NovelToon NovelToon
Tumbal Kakak Iparku

Tumbal Kakak Iparku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tumbal / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 5
Nama Author: Uni Ramadhani

Mayra, seorang gadis muslimah yang masih belia, kini dijadikan tumbal oleh Kakak Iparnya demi mendapatkan kekayaan yang berlimpah! Tidak bisa menolak karena keluarganya memiliki hutang budi kepada keluarga kakak iparnya.

Akankah Mayra dapat lolos atau malah terjerumus kedalamnya?

Jawaban hanya ada didalam cerita ini selengkapnya
Ikuti terus yahhh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Besar Terbongkar Sudah!

Mobil membelah jalanan menuju ke pusat perbelanjaan saat itu, suasana di mobil pun sudah tidak sekaku tadi.

"Ra,, yang kamu pake untuk menutup kepala itu apa?" Tanya Gibran

"Oh ini,,,, ini namanya hijab tuan. Wanita muslimah wajib mengenakan hijab untuk melindungi dirinya. Itu perintah langsung dari Allah" jawab Mayra

"Tapi kenapa masih banyak wanita muslim yang gak pake hijab?" tanya Gibran

"Em... itu mungkin masalah hidayah tuan, tapi kita tidak boleh mencaci wanita yang belum berhijab, yang lebih baik adalah mendoakannya agar mereka segera mendapat hidayah dan mau berubah yang lebih baik lagi" Ucap Mayra

"Ohh begitu,,,," ucap Gibran

"Iya tuan" Jawab Mayra

Tanpa terasa mobil Gibran sudah sampai di sebuah pusat perbelanjaan lalu mereka berjalan menuju ke toko yang menjual perlengkapan ibadah. Kemudian Gibran memberikan masker kepada Mayra dan ia sendiri pun mengenakannya

"Pakai masker Ra" ucap Gibran

Mayra mengangguk lalu mengenakan maskernya. Gibran sengaja memakaikan Masker kepada Mayra karena Gibran tidak ingin Mayra menjadi incaran para musuh Gibran yang berkeliaran dimana-mana. Begitu juga Gibran yang mengenakan masker saat itu. Lalu keduanya masuk kedalam toko dan memilih barang yang akan dibeli.

"Ra, pilihkan yang cocok buat aku" ucap Gibran

Mayra memilihkan berbagai macam perlengkapan Sholat untuk Gibran dan Gibran pun akan membayar semua yang dipilihkan Mayra. Saat mengantri di kasir, Gibran melihat sebuah hijab berwarna merah maron bercorak bunga, terlihat manis dan pasti akan terlihat cantik jika Mayra yang mengenakannya, lalu diambilnya dan dimasukan kedalam total belanjaannya, Gibran meminta kasir itu untuk membungkusnya.

Setelah selesai berbelanja, Mereka mendengar suara Adzan maghrib, lalu Gibran mengajak Mayra ke musholah yang ada di gedung mall itu. Mereka pun main ke lantai 2 dan mencari letak musholanya.

Tak lama kemudian, keduanya sudah selesai, lalu Gibran mengajak Mayra untuk makan malam bersama.

"Mau makan di sini apa makan diluar Ra?" tanya Gibran

"Terserah tuan,," Jawab Mayra

"Kita makan diluar saja, lebih aman" kata Gibran

Kemudian Mayra dan Gibran pun langsung ke parkiran dan masuk kedalam mobilnya. Setelah itu mereka meninggalkan tempat itu. Saat Mobil melaju dijalanan, Mayra melihat pada sisi kanan jalanan yang diterangi lampu-lampu. Hingga bisa terlihat aktivitas malam saat itu. Ketika Mobil melewati sebuah hotel berbintang, Mayra melihat sosok Mira bersama dengan seorang pria akan masuk kedalam hotel, Mayra memperhatikan dengan seksama saat itu

"Kak Mira!" Ucap Mayra kaget

Gibran pun menoleh dan melihat diseberang sepertinya memang benar itu adalah Miranti kakaknya Mayra

"Tuan, saya mohon kita kesana sekarang" ucap Mayra memohon kepada Gibran

"Tapi Ra..." Ucap Gibran ragu, ditakutkan Mayra akan mengetahui semuanya.

