Ketika Cindy berusia 10 tahun, ia diperkenalkan oleh kedua orang tuanya dengan remaja muda berusia 16 tahun. Ayah dan Ibu memperkenalkannya sebagai Paman Angkat.
Singkat cerita, Paman Angkat bernama David hendak menikah dengan seorang wanita yang sudah dipacari nya lebih dari 3 tahun. Namun pernikahan itu batal, karena pihak dari pengantin wanita tidak hadir dan menikah dengan pria lain.
karena sudah menyebar undangan dan tidak ingin keluarga menjadi malu, orang tua Cindy tiba-tiba saja menikahkan dirinya dengan David, Sang Paman Angkat.
Bagaimana Kisah Mereka? Mari Disimak Sekarang Juga!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muliyana setia reza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 12
David berulang kali mengatur napasnya yang cukup berantakan. Bahkan, keringat sebesar biji jagung terus bercucuran karena kegugupan yang ia rasakan pagi itu.
Kurang dari 2 jam, ia akan menjadi suami dari kekasihnya yang ia pacari selama hampir 3 tahun.
Cindy yang berada di kamarnya, ikut bahagia karena dengan Pamannya menikah, tidak akan lagi Paman yang mengganggu dirinya. Karena Cindy yakin, Pamannya akan berganti mengganggu Renata.
“Cindy? Ini sungguh putri Ibu?” tanya Ibu Julia ketika melihat betapa cantiknya Cindy.
“Ibu kok bicara begitu?” tanya Cindy.
“Karena kamu hari ini cantik sekali Cindy sayang. Ibu khawatir kalau orang-orang mengira kamu yang jadi pengantin wanitanya,” ujar Ibu Julia memuji putrinya.
“Ibu kok bicara begitu? Lagipula, mana ada Paman dan keponakan menikah?” tanya Cindy seraya geleng-geleng kepala.
Ibu Julia terdiam, ia baru sadar kalau selama ini Cindy tidak tahu bahwa David bukanlah Paman kandungnya.
“Sudah siap?” tanya Ayah Rianto.
Ibu Julia dan Cindy pun bergegas keluar untuk menemui para tamu yang mulai berdatangan.
David menghampiri Ayah Rianto dan Ibu Julia untuk pamit menjemput Calon mempelai wanita. Namun, saat David hendak pamit, dirinya mendapat pesan singkat dari Renata yang membuat David jatuh lemas.
Orang tua Cindy sangat kaget melihat David yang tiba-tiba jatuh lemas.
“David, kamu kenapa?” tanya Ibu Julia khawatir.
Cindy sendiri ikut kaget dan juga khawatir, terlebih lagi wajah Pamannya yang langsung pucat pasi.
Belum sempat mendapat jawaban dari David, seorang pria datang yang ternyata adalah orang suruhan Renata.
Orang itu mengatakan bahwa Renata tidak bisa hadir dan membatalkan pernikahan tersebut.
Sontak saja, Ayah Rianto dan Ibu Julia syok berat. Acara yang akan digelar sebentar lagi malah berantakan karena calon mempelai wanita kabur begitu saja.
Pria yang menyampaikan pesan tersebut, bergegas pergi karena ia tak mau jadi bual-bualan keluarga tersebut.
Tak berselang lama, penghulu yang akan menikahkan calon pengantin datang untuk segera menikahkan kedua mempelai.
David hanya duduk diam di kursi tempat dimana ia hendak mengucapkan janji suci pernikahan. Ia bingung harus berbuat apa, ia sangat kecewa dengan keputusan Renata yang sangat tidak bermoral tersebut.
Ayah Rianto dan Ibu Julia sedang berada di dalam kamar. Mereka cukup panik karena pernikahan David dan Renata gagal.
“Mas, bagaimana ini? Semua undangan telah kita sebar dan tidak mungkin pernikahan yang akan digelar sebentar lagi batal begitu saja,” ucap Ibu Julia.
Tiba-tiba saja Ayah Rianto memikirkan pengantin pengganti untuk David.
“Kita nikahkan saja David dengan Cindy,” pungkas Ayah Rianto yang terlihat sangat yakin untuk menikahkan putrinya dengan David.
“Mas, apa mungkin Cindy mau? Mereka sudah seperti Paman dan keponakan kandung,” ujar Ibu Julia.
“Meskipun begitu, mereka sama sekali tidak ada hubungan darah. David aku ajak kemari karena perintah dari Pak Toni dan tidak ada salahnya kita menikahkan mereka berdua, daripada hal yang tidak diinginkan terjadi,” jelas Ayah Rianto.
Ayah Rianto menghampiri David, sementara Ibu Julia menghampiri Cindy untuk membahas pernikahan mendadak tersebut.
David tanpa pikir panjang mengiyakan apa yang dikatakan oleh Ayah Rianto. Meskipun sebenarnya, akan sangat canggung baginya dan juga Cindy.
Jika David mengiyakan tanpa ada perlawanan. Lain halnya dengan Cindy. Cindy sangat tegas menolak posisi dirinya yang ingin dinikahkan dengan Pria yang sejak dulu ia tahu, kalau pria itu adalah Pamannya.
”Ibu, Paman David itu Pamannya Cindy. Tidak mungkin Cindy menikah dengan Paman,” pungkas Cindy.
“Mau dilihat dari sudut mana pun, kalian sama sekali tidak memiliki hubungan darah. Ibu mohon, supaya kamu mau menikah dengan Pamanmu,” ucap Ibu Julia memohon dengan sangat.
Cindy tidak tega melihat Ibunya yang memohon seperti itu, terlebih lagi melihat Ibunya menangis.
Dengan penuh keterpaksaan, Cindy pun mengiyakan dirinya menjadi pengantin pengganti untuk Pamannya.