Menceritakan tentang seorang gadis yang suka sekali dalam hal bertani, terutama untuk tumbuhan Terong yang sejak kecil ia pelajari melalui kakek dan neneknya dikampung.
Ia adalah gadis yang ceria dan sangat disenangi oleh semua orang karna ramah dan dermawan, ditambah dengan parasnya yang sangat cantik membuat beberapa orang hanya mampu mengagumi dan menatap penuh rasa iri kepadanya.
Tapi ia tak pernah menghiraukan orang yang tak menyukainya, ia akan terus berjalan pada jalan yang menurutnya adalah sebuah kebenaran hingga suatu hari ia dipertemukan dengan seorang pria dingin yang merupakan seorang CEO yang kaya raya.
Pria itu berniat untuk membeli terong milik gadis tersebut.
Tapi dibalik itu semua, ternyata ia mempunyai sebuah masa lalu yang sangat suram, masa lalu yang menjadi sebuah alasan perubahan sikapnya yang banyak sekali dipertanyakan.
Menangis dalam doa saat hari indah itu hampir datang. Hari yang menurutnya begitu berdebar tapi masih saja diselimuti kesedihan karna orang tuanya mungkin tak turut hadir dalam acara terbaiknya.
Mungkin dari sisi luar orang akan mengira ia adalah wanita yang sangat beruntung karna dapat dinikahi oleh seorang CEO.
Tapi bagi Miftah bukan harta yang lebih ia pentingkan! ia hanya ingin sebuah kesederhanaan yang akan mengantarkannya kedalam kebahagiaan, ketenangan dan kenyamanan.
Jadi sebelum hari itu tiba, ia akan berusaha mencari keberadaan orang tuanya yang sudah lama ia rindukan meskipun nanti mereka sama sekali tidak mengingatnya lagi.
Kesedihannya semakin bertambah saat ia mengetahui bahwa alasan suaminya menikahinya bukan karna alasan cinta, tapi karna paksaan akibat perbuatan buruknya terhadapnya sehingga ia bisa terbebas dari hukuman papanya.
💗 Namun apa jadinya jika tiba - tiba nanti
takdir menyatukan mereka?
💗 Apa mereka bisa menerima satu sama
lain?
💗 Atau mereka harus memilih berpisah?
💗 Sanggupkah mereka melalui hari - hari
yang sudah dihantui rasa rindu?
💗 Akankah cinta mereka akan terjalin
kembali demi sang buah hati?
penasaran? 😄 mari mampir kecerita Star
jika kaka ingin tau bagaimana kelanjutan
dari deskripsi tersebut. 😎
Saya lovestar 😊 pamit undur diri. 😉
Pembaca yang baik hati dan secantik putri, atau setampan pangeran dinegri dongeng. Star harap kaka tidak pernah mencopy cerita Star ya... 😄 Bukan cerita Star doang sih... 😅 Siapa pun itu, karna itu adalah sebuah perbuatan yang tidak baik. 😃
Lihatlah apa yang dikatakan dan jangan
melihat siapa yang mengatakan. 🤣
Salam sayang untuk para pembaca yang
setia dari lovestar 😊 alias Star sendiri. 😋
karna kalian udah mau luangin sedikit
waktu kalian untuk menghargai perjuangan
saya sebagai orang yang telah menulis
cerita ini. 😘
Pagi - pagi pergi olehraga 🤣
Pulang - pulang makan asam jawa 🤣
Salam cinta untuk para pembaca 🤣
Moga hidupmu selalu bahagia 🤣
Gimana pantun buatan Star? 😊
Bagus gak? bagus gak?
sampai jumpa lagi para pembaca. 😎
Star kadang emang suka iseng dalam merangkai kata - kata 😅
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lovestar2003, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 13
Sebelum gadis kecil itu melangkah lebih jauh Zamrud pun dengan cepat menghampirinya.
"Maaf, kamu tadi kalau saya gak salah dengar sebutin nama Miftah ya?" tanyanya memastikan.
"Abang Zamrud!" seru gadis itu yang tak lain adalah Zaldira.
"Kok kamu tau nama aku?" tanyanya bingung.
"Ya tau lah! Kaka kan sering jadi bahan gosip teman - temanku," jelasnya.
"Tentang apa?" tanyanya lagi.
"Kan dulu saat aku kelas lima SD dan usia ku saat itu masih sepuluh tahun sedangkan Kaka kalau tidak salah kelas satu SMA. Gedung sekolah kita kan dekat - dekat, jadi mudah bagi anak SD, SMP atau SMA berkomunikasi." jelasnya.
"Terus?" ucap Zamrud tak sabar untuk mendengarkan kelanjutan cerita dari Zaldira.
