NovelToon NovelToon
Cinta Riko Dan Laras

Cinta Riko Dan Laras

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:81.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Sedang revisi

Cintaku berawal pertengkaran yang tak ada habisnya bersama orang yang menurutku sungguh menyebalkan, namun cinta itu tumbuh dengan sendirinya, ternyata dia juga mencintai ku setelah pertengkaran tersebut.
Tapi ayahnya tidak menyetujuinya meski aku dan dia tidak pacar beneran. Akhirnya aku di keluarkan dari kampus dan pindah ke kampus lainnya.
tenyata ayah dari si laki-laki itu adalah teman lama ayahku yang pernah membantu perusahaannya.
Mari simak kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

di telpon ibuk ibuk

Riko berusaha mencariku, tapi tidak di temukan di mana pun, dan pada akhirnya ia pulang sendiri tanpa supir.

Aku duluan pulang karena perutku sangat sakit, aku lupa minum obat yang di belikan Riko waktu itu

sesampaiku di rumah, aku langsung menuju kamarku, aku terbaring karena sakit perut belum mereda juga.

Tiba-tiba aku kebelet, aku berlari ke toilet, lepas semua sesak di perutku, ketika keluar toilet, ponselku berdering, aku segera mengangkatnya.

"Halo," jawabku.

"Halo ini dengan siapa ya?" Tanyanya balik bertanya.

"Di situ siapa? Dan dari mana Anda mendapatkan nomor ini?" Tanyaku keheranan.

"Oh ini tadi pemilik ponsel yang memberikan nomornya sama saya," jawabnya.

"Kalau boleh tau? Ciri-ciri orang yang sudah memberikan nomor ini seperti apa bentuknya?" Tanyaku mulai curiga.

"Tampan, tinggi, berotot, pakai kaca mata hitam, pakai mobil merah," jelas ibuk-ibuk tadi.

Sudah kuduga.......

"Brengsek lu Rikooooooooooo......." jeritku

"Seenak jidatnya aja ngasih nomorku kesembarangan orang" geramku mengengam tangan.

"Halo," panggil ibuk-ibuk itu karena aku menjauhkan ponsel itu dari telingaku.

"Ya," jawabku sebel.

"Kalau boleh tau ini kakaknya, ibunya atau pembantunya?" Yanya ibuk-ibuk itu lagi sungguh mebuatku kesal.

"Saya istrinya, dan jangan pernah telpon ke nomor ini lagi dan jangan jadi plakor," marahku dan langsung matikannya panggilannya.

"Awas kamu Riko, aku bakalan balas dendam suatu hari nanti" geramku.

Aku kembali berbaring, sebelnya minta ampun, namun tak menghalangi rasa kantukku, aku ingin istrahat yang cukup hari ini, karena aku terlalu lelah.

***

Ketika aku terbangun ternyata sudah gelap, kulirik jam di dinding menunjukan pukul 19:35 menit, dari kejauhan aku mendengar suara sayup di teras, aku pun menghampiri mereka ternyata Lusi dan Putri datang sambil mengobrol dengan ayahku.

"Eh kalian," ujarku mengosok-gosok mataku yang masih ngantuk.

"Udah bangun?" Tanya Putri.

"Iya barusan, kirain siapa tadi" jawabku ikut duduk bersama mereka.

"Udah lama datengnya?" Tanyaku.

"Barusan kok," jawab Putri.

"Kok Ayah ngak bangunin sih," kataku kepada ayah.

"Mereka ngak boleh bangunin, kalau lama kamu bangun mungkin mereka bakalan pulang," jawab ayah.

"Gitu, maaf ya, tapi ada apa?" Tanyaku penasaran.

"Main yok," ajak mereka.

"Kemana?"

"ngak ada, keliling aja, yok, "ajak Lusi.

"Bentar ya aku siap-siap dulu," ujarku berdiri dri tempat duduk.

Aku masuk kedalam rumah dan langsung kekamar mandi tanpa mandi, hanya gosok gigi dan cuci muka, lalu masuk kekamar ku berdandan tipis dan menyemprotkan parfum sedikit. setelah selesai aku keluar kamar.

"Oke! Siap" kataku.

"Oke!"

"Yah kami pergi dulu" ujarku berpamitan dan mencium tangan ayah.

"Ya hati-hati" jawab ayah, di ikuti Lusi dan Putri untuk berpamitan dengan ayah.

Aku berboncengan dengan Lusi sedang Putri bermotor sendirian, kami pun berangkat.

Sebenarnya aku sedih meninggalkan ayah sendiri di rumah, ia pasti kesepian, apa lagi jika aku menikah nanti, siapa akan menemaninya, sampai hari ini, ayah masih setia dengan mendiang ibu.

Kami menyusuri jalan di tengah keramaian kota. Tiba-tiba Lusi memberhentikan motornya di salah satu cafe, Putri hampir saja menabrak motor Lusi, karena ia rem mendadak.

"Ada apa Lus?" Tanyaku sambil memegang jidatku karena berbenturan helmnya Lusi.

"Tu," jawab Lusi memonyongkan mulutnya ke arah dalam cafe.

Aku pun melihatnya, Astaga yang tak lain dan tak bukan Lusi melihat Riko, Radit, dan Ari.

Pantesan Lusi mendadak berhenti ternyata ada yang mau di lihatnya.

Putri mendekati motor Lusi.

"Ayo Lus, masuk," ajak Putri.

"Ayo," Lusi memarkirkan motornya di ikuti Putri.

Mereka berdua pun masuk, aku masih duduk di motor, mereka ngak sadar kalo aku ngak mengikuti mereka berdua.

