NovelToon NovelToon
Godaan Daun Muda

Godaan Daun Muda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:58.4k
Nilai: 5
Nama Author: chibichibi@

Hawa Nuraisah, berpikir akan bahagia ketika menjalani rumah tangga bersama pria sederhana yang menurutnya alim agama seperti, Faruq Albani.

Siapa sangka, suami yang hampir sempurna dimatanya itu berani selingkuh dengan anak bau kencur di belakangnya.

Hawa menempati jabatan sebagai manager. Faruq, yang merasa kebutuhan batinnya tidak terpenuhi, semakin memiliki alasan untuk menjalin hubungan dengan daun muda yang lebih segar, yaitu Fradya.

Setelah, Hawa melahirkan anak ketiga. Faruq, menggugat cerai. Dengan dalih kurang perhatian juga anggapan bahwa istrinya
tak lagi merawat tubuhnya.

Mereka berpisah, Faruq mendapat harta gono gini yang banyak. Kemudian ia menikah dengan Fradya.

Akankah Faruq bahagia atau menyesal?
Ataukah, Hawa akan terpuruk dan menyerah pada hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 11. Mengajak Jalan Gadis Muda.

Mengabaikan hawa yang sedang dalam kondisi lemah. Faruq tak peduli meskipun Hawa seperti itu karena tengah mengandung anaknya.

"Semakin tua semakin lemah. Dua kali hamil saja tidak pernah sakit begini. Aku tau kau sedang mencari perhatian saja. Sudahlah, banyak pelayan ini. Aku bisa keluar rumah," monolog Faruq seorang diri.

Ia menelepon seseorang. Dimana beberapa hari ini sudah bertukar nomer ponsel dengannya. Bahkan, Faruq mulai sering berkomunikasi lewat chat maupun messenger. Ia senang, karena gadis itu tidak menolaknya.

Ia tau jika wanita menyukai barang-barang mahal dan perhatian dari mulut manisnya. Karena itu, sebagai pendekatan awal, Faruq beberapa kali memberi hadiah lewat olshop dan juga makanan lewat kurir jasa ojek online.

"Cieee, yang punya gebetan sugar Daddy! Kakap coy!" goda Jeni yang merupakan teman Fradya, sesama penjaga wanita di konter besar itu.

"Dia ngajak jalan nih, Jen. Gimana gue jawabnya?" tanya Fradya, yang bingung dengan ajakan dari Faruq melalui chat di aplikasi hijau.

"Yaudah sih, ayok aja. Kapan lagi ada kesempatan kayak gini, Dy!" jawab Jeni, menyetujui kawannya ini bermain api.

"Tapi dia pasti udah punya anak, bini, Jen. Gue gak mau ya di cap jadi pelakor!" celetuk, Fradya gemas. Karena kawannya ini menganggap enteng.

"Emang lu yang godain dia? Kan dia yang ngejar-ngejar elu. Ambil aja kesempatan kayak gini. Manfaatin! Kayak gak butuh duit aja Lo!" ujar Jeni berapi-api.

"Bolehnya, lu yang napsu Jen!" ledek Fradya sembari tertawa. Kebetulan ada pelanggan, ia pun meninggalkan Jeni yang mendengus sebal.

Setelah, pelanggan tersebut pergi datanglah seorang kurir berseragam hijau.

"Mbak Fradya ya?"

"Iya, Mas saya,"

"Ini ada paket go shop Mbak. Mohon di terima," ucap kurir tersebut.

"Dari siapa, Mas?" tanya Fradya heran. Meskipun ia mencurigai seseorang.

"Saya kurang tau ya, Mbak. Hanya bertugas mengantar saja," jawab sang kurir. Mengantarkan sepaket coklat dan juga eskrim dalam kotak.

Tak lama kemudian ada chat masuk. Kebingungan, Fradya terjawab sudah. Gadis itu pun tersenyum dan menjawab lewat Voice note.

"Makasih ya, Mas. Paketnya baru aja sampe," ucap Fradya. Ia pun memberi tips sepuluh ribu pada sang kurir.

"Makasih, Mbak. Permisi!"

Setelahnya, Fradya pun membawa masuk paket tersebut, kemudian menyimpan coklatnya di tas tapi ia mengajak semua karyawan untuk makan es krim.

__________

Fradya merasakan hatinya berdesir hangat, kala jemari kokoh itu menggenggam erat tangannya.

Ia pasrah dan pikirannya seakan kosong, jadi ia menurut saja di bawa masuk ke dan di dudukkan ke dalam mobil.

'Sudah ku duga, ternyata kau menerima ajakanku ini. Kau memang gadis muda yang polos.' batin Faruq. Kemudian ia melajukan kendaraan mewahnya pelan menuju sebuah pusat perbelanjaan. Ia akan memanjakan gadis ini. Tak peduli sang istri yang sedang membutuhkan perhatiannya di rumah.

