau pindah ke mobil "
" Iya,, "
" Hati Hati Honey" Ucap Rama menirukan perkataan Radit dan mengacak rambut Keyla.
Keyla menggeleng dan naik ke dalam Bis,,
Sementara Kania tersenyum melihat apa yang baru saja dilihatnya, bahkan dia sempat mencuri foto dimana Rama dan Keyla mengobrol.
Daniel harus tau ini. Gumam Kania langsung mencari keberadaan Daniel.
Daniel yang berjalan bersama kedua temannya langsung di cegah Kania.
" Dan tunggu " Cegah Kania
" Ada apa, Bis mau jalan "
" Gue mau bicara sama Lo berdua "
Panji dan Danu saling tatap,,
" Kita tunggu di Dalam " Ucap Danu dan Daniel mengangguk.
" Lo mau bicara apa lagi " Ucap Daniel
" Liat ini "
Kania mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto dimana Rama yang mengusap rambut Keyla dan Keyla tampak tersenyum.
" Gue gak nyangka ternyata Keyla pacaran sama Pak Rama, pantas saja beberapa kali gue lihat mereka mengobrol dan Keyla sering keluar dari dalam ruangan Pak Rama "
" Oh,, gue tau " Ucap Daniel tenang
" Gue tau Keyla sengaja deketin Pak Rama biar dia dapet prioritas di Kampus secara dia tuh biasa tinggal di luar dan Lo tau gimana pergaulan di sana "
" Sudah bicaranya ?" Ucap Daniel menatap Kania
" Dan Kok Lo gitu "
" Keyla itu Keponakan Pak Rama "
deg..!!!
Kania langsung terdiam tidak percaya mendengar ucapan Daniel.,,
Sementara Daniel berjalan masuk ke dalam Bis dan menatap Keyla yang sudah duduk bersama Priska.
" Gue duduk di belakang,, Kalau ada sesuatu Lo bisa panggil gue " Ucap Daniel dan Keyla mengangguk.
Karin yang baru saja masuk pun melihatnya, dia sangat kesal dan langsung duduk di salah satu kursi.
" Ciye,, romantis banget Kak Daniel " Goda Priska membuat Keyla hanya tersenyum.
u itu ke dr jiwa perlu diobati