"Sepanjang jalan, banyak para siswi yang berbisik - bisik mengenai hubungan Kaka dengan kak Miftah. Mereka rata - rata merasa kasian, ada juga yang merasa senang. Mungkin yang merasa senang itu adalah orang yang pernah Kaka tolak. Tak hanya temanku yang juga heboh, bahkan anak SMP pun begitu." jelasnya lagi.
"Bagaimana mereka tau? kan aku tidak pernah menampakkannya kalau aku bawa hadiah setiap hari untuk Miftah?" tanyanya bingung.
"Kalau tidak salah. Salah satu siswi telah meninggalkan sebuah kamera tersembunyi disudut dinding untuk memantau Kaka dan ia pasti adalah anak dari seorang yang kaya raya. Kalau gak salah dia kelas dua SMP pada saat itu. Itu sebabnya karena ia merasa sakit hati dan ia pun memilih mengumbar - ngumbarkan Vidio Kaka yang suka menyelinap masuk ke kelasnya kak Miftah walau hanya untuk menaruh setangkai bunga dan surat," lanjutnya.
"Aneh! apakah dia memang sudah tidak waras hingga harus menggunakan cara itu?" tanya Zamrud merasa geram.
"Kaka harus maklum! Kaka kan pemain basket yang sangat terkenal, jadi wajar saja banyak kaum hawa yang menyukai Kaka. cuma mereka lebih banyak yang memendam dan hanya dia yang paling berani, itu pun menurutku karna ia mempunyai status yang tinggi." jawabnya santai.
"Siapa namanya dan dimana dia tinggal sekarang?" tanya nya lagi.
"Maaf Kaka, soal itu aku tidak tau. Aku hanya tidak sengaja mendengar nya, itu pun karena telah menjadi gosib terpanas selama sebulan. Memang kak Miftah selalu datang pagi, tapi saat mendapat bunga dari mu ia selalu menyimpannya kedalam tas. Jadi banyak yang tidak mengetahuinya karena Kak Miftah adalah orang yang sangat menghargai orang lain," jelasnya lagi.
"Baiklah terima kasih," ucap Zamrud.
"Sama - sama Kaka, kalau begitu saya pamit dulu yah mau ketemu sama kakaknya." izinnya.
"Kamu gak perlu kesana karena kak Miftah sedang ada di rumahku," ucap Zamrud sedangkan Zaldira yang mendengar ucapan Zamrud merasa sangat terkejut.
"Kaka tidak menculik guruku kan? awas saja kalau Kaka sampai macam - macam. Aku pasti akan membuat perhitungan padamu," ucap Zaldira dengan kesal.
"Hei... Tenangkan dirimu dulu! asal kamu tau kak Zamrud lah yang telah menyelamatkan kak Miftah saat dihutan tadi," jelas Wahyu.
"Benarkah? kalau gitu aku benar - benar minta maaf, aku kira kak Zamrud yang menculiknya." ucap Zaldira sedih.
"Gak usah sedih. Ayo kita kunjungi kak Miftahnya, tapi ada syaratnya sebagai permintaan maaf mu." ajak Zamrud.
"Dasar Kaka gak ikhlas," batin Zaldira malas.
"Kamu harus memberitau Kaka apa saya yang terjadi pada kak Miftah sebelum insiden ini terjadi," pintanya.
"Oh! Kalau itu sih masalah gampang! Kaka memang sangat baik. Aku heran, padahal sudah ditolak berkali - kali tapi masih menyayangi. Aku jadi salut sama Kaka," puji Zaldira merasa senang.
"Sampai temanku ada yang bilang gini, kak Zamrud orangnya ganteng! pinter! jago main basket lagi! tapi sayang, banyak cewek cantik yang suka malah diacuhkan semua. Giliran kak Miftah yang selalu nolak, malah makin dikejar." ceritanya.
"Udah... Abaikan mereka. Sekarang yang penting mari kita temui kak Miftah sambil bercerita dijalan," ajak Zamrud yang kini sudah melangkah beriringan dengan Zaldira sedangkan Wahyu yang sedikit kesal karna ditinggal malah memilih mengikuti saja dengan rasa malas.
_____________________________________
Hai kaka semuanya... 🤗
Makasih ya... Karna sudah mau mampir ke Novel kedua Star... 😇
"KEBUN TERONG SIGADIS NARSIS"
Star sangat berterima kasih bagi Kaka - Kaka yang sudah mau memberi Ranting, like, vote, favorit bahkan sampai membaca dan mengomentari karya star... 🙏😊
Star sangat senang hingga jadi lebih semangat... 😄
Dimana bulan disitu bintang 😀
Dimana gelap disitu terang 🤣
Terima kasih bila tlah datang 😆
Star beri ucapan salam sayang 😘
Oke... Sampai jumpa di part selanjutnya ya...
Makasih untuk Kaka - kaka yang selalu hadir...
🍃🍃🍃🍃🍃 🙏🙏🙏 🍃🍃🍃🍃🍃