NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Anak SMA

Pernikahan Rahasia Anak SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Tamat
Popularitas:76.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: LichaLika

Deandra Rashesa adalah gadis cantik, muda dan berbakat, yang masih duduk di kelas 11, di usianya yang masih 18 tahun, ia terpaksa harus melepas masa remajanya demi perjodohan yang tidak ia inginkan.

Rayvano Adiputra perkasa, CEO perusahaan ternama di kotanya adalah sosok yang dijodohkan dengan Shesa, berwajah ganteng, tajir melintir, dambaan banyak wanita tak lantas membuat Shesa menyukainya.

Sifat Vano yang arogan membuat Shesa sangat membencinya.
Karena Shesa masih ingin terus sekolah dan melanjutkan cita-citanya, ia menginginkan pernikahan itu dirahasikan.

Akankan Shesa sanggup melewati konflik-konflik dalam pernikahannya yang dirahasiakan?


MOHON BIJAK YA! NOVEL INI HANYA KARYA FIKSI DAN HANYA KEHALUAN AUTHOR SEMATA. JADI, KALAU TIDAK SESUAI DENGAN KEHIDUPAN NYATA, HARAP MENILAI DENGAN BIJAK ...🙏😊




HAPPY READING ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : gengsi

kemudian pelayan datang membawa pesanan Shesa.

"ini pesanannya nona...silakan menikmati" seru pelayan sembari tersenyum.

"terimakasih " jawab Shesa

Vano mengernyitkan dahinya memperhatikan makanan di hadapannya.

Shesa yg mulai melahap sesendok mi, kemudian terhenti melihat Vano yg cuma melihat makanannya, saja tanpa ia sentuh.

"tuan muda. ayo dimakan ...lihatin apa sih?"seru Shesa sambil melihat isi bakmi Vano.

"nggak ada apa-apanya" sambung Shesa memeriksa bakmi Vano

Shesa kemudian melahap bakmi endes favoritnya...

"emmm...enak banget" serunya sambil memejamkan mata.

Vano yg merasa lapar memperhatikan Shesa yg sedang makan dengan begitu nikmatnya.

Mario juga tak ketinggalan sudah melahap bakmi endes itu.

sejenak Vano menelan ludah, ia mengambil sendok dan mencoba mencicipi sesendok bakmi di depannya.

Vano mulai memasukkan sesendok bakmi.

" hmmm...." Vano mengunyahnya dan ia merasa kalau bakmi itu enak juga.

Vano meneruskan makanannya sampai habis tak tersisa.

****

setelah mereka selesai makan, Shesa melihat mangkok Vano yg kosong bersih, tanpa sisa sedikitpun.

"wiiiiidih ....doyan juga ya sama bakminya" sindir Shesa sambil menaikkan alisnya .

"siapa bilang aku suka bakmi, kebetulan aku lagi lapar sekali, daripada perutku sakit , sekalian aja dihabisin....rasanya tetep biasa-biasa saja...nggak ada istimewanya" sahut Vano mengelak dengan menunjukkan wajah dinginnya.

Mario datang menghampiri

"tuan muda...bakminya benar-benar enak sekali, rekomended banget, nona Shesa memang pintar memilih restoran yg murah tapi rasa nggak murahan" seru Mario dg senang.

"halah....ayo lekas pergi, kita pulang" Vano berlalu meninggalkan Mario dan Shesa.

"tuan muda memang seperti itu nona...gengsinya lebih besar dari perasaannya" sahut Mario

Shesa cuma tersenyum tipis.

setelah Mario membayar seluruh bakmi, terlihat Mario membawa satu kantong bakmi baru.

Shesa melihatnya terkejut.

"Mario....apa itu yg kau bawa?" tanya Shesa

"eh...iya...ini bakmi pesenan tuan muda" jawab Mario spontan.

"tuan muda Vano, CEO kaya itu bungkus bakmi pinggir jalan??? ...katanya tadi nggak doyan, eh ternyata sampai bungkus segala" tukas Shesa

"mari nona...kita sudah ditunggu tuan muda, entar dia marah lagi" sahut Mario

"iya ..." jawab Shesa sambil berjalan menuju mobil.

