Kenalin,gua Nata Ghifari Ananjar.
Umur 18 tahun dan punya abang namanya
Rafa Ghifari Ananjar.
Abang gua ganteng ,banyak cewe yang nempel bahkan sampai nenek -nenek sekalipun nge- fans sama dia.
Abang gua paling suka tebar pesona didepan umum ,beda banget sama gua yang jengah liat kelakuannya.Walaupun begitu
gua sayang sama abang gua,begitupun sebaliknya.Dan
satu hal yang paling males buat gua,yaitu nganter abang gua yang keinginannya selalu aneh-aneh,kaya orang ngidam.Kalo nganter nya jalan kaki,gua harus ridho dikejar nyampe ngos-ngosan oleh ibu dan bapak kompleks ,yang lihat gua kaya maling.
Apabila gua kena sama kejaran mereka,bakalan abis ni muka gua ,bahkan nama gua juga bakalan tak kalah terkenal sama abang gua.
Dan gua juga diberi gelar" Tak kalah Tampan" oleh cewe-cewe yang bikin gua ilfil sama mereka.
Dah lah yah bang neng,ikutin aja kisahnya, Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebersamaan
Kring...kringg...kringgg...kringgg
Suara nyaringnya lonceng kembali terdengar,menandakan pelajaran selanjutnya akan segera dimulai.Dengan terpaksa,mereka menghentikan topik pembicaraanya yang sedari tadi diulas.
"Bro gue masuk dulu ya"Ucap David pamit,lalu membisikan suata kata lagi ditelinga Nata dengan pelan.
"Ingat selalu hati -hati,mereka ada di mana-mana.Bahkan ada di dekat lo"Ucapnya kembali yang berhasil membuat Nata sedikit kaget dengan perkataanya.
"Yaudah duluan ya"Pamit David dan kawan -kawannya yang berjalan ber-iringan hinggap lenyap tak terlihat.
"Masuk"Titah Nata kepada tiga kawannya dengan wajah yang kini berubah menjadi dingin.
Lagi dan lagi teman -temannya ditinggalakn oleh Nata tanpa alasan yang jelas,tapi mereka tetap setia mengikutinya karena teman sejati tidak memandang situasi.
Pelajaran pun dimulai,seluruh siswa kini masuk dengan tertib ke kelasnya masing-masing.
Walau masih banyak diantara mereka yang berkeliaran menghindari pelajaran.
Dan Kebanyakan dari mereka adalah para anggota "Badboy" sekolah Nata yang tak terhitung jumlah dan kasusnya.
Waktu terus bergilir seiring mata pelajaran yang terus berganti.Isirahat kedua pun telah terlewati dan akhirnya waktu yang paling didambakan para siswa telah datang.
Kring...kring..kring...kring..kringgg
Suara sang penyiar batas waktu telah berbunyi kembali,kali ini menandakan waktunya untuk pulang sekolah.
Semua siswa berhamburan kesana kemari sesuai tujuan mereka ,ada juga yang telah sampai diparkiran untuk mengambil kendaraan mereka yang berjam-jam telah berjejer disana.
Akan tetapi kegiatan mereka semua terhenti saat sebuah pengumuman terdengar dari pengeras suara dengan lantang.
"Mohon perhatiannya untuk seluruh siswa dan siswi kelas XII diharapkan berkumpul dilapangan upacara dengan segera"
Begitulah isi pengumuman yang membuat anak kelas XII harus menahan kesabarannya.
Sedangkan adik kelasnya bersorak riang karena kini mereka bisa pulang dengan tenang tanpa ada halangan. Akan tetapi hal naas menimpa mereka, lagi-lagi suara pengumuman mulai terdengar kembali di pengeras suara yang membuat semua orang semakin menegang dengan pemberitahuan yang akan disampaikan.
"Teruntuk kelas XI dan X diharapkan berkumpul juga dilapangan basket ditunggu dalam waktu tiga menit"
"Kyaaaaa dasar ganggu orang mau rebahan aja"
"bener-bener deh "
"Niat ngerjain ini mah"
"Sungguh naas nasib kami ya allah"
"Makan tuh pengumuman"
"Kalian kira bakalan pulang lebih awal apa?hahahaha"
Itulah kata-kata yang terlontar dari kelas sepuluh sampai dengan kelas duabelas.
Kelas sepuluh meratapi nasibnya,kelas sebelas mencibir dan mencaci segala yang menimpa mereka ,sedangkan kelas dua belas sedang tertawa jahat menikmati pemandangan adik kelasnya yang kini lesu mendengarkan pengumuman.
Akhirnya mereka membuat barisan dengan tertib dan langsung mendengarkan secuil pengumuman yang dilontarkan oleh kepala sekolah" SMA Antariksa sedarah"
Nama sekolahnya aneh kan??gak papa ,namanya juga sekolah elite pasti aneh-aneh heheh.
"Mohon perhatiannya anak-anak"Titah kepala sekolah itu kepada para muridnya yang terlihat masih berbincang.
"Iya pakk"Sahut siswa/i kelas XII dengan serempak
"Pertama-tama kita ucapkan syukur tiada henti kepada tuhan sang maha pencipta alam ,semoga kita senantiasa berada dalam lindungannya.Dan teruntuk
Informasi yang akan bapak sampaikan kali ini tidak jauh dari seputar penelitian yang diadakan dipuncak.Bapak sudah sewakan berberapa villa disana dan kalian hanya menyiapkan barang-barang yang dibawa saja.Acaranya dilakukan minggu depan pada hari sabtu ya!
dan dengan sengaja bapak sampaikan hal ini lebih awal supaya kalian bisa belajar tentang tata cara bagaimana meneliti sesuatu dan bagaimana pula cara menyampaikannya.