'Hawa kan orang kaya, banyak pelayan. Aku pergi pun dia takkan kekurangan perhatian. Jadi, aku akan bersenang-senang.' batinnya lagi, lupa dengan kewajiban utamanya sebagai suami.

Tak Kemudian mereka pun sampai, kemudian Faruq membawa kendaraan tersebut ke parkiran.

Deg!

Sepasang mata indah Fradya mendelik, ketika melihat Faruq mendekatinya. Mereka ini berada di area parkiran yang cukup sepi.

PLAKK!

"Ish ..," desis Faruq merasa panas di area pipi nya.

"Jangan kurang ajar! Mas mau apa!" marah Fradya dengan dada naik turun menahan gemuruh.

"Aku hanya ingin membantu mu membuka ini," tunjuk Faruq pada seat bealt di tangannya.

'Aduh, tidak! Aku sudah salah sangka! Gimana ini? Malu kan.' batin Fradya menyesal. Ia pun nampak menunduk, memberi remasan pada ujung kaus seragamnya. Karena, Fradya bahkan belum berganti pakaian ketika menerima ajakan dari Faruq.

"Maaf, ku pikir-" Fradya tidak meneruskan ucapannya, ia justru hanya melirik sekilas takut-takut pria itu marah. Karena ia melihat paras dari pria dewasa di hadapannya ini sempat kaget dan mengeraskan rahangnya.

Di luar dugaannya, Faruq justru tersenyum, ia mengulurkan tangan dan menggamit jemari Fradya.

"Maaf, ya. Seharusnya tadi aku bilang dulu. Jadi, kamu gak akan salah paham begini. Tenang aja, aku adalah tipe pria yang menghormati wanita," ucap Faruq lembut.

Ucapannya itu lantas membaut kedua pipi Fradya merona merah.

"Sampai kapan kita mengobrol di mobil?" tanya Fradya, seraya melepas paksa tautan tangan mereka. Meski di hatinya ada perasaan senang atas penjelasan dari Faruq.

"Ah iya, baiklah. Kita jalan," Faruq pun kembali tersenyum dan mulai mengendalikan kendaraan beroda empat itu hingga menemukan tempat yang tepat.

Faruq keluar dari mobil kemudian memutari nya.

'Seumur-umur, aku belum pernah di perlakukan begini. Tak pernah sekalipun di ajak ketempat seperti ini. Bahkan, kini ada pria yang membukakan pintu mobil untukku.' batin Fradya yang seakan melayang atas perlakuan manis Faruq.

'Asik, nih. Dia mulai luluh kan. Haiih, gak sia-sia gue nonton drakor sambil begadangin Hawa semalaman.' batin Faruq senang karena usahanya berhasil.

"Simpan saja barang-barang mu di mobil, aku akan menguncinya," ucap Faruq yang melihat Fradya nampak ribet sekali dengan barang bawaannya.

"Tidak perlu, Mas. Biar aku membawanya saja. Jika, Mas keberatan dan malu karena membawaku, kita tidak jadi masuk saja." Fradya yang merasa tersinggung hendak berlalu, namun tangan kekar itu mencekal lengannya.

Faruq tersenyum lembut dan mencoba bersabar menghadapi gadis remaja yang seusia dengan adik bungsunya itu. Kemudian ia mengambil box yang di dekap oleh Fradya. Karena gadis itu mendapat tugas menyebar brosur besok di pasar.

"Baiklah, aku tidak masalah, jadi biarkan aku membantumu."

Melihat, Faruq kerepotan akhirnya, Fradya pun setuju menyimpan benda-benda itu di dalam mobil. Mereka berdua pun berjalan beriringan ke dalam Mall, lalu Faruq mengajaknya menuju salah satu butik.

"Ambil pakaian apa saja yang kamu mau. Setelah ini aku akan mengajakmu ke restoran mewah." jelas Faruq, takut Fradya tersinggung lagi.

'Dia semakin cantik setelah di poles barang-barang mahal. Huft, perasaanku akhirnya senang juga.' Faruq tertawa di dalam hatinya. Melihat sosok yang nampak muda dan segar.

"Manisnya. Kamu gak pantes jadi pelayan konter kalau begini. Nanti, aku cariin kerjaan ya. Atau gak usah kerja deh. Nanti, biar aku aja yang gaji kamu. Asalkan, pas aku ajak jalan begini kamu ready, gimana?" tanya Faruq, to the poin. Membuat Fradya sesak napas karena kaget.

"Udah jawabnya santai aja. Yuk, kita makan dulu!" Faruq pun, menggandeng Fradya dan gadis itu tidak menolak lagi.

Keduanya masuk ke dalam restoran berkelas.

Seorang pelayan menghampiri, dan memberikan daftar menu. Fradya tak mengerti bahasa inggris. Ia bingung, dan malu karena Faruq mengajaknya ke tempat ini.

Faruq yang mengerti kegusaran Fradya, segera meraih kertas menu itu.

