NovelToon NovelToon
Sevi Is Mine (Hate But Love)

Sevi Is Mine (Hate But Love)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Nikahmuda / Balas Dendam / Perbedaan usia / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: vi_via

Setelah 15 belas tahun di luar negeri, akhirnya Arsen memilih pulang, Karena desakan dari maminya, tujuannya tidak lain tidak bukan untuk membalas seorang gadis yang telah mempermalukan keluarganya serta membuat cucu kesayangannya mendekam di penjara khusus remaja.

Arsen yang tidak tahu permasalahan yang sebenarnya dengan sadisnya menghancurkan gadis tak berdosa itu. Merenggut kesuciannya, membuat ia di keluarkan dari sekolah sebulan sebelum ujian kelulusan bahkan mempermalukan nama besar keluarganya, tidak sampai disitu Iya bahkan menawarkan gadis itu kepada teman temannya.

Sungguh tega bukan! lalu apa jadinya jika ia tahu wanita yang ia hancurkan adalah wanita yang menguasai relung hatinya selama ini?

Yang lebih menyakitkan, perbuatannya membuat gadis kecilnya harus terikat pernikahan dengan orang lain yang tidak mencintai tanpa gadis kecil itu bisa menolak.

Lalu bagaimana Arsen memperbaiki semuanya. Apakah penyesalan seorang Arsen dapat mengembalikan gadis kecilnya.

Langsung aja yuk mampir 🤗

NB: Siapkan tissue dan ukur tensi darah terlebih dahulu. Karena Cerita ini akan sedikit menguras emosi dan dan air mata.🤣🤣

Vi_ via sudah siap Dengan komentar terpedas kalian nanti.🤣

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekejaman Arsen.

⚠️ Warning..⚠️

Harap bijak dalam memilih bacaan ya! 🙏🙏🙏

" Udah dong Ra, tuh muka jangan di tekuk aja! kan besok besok kamu bisa ikutan balapan lagi. lagian ini kan cuma di tunda, bukan di batalin." Bujuk Dila, Saat kedua orang tuanya telah pergi.

" Emangnya dia bisa bawah motor?" Tanya Arsen, entah sengaja atau tidak, yang jelas pertanyaannya itu semakin memperburuk suasana hati Mira. Walaupun begitu Mira masih menahan kekesalannya terhadap arsen, semua itu dia lakukan karena menghargai orang tuanya Dila, sebab Arsen adalah tamu disini. Mira meneguk minumannya, guna meredam kekesalannya saat ini. Arsen yang melihat hal itu menyeringai tipis.

" Bisa dong om! jago Mala." Intan memuji kehebatan sahabatnya itu, sebab itu bukan hanya sekedar pujian semata. " Seandainya Tante Devi nggak larangan dia ikutan balapan, mungkin sekarang dia udah jadi pembalap." Sambungnya.

" Masa sih! ko om nggak percaya orang sependek ini bisa bawah motor ." Ucapnya sambil menunjuk ke arah Mira.

Braakk.

Habis sudah kesabaran Mira, ia langsung mengebrak meja yang ada di hadapan mereka membuat mereka terperanjat seketika.

" Mau percaya atau tidak! aku nggak peduli, lagian orang tua macam anda ini punya masalah apa sama saya! setiap ketemu saya selalu mencari masalah, padahal saya tidak kenal dengan anda." Ucap Mira sambil menunjuk nunjuk wajah Arsen.

Arsen tersenyum." Itu karena saya tidak menyukai wanita yang so suci, Jaim dan lugu lugu tapi.."

Pyaarrr.

Belum selesai kata kata Arsen, Mira sudah lebih dulu menyiram wajahnya! Setelah itu ia melangkah pergi meninggalkan mereka tanpa sepatah kata pun.

" Om maaf ya! sebenarnya Mira orang baik ko! cuma moodnya lagi nggak bagus aja itu." Ucap Dila sambil memberikan tissue kepada Arsen.

" Iya nggak papa! bisa tunjukkan di mana kamar kita." Pinta Arsen.

" Bisa om! mari kita Antara." Arsen mengangguk, keduanya pun mengantar Arsen ke kamar yang sebelumnya di gunakan intan.

" Ini om kamarnya." Ucap Dila begitu mereka sampai di depan pintu kamar Intan. Arsen pun langsung masuk kedalam kamar itu. sedangkan Intan dan Dila pergi ke kamar Mira.

Saat Akan masuk ke kamar Mira! Dila dan intan pun di panggil sama Yudha, Yudha meminta mereka untuk menemaninya berkeliling villa di malam hari sambil menunggu Arsen.

Begitu Yudha dan kedua gadis itu telah sedikit menjauh. Yudha langsung mengabarkan Arsen.

Arsen langsung bergegas menuju kamar Mira, nasib baik masih berpihak kepadanya karena pintu kamar itu tidak dikunci. Begitu tiba di dalam kamar Arsen mendengar suara percikan air di kamar mandi. Ia yakin, obat yang dia berikan kepada Mira kini telah bereaksi.

Arsen memilih duduk di sofa, menunggu Mira keluar dari kamar mandi.

Ceklek. setelah dua puluh menit menunggu akhirnya pintu kamar mandi itu terbuka juga, perlahan lahan Mira naik ke atas ranjangnya. Iya belum menyadari kehadiran Arsen di ruangan itu. Mira yang kini tengah berbaring, meliuk-liuk tubuhnya kesana-kemari, merasakan sesuatu yang aneh dengan dirinya tetapi dia sendiri pun tidak tahun perasaan apa yang sedang dia rasakan saat ini.