Tapi bapak hanya ingin kalian membuat laporan hasil penelitian kalian dan dikumpulkan pada wali kelasnya masing-masing ,anggap saja ini sebagai syarat penambah untuk penentu lulus tidaknya sekolah.
Hanya itu yang bisa bapak sampaikan kali ini,terimaksih semuanya dan jangan lupa sampaikan salam bapak kepada orang tua kalian "Papar Kepala sekolah yang diringi teriakan sorakan bahkan jeritan baik dari pihak putra maupun putri.
"Yess kita muncakkkk"
"Wah Villa dongsss"
"Pasti ada api unggun"
"Bakar-bakar kuy"
"Villa? gilaaaaaaaa"
"Aaaaaa aku suka yang sejuk -sejukkkkkk,welcome to puncakkkkkkk"
Dan masih banyak lagi lontaran-lontaran yang keluar dari bibir mereka tanpa henti membicarakannya.
Berbeda dengan si dingin yang selalu jadi es berjalan ,dia sama sekali tidak senang dengan acara ini.
Tapi kalau urusannya dengan penentuan lulus tidak nya sekolah, dia akan rela mematuhi perintah apa saja yang diberikan oleh pihak sekolah.
Seusai upacara Nata berniat untuk langsung pulang.Seperti biasa,dia mengendarai motor kesayangannya dalam kecepatan rata -rata.
----------------------------------
Sesampai dirumah....
"Asalamualaikum bi"Salam Nata
"Waalaikum salam den"Sahut Bibi
"Waalaikum salam nak"Sahut Ayah
"Ayah?ko ada disini ?gak ngantor yah?"Tanya Nata dengan beruntun
"Bibi juga baru pulang ya?syukur deh Nata jadi ada temen"Tanya Nata pada bibi kesayangannya .
"Alhamdulilah udah den,yaudah bibi pamit ke dapur dulu ya"Pamit bibi
"Yaudah silahkan,hati-hati bi"Sahut Nata
"Iya den"Bibi
"Nata ,kamu ganti baju dulu sana.Setelah itu makan dan ayah mau bicara sama kamu diruang keluarga"papar ayah yang masih memandang korannya dengan seksama.
"Asiyapp yahh"Ucap Nata ngacir menuju kamarnya yang berada dilantai atas.
Dia segera melakukan apa yang ayahnya perintahkan dimulai dari merapihkan peralatan sekolah ,mandi dan langsung menuju ruang makan yang sudah tersedia makanan dengan berbagai menu yang mengunggah selera.
Nata makan begitu lahap hingga dia hampir menghabiskan setengah menu makanan yang membuatnya kekenyangan.
Wajar saja Nata makan seperti (Etan),orang dia belum makan selama dua hari.
Hanya ngemil dan ngemil yang dia utamakan karena dirinya tak sempat untuk mengatur jadwal makannya.
Seusai membereskan peralatan makannya,Nata berjalan menuju ruang keluarga untuk menemui ayahnya.
"Ayah"Nata
"Kemari ayah mau bicara hal penting"ucap ayahnya dengan antusias.
Nata hanya mengangguk menuruti permintaan ayahnya yang bisa dibilang manja sama seperti abangnya.
"Ada apa yah?"Tanya Nata kembali
"Ayah cuma mau bilang ,kita maen game hahahahahah"Ajak ayahnya yang tiba-tiba tertawa tak karuan.
"Katanya mau bicara hal penting"Ucap Nata dengan bibir cemburut,tapi ekspresi masih dingin menatap ayahnya dengan tajam.
"Hahahah kan bisa sambil nge-game kan?"Ayah
"Terserah aya deh"Nata
Nata pun dan ayahnya memutuskan bermain game sambil berbincang ria.
Banyak tawa dan lelucon yang menghapus kekesalan Nata pada ayahnya.
Hingga Nata kini membuka suara dengan nada serius untuk mengetahui inti informasi yang akan disamapikan oleh ayahnya.
"Yah,mau bicara apa sih sebenarnya?"Tanya Nata disela-sela keheningannya.
"Huhft....baiklah"Ayah
"Kamu benar mau sekolah di L.A?"Tanya ayah dengan nada datar khas dirinya
"Iya yah,Nata mau ketemu sama nenek dan kakek.Udah lama gak tinggal sama mereka"Sahut Nata
"Baiklah ayah mengizinkan ,tapi giat-giat belajar dulu agar kamu bisa bersekolah disana"Papar ayahnya dengan tenang
"Wes pastii yahhhhhh"Sahut Nata mengacungkan ibu jarinya dengan manja dan tiba -tiba .....
Brakkkk
-
-
Hayoh...hayohh suara apaan tuh?ada yang tau gak hehe:)
Next Chapter 👍Kakak
Jangan lupa juga dukungannya,
kalian kebanggan saya😘
aku akan membantumu menyelesaikan misterinya
KEMANA AJA KAU THOR😭😭
SEMANGAT DONG!!!! 🔛🔥
JANGAN PHP'IN KITA SEMUA DONG THOR LANJUTIN DONG CERITANYA😭
AWAS KALO GK DI UP AKU GENTAYANGIN RUMAH MU👿
semangat 😊