Aku adalah Seorang Professor, penemu, dokter, ilmuwan, penjahat kelas kakap, pembunuh bayaran kelas atas, dan juga sang hartawan yang mempunyai banyak harta di masa kini....
Tapi,,, demi menyelamatkan seorang anak kecil yang akan tertabrak kereta, aku nekad mempertaruhkan nyawaku sendiri demi menyelamatkan anak itu...
Dan akhirnya aku mati tertabrak kereta, tapi untungnya anak kecil yang ku coba selamat kan sudah selamat
Untung Tuhan masih menyayangi aku dan memberikan satu kesempatan untuk kembali menghirup udara di dunia,,,
Aku terlahir kembali tapi ntah di jaman apa aku terlahir. Tempat yang kuno, pakaian yang kuno, makanan sederhana. Disitulah aku terlahir kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ailsa Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Phoenix Eternal Water White
"Hey"Seru Athena kepada hewan roh yang
ada di depannya. "Kamu.... Phoenix eternal water White?"Athena terkagum saat melihat Sang Phoenix eternal water
Pedang Phoenix Eternal Water White :
****
Keterangan : Jadi mereka juga punya mode Chibinya ya guys... gk cuma bisa gede doangk, jadi yang kecil juga bisa
****
"Phoenix Eternal Water? kenapa kamu disini?"Tanya heran Athena kepada sang Phoenix Eternal Water. "Mas... Master, tolong terima aku menjadi hewan pendamping mu"sang Phoenix Eternal Water memohon pada Athena.
"Ehk?! tapi kenapa?"Tanya lagi Athena kepada Phoenix Eternal Water yang sedang kelelahan. "Master, aku di kejar pemburu liat, aku tak bisa istirahat, ku harap master bisa menjadi tuan ku... Aku mohon!"Phoenix Eternal Water memohon kepada Athena untuk yang kedua kalinya
"Blue, Red, bagaimana ini?" tanya athena Kepada Phoenix Ice Cristal Biru dan Phoenix Red Fire. "Terima saja tuan"Ujar Phoenix Ice Cristal Biru Kepada Athena. "Ya tuan, terima Saja, kasihan dia, Dia bisa menjadi adikku, jadi aku akan menjadi kakak😋"Sambung Phoenix Red Fire dengan lantang
***
Phoenix Red Fire ingin menjadi kakak karena ia tak mau di atur atur lagi oleh si Kakak Lucknut (Phoenix Ice Cristal Biru)
****
"Baiklah, aku akan bertanggung jawab atas nasibmu White😊"Jelas Athena dengan tersenyum tulus kepada Phoenix Eternal Water White. "Terimakasih master"Phoenix Eternal Water White menyampaikan rasa terima kasih yang se besar besarnya kepada Athena
"Kuharap kalian bisa rukun"Ujar Athena sambil terkekeh kecil. "Kalian?"Seru Phoenix Eternal Water White terheran heran dengan apa yang di katakan oleh Athena
"Sudah lah, kau cepat istirahat White. Seiya ayo kita lanjutkan"Pinta Athena kepada Phoenix Eternal Water dan Seiya, dan mulai berjalan mendahului Seiya
"Wanita ini sangat mudah menaklukkan Hewan legendaris"Batin Seiya yang iri kepada Athena. "Lahk, coba aku! Naklukkan Si Green aja, udah kena di sana, kena di sini. Dan yang paling parah lagi, Pantat gw kena Gibas sama ekor si Green" Gumam kecil Seiya di sela langkah nya
"Hey tuan, kau jangan menjelek jelek kan aku di belakang ya. kalau tidak aku Gibas lagi pantat mu🤣😋"Green mengancam Seiya karena mulut Seiya tak mau diam. "Ehk? iya iya, aku diam"Seiya akhirnya kemakan omongan Green
Alhasil, Seiya dari tadi membisu kayak batu berjalan, tapi Athena tetap tak ingin mempedulikan Seiya
Pada saat di puncak gunung Api Neraka, Athena mulai melatih ilmu api milik nya. Tapi Athena sedikit kaku, jadi di ajari oleh Seiya
*****
"Huft... akhirnya selesai juga aku berlatih"Ujar Athena sembari duduk di bawah pohon. "Tapi masih saja gersang"Keluh Athena sambil menjojorkan kedua kakinya
Pedang Phoenix Red Fire :
Busur Phoenix Red Fire :
Tombak Phoenix Red Fire :
"Ya, begini lah keadaan di sini"Jelas Seiya kepada Athena sembari duduk di samping Athena. "Sese, jika aku mati bagaimana?"Tanya heran Athena sambil menatap ke langit, pada Seiya yang sedang duduk melihat Athena
"Kenapa kamu bertanya seperti itu?"Tanya balik Seiya kepada Athena yang sedang memandangi langit yang luas. "Itu cuma pertanyaan yang ingin aku tanyakan"Jelas Athena kepada Seiya yang sedang memandangi wajah cantik nan rupawan milik Athena
"Haha... sudah lah, ayo kita pulang"Ajak Athena kepada Seiya. "Okay"Seiya mengikuti Athena dari belakang alias ngekor
katanya di zaman moderen seorang pembunuh.. tapi di zaman kuno.. di siksa terus.. hadeeeew ...
belum bisa nulis certa dengn baik...