NovelToon NovelToon
Gara-Gara OPEN B.O

Gara-Gara OPEN B.O

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:276k
Nilai: 4.8
Nama Author: Sheninna Shen

“Pilih melayaniku atau … kuberitahukan pada semua orang kalau kamu Open B.O?”

Sasha terjebak dengan tindakan yang ia ambil tanpa berfikir panjang.

Sasha. Gadis berusia 18 tahun tersebut menolak mentah-mentah bantuan dari Austin, Si Ketua Geng Motor yang merupakan penyebab ayahnya koma dan tak bisa bangun entah sampai kapan. Ia memutuskan untuk Open B.O dan menjual mahkotanya dengan imbalan uang demi membayar biaya rumah sakit Sang Ayah.

Sebelum mahkotanya direnggut, Sasha memutuskan untuk membatalkan transaksi gelap tersebut. Sayangnya, saat ia tahu bahwa Austin lah yang mem-bookingnya, bukan hanya tak bisa membatalkan transaksi tersebut … Austin juga memaksanya melakukan hal-hal yang bertolak belakang dengan kesehariannya.

Penasaran hal apa saja 'kah yang mereka lalui berdua?

Ikuti kisah Sasha dan Austin dengan meng-subscribe novel ini! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak Yang Tak Diinginkan

..."Nggak apa-apa, kalo sakit emang harus nangis, Nak." - Siska Anastasia...

...💨💨💨...

Flashback On.

"Andai Papa nggak keluar di dalam, Austin nggak bakalan ada, Pa!" seru Dania kesal.

Wanita cantik yang merupakan ibu kandung Freed dan Austin itu sedang duduk di sisi ranjang sambil membelai kepala Freed yang sedang terbaring lemah di atas ranjang.

"Papa liat deh, sekarang Freed jadi nggak keurus sejak ada Austin. Mana dia nakal banget!" ucap Dania kesal. "Mama pusing, Pa! Pusing! Apalagi dulu waktu Mama mau gugurin Austin, Papa ngelarang!"

"Ma, pelanin suara," ucap Danny sambil menaruh telunjuk ke bibirnya. "Ntar Freed bangun. Kasian."

"Tapi, Pa. Mama pusing ngurusin anak yang keberadaannya nggak diinginkan itu, Pa!" ucap Dania kesal.

Di saat yang sama, Austin yang saat itu sedang berusia empat tahun, entah sejak kapan ia mengintip kedua orangtua dan kakaknya dari celah-celah pintu.

Anak kecil yang belum tau apa-apa itu terpaksa menelan pahitnya kenyataan yang ia dengarkan itu. Bukan sekali dua kali ia mendengar pertengkaran orangtuanya itu, tapi ini sudah kesekian kalinya ia mendengar keberadaannya ditolak oleh orangtuanya sendiri.

Dengan wajah yang teramat sangat sedih, Austin memilih pergi meninggalkan kamar Freed. Ia menyusuri tangga satu per satu untuk turun ke lantai satu. Saat ia tinggal menapaki dua buah anak tangga lagi untuk tiba di lantai satu, tiba-tiba saja ia jatuh.

Bruk!

"Ya ampun... Austinnn!!!" seru Siska sambil tergesa-gesa berlari ke arah Austin.

Siska yang merupakan ibu kandung Sasha langsung berlari meraih tubuh kecil Austin. Ia memastikan tubuh anak kecil itu dari atas sampai ke bawah.

"Syukurlah kamu nggak apa-apa," Siska menghela nafas lega sambil memeluk tubuh kecil Austin. Ia juga lega karena Austin tak menangis.

"Anak yang kuat-"

"Huwaaaaa ...."

Belum selesai Siska mengatakan bahwa Austin merupakan anak yang kuat karena tak menangis saat jatuh, saat itu juga tangis Austin langsung membuncah tak tertahankan.

Anak kecil itu menutup matanya sambil menangis terisak-isak.

"Sakit, Bi," isak Austin sambil menangis menarik tangan Siska. "Hikss ... hikss ... sakitttt."

"Oloo, sayanggg," bujuk Siska. Wanita yang berusia tiga puluh tahunan itu jongkok ke depan Austin sambil memegang kedua bahu Austin.

"Mana yang sakit, Sayang?" tanya Siska sambil melihat ke arah tubuh Austin mencari-cari apa ada yang luka akibat jatuh tangga tadi.

Austin yang saat itu masih kecil, ia langsung menunjuk dadanya. Dengan suara yang lirih dan serak, ia berkata pelan. "Dada aku sakit, Bi Siskaaa. Hiks ... hikss ... sakit banget, Bi."

Siska yang sudah mengerti akan apa yang di alami anak kedua dari majikannya itu, ia langsung menggendong Austin sambil mengelus pelan punggung anak kecil tersebut.

"Nggak apa-apa, kalo sakit emang harus nangis, Nak," bujuk Siska sambil membawa Austin menuju dapur.

Flashback Off.

...💨💨💨...

