NovelToon NovelToon
Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:25.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anjana

Kisah yang menceritakan perjalanan hidup seorang gadis yang tinggal di panti asuhan, Qinan namanya. Qinan adalah putri yang terbuang dan dibesarkan di panti asuhan. Kemudian Qinan diasuh oleh janda yang mempunyai satu anak.

Dipanti asuhan Qinan mempunyai sahabat lelaki dan perempuan yang bernama Tiara dan Zio. Qinan harus berpisah dengan sahabatnya karena mereka diasuh oleh orang tua angkatnya masing masing. Namun nasib Qinan berbeda dari sahabatnya, Qinan harus menghadapi konflik batin yang bertubi tubi dan Qinan harus merelakan kebahagiannya untuk menggapai impiannya. Hingga harus merelakan cita citanya demi membalas budi orang tua asuhnya. Meski berat, Qinan tetap mengabulkan permintaan ibu asuhnya untuk menikah dengan lelaki tampan dan kejam yang bernama Angga Wilyam. Meski Angga banyak dikagumi oleh wanita wanita cantik namun Angga tidak meresponnya. Angga tetap pada pendiriannya wanita hanya mencintai harta dan tahta bukan kesetiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Rumah Ferdi

Ferdi sedang menikmati makanan yang dimasak oleh Qinan, tidak terasa ferdi begitu lahapnya seperti orang kelaparan. Qinan maupun orang tua Ferdi menatapnya dengan bengong dan heran.

"Kamu kelaparan atau sedang jatuh cinta Fer," ucap ayah Ferdi menggoda. Namun tiba tiba Ferdi tersedak.

"Apa apan sih papa, justru masakan Qinan sangat lezat melebihi masakan restauran." Ucap Ferdi, sedangkan Qinan merasa lega karena tidak menimbulkan masalah.

Setelah selesai makan malam Qinan membereskan meja makan, dan bersiap siap untuk pulang. Karena pekerjaannya sudah beres, dan waktunya untuk pulang. Fikir Qinan.

"Paman.. kak ferdi.. Qinan pamit pulang, takut Ibu khawatir jika Qinan tidak segera pulang." Ucap Qinan.

"Baik lah, biar Ferdi yang mengantarmu pulang. Karena tidak baik seorang wanita pulang sendirian.

Ferdi... antar Qinan pulang, kasian dia kalau pulang harus naik angkot." Titah Ayah Ferdi. Sedangkan Qinan hanya mengangguk mengisyaratkan setuju.

"Terimakasih Paman, Qinan pamit pulang," Ucap Qinan sambil mencium punggung tangan Ayah Ferdi.

"Hati hati dijalan," Ucap Ayah Ferdi dan dibalas senyuman ramah oleh Qinan.

* Di rumah ibu Leni.

seperti biasa ibu Leni selalu menunggu Qinan tidak pernah lengah menengok lewat tirai jendela.

"Meika, lihat lah Qinan sudah pulang." Ucap Ibu Leni memanggil putrinya.

"Pasti sama pria itu lagi kan Bu.. kasihan sekali dia tidak pernah dijadikan pacar maupun istri." Ucap Meika ketus.

"Tidak masalah yang terpenting pemasukan mulus sayang, bukankah itu yang kita inginkan." Jawab Ibu Leni.

"Tapi sampai kapan kita akan terus seperti ini ma, membosankan." Ucap Meika langsung pergi masuk kamarnya.

Sedangkan Ibu Leni membukakan pintu dan menyambut kepulangan Qinan.

"Sudah pulang Qin, ayo ikut masuk nak Ferdi ,oh ya kok tumben sudah pulang, apa tidak ada lembur sayang," tanya Ibu Leni basa basi.

"Tidak ada lembur Bu," jawab Qinan singkat.

"Saya langsung pamit pulang ya Bu... kasian ayah dirumah,Lain kali saya mampir lagi." Ucap Ferdi.

Setelah kepergian Ferdi seperti biasa Qinan selalu diinterogasi oleh Ibu Leni.

"Tumben kamu pulang tidak membawa apa apa, apa kamu dapat sanksi hingga pulang dengan tangan kosong." Ucap Ibu Leni sedikit kesal.

"Qinan belum ada satu bulan kerja Bu, masa iya harus mendapatkan gajih. Sudah hampir larut malam Qinan istirahat dulu ya Bu, besok Qinan ada tugas di kampus dan harus diselesaikan dengan cepat. Sebentar lagi Qinan selesai kuliah Bu, jadi Qinan mau fokus belajar agar tugas Qinan cepat terselesaikan." Jawab Qinan dengan wajah lesu.

