NovelToon NovelToon
Bahagia Yang Tertunda

Bahagia Yang Tertunda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Delfi Sofya

Deg.

Vina terhuyung ke belakang setelah mendengar perkataan Devan barusan.

Tadinya Vina datang berniat memberitahu Devan bahwa dirinya hamil, tapi siapa sangka Vina malah mendengar kabar menyakitkan tentang hubungan mereka.

Tanpa pikir panjang Vina langsung berlari keluar dari apartemen itu dengan air mata yang terus mengalir dari pelupuk matanya.

Vina pergi tanpa memberitahu Devan soal kehamilannya. Toh hubungan mereka tidak bisa lagi di perjuangkan, itu sebabnya Vina memutuskan untuk merawat sendiri bayi yang masih ada di dalam perutnya.

Vina memutuskan pulang ke kampung halamannya meninggalkan semua kenangan yang ada di kota itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delfi Sofya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 2

Vina tersadar dari lamunannya setelah mendengar suara bariton seorang pria yang baru saja keluar dari kamar mandi.

“Kamu sudah bangun?” Tanya Devan sambil berjalan menghampiri Vina yang sedang duduk di pinggiran tempat tidur.

“Sudah.” Sahut Vina.

“Mau mandi dulu?” Tanya Devan lagi.

“Aku tidak bawa pakaian ganti.” Balas Vina.

“Pakaianmu pernah tertinggal disini, jadi aku menyimpannya di dalam lemari untuk sewaktu-waktu kamu membutuhkannya seperti sekarang.” Jelas Devan yang sudah berdiri di depan Vina.

“Kalau begitu aku akan mandi.” Putus Vina sambil berjalan menuju kamar mandi meninggalkan Devan di sana.

Meskipun bagian bawahnya masih sakit, tapi Vina berusaha jalan dengan normal agar Devan tidak melihatnya.

Sepeninggalan Vina ke kamar mandi, Devan lalu menuju lemari untuk mengambil pakaiannya dan juga pakaian Vina.

Saat Devan ingin meletakan baju milik Vina di atas tempat tidur, pandangannya seketika tertuju pada bercak merah yang mewarnai sprei miliknya.

Ada rasa bahagia dalam dirinya, tapi rasa bersalah juga muncul bersamaan.

Devan bahagia karna ia adalah orang pertama bagi Vina dan sebaliknya Vina adalah orang pertama baginya, tapi ia juga merasa bersalah karna sudah merengut kesucian kekasihnya sebelum mereka dinyatakan sah.

Maafkan aku. Sesal Devan dalam hati.

Devan lalu memakai pakaiannya sambil menunggu Vina selesai dengan ritual mandinya.

Tidak berapa lama, Vina pun sudah keluar dengan jubah mandi yang menutupi tubuhnya.

“Pakaianmu ada di atas tempat tidur.” Ucap Devan yang saat itu sedang berdiri melihat keluar jendela memperhatikan indahnya pemandangan malam kota dari atas.

Tanpa banyak bicara Vina lalu meraih pakaiannya dan membawanya masuk kedalam kamar mandi untuk di pakainya.

Setelah selesai, Vina lalu keluar dari sana menghampiri Devan yang masih tetap di tempatnya.

“Sedang apa?” Tanya Vina sambil melingkarkan tangannya di pinggang Devan.

“Melihat pemandangan kota.” Jawab Devan sambil mengelus tangan Vina yang melingkar di pinggangnya.

“Aku pikir ada sesuatu yang sedang kamu pikirkan.” Balas Vina.

“Memang ada yang sedang ku pikirkan.” Sahut Devan sambil menghembuskan napas kasar.

“Apa?” Tanya Vina.

Devan membalikkan badannya menghadap Vina.

“Aku merasa bersalah telah merengut hal penting dalam dirimu.” Ucap Devan mengeluarkan isi hatinya.

Vina pun ikut menghembuskan nafasnya kasar.

“Sudah terjadi, itu juga bukan kesalahanmu sendiri.” Balas Vina.

Devan langsung mendekap erat Vina dalam pelukannya “Aku janji akan berusaha lebih keras untuk meyakinkan mama agar kita bisa secepatnya menikah.” Tekad Devan.

“Iya.” Balas Vina.

Sejenak mereka terhanyut dalam pelukan hangat masing-masing.

“Sudah waktunya aku pulang.” Vina berucap sambil melepas pelukan itu.

Ini memang sudah waktunya Vina pulang, karena ia tinggal di sebuah kost putri yang mempunyai aturan ketat.

“Kita makan malam dulu, setelah itu aku akan mengantarmu pulang.” Ucap Devan.

Mereka pun keluar dari apartemen itu, apartemen yang secara khusus Devan beli hanya untuk dirinya dan Vina menghabiskan waktu bersama.

Tidak ada yang tau apartemen itu selain mereka berdua.

***

Mobil berhenti agak jauh dari kost tempat Vina tinggal.