"Saya mohon tuan,,,, tolong saya" Ucap Mayra

Melihat Mayra yang memohon membuat hati Gibran luluh, lalu Gibran menyuruh Supirnya untuk berbelok arah dan menuju ke hotel tadi. Begitu sampai di hotel, Mayra turun bersama Gibran dan mereka langsung ke resepsionis.

"Selamat malam mbak, mas,,,"

"Malam mbak,, saya mau tanya mbak, kamar hotel yang ada kakak saya dimana ya?" tanya Mayra dengan lugunya. Pasalnya ini pertama kalinya Mayra datang ke hotel, Gibran pun sedikit malu, namun dihempaskan rasa malunya demi Mayra. Tampak pegawai itu sedikit bingung dengan pertanyaan Mayra

"Ehm begini mbak, maksud dia,,, tadi ada tamu di hotel ini bernama Miranti, tapi mungkin dia tidak check-in dengan nama itu. Tapi kira-kira 5 menit lalu ada seorang wanita dan seorang pria, wanita itu mengenakan pakaian mini berwarna maron..."ucap gibran belum selesai

"Ohhh mbak Mira, dia datang bersama tuan Darmoko di kamar 201 lantai 4" Jawabnya

"Baik terima kasih" ucap Gibran

Lalu Gibran mengantar Mayra keatas menaiki lift. Saat lift berjalan, Sontak Mayra memegang lengan Gibran karena kaget. Gibran pun menoleh kepada Mayra yang nampak takut

"Jangan takut,, " ucap Gibran yang bisa menebak, pasti ini pertama kalinya Mayra naik lift, Kemudian Mayra melepaskan lengan Gibran dengan rasa malu dan canggung.

"Maaf tuan, ini pertama kalinya saya naik lift. Saya hanya pernah naik eskalator aja kalau ke mall sama temen-temen" Ucap Mayra dengan menunduk

"Gak papa" Jawab Gibran

Ting!

Pintu lift terbuka, Lalu Mayra dan Gibran segera keluar dari lift mencari kamar Mira dan Darmoko. Begitu ketemu, Mayra langsung menekan bell. Tak lama Pintu kamar itu terbuka

"Mayra" ucap Mira begitu kaget melihat adiknya

"Kak Mira kenapa disini? kenapa kak Mira pake baju seperti ini?" tanya Mayra dengan polosnya

"Kamu kenapa ada disini??" Tanya Mira dengan wajah pucat pasih

"Tadi Mayra lihat kakak masuk ke hotel ini" Ucap Mayra dengan tubuh gemetar

"Siapa sayang??" Tanya Darmoko yang muncul di belakang Mira

Mayra Syok melihat ada pria bersama kakaknya. Pikiran Mayra pun langsung terkoneksi dengan hal-hal yang tidak baik. Tanpa aba-aba air mata Mayra pun sudah menetes membasahi pipinya.

"Kakak bisa jelasin ini semua Ra!" Ucap Mira

"Apa? apa yang akan kakak jelaskan?" tanya Mayra yang sudah sakit hatinya

"Kakak terpaksa melakukan semua ini Ra, semua ini karena kak Darko Ra. Kakak gak bisa menolaknya, kau tau kita memiliki hutang budi kepadanya" Ucap Mira dengan menangis pilu

"Sudahlah Mira! kita tidak ada waktu lagi!" ucap Darmoko yang kemudian menarik Mira kedalam dan menutup pintunya.