****

mereka bertiga sudah ada dalam mobil, dan melaju dg cepat di jalan raya.

didalam mobil Shesa senyum-senyum sendiri...ia mengingat kelakuan CEO yg dianggapnya sombong itu.

"ya ampun, gengsinya gede sekali, dasar tuan muda payah" seru Shesa dalam hati

"hei..kenapa senyum-senyum sebdiri? ada yg lucu?" tanya Vano heran

"ha....nggak ...nggak papa...lupakan" sahut Shesa

tapi Shesa tak lupa begitu saja kejadian saat makan bakmi tadi, dia senyum-senyum sendiri mengingatnya.

Vano melirik Shesa dan bertanya lagi

"hai...bocah, kamu sakit ya? senyum-senyum sendiri?" tukas Vano kesal

Shesa terkaget dan menoleh ke arah Vano

"ha....oh..iya...aku inget kejadian di sekolah tadi, benar-benar lucu hehe!" sahut Shesa mengelak

"dengan pacarmu tadi?" sahut Vano sinis sambil memalingkan muka

"hah....pacar??? siapa maksud anda tuan muda?" seru Shesa sambil mengernyitkan keningnya.

"kalau bukan pacar apa namanya? aku lihat kalian sering sekali bersama" seru Vano

"ooohhhh ...pasti yg dimaksud tuan muda itu....Romi?...dia tuh kakak kelasku sekaligus ketua OSIS, ya wajarlah kita sering besama,aku sekretaris OSIS " seru Shesa menjelaskan.

"apa harus pergi berduaan?" sahut Vano sinis

"berduaan...? maksudnya???" tanya Shesa serius

"tadi siang kalian pergi kemana? aku melihat kamu naik motor sama laki-laki itu?" tukas Vano

"jadi...tadi dia sempet melihat aku bersama Romi!" seru Shesa dalam hati

Sejenak Shesa tidak menjawab pertanyaan Vano.

"kalian pergi kemana?" tanya Vano sekali lagi dengan sedikit nada tinggi.

"biasa aja kalau nanya...nggak usah ngegas segala...lagipula untuk apa tuan muda marah, toh anda bukan pacar saya" sahut Shesa kesal

"tapi aku calon suamimu dan sebentar lagi menjadi suamimu, faham?" jawab Vano

"hah...belum jadi suami udah posesif, gimana kalau udah jadi suami....bisa-bisa anda bunuh saya nanti" ujar Shesa kesal

"dasar bocah ...kamu tidak bisakah menghargai orang lain?" seru Vano

"menghargai...anda sendiri ...seperti apa?" sahut Shesa cepat.

Vano terdiam ....

Shesa memalingkan wajahnya je arah luar jendela mobil.

Mario melihat tuannya begitu marah

"aku tak pernah melihat tuan muda seperti ini, dia tidak pernah memainkan perasaannya pada wanita manapun, sekalipun itu dengan nona Naina...singa yg mulai tunduk dengan seorang wanita" batin Mario berbisik

sepanjang perjalanan mereka saling diam

*****

mobil Lamborghini putih itu telah sampai di halaman rumah Shesa.

Vano turun dari mobil disusul Shesa dari belakang , sambil membawa tas berisi gaun pengantin.

"papa...coba lihat Shesa sudah pulang" seru Anggi dari dalam rumah

Dewa dan Anggi menyambut kedatangan mereka berdua.

"selamat malam om...tante .." sapa Vano

"malam juga Vano, bagaimana semuanya baik-baik saja" tanya Dewa

"semuanya sudah beres om" jawab Vano

"syukurlah...mudah-mudahan pernikahan kalian lancar sabtu besok..." seru Dewa dengan senang

"saya permisi dulu om...tante" pamit Vano

"oh ...iya...silakan....Shesa, antar Vano keluar" perintah Dewa pada Shesa

"kok...aku sih pa...dia kan bisa jalan sendiri" seru Shesa menolak.

