NovelToon NovelToon
Benci Awal Dari Cinta

Benci Awal Dari Cinta

Status: tamat
Genre:Teen School/College
Popularitas:385.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rey

Kisah cinta Harajuna dan Arana telah happy ending, dan sekarang berlanjut kisah cinta para putra-putri mereka.

Arana dan Juna memiliki putra dan putri yang tumbuh dengan sikap dan hati seperti kedua orang tuanya.

Uno--pemuda tampan yang banyak sekali di sukai para gadis, dan dia pun suka sekali berganti pacar, beda sebenarnya dengan sifat Juna, tapi dia masih dalam batas wajar, tidak pernah melakukan hal diluar batas. Siapakah gadis yang berhasil membuat hatinya berhenti dalam pencarian cintanya?

Binna--gadis cantik yang sangat ceria, dan dia sangat menyukai menari, baginya menari adalah bagian dari hidupnya. Dia harus dihadapkan dengan perjodohan yang pernah Arana ucapkan kepada sahabatnya Tia.
Apakah dia mau menerima perjodohan itu?

Dan bagaimana kisah cinta Tommy dan Mara -- sepupu Diandra yang sebenarnya takut untuk menikah karena suatu hal.

Selamat membaca dan semoga kalian jatuh cinta lagi seperti kisah sebelumnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Tidak Terduga

Uno mengambil foto yang dipegang oleh kakaknya, dia mengamati lagi foto gadis dengan mata indahnya itu. "Kamu suka sama Diandra, Uno?" celetuk kakaknya.

"Aku dari kecil sudah mengagumi keberaniannya, dia walaupun tidak bisa melihat, dia gadis yang berani, kakak masih ingat tidak, dulu saat Sabinna diganggung beberapa anak saat dia bermain di taman, Diandralah yang maju duluan dan dengan tongkat yang dipegangnya dia mengancam bocah-bocah tengil itu dengan beraninya.

"Iya, dan kamu tiba-tiba datang menghajar mereka. Kamu marah karena mereka malah menghina kebutaan Diandra. Dia memang gadis yang berani." Zia beranjak dari tempatnya.

"Aku penasaran bagaimana wajah dia sekarang, dia dulu kan gendut dan rambutnya keriting aneh," Uno geli sendiri mengingat masa kecil mereka.

"Kamu tanya saja sama Binna dan ibu. Mereka berdua kan yang sering berbicara melalui video call dengan om Tommy dan anaknya."

"Hahaha! tidak penting, palingan dia tambah gendut dan rambutnya masih tetap aneh seperti dulu." Uno kembali memasukkan foto itu ke dalam kotak rahasia milikknya.

"Bulan depan, om Tommy sama Diandra kan datang, katanya mereka akan menginap beberapa bulan di sini. Ibu sudah menyiapkan segalanya, kamar mereka berdua."

"Iya, ibu sudah mengatakannya, aku juga rindu sama om Tommy, dia dulu orang yang sangat baik, dia sering mengirimiku mainan mobil-mobilan kesukaan aku."

"Ya, sebentar lagi rumah ini akan sangat ramai. Aku mau pergi dulu, kamu tidurlah, oh ya jangan lupa putuskan Cerry, cewek itu menyebalkan, Uno." Setelah mengatakan itu Zia keluar dari kamar Uno dia menutup pintunya.

"Terima kasih coklatnya, Kak!" teriak Uno. Uno membaringkan tubuhnya dan dia tertidur akhirnya.

Keesokan harinya, semua sudah berkumpul makan pagi. Juna duduk di kursi utama dengan tegapnya, dia sudah rapi dengan setelah kemeja berwarna navy dan dasi biru lautnya. Sedangkan Arana sedang menyiapkan sarapan untuk mereka.

"Sayang, hari ini aku tidak bisa mengantar Sabinna ke sekolah, aku harus pergi ke tempat di mana aku ada janji meeting denga rekan bisnisku yang baru datang dari Las Vegas. Apa dia ikut dengan Uno dan Zia."

"Putri kamu itu tidak akan mau ikut dengan kakaknya, apalagi Uno dan Zia kan masuk siang hari ini, di kampus mereka ada acara."

"Kalau begitu biar dia diantar oleh supir pribadi keluarga saja." Juna tersenyum dan menyantap makanan yang sudah disiapkan oleh Arana.

Tidak lama Zia dan Sabinna turun dan mereka menggampiri ayah dan ibu mereka "Pagi, Ayah, Ibu." Binna dan Zia gantian mengecup pipi ayahnya.