Qinan merasa badannya terasa sangat lelah, Qinan langsung membersihkan diri dan Merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Qinan mencoba membuka ponselnya meluncur di media sosial, lagi dan lagi penasaran dengan Zio dan Tiara. Akhirnya Qinan membuka akun Tiara, kedua mata Qinan memandanginya tanpa berkedip melihat foto Tiara dan Zio dengan senyum ceria. Hati Qinan terasa sakit melihat kedekatan Zio dan Tiara, karena sangat kecewa dengan kedua sahabatnya, Qinan langsung mematikan ponselnya dan tidak terasa Qinan terlelap tidurnya dengan kedua mata yang sembab.

Waktu pun telah berlalu, hari hari Qinan masih seperti biasa kuliah dan bekerja. Tidak terasa Qinan sudah beranjak dewasa, namun tanggung jawab untuk keluarganya masih Qinan pikul sendiri. Rasa lelah pun hilang ketika cita citanya merasa akan tergapai walau pada hakikatnya butuh kesabaran yang luas.

Dirumah Ferdi suasana terasa hangat sejak kehadiran Qinan di keluarganya. Ferdi yang dulunya dingin kini lama kelamaan sifat dinginnya berubah. Orang tua Ferdi pun sangat menyayangi Qinan, bagi kluarga Ferdi kehadiran Qinan sangatlah berarti.Mereka merasa bahwa putri yang diharapkannya telah kembali.

Perasaan Qinan juga sama halnya apa yang Qinan rindukan kini telah hadir dikehidupannya, Qinan merasa mempunyai sosok Ayah dan kakak yang sangat menyayanginya.

Saat Ferdi sedang menikmati makan malam bersama ayahnya dan Qinan, tiba tiba terdengar suara telfon yang tidak lain adalah dari Ayah sahabatnya.

"Pa, Ferdi angkat telfon sebentar sepertinya sangat penting, papa dan Qinan lanjutkan saja makan malam nya." Ucap Ferdi dan bergegas pergi mencari tempat sepi.

"Halo fer, apa kamu bisa datang kerumah om malam ini juga, karena ada sesuatu yang akan Om bicarakan denganmu. Karena Om tidak mempunyai siapa siapa selain kamu, Om berharap secepatnya kamu datang kemari." Ucap suara ditelfon.

"Baik Om, Ferdi akan segera datang, dan keadaan Om baik baik saja kan Om,,? " jawab Ferdi dengan penasaran.

"Om baik baik saja fer, dan cepatlah kemari." Sambungan telfon pun diputus. Ferdi langsung bersiap siap untuk pergi.

"Siapa yang telfon Fer, sepertinya sangat penting." Tanya ayah Ferdi penasaran.

'Om Wilyam pa,sepertinya sedang ada masalah tapi Ferdi kurang tahu apa permasalahannya. Ferdi pamit dulu ya pa, Qinan, maaf Qin aku tidak bisa mengantarkanmu pulang. Nanti biar supir yang mengantarkanmu, dan jangan pernah naik mobil angkot.Kamu mengerti,,? " Ucap Ferdi tergesa gesa karena takut terjadi apa apa dirumah orang tua sahabatnya.

"Kak Ferdi, hati hati dijalan," ucap Qinan. Ferdi hanya mengangguk dan bergegas pergi untuk datang kerumah sahabatnya.

Sesampai dirumah sahabatnya, Ferdi terlihat shok setelah melihat keadaan sahabatnya yang terlihat frustasi.

"Om, Ada apa dengan semua ini, sudah berapa lama om menyembunyikannya dari Ferdi, Om anggap Ferdi ini siapa?" kenapa baru sekarang om memberi kabar ini, jawab Om," ucap Ferdi dengan tubuh lemas dan menggoyang goyangkan tubuh tuan Wilyam, sedangkan tuan Wilyam hanya terdiam dengan perasaan sedihnya. Sedangkan Ferdi pelan pelan mendekati sahabatnya, dan tidak terasa meneteskan air matanya.

"Apa kabarmu, kenapa kamu menyembunyikan masalah ini padaku,sudah berapa lama kamu Kamu menyembunyikannya dariku. apakah kamu sudah tidak menganggapku sahabat, atau kamu sudah membenciku." Ucap Ferdi lesu.

"Pergilah", aku tidak pantas menjadi sahabatmu. Tidak perlu kamu bersimpati denganku, pergilah." Ucap sahabatnya dengan emosi yang memuncak. Sedangkan Ferdi juga tidak kalah untuk membentaknya dengan segi positifnya.

"Baik lah sekarang aku akan pergi, sebelum aku pergi ku peringatkan kepadamu. Lakukan sendiri apa yang kamu bisa lakukan didepanku, tunjukkan seperti kebiasaanmu dulu jika marah denganku, lakukan jika kamu mampu. Maka aku akan pergi dan tidak akan menemui mu." Ucap Ferdi dengan menggertak.