Dewa dan Anggi menatap Shesa tajam

"iya...iya...aku anter....ayo" jawab Shesa dg terpaksa

*****

sesampainya di halaman rumah

"udah sampai...aku kedalam dulu...ngantuk mau tidur" sahut Shesa sembari berlalu pergi

"tunggu dulu .." seru Vano

Shesa berbalik lagi

"apa lagi siiiihhhh....tuan muda ini banyak banget maunya......cepat katakan ada apa?" jawab Shesa sambil ngomel-ngomel nggak jelas

"hapus foto laki-laki itu dari hpmu, atau hukumanmu akan lebih parah dari kemarin malam" seru Vano sembari berlalu pergi

"hah...foto...jangan-jangan foto Romi..." seru Shesa dalam hati sembari menggigit bibirnya yg mungil.

"apa hakmu melarangku tuan muda yg arogan, sombong, belagu....iiihhhh beteeeee" seru Shesa sambil menghentakkan kakinya berulang-ulang.

dari dalam mobil Vano tersenyum renyah, deretan giginya yg putih menambah kesan bahwa dia adalah seorang CEO yg tampan dan menawan, bulu-bulu halus di sekitar dagunya membuat ia nampak mempesona bak pangeran arab.

"tuan muda kelihatan senang sekali ...nona Shesa berhasil membuatnya bangkit dari ketidakpastian cinta, kegagalan dengan nona Naina akan dipendamnya dalam-dalam dengan kehadiran nona Shesa di sampingnya; meskipun pernikahan ini dari awal tidak ia sukai, tapi aku yakin ...mereka berdua akan bahagia selamanya " gumam Mario dalam hati.

Mario tahu persis apa dan bagaimana sifat majikannya itu, dari luar nampak seperti singa yg siap menangkap mangsanya, tapi dari sisinya yg terdalam Vano adalah sosok yg kesepian, ia membutuhkan cinta yg tulus dari seseorang.

"tuan muda...anda telah menemukan pelabuhan hati yg sebenarnya....ya...dia adalah nona Shesa" seru Mario begitu optimis jika Vano akan mendapat kebahagiaan bersama Shesa

bersambung

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

1
febby fadila
ciiieee mario klw naksir bilang jangan sampai diembat sama yg lain 🤣
febby fadila
ngapain manjat dinding yg bikin tenaga habis mending panjat diatas kasur bareng suamib/Silent/
febby fadila
tenang vano ada kami juga yg akan menghadang musuhmu itu 🤣🤣
febby fadila
hmmm lucu sekali mario sama monic ini 😍😍🤣🤣
febby fadila
ayo laura mainkan peranmu jangan biarkan siska buat kamu hancur
febby fadila
hmm knp ya mereka yg punya hati busuk tp suka kali menyimpan dendam pada orang nggak salah
febby fadila
umurmu sdah seperempat abad ya mario 🤣🤣🤣🤣
febby fadila
bisa patah tu tulangnya shesa tiap ada kesemptan di gempur terus shesa
febby fadila
vano kamu emang sellu punya cara untuk menghadpi orang yg serakah
febby fadila
aiiisss kecewa sekali aku sama kamu vera masa iya langsung di maafin si exel nya si
febby fadila
sabar pak dewa semoga aja exel betul² berubah
febby fadila
waktunya mencari jodoh mario itu kesempatan kamu sekarang 🤣
febby fadila
ooowwww vano suami dan calon ayah idaman 😍😍😍
febby fadila
jangan dulu di maafkan dong lihat dulu sampai dimana pergorbanan exel untuk membuat hatimu luluh, masa iya langsung di maafkan si keenakan di exel nya itu mah
febby fadila
sungguh miris hidupmu laura hanya karena obsesinya siska kamu jadi korban nya
febby fadila
gas terusss
febby fadila
siska kamu bodoh banget nggak bisa belajar dari pengalaman pertama, padahal kamu sdah berteman dengan vano sjk lama, tp kamu nggak bisa tau karakternya vano seperti apa
febby fadila
siska kamu sdah masuk kedlam jebakannya vano,
febby fadila
gimana kamu laura sakit kan senjata makan tuan kamu
febby fadila
sdah kubilang laura kamu itu masih bocil kamu nggak bisa lawan vano
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!