"Biar aku saja yang memesan untukmu." Faruq mengambil alih daftar menu dan memanggil pelayan. Kemudian ia menyebut beberapa nama menu makanan dan juga minuman.

"Baik, mohon di tunggu." Pelayan tersebut undur diri setelah mencatat pesanan.

' Ia tak malu apalagi marah, malah terus tersenyum padaku. Baik-baik ya hatiku.' Fradya meringis menekan dadanya yang bergejolak.

"Aku suka penampilanmu. Setelah ini, kita beli lagi. Aku sangat suka melihatnya," ucap Faruq seraya menatap gadis manis di hadapannya dengan hangat. Pria ini dapat pandai menciptakan image baik. Hingga, berhasil membuat garis di hadapannya salah tingkah.

Bujuk rayunya pun tertunda oleh kedatangan seorang pelayan.

"Silahkan ini pesanan Anda, Tuan dan Nyonya. Selamat menikmati." Pelayan pun segera pamit setelah meletakkan makanan dan minuman berstandar internasional itu.

'Sotong saus tiram dan nasi goreng seafood. Bagaimana, Mas Faruq bisa tau makanan kesukaanku?' batin Fradya kaget.

"Mas, akan memberikan mu waktu untuk berpikir. Sekarang makanlah, semua itu kesukaan mu."Faruq terus saja tersenyum dan menatap wajah Fradya yang sangat segar meski tanpa polesan make up.

'Kau harus menjadi milikku. Hawa kehamilannya payah dan juga akan melahirkan anakku nanti, dan aku ingin kau yang akan memuaskanku nantinya. Lagipula, tidak ada larangan memiliki istri lagi bukan. Akan ku miliki kalian berdua.' Faruq tertawa jahat di dalam hatinya, senyum licik pun mencuat tanpa di sadari oleh gadis polos di hadapannya ini.

...Bersambung...

1
Suyatno Galih
hedehhhh ini salah kasih nama Thor hrsnya bukan fharuq tp kemaruk, sdh bini cantik kaya msh cari kerikil jg
Simba Berry
oh my good selesai.kagak salah tu?
angel
jelek alurnya ..terlalu lebay
angel
apa agama ngajarin gt ????? kasian
angel
kog bisa pingsan ...katanya agamais??? mainnya kog gt🤣🤣nafsu amat lakinya 🤣
Ran Aulia
👍👍👍👍👍
Raning Raning
thor bikin lanjutannya donk
Mak Aul: apa masih ada yang mau baca
total 1 replies
Gavin Bae
habis toh?ampun dah..kalau segitu doang ceritanya tanpa ada karma dan hidup melarat buat sang suami dan hidup bahagia buat sang istri dan ketiga anaknya ngapai saya baca sampai habis.nanggung banget.
ready: makasih kawan setidaknya komentar mu menyelamatkan ku
total 2 replies
lestari amelia
endingnya gink doang, ko kaya ga adil banget thor
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si Ketos Bad Boy 😄
total 1 replies
Kesatria Tangguh
keren
Ronawati Bend
semangat
Lidia Andiani
aduh napa ya kok mesti ada pelakor dan napa suami itu mesti gitu ga ada syukur2nya. berasa kisahku sdr novel ini dibantuin smp sukses ga ada terima kasih malah selingkuh sama perempuan ga jelas
Mak Aul: Ya allah, mbak yang sabar ya. Mbaknya hebat
total 1 replies
Uyhull01
ehhh kok udah tamat ya, ku kira masih panjang gtu,
mksih kak udah bikin crta yng bisa d ambil hikmah nya, ,
Mak Aul: ku tunggu ... dirimu ....
total 3 replies
Uyhull01
msa kcil yng indah meski cuma main disungai pulang d jemput emak sambil bawa lidi buat di gebukin 🤭
Mak Aul: ya Allah anak sekarang di cubit aja di bilang mama kdrt🤭
total 3 replies
Uyhull01
part ini aku jd menangis😭😭😭
kalian pasti kuat klian pasti bisa meskipun tnpa piguran ayah
Mak Aul: aamiin
total 1 replies
Uyhull01
hahhaaha mampus kau itu baru permulaan Faruq ibarat olag raga harus pemanasan dulu kan🤣🤣🤣😏😏😏😏😏
Uyhull01
sungguh terlallu kau ini Faruq apa mau mu si hahhh, klo gak mau knpa kau undang anakmu hahhh,
tuuu bru nikah aja si Fradya udah sok bnget
Uyhull01
mampus kau Faruq di triaki sma anakmu sendri🤣🤣🤣😏😏😏😏
Uyhull01
sbar sayang kalian itu anak anak solihah, biarkan bapak mu bahgia semata nanti harta dan kebhgiaan nya akan terkuras habis ko🤭
Uyhull01
ibuk bapak sama anak sma aja ternyta mnta nya cuma liat yng biru sama merah aja🤭
bener bngt Wa setuju sama kmu,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!