Di kamar mewah hotel tersebut, Austin terdiam dan menjauhkan bibirnya dari leher jenjang Sasha. Ia menatap kedua bola mata Sasha yang sedang berair karena menangis itu. Lalu, kedua tangannya tanpa sengaja memegang kedua pipi Sasha.

"M-maaf," ucap Austin sambil menghapus airmata yang membasahi pipi gadis itu.

Dengan lembut, ia memegang tangan Sasha dan membawa gadis itu duduk ke sisi ranjang. "Aku janji nggak bakalan macem-macem."

Sasha menyeka airmatanya sambil perlahan berhenti menangis. Lalu ia mengikuti Austin. Entah kenapa, ia langsung percaya dengan apa yang diucapkan oleh Austin.

Saat duduk di sisi ranjang sambil berhadapan, Austin membiarkan Sasha tenang. Tak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya Sasha pun mulai tenang.

"Merasa lebih baik?" tanya Austin dengan suara yang pelan. Namun wajahnya tetap dingin dan datar.

Sasha mengangguk pelan.

"Now, tell what happen?" tanya Austin penasaran.

Sasha menghela nafas panjang, lalu ia menceritakan kejadian siang tadi saat ia belum lama pulang di antar oleh Austin.

"Bangsat!" umpat Austin kesal. Kedua tangannya terkepal dengan sempurna. Bibirnya bergetar menahan amarah.

Sasha tertunduk dan berkata dengan suara yang serak. "Aku nggak tau harus ngapain sekarang, Kak."

"Haaa ..." Austin menghela nafasnya. Ia merasa bahwa ia harus membantu gadis di depannya. Pasalnya, ibu gadis ini sudah berbuat baik padanya.

"Maaf ..." tutur Austin pelan.

Sasha mengerutkan keningnya. Lalu ia mengangkat wajahnya dan menatap ke arah Austin. "Maaf buat?"

"Aku membenci kehadiranmu di antara Bi Siska dan Pak Robert," jelas Austin.

"Hah?!" Sasha tak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Austin.

"Sebelum kamu ada, perhatian Bi Siska seutuhnya untukku seorang. Begitu juga Pak Robert. Tapi ... sejak kamu lahir, perhatian Pak Robert mulai berkurang padaku," ucap Austin sambil tertunduk dengan perasaan yang bersalah.

"Meskipun Bi Siska tetap perhatian dan sayangnya tetap sama untukku, aku tetap nggak suka liat kamu yang udah merebut dua orang berharga itu dariku. Yah ... padahal, kamu anak kandungnya. Dan aku bukan siapa-siapa untuk mereka," imbuhnya sedih.

Sasha terdiam dan tak mampu berkata-kata. Ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Austin.

"Kan orangtua Kak Austin juga perhatian dan sayang sama Kak Austin," ucap Sasha yang tak tahu kisah di balik rumah mewah itu. Pasalnya, Siska dan Robert tak pernah membahas tentang keburukan majikannya. Mereka memilih diam ketimbang menjelekkan majikan yang memberinya gaji dan tempat tinggal.

"Tidurlah," Austin langsung bangkit dari duduknya.

Sasha semakin tak mengerti dengan kelakuan Austin. Tapi ia memilih diam dan tak peduli. Pasalnya, hidupnya saja sedang susah saat ini. Tak ada waktu baginya untuk memikirkan masalah orang lain.

...💨💨💨...

BERSAMBUNG...

1
لا تفوت أي رجل
sampai 6x, kayak apa itu bibir kerang 🤭🤣🤣
rarr
sakit sih jd austin😭🥺
Syifa Azhar
ini novel cuma sampai sini Thor???beneran gak dilanjut nih?😔
Syifa Azhar
mantap,👍👍 saatnya merajut masa depan yang lebih baik Austin 😀
Syifa Azhar
oeee....nikah belum dah bilang istri aje bang😂😂😂
Syifa Azhar
ini namanya nila setitik rusak susu Sebelanga, Austin 😀
Syifa Azhar
Austin kamu maniak apa hyper??masak udah 6ronde masih one more lagi😂😂😂
Syifa Azhar
ulu...ulu....bualan buaya buntung 😂😂
Syifa Azhar
makanya jangan suudzon Mulu jadi orang, ditinggal beneran tau rasa😏
Syifa Azhar
maaf,q tim pembaca tp gak berkomentar ya kak🙏
tp sejauh q membaca ceritamu semua bagus-bagus 👍😀
sabrina saqi
kak Thor sehat selalu ya,...
lanjutin dong novel2 nya,
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
noah kok gak muncul?katanya mo bantu
Maulida
bagus alur ceritanya, Bikin penasaran
semoga segera di lanjut, karena sudah mampir nech
Nabil Az Zahra
lha sasha dri orok hdup di lingkungan austin, msa gak tau sdikitpun khidupan austin mski gak serumah tp psti sesekali prnah lah denger mreka gmna,
@Al**
/Good/
nobita
begitu kan lebih baik Shasa... bersama dengan Austin
nobita
benar Jason berurusan dengan cinta jadi ribet dan melelahkan
nobita
dilema kan buat Adam...
nobita
Egois kamu Sha..
nobita
kapokk kamu Austin.. berfikir negatif teruss sama Shasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!