NovelToon NovelToon
Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:253.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dea Nur Shaviera

Jauh-jauh Arumi kuliah keluar negeri untuk belajar sekaligus melupakan mantan kekasihnya, namun takdir malah mempertemukan mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Nur Shaviera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Aurel

"Jika tidak ada yang dibicarakan lagi, silahkan keluar"ucap Kenan yang masih dingin pada Arumi.

Bukannya keluar dari ruangan kerja itu, Arumi malah berjalan mendekati Kenan yang sedang duduk dikursi kebesarannya ditemani dengan laptop diatas meja kerjanya, dan dia masih paham bahwa Kenan masih marah dengannya yang sebenarnya harus Arumi yang marah padanya.

"Aku ingin minta maaf membuatmu marah padaku"ucap Arumi yang menundukkan kepalanya, karena tidak berani menatap wajah Kenan.

"Kalau hanya itu lebih baik keluar!"

"Aku cuma meminta waktumu 5 menit aja kok Ken! Dan kamu tidak perlu sedingin itu denganku, lagian ini juga udah jam pulang kerja"ucap Arumi yang memberanikan diri menatap wajah Kenan kembali.

"Apa lagi mau kamu?"tanya Kenan yang masih emosi dengan Arumi.

"Ternyata kamu masih Kenan yang seperti dulu, keras kepala dan tidak pernah mau mengalah! Bahkan kamu juga tidak pernah mau mendengarkan alasanku marah denganmu."ucap Arumi. "Aku lelah, sekarang terserah kamu mau bersamaku atau wanita yang dijodohkan keluargamu, aku mencoba ikhlas kalau kamu bukan jodohku" lanjutnya dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangisnya.

"Kak Kenan!"ucap Celine yang langsung masuk ke dalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.

"Celine? Kenapa kesini?"tanya Kenan yang dingin dengan sikap Celine yang menyebalkan menurutnya.

"om Bima membolehkan aku bertemu kakak, lagian kakak jangan galak-galak dengan calon istrimu ini"ucap Celine yang berdiri disamping Kenan.

"Kalau begitu saya permisi keluar Pak"ucap Arumi yang langsung keluar dari ruangan Kenan.

Sepanjang perjalanan pulang, Arumi terus mengutuk dirinya sendiri karena mengatakan hal itu yang sebenarnya tidak ingin dia katakan sama sekali pada Kenan dan dia takut jika Kenan benar-benar memilih wanita yang dijodohkan oleh keluarganya. Mau bagaimanapun perempuan itu lebih cantik darinya, lebih muda, lebih kaya, sangat pantas bersama Kenan, berbeda dengan dirinya.

"Arumi"panggil seseorang dari dalam mobil, yang membuat Arumi menengok ke arah mobil itu yang ternyata adalah Adimas.

"Mau pulang?"tanya Adimas.

"Tidak kak, aku mau ke bandara menjemput Aurel"ucap Arumi yang tersenyum pada seniornya, karena Adimas langsung bete hanya mendengar nama Aurel, perempuan yang selalu mengejar-ngejar cintanya.

"Mauku antar?"tawar Adimas yang membuat Arumi menganggukkan kepalanya dengan segera dan masuk kedalam mobil laki-laki itu.

"Dengan senang hati"ucap Arumi yang membuat Adimas menginjakkan gas mobil mereka. "Wah pasti Aurel sangat bahagia bisa dijemput dengan pangeran impiannya?"ledeknya pada Adimas.

"Pangeran sih pangeran kalo putri yang memimpikannya seperti dia mending ga usah jadi pangeran"gerutu Adimas yang membuat Arumi tertawa mendengar itu.

Kurang lebih 40 menitan Adimas dan Arumi akhirnya sampai di bandara untuk menjemput Aurel, sahabat baiknya Arumi saat kuliah di Amerika meskipun dia berdarah campuran Amerika Indonesia tapi dia benar-benar anak yang baik, sopan dan sangat cantik.

Berbeda dengan Adimas yang memasang wajah bete menunggu perempuan yang menyebalkan dalam hidupnya semasa kuliah, perempuan yang selalu menerornya terus menerus karena menyukainya, padahal yang disukai Adimas adalah Arumi, tapi perempuan itu malah tidak sama sekali peka terhadap perasaannya.

"Arumiiiiiii"panggil Aurel sambil melambaikan tangannya pada Arumi yang sedang berdiri menunggu kedatangannya.

"Aurel akhirnya kita ketemu"ucap Arumi yang memeluk tubuh Aurel, yang dibalas dengan Aurel yang memeluk tubuh Arumi karena sudah lama tidak bertemu.

Hingga akhirnya mata Aurel menangkap wajah seseorang yang sangat fimiliar sekali dalam hidupnya, membuat wanita yang baru saja tiba itu tersenyum dan melepaskan pelukan Arumi.

"Hy kak Adimas"sapa Aurel yang tersenyum pada Adimas, dia ke Indonesia untuk membuat kembali Adimas bertekuk lutut pada dirinya.

"Hy Aurel, Apa kabar?"tanya Adimas basa basi pada Aurel.

"Baik kak, kakak apa kabar?"

"baik"ucap Adimas cuek.