Mayra masih berdiri dan mencerna semua kejadian itu. Dirinya masih tidak mengerti dengan semua ini. Dia tidak menyangka jika kakaknya menyimpan sebuah rahasia besar selama ini. Mayra pun masih menangis pilu saat itu, sementara tidak ada yang bisa Gibran lakukan karena itu adalah urusan Mayra dan kakaknya yang pasti cepat atau lambat Mayra pasti tau semuanya.

"Ra,,, ayo kita pergi" Ucap Gibran

Mayra pun menurut, dia mengikuti langkah Gibran yang mengajaknya untuk keluar dari tempat itu. Sepanjang perjalanan pulang Mayra masih terus menangis dan merasa terpukul.

Saat Mayra akan masuk kedalam kamarnya, Gibran memanggilnya

"Mayra"

"Iya, tuan,,," jawab Mayra

"Aku ingin berbicara denganmu, ini mengenai kakak iparmu" Ucap Gibran

Mayra mengangguk, kemudian Gibran mengajak Mayra ke ruang kerjanya. Gibran mengambil laptop dan menyalakannya, sesaat kemudian Gibran memutar sebuah Video rekaman dari Anak buah Gibran di sebuah tempat hiburan.

"Darko memiliki jaringan besar di tempat hiburan kota ini dan dia menjadi pemasok wanita-wanita ditempat itu termasuk kakakmu" ucap Gibran

"Tuan tau semua ini?" Tanya Mayra

"Iya, karena aku menyelidikinya Ra. Dan aku yakin kakakmu sangat takut jika kamu juga seperti dia. Makanya saat kita kerumah Darko, dia terlihat mencurigaiku" Ucap Gibran

"Tapi,, bukankah kak Darko sudah menjual saya kepada tuan?" ucap Mayra

"Iya, tapi aku tidak seperti mereka Ra" Ucap Gibran

Mayra mengangguk dan memberanikan diri menatap Gibran.

"Terima kasih karena tuan memperlakukan saya dengan baik selama saya disini. Mungkin jika orang lain , saya tidak tau lagi sudah jadi apa. Sungguh saya tidak bisa membalas kebaikan tuan" ucap Mayra

Rasanya Gibran ingin sekali memeluk Mayra dan menenangkannya. Namun dia berusaha untuk tidak mengikuti fikirannya. Saat suasana sunyi, terdengar bunyi berasal dari perut Mayra yang sedari sore belum terisi sama sekali kecuali air putih.

"Lebih baik kita makan malam ya,, tadi kan gak jadi makan diluar" ucap Gibran

Mayra mengangguk dengan sangat malu, disaat obrolan serius bisa-bisanya perut Mayra berbunyi minta diisi. Lalu Gibran menutup laptopnya dan mengajak Mayra kebawah untuk makan malam bersama.

"Tuan jangan cerita kepada siapapun ya soal ini" ucap Mayra saat mereka berjalan kebawah

"Iya janji" Ucap Gibran

Setelah mereka sampai di meja makan, keduanya pun menikmati makan malam bersama. Meski sebenarnya Mayra tidak nafsu makan karena masalah yang dihadapinya, tapi Melihat tuannya yang begitu baik menurutnya, ia tetap menikmati makannnya malam itu. Setelah selesai makan malam, Mereka pun beristirahat dikamar masing-masing.

.

.

.

.