" Butuh sesuatu?" tanyanya Arsen, tentu saja hal itu membuat Mira terkejut. ia langsung terduduk.

" Ngapain kamu di kamar saya! Keluar." Usir Mira.

" Kamu mengusirku?"

Arsen menatap datar wajah Mira yang begitu merah karena menahan sesuatu, Tatapan begitu menusuk, Nada rendah pada suaranya tersirat akan sebuah Ancaman untuk Mira.

Arsen melangkah mendekati Ranjang. Melihat hal itu, Mira langsung bergerak cepat turun dari ranjang. " Keluar brengsek."

" Aku nggak akan pergi sebelum mendapatkan apa yang aku mau." Tegas Arsen.

Saat Arsen melebarkan langkahnya untuk mendekap tubuh mira, Tangan Mira langsung meraih vas bunga yang berada di atas nakas tepat di sampingnya. Mira langsung menghantam vas bunga itu, tepat mengenai pelipis kanan Arsen, membuat pelipis Arsen memar, tetapi lelaki itu tidak menghiraukan luka sekecil itu, sebab ia begitu bersemangat untuk menghancurkan Sevi malam ini.

Mira mengambil langkah mundur untuk menghindari Arsen, namun sayangnya Mira kalah cepat dengan Arsen yang lebih dulu menarik serta menjambak rambutnya, untuk mengikis jarak diantara mereka.

" Lepaskan aku, kenapa kamu menyakiti aku! aku nggak kenal sama kamu, lepas." Teriak Mira! ia terus memberontak. mengerahkan seluruh tenaga yang ia punya walaupun, hasilnya percuma karena Mira tengah di kuasai obat yang di berikan Arsen.

Mira di seret oleh Arsen menuju ranjang. " Akan aku hancurkan kesombongan mu itu wanita sialan." Maki Arsen, ia melempar tubuh Sevi ke atas dan mulai menindih tubuh wanita itu, Dasi yang masih terpasang dilehernya, Arsen lepaskan dengan satu tarikan kemudian mengikat kedua tangan Mira mengunakan dasi itu di Kepala ranjang

" Tolong jangan! Aku mohon! Hentikan semua ini, aku minta maaf." Ucap Mira sedikit mengiba berharap Arsen luluh dan menghentikan semua ini. " Jangan hancurkan aku seperti ini." pintanya lagi. Tapi Arsen sudah di kuasai emosi dan nafsunya untuk membalas Sevi.

" Kenapa, hmmm! bukankah kamu sudah hancur lebih dari ini. Barang yang sudah rusak tak masalahkan jika semakin rusak ." Arsen menyeringai membuat Sevi semakin takut.

" Sreeekkk." Tiba-tiba Arsen merobek Dress yang di gunakan Mira.

" Mommy, Ayah. Abang tolong aku." Ucap Mira ia masih terus memberontak, walaupun keadaannya sudah benar-benar terpojok. Kakinya bergerak menendang-nendang walaupun tendangan itu semakin lama Semakin lemah.

Arsen melepaskan dua kain penutup terakhir yang melekat di tubuh Mira. tidak Ada pemanasan sedikit pun, Arsen langsung menghujamkan benda panjang nan tumpul yang dia punya, kepada Sayap kupu kupu merah muda itu.

" AKKKKHH Mom, Sakiiiiiit."

Arsen bagaikan orang yang kesetanan, ia terus bergerak dengan kasar dan cepat di bawah sana tanpa jeda sedikit pun, ia menutup mata dan Telinganya dari Jeritan dan tangisan yang keluar dari bibir Sevi, Bahkan darah Akibat robekan itu semakin banyak tetapi Arsen tidak peduli. Iya terus menyiksa Mira sampai Gadis kecil itu tak sadarkan diri.

.

.

.

.

Bersambung .

Karena NT mulai sensitif, jadi part-nya nggak bisa aku buat terlalu wow.🙏

1
Rika
bagus
Dhini Anugrah Anum Nasution
Luar biasa
Alanna Th
bagus, thor tq
Alanna Th
tq author /Kiss//Good//Pray//Heart//Heart//Heart/
Alanna Th
tdk sayang anak itu namanya
Alanna Th
kasian sevi spt dlempar k sana lalu dlempar ksini
Alanna Th
yes, yes, yes!!!
Alanna Th
lbh baik gugur saja; tsk ada yg mnghendaki janin itu tumbuh
Alanna Th
bwt arsen n klgny mnanggung malu; trutama s faiz, thooor. jngn ada prnkhn
Alanna Th
balaskn penderitaan mira br lipat", thor smp pingin matipun tak bisa
Erni Fitriana
mampir
Efratha
Luar biasa
Irene
ceritanya bagus
Katherina Ajawaila
Trims outhour cerita 2 nya sangat bagus walau pun kadang ada yg bikin yg baca sport jantung
Katherina Ajawaila
ngk jelas, ngidam org edan abeh2 aja udh pernah keguguran ngk kapok.
Katherina Ajawaila
dasar ABG. mut nya aneh2. yang sabar aja jadi suami
Katherina Ajawaila
kel Edan. aneh2 aja ntar anak depresi baru tau
Katherina Ajawaila
mama2 kurang kerjaan, aneh tapi ada ya di cerita outhour
Katherina Ajawaila
hamil kan tuh anak, ngk mau blng sih sm kk nya
Katherina Ajawaila
kapok Arsen, Mira sm Sevi itu 1 org yg sama.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!