"Arumi, aku lapar. Aku tidak tau makan apa yang enak di Indonesia, tapi aku sangat lapar"rengek Aurel yang kelaparan karena baru saja tiba di tanah kelahiran ibunya.

"Baiklah, ayo kita makan! biar kak Adimas yang traktir!"ucap Arumi dengan semangat, membuat Adimas terkejut dengan sifat Arumi yang tidak sama sekali berubah meminta traktiran.

"Baiklah, silahkan kalian pilih ingin makan apa"ucap Adimas yang ikhlas dengan 2 perempuan ini.

"Ayam!"ucap Arumi dan Aurel dengan kompak dan langsung berjalan mencari restauran ayam yang terkenal enak di dekat bandara, meninggalkan Adimas yang berjalan di belakang dua perempuan ini.

Di satu sisi Adimas senang melihat Arumi bahagia dengan kedatangannya Aurel, dan disatu sisi Adimas harus ekstra sabar menghadapi dua perempuan yang menyebalkan dan membuatnya pusing dengan kelakuan dua perempuan ini jika bertemu.

Hingga akhirnya kaki Arumi dan Aurel berdiri tepat direstoran yang terkenal dengan makanan ayam yang sangat enak, membuat mereka segera masuk dan duduk di meja yang mereka pilih.

"Kalian ini, aku ditinggal loh"ucap Adimas komplen kepada dua wanita yang asik duduk.

"Biarin"ucap Arumi dan Aurel kompak sambil tertawa.

"Lalu yang pesan siapa?"tanya Adimas yang membuat Arumi fokus bermain ponselnya.

"Tentu saja kak Adimas"ucap Aurel dengan santainya yang membuat Adimaspun berjalan ke tempat pemesanan makanan untuk mereka bertiga.

Sedangkan disatu sisi Aurel dan Arumi tertawa melihat Adimas yang kesulitan menghadapi dua wanita sekaligus yang mungkin saja menurutnya menyebalkan.

"Apakah kamu masih menyukainya?"tanya Arumi pada wanita yang duduk dihadapannya.

"Mungkin makin bertambah"ucap Aurel. "Kak Adimas kenapa tambah ganteng sih? kan jadi pengen memilikinya"

"Lalu apa rencanamu saat ini Aurel? tidak mungkin kamu datang ke Indonesia hanya untuk berlibur kan?"tebak Arumi yang membuat Aurel tersenyum penuh arti, karena Arumi sangat hafal sekali dengan kelakuan Aurel itu.

"Tentu saja untuk mengejar kak Adimas, sekaligus aku mau melamar kerja di Indonesia"ucap Aurel

"Kamu serius?"

"Tentu. Aku ga pernah seserius ini Arumi, tapi untuk dapat cinta kak Adimas akan gue usahakan"ucap Aurel yang tersenyum pada Arumi.

"Gue iri sama lu rel, lo bisa terbuka mencintai seseorang dengan begitu tulus padahal lo selalu diabaikan kak Adimas. Lo bisa mencintai seseorang dengan begitu sabar"ucap Arumi dengan wajah sendunya.

"Loh terus ada apa sama lu Arumi?"tanya Aurel.

"Namanya juga cinta Arumi, cinta itu butuh kesabaran. Pohon aja butuh waktu lama untuk berbuah manis, harus ditanam dengan bibit yang unggul ditanah yang bagus dan matahari yang cukup lalu harus sering dikasih pupuk sama air. Semuanya ga ada yang instan Arumi"ucap Aurel yang membuat Arumi kembali tersenyum.

"Makasih yaa Aurel udah dateng ke kehidupan gue dan buat perasaan gue lebih lega"ucap Arumi.

*****

Jangan lupa untuk dukung novel ini terus ya! 😊

JANGAN LUPA KLIK LIKE YA! 🙏

JANGAN LUPA KLIK FAVOURITE! ❤

JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE YA!

TERIMA KASIH! 🤗

1
Surati
bagus
Elok Pratiwi
biasa tidak menarik ... kalimat2 nya / jalan cerita nya datar terlihat kaku tidak bisa mengalir ada jalan cerita yg seharus nya dibutuhkan penyelesaian tp dibiarkan menggantung tidak dibahas ato dilanjutkan cerita nya
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Yuli Yulianti
kmn aj Thor hampir lupa alur cerita mu
nurhayati rambe
sekian purnama akhirnya up juga kka outhor,,sampai lupa alurnya🤣🤣
nurhayati rambe
bagus
Rabiatul Addawiyah
Cie...Sila mau juga akhirnya dilamar babang Kazi ganteng 😁
Lanjut thor
Yeti Budiawati
bacanya nangis 😭😭😭😭
re
Belajar bucin dulu
re
Keenan jd geer
re
Terkejut mereka
re
Kazi malu malu mau
Rabiatul Addawiyah
Cie Kazi senyumnya di umpetin 😁, kode itu bawa pergi ke KUA utk di halal in...
re
Habis nama Entok keren banget Dino hehe
Riryn Efriadi
lnjt thor
re
Lomba paling tampan
re
Keenan ngak peka
love you
jujur itu penting apalagi suami istri
Ririn Satkwantono
knp gk lgsung buka tuh baju keenan klo gk peka.... hihihi
Deaaa: ganas yaa hahaha..
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!