Namun sahabatnya hanya bisa diam mematung tidak bisa berbuat apa apa, karena sadar akan keadaannya yang sekarang. Sedangkan ayahnya menengahi keduanya, tuan Wilyam mengajak Ferdi untuk keluar dari kamarnya. Karena takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkannya.

Ferdi pun mengikuti ajakan tuan Wilyam, takut kejiwaan sahabatnya terganggu dan akan menambah buruk dengan kesehatan sahabatnya.

"Katakanlah pada Ferdi Om, apa yang sebenarnya terjadi sehingga menjadi seperti ini, apakah ada yang sengaja menyelakainya atau murni kecelakaan. Dan sejak kapan kejadiannya Om, katakanlah." Ucap Ferdi penuh penasaran.

"Maafkan Om jika selama ini telah menyembunyikannya dari kamu, karena permintaannya. Karena Om takut kesehatannya menurun, jadi apa yang dimintanya Om selalu menuruti kemauannya.

Kamu tidak marah kan dengan Om.. Om berharap kamu selalu menemaninya dan memberi semangat untuknya dan agar tidak jatuh dalam keterpurukan. Sudah hampir dua tahun Om menyembunyikannya kepadamu, kejadian itu terjadi ketika pulang dari Amerika. Didalam perjalanan mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kelumpuhan pada kedua kakinya dan juga tangannya sebelah kiri. Sudah di berbagai negara dikunjungi namun tidak membuahkan hasil, Om sudah menyerah mungkin dengan keajaiban putra Om bisa sembuh. Dokter memfonis lumpuh total." Ucap tuan Wilyam dengan perasaan sedih yang mendalam.

1
rina banjarmasin
Luar biasa
Arwondo Arni
kalau dilihat kasihan Vika hidupnya kl dpt ganan bs memperbaikin kehidupannya,tp Maura juga kasihan KL ngak jd nikah sama ganan bingung jdnya,tp semoga kedua wanita itu bs hidup bahagia
Arwondo Arni
semoga Maura dicintai ganan jgn sampai ganan melukai hati Maura kasihan Maura kl hrs menderita Krn perjodohan
Arwondo Arni
iya kasihan Kel kecil qinan baru bahagia udah musibah tolong jgn dimatikan
Anjana: Tenang kak, ceritanya happy ending 😁
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Author nya kyak ada dendam sama yg nmanya Angga...apes bnget hidupnya.....lumpuh 5 thun ini mlah acr dtunami...jdi amnesia..Thor 😏😏😏😏😏😏😏😏😏😏🙄🙄🙄🙄😡
Arwondo Arni: jadi ketawa dengan komennya,iya kasihan hidup Angga baru bahagia udah celaka lagi
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Sini Thor..blm pernah di timpuk sandal emak" kah...😡😡😡
Anjana: 🤣🤣🤣🤣 tahan.. kakak.. tahan.. 🤣🤣🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Qinan Hamidun to....bikin mereka kalang kabut qinan dgn ngidammu..pasti seru 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Andrenalin siapin kawan.....boleh jdi detektif bantuin Angga dnnFerdi Thor.🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Semoga tak ada dendam di hati Zio..
Sunarmi Narmi
Swettt Angga Qinnan ❤️..Semoga..teman masa lalumu sdh dijodohkan dgn yg lain sama Authornya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Lagian kamu Qinan..ngapain ngak kbur keluar dri rumah itu...emosi jg lama" lihat kelakuanmu..baik sih baik tpi sayang diri sendiri ngak kmu lindungi..kabur dri rmh ...cri kos" san
Sunarmi Narmi
uangnya jgan ksih ke ibuk semua Qinan...pesangonmu disimpen buat tabunganmu...cukup gajimu saja....plis thor jgan bikin emosi ya 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Anjana: Gak kak.. palingan bikin greget 🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Kisah nyata sperti Qinan bnyak lo thor didunia Nyata..kdang lihat nyesek jg...tpi gimana lgi kita beda rumah dn si anak kdang ngak mau dibantu dgn alasan bls budi krn sdh mau adopsi/ jdi ortu asuh....🥴🥴🥴🥴🤕🤕
Anjana: ya kak, di dunia nyata juga banyak kak.. ada juga yang mana posisi anak asuh tidak disukai oleh keluarga orang tua asuh dan selalu dipojokan😭
total 1 replies
Eka Kurnia Sari
childish bgt qin
Eka Kurnia Sari
papa apa ayah
Wirda Wati
pamannya Angga tu
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
masih penasaran siapa musuh yg sebenarnya.
Galuh apa vino....
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!