"Pagi putri ayah yang cantik-cantik. Ayo sarapan pagi dulu, oh ya, Binna. Ayah minta maaf nanti tidak bisa mengantar kamu ke sekolah, ayah harus langusung berangkat ke tempat dia mana ayah ada janji meeting. Kamu bisa diantar oleh supir pribadi keluarga."

"Iya, tidak apa-apa, Yah." Binna menyantap dengan lahap nasi goreng buatan Arana.

"Uno mana? apa dia belum bangun? anak itu, walaupun kuliahnya hari ini masuk siang kenapa dia juga jadi ikutan bangun siang, apa dia tidak mau melewatkan sarapan pagi bersama?" Emaknya Arana kesal.

"Biarkan saja, Bu. Dia mungkin semalam main game sampai malam," bela Zia.

"Kamu itu selalu membela adik kamu, bahkan kamu yang baru pertama kali mengetahui dia mentato dirinya kamu membiarkan saja."

"Selama apa yang dilakukan Uno tidak melanggar aturan apapun, aku tidak akan melarangnya, bu. Lagipula dia sudah besar, dan aku suka dengan tato yang ada ditubuhnya." Zia malah tersenyum senang.

"Ya Tuhan! sudah jam setengah 7, aku ada ulangan hari ini, aku lupa belajar juga." Binna kebingungan dia berlari menuju kamarnya sampai menabrak Uno kakaknya yang baru bangun. "Auw ... sakit." Rintih Binna. "Kakak ini kalau jalan!"

"Enak saja! kamu yang menabrakku. Kamu kenapa, Sih?!"

"Minggir aku sudah telat, Kak." Binna ingat kembali dan dia berlari menuju kamarnya menyambar tas sekolah dan segera berlari turun kebawah. "Ayah, ibu aku pergi dulu!"

"Binna, ayah harap, hobi menari kamu tidak membuat kamu melupakan tentang pendidikan kamu," ucap Juna tegas, dan langusung membuat putrinya itu mengangguk perlahan.

"Iya, Yah. Aku janji lain kali tidak akan seperti ini. Aku pergi dulu, Yah." Binna berpamitan pada ayah dan ibunya serta kakaknya Zia. Sama Uno dia juga mengecup tangan kakaknya itu.

"Rasakan!" ucap Uno pelan, dan muka Binna cemberut. "Hati-hati anak bandel!" seru Uno yang sebenarnya sangat sayang sama Binna tapi dia juga suka usil sama adiknya itu.

Binna masuk ke dalam mobil dan dia berangkat menuju sekolahnya, di dalam mobil dia membuka buku pelajarannya dan belajar di dalam mobil. Supirnya yang usianya paruh baya itu melihat dengan lucu nona mudanya yang mukanya fokus sama pelajaran.

"Ada ulangan hari ini, Non?" Tanyanya.

"Iya, Paman. Aku lupa semalam tidak belajar karena fokus latihan menari, aku juga akan mengikuti kompetisi, kalau nanti nilai ulanganku jelek ayah bisa-bisa membongkar tempat laitihan menariku di rumah, dan aku tidak mau terjadi," Binna berkata sambil fokus membaca buku-bukunya..

"Paman yakin, Nona bisa mengerjakan ulangan itu dan memenangkan kompetisi nantinya."

"Terima kasih atas doa baiknya, Paman."

Beberapa menit kemudian, mobil yang dinaiki Binna berhenti. Ternyata mobilnya mengalami mogok, Binna tampak bingung, dia sudah harus segera ke sekolah. "Paman, bagaimana ini? apa tidak bisa segera di perbaiki?" Binna mukanya sudah cemas.

"Paman masih memeriksanya, Nona binna naik mobil online saja, Paman akan carikan." Binna dan paman supir berbicara di depan mobil mereka yang berhenti di pinggir jalan, di sana jalan raya sedang macet-macetnya.

"Tapi jalanan macet paman, aku cari ojek saha pakai motor, tapi aku takut naik motor, terakhir dibonceng motor kakak Uno aku takut setengah mati." Muka Binna tampak aneh.

"Permisi, barang-barang kamu terjatuh, dan pintu mobil kamu terbuka," suara seseorang tiba- tiba mengagetkan Sabinna di sana. Binna melihat ada sosok seorang pria berdiri di sana.

"Ini tas kamu dan aku sudah menutup pintu belakang mobil kamu, lain kali hati-hati kalau di jalan, jangan teledor," ucapnya.

"Oh iya aku lupa, terima kasih, ya." Pria itu malah berjalan pergi, dan Binna melihat pria itu menuju motor sport miliknya yang berwarna hitam.