“Hati-hati di jalan. Aku akan turun sekarang. Jangan lupa kabari aku kalau kamu sudah sampai di rumah” Ucap Vina hendak membuka pintu mobil untuk turun.

“Baiklah.” Balas Devan.

Setelah Vina turun dan berjalan menjauh dari mobil, Devan pun menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu menuju rumahnya, atau lebih tepatnya rumah orangtuanya.

Devan menempuh perjalanan yang cukup lama untuk sampai di rumahnya karna keadaan jalan yang padat dengan kendaraan lain.

Bertepatan saat Devan akan naik ke kamarnya, mama dan papanya muncul dari belakang. Sepertinya mereka baru saja selesai menikmati makan malam.

“Dari mana kamu?” Tanya Santi.

“Baru pulang kerja ma.” Jawab Devan sambil menghentikan langkahnya untuk menjawab pertanyaan sang mama.

“Pulang kerja atau habis menemui wanita itu.” Selidik Santi.

“Sudahlah ma, Devan capek mau istirahat.” Balas Devan, ia malas berdebat dengan sang mama.

“Sudah ma, biarkan Devan istirahat. Dia pasti capek mengurus pekerjaan yang ada di perusahaan.” Bela Bayu.

“Devan ke kamar dulu pa, ma.” Pamit Devan cepat sebelum mamanya itu mulai mencecarnya dengan berbagai pertanyaan.

Setelah menutup pintu dan menguncinya, Devan lalu merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. Pikirannya kembali teringat akan pengalaman pertamanya bersama Vina yang tidak akan pernah ia lupakan dalam hidupnya.

“Hah, semoga Tuhan bisa cepat-cepat meluluhkan hati mama yang keras itu agar aku dan Vina bisa menikah secepatnya.” Gumam Devan sambil memejamkan matanya.

“Tidur yang nyenyak sayangku, mimpi indah disana.” Ucap Devan pelan.

Tidak menunggu waktu lama lelaki itu pun hanyut ke dalam alam mimpinya.

***

Di tempat lain.

Vina justru tidak bisa tidur, pikirannya berkecamuk antara kejadian tadi dan kejadian dulu saat mama Devan menolaknya.

“Entah berakhir seperti apa nanti hubungan kita.”

“Apa berakhir bahagiakah atau justru sebaliknya.”

Vina terus bergelut dengan pikirannya.

“Sampai kapan kita akan seperti ini Devan. Rasanya aku ingin menyerah saja, tapi setiap mendengar kata-katamu yang tetap ingin berjuang dan mempertahankan hubungan kita aku jadi kembali berharap akan itu.” Gumam Vina.

“Tuhan tolong bantu kami, beri kemudahan bagi hubungan kami ya Tuhan.” Ucap Vina merapalkan doanya.

Vina lalu berjalan menuju kasur kecil miliknya untuk merebahkan tubuhnya yang terasa remuk akan kejadian tadi.

Vina lalu memejamkan matanya berusaha memasuki alam mimpi.

“Semoga besok aku bisa menjalani hari-hari dengan mudah.” Gumam Vina.

“Mudah dalam pekerjaan dan mudah dalam hubungan ku dan Devan.” Sambung Vina.

Tidak lama Vina pun tertidur.

❤️

Jangan lupa vote, like dan komen ya🙏😊

1
Cheng Nyo
👍👍👍
Erina Munir
akhiiirrrnyaaa😍😍😍😍😍
Erina Munir
algamdulillaaah ...akhirnya sadar juga😍😍😍😍😍😍😍
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Erina Munir
udh dong thor... jngn lama2 komanyaaa...kesian kan puegeel thooor
Erina Munir
smg vina cpt sadar dri.komanya
Erina Munir
ini mah bner2 k tunda
Erina Munir
tiara gendeng... ga mikir sm usahanya...klo kaya gitu usahanya nnti bisa sepi hadeehh
Erina Munir
nmnya juganudh bucin Vin... suamimu 🤣🤣🤣
Erina Munir
itu klo bangun pgi...suruh pd sholat dong thooor
Erina Munir
bahagiaa teruus yaa.Devan vina Anaya
Erina Munir
😄😄😄😄😍😍😍 othor bikin pembaca baper
Erina Munir
syukur alhamdulillaah...akhirnyaa...😍😍😍😍😍😍
Erina Munir
thor ...jngn samp si wanita ular kadut itu tiba2 muncul n mengacaukan suasana
Erina Munir
cieee...ciee... Devan Vinaa..
Erina Munir
udh klamaan atuh thoor 5 thn gituh looooh
Erina Munir
dasar uler kadut luh Tiara...sebbeellll
Erina Munir
vina...mulai egois niih...kamu ga kesian sm naya...hadeehhh...egooo sja yg d kedepanin....
Erina Munir
hahaa kejutaan yaa
Erina Munir
siìp
Erina Munir
😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!