Komen dong dears, biar semangat yang nulis😊

Mampir ke PROJECT ISTRI KEDUA yukk💕

1
Reni Ajja Dech
Mira benar perempuan bodoh.maw aja di jual suaminy
Ima Diah
kok si Jerry aneh ya,,,pacar orang mau di sabotase
Ima Diah
senyum dengan sepontan.....
Siti Rahmadani
menarik
🌺awan's wife🌺
kirain orang yg mau sidang tuh orang nya udah dipenjara gak berkeliaran diluar,,,
🌺awan's wife🌺
Mayra gak disekolahan lagi ya sama Gibran,,,ato di bab bawah
🌺awan's wife🌺
kirain Gibran dah 30 an🤭🤭🤭
Eka Saja Aska
semangat mimin nulis novel nya👍👍💪💪
himawatidewi satyawira
mmng arya ini ada di novel uni yng judulnya apa ya?
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
KAYAKNYA HNY JERRY YG TDK BRBAHAGIA DGN LAHIRNYA ANAK MAYRA & GIBRAN,, SEMOGA KDEPANNYA JERRY TDK LGI GANGGU2 RMH TANGGA GIBRAN & MAYRA,, DN JUGA TDK ADA LGI MUSUH2 GIBRAN SPRTI ANTON & ALEX..
Sulaiman Efendy
LGSUNG DPT KEMBAR...
Sulaiman Efendy
YAA IYAALHH MIRA PNGALAMAN,, BBRP PULUH LKI2 YG MNGKIN PRNH MRASAKN MIRA,, DGN PEMBAWAAN PERMAINAN SEX YG BRBEDA2, BAIK YG LMBUT, YG KASAR, YG MANIAC, BHKN YG MNYIMPANG... YG MNA, BIASANYA PARA CUSTOMER PARA LAKI2 PEZINAH PSTI INGIN SI WANITA BAYARAN YG BRAKSI DLUAN, SBLM MRK CELUPKN RUDAL KE LIANG LEMBAB SI WANITA...
Sulaiman Efendy
PELAYAN2 YG JULID KE MAYRA KMARIN PADA KMANA YAA....???
Sulaiman Efendy
CIE CIE YG UDH NGLAMAR MIRA,, ANGKAT TOPI BUAT LO SAN, TK BNYAK PRIA SPRTI LO YG MAU TRIMA WANITA YG BEKAS DICELUP2 BNYK LAKI2 DGN BRBAGAI BENTUK RUDALNYA, BLM LGI YG SUKA SEX MNYIMPANG, YAITU DOYAN LUBANG KOTORAN ATAU LUBANG ANUS.. BLM LGI YG SUKA ORAL DLU SBLM CELUP RUDALNYA... HNY PRIA BRMENTAL BAJA YG SIAP MNERIMA MASALALU MIRA...
Sulaiman Efendy
PENGEN LIMA JARI ALIAS SOLO KARIR TU SI GIBRAN...🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
SEBENARNYA MAYRA TDK BSA MLIMPAHKN SEMUA KSALAHAN KE GIBRAN.. ANTON JUGA SALAH SATU PNYEBABNYA, DN MAYRA JG HRS MNYALAHKN ANTON,, BKN SEMUA KE GIBRAN, SHRSNYA SBAGAI WANITA YG TAU AGAMA, MAYRA HRS YAKIN JIKA SEMUANYA ADALAH TAKDIR...
Sulaiman Efendy
DENGAN ALEX SDH BERES, TINGGAL DGN ANTON, LUCU BANGET, DGN MUSUH LUAR SKALI LIBAS LNGSUNG HABIS, DGN MUSUH DLM NEGERI, SSH AMAT MAU DI HABISI, SMA NANGANI JERRY SI ADIK TIRI LAKNAT SAJA GK TEGAS...
Sulaiman Efendy
MSKI CINTA HASAN TULUS,,
NAMUN MIRA SBAGAI WANITA YG SDH TDK SEMPURNA, JANDA DN MASA LALU YG KOTOR, DILACURKN OLEH SUAMI LAKNATNYA,, DISETUBUHI ENTAH BBRP BNYK LAKI2, TNTU MRASA TDK LAYAK UNTUK DICINTAI HASAN YG.. TTP RASA TAKUT & TRAUMA ITU MSH MMBEKAS DI HATI & JIWA MIRA, TUGAS HASAN UNTUK MMBRIKAN RASA KPERCAYAAN DIRI, JIKA HASAN BNAR2 TULUS MNCINTAI MIRA.
Sulaiman Efendy
SETIDAKNYA DGN TDK HAMIL PROSES PRCERAIAN MIRA DN DARKO SMKIN CEPAT
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!