Binna berlari mengejarnya. "Eh apa aku boleh minta tolong? apa kamu mau mengantarkan aku ke sekolah? hanya beberapa jarak dari sini, aku hari ini ada ulangan dan aku tidak mau telat." Binna mikir kalau sampai dia teledor masalah sekolahnya, bisa-bisa tempat latihan menarinya yang menjadi taruhan.

"Ya sudah naik, aku akan mengantar kan kamu," ucapnya cepat.

Binna walapun takut naik motor, tapi kali ini dia harus memberanikan diri, daripada tempat menarinya dibongkar sama ayahnya.

Author kenalin dulu, dia Devon Pratama Milano.

Kakunya melebihi Harajuna Atmaja. Calon yang akan dijodohkan dengan Sabinna

1
kavena ayunda
jangan2 zia suka uno🙄 kok sewot ma diandra sih aneh bgt zia kakak angkat sok2 an ngatur
Elis Lismawati
gak seru orang yang slalu menang ,, orang bnar jdi kalah
Rey: sabar
total 1 replies
J Subroto
lanjut lagi thour, ceritanya sangat asik, aku baca dari awal juna sama arana pertama kali bertemu smpai saat ini. ayo thour please
Rey
Tunggu kisah baru lagi ya. Atau kalau mau bisa baca novel author di sini yang belum tamat. Judulnya My Secret Love. Itu juga kisah Akira yang bantuin Tommy dan Diandra waktu mereka diam-diam berpacaran.
Nda Yeni
udah tamat apa ini novel mohon info nya thorr🙏🙏
Rey: Sudah tamat, Kak.

Jangan panjang-panjang, nanti lier hihihi. Authornya yang lier.

novel satunya belum tamat, Kak. Siapa tau mau baca juga 🙏
total 1 replies
Adha Adha
kayaknya madih ada kelanjutannya de,kami tetap menunggu ya thor ! 🙏🙏🙏
Rey: Mereka sudah pasti Nikah, Kak. Nanti kalau novel satunya juga tamat, aku akan coba buat sequel cucunya Juna dan Arana
total 3 replies
mama Febri
xtra partnya dong thor
mama Febri: yah artinya diandra bahagianya pas tamat doang? kurang seru say....
total 2 replies
Aldiza azahra
maksih thor..info dong masih adkh kelanjutany...,,,
Rey: Ini Aku tamatin, Kak
total 1 replies
Chindy Miracle
thinkyu buat karya2mu yg sll menemani kami kaum rebahan. dtunggu karya2mu selanjutna. Semangat n sehat selalu...
Rey
Tunggu kak masih review. Sudah tamat, Ya
Nda Yeni
heppy ending nya mana
Chindy Miracle
thor sedikit koment yak....nih crt akhirna kek sinetron ikan terbang....yg jahat lgsg mati ndak ada greget2na yg buat readers ikut luapin emosi n buah hasil kejahatan yg d lakauin ntah itu akhirna mati ato bertobat.
Rey: Bukannya beberapa hari uda dibikin greget sama tingkahnya Zia. Aku buat meninggal aja, biar gak bikin masalah lagi. Zia orang yang tidak muda bertobat
total 1 replies
Adha Adha
Kayaknya Ayah kandung Ken ya Ken juga namanya dan Lukas adiknya Zia kali makanya mereka kerja sama menhekap Binna,cinta memang indah tapi ketika cinta tidak memiliki byk orang yang menghalalkn segala cara untuk memblas skit htinya karena cinta.,lnjut thor !
Adha Adha: 🙈🙈🏃🏃🏃
total 2 replies
Alif Budi Kurniawan
katanya happy ending....tapi ceritanya masih nggantung...GK jelas🙄
Rey: Tungguin kak, ini aku kirim dua bab masih review
total 1 replies
Yulie Dwiryanti
Ayo thor... apa yg terjadi dg Bina... lalu siapa ayah kandung Ken..?
J Subroto
penasaran trus thour
Adha Adha
Apa ibu ya Lukas ibunya Zia juga ya thor?lnjut thor ! 💪💪💪
Arvi
hduuh..klanjutan uno ma diandra gmna thor trus anknya zia tu bpaknya spa🤔
Rey: Sabar, nanti di ungkap semua
total 1 replies
Aldiza azahra
semoga lucas sadr...mungkinkh dia putra dri laura..atau..sioa thor...
Rey: Tungguin kak hari ini tamat 2 bab
total 1 replies
maya nurmayasari
semoga cepat sembuh Thor 🤲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!