Dan sesampainya di meja cafe, mereka berdua celingak celinguk heran, kenapa aku ngak ada bersama mereka.

"Eh mana Laras, apa ketinggalan?" Tanya Putri kehilangan salah satu temannya.

Belum sempat mereka beranjak, datanglah Riko menghampiri Lusi dan Putri.

"Hay Fiko," sapa Lusi tersenyum genit.

"Hanya kalian berdua?" Tanya Riko.

"Ngak, kami bertiga tadi sama Laras," jawab Putri, sedangkan Lusi berbinar binar melihat wajah tamvan Riko

"Di mana dia?" Tanya Riko penasaran.

"Ya ini lah, kami mau pergi mencarinya," jawab Putri.

Riko langsung pergi mencarinya, tak lama Riko melihatku duduk di atas motor di dekat parkiran yang sedang bermain ponsel sendirian.

"Laras," teriak Riko

aku pun menyembunyikan wajah ku, "aduh!, kenapa dia harus mencari ku sih,kenapa hari hari harus bertemu dengannya, bahkan untuk pergi bersenang senang pun, harus ketemu dia" keluh ku dalah hati

"laras"panggil riko

aku mengendap endap turun dari motor dan bersembunyi di baliknya

suara riko tak terdengar lagi, apa dia sudah pergi?

aku pun menongolkan kepala ku melihat keadaan , sepi....., syukur lah sepertinya riko sudah pergi, tanpa ku sadari tiba tiba seseorang menarik tangan ku.

akhirnya aku tertangkap basah oleh riko.

"kamu ingin bermain petak umpet dengan, ku, atau jangan jangan ingin berkencan dengan laki laki yang dulu pernah mengantar mu pulang waktu itu"omelnya.

aku terdiam sambil mengikutinya dari belakang.

riko pun menarik ku ke ruang pribadi di cafenya

"ayo keatas"ajak riko kepada temannya, radit dan ari pun mengajak putri dan lusi, merekapun mengikuti ku dan riko.

ternyata di ruanganya sangat luas dan menggunakan full ac tempat yang sangat nyaman dan juga ada karokean,riko pun menghidupkan musiknya menyuruh ku untuk beryanyi, aku menolaknya, namun ia memaksa ku untuk bernyanyi dengannya, terpaksalah aku bernyanyi dengan suara cempreng ku

riko berhenti bernyanyi karena mendengar suara ku yang jelek

"jelek banget suara mu,bagusan monyet yang nyanyi" ejek riko

"enak aja mulutmu menyamain ku dengan monyet, ngak sadar kamu itu kakek moyangnya monyet"ejek ku membalasnya

"kalian ini, dimana mana bertengkar, nanti jodoh lho"kata radit

"ogah"jawab ku, tapi riko hanya terdiam, apa maksud diamnya, apa dia mengiyakan ucapan radit?

riko pun bingung, kenapa ia tidak menolaknya, apa ia mengiyakan ucapan radit juga?

aku pun duduk di sofa empuknya, nyaman banget, riko memencet tombol untuk memesan minuman dan makanan

"kalian mau makan apa?"tanya riko

"steak daging spesial"jawab lusi

"aku juga"di sambut radit

"aku juga, aku juga sama"kata ari dan putri

riko melihat ke arah ku, namun aku diam

akhirnya riko memesan semuanya steak daging premium spesial dan minuman jus buah segar

tak lama kemudian pelayan mengantarkan makanannya, mereka pun mengambil bagian masing masing, tapi aku masih terdiam

"ayo makan laras"ajak laras

"makan lah duluan"jawab ku

riko pun duduk di samping ku

BERSAMBUNG

1
MommyZoy
Lumayan
Rizki Al-Mubarok
Selamat berkarya
Mira Dedipj
anak sultan mah bebas
less22: bener banget
total 1 replies
Mira Dedipj
lanjut
Mom FA
ku hadir lagi torr🤗
Yen Lamour
Aku suka Happy end 🥰🥰 semangat terus ya kak 💪
“Silence” hadir bersama “cinta dan dendam” 🤗
less22: oke kk, aku juga mampir
total 1 replies
xntaaxy
Ceritanyaa Best Thor🥰, Dari Fb cuss Kesini Seharian Marathon bacanyaa hehe, Ceritanya Mona sama Deri di buat Lapak kayaknya seru Deh Thor Xixi😂
less22: terima kasih dukungannya kak, tapi aku sedang ada cerita baru kk, maaf belum sempat buatnya kk
total 1 replies
Aumy Re
yey... selesai.
lanjut baca cerita selanjutnya 🥰🔥
less22: iya kk
total 1 replies
Cimit
Yahh..tidak terasa udah tamat😔
di tunggu novel barunya.
Cimit: Aduuhh🙏 next novel barunya.
total 2 replies
Astuty Nuraeni
tamat?
less22: hehe iya kka
total 1 replies
Anita_Kim
Udah tamat ya Kak?
Anita_Kim: Semangat Kak..
total 2 replies
Mom FA
aku mampirr kak🤗🤗
less22: oke kk
total 1 replies
Ufika
aku mampir ya kak☺
boleh juga mampir di karya aku☺
less22: siap kak
total 1 replies
imah
udah tamat aja,,,,
ditunggu novel baru nya kk
less22: iya kak aku udah lelah sama novel ini
total 1 replies
DebU kAKi
selesai
less22: iya bos
total 1 replies
DebU kAKi
mantap kak
Anita_Kim
Semangat Kak...
Mom FA
semangat😍🥰
less22: siap kk
total 1 replies
pat_pat
mampir lagi ❤️
salam dari Topan Cahaya 🤗
less22: siap bos
total 1 replies
imah
biang rusuh pada kumat
less22: kwkwkw
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!