NovelToon NovelToon
Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / TimeTravel / Contest / Reinkarnasi / Isekai / Romansa Fantasi
Popularitas:679k
Nilai: 4.9
Nama Author: BLACK FANTER

Penulis : Black Fanter
Genre. : Web novel , romance , Rebirt , Transmigration , Drama , Genius Girl , Harem , School .
Status. : Ongoing

Seorang Mahasiswi pasca sarjana dilahirkan kembali menjadi tokoh figuran dunia Otome Game , siapa sangka di saat nafas terakhir nya dia mengingat kembali ingatan masa lalu nya . Keinginan dulu belajar dan menjadi kaya , karena sekarang dia kaya dia hanya perlu belajar .

Dia selalu mencoba menjauh dari FL maupun ML bahkan Bos penjahat , akan tetapi mengapa mereka begitu lengket pada nya . Tokoh antagonis mengarah kan kebencian nya pada nya bukan pada FL , para bos penjahat tidak membiarkan hidup nya berdamai . Mereka menggali rahasia yang tersembunyi pada nya , mengorek satu demi satu rahasia yang tersembunyi dari nya . Di tengah-tengah misteri kelahiran , bos penjahat itu berubah menjadi anjing penjaga nya. Mereka tidak membiarkan nya hilang sedetik dari pengawasan mereka .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BLACK FANTER, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1 dan 2

Volume 1

Bab 1

Pertemuan Pertama

Musim semi yang didampingi berbagai macam bunga yang bermekaran , dan pagi yang cerah di dampingi suara nyanyian burung , dan semilir angin yang berhembus membuat pepohonan bagai menari layak nya seorang penari .

Di jalan raya yang ramai banyak orang yang berlalu lalang , berbagai kendaraan yang ramai berjalan bolak-balik . Di sebuah mobil mewah terdapat seorang gadis bersurai perak menutup mata nya .

Sang sopir yang melihat Nona nya tertidur hanya diam dan tidak berani membangun kan nya . Mobil mewah itu melaju kencang menembus jalan yang ramai .

Mobil mewah itu berhenti tidak jauh dari gerbang Sekolah Menengah Pertama Seika Maria . Sopir itu dengan sopan membangun kan gadis bersurai perak yang tertidur itu .

" Nona kita sudah sampai "

Bulu mata lentik gadis itu bergetar , dan matanya yang terpejam terbuka . Gadis itu menatap ke arah luar dari jendela dan tersenyum tipis .

" Ya kerja bagus "

Sopir itu keluar dan membukakan pintu untuk gadis bersurai perak tersebut . Gadis bersurai perak itu turun , dan diwajahnya terdapat topeng perak yang menutupi area mata nya .

Gadis itu memakai Kemeja hitam dengan pita merah , rambut perak nya di kuncir kuda tinggi . Terdapat logo Sekolah Menengah Pertama Seika Maria blazer sebelah kanan nya , dan pola mawar hitam khusus di sebelah kiri .

Gadis itu melenggang pergi , Sementara sopir itu masuk ke mobil dan meninggalkan area sekolah . Gadis itu berdiri diam memandang gerbang di depan nya .

"Layak menjadi Sekolah Menengah Pertama Seika Maria , bahkan desain gerbang nya begitu rumit namun indah"

Penjaga gerbang memperhatikan seorang siswi yang datang , membuka gerbang itu dengan hormat . Gadis itu memasuki area Sekolah Menengah Pertama Seika Maria , Seperti nya ia datang sangat pagi .

Area taman yang begitu luas dan sebuah air mancur sebagai pusat taman , Gadis itu duduk di sebuah bangku taman dekat air mancur . Dan mengeluarkan sebuah buku dari dalam tas nya .

Dia dengan nyaman membaca di bawah naungan pepohonan hijau nan rindang , namun ketenangan nya tak berlangsung lama .

Gadis itu melirik ke arah gerbang yang mulai ramai dimasuki oleh berbagai siswa dan siswi . Dia mengambil handphone nya dan membuka buku kontak mengklik salah satu nomor .

" Adakah yang bisa saya bantu Nona Muda ? "

Sebuah suara tua memasuki Indra pendengaran Gadis bersurai perak itu .

" Kakek Li bisakah anda membawakan sesuatu , perlengkapan melukis ku masih ada di kamar . Bisakah anda membawakan nya ke sekolah ? "

" Tentu saja Nona Muda , beri Pelayan Tua ini waktu 20 menit atau 15 menit Pelayan tua ini sampai "

" Terimakasih Kakek Li , Saya akan menunggu anda di depan sekolah . "

" Ya tentu Nona Muda "

" Tut "

Sambungan telepon di matikan , Gadis bersurai perak pergi menuju gerbang sekolah lagi . Dia berdiri diam menunggu Kakek Li membawakan alat melukis nya .

Namun tak berselang lama , sebuah mobil hitam mewah melaju dan seorang gadis yang berlari tergesa - gesa , tidak memperhatikan mobil yang akan melintas .

Dan saat gadis itu hampir tertabrak oleh Mobil mewah yang melaju itu , sebuah tangan dengan gesit menarik nya kebelakang . Gadis itu hampir tersungkur , dia menatap kearah orang yang menyelamatkan nya , Gadis itu tertegun dan diam beberapa saat .

"Terima kasih , jika tidak ada kamu aku hampir saja tertabrak mobil itu tadi " Ucap nya ramah .

" Oh ya aku hampir lupa , hai nama ku Kaila Hilton . Siapa nama mu penyelamat ? "

Kaila memperkenalkan diri nya pada orang yang menyelamatkan , saat Kaila memperhatikan fitur-fitur wajah orang di depan nya , ia takjub .

Walau wajah nya di tutupi oleh topeng perak , itu tidak bisa menyembunyikan aura nya yang anggun dan cantik . Gadis di depan nya sungguh anggun dan memilik hawa keberadaan yang kuat .

Kaila menatap manik mata perak yang dingin itu , pandangan mereka bertemu . Gadis bersurai perak itu hanya tersenyum tipis .

" Bukan apa -apa "

Gadis bersurai perak itu menggeleng pergi meninggalkan Kaila yang tertegun di tempat nya . Ia menjadi bodoh karena hampir tertabrak mobil tadi .

" Sial aku hampir lupa , kalau aku terlambat "

Kaila dengan cepat berlari memasuki gerbang , dan melupakan gadis bersurai perak yang di temui nya . Gadis bersurai perak itu tersenyum tipis saat menatap punggung Kaila yang semakin menghilang .

" Event pertama baru saja dimulai " gumam nya

Gadis bersurai perak itu menatap sebuah mobil yang berhenti di depan nya . Seorang kakek keluar dari mobil , pakaian yang dipakai nya ialah pakaian seorang Butler dan dilengkapi dengan sebuah kacamata .

" Nona ini adalah barang yang anda minta saya bawakan "

" Terima kasih Kakek Li , anda sudah bekerja keras selama ini "

" Bukan masalah besar buat saya , demi memenuhi keinginan Nona Muda apapun akan saya lakukan untuk anda"

" Baiklah Kakek Li , saya permisi sekolah akan segera dimulai bukan "

Kakek Li mengangguk hormat dan kembali , Gadis bersurai perak berbalik pergi juga . Sebuah senyuman tidak luntur dari bibir ceri milik nya .

Di lain tempat Kaila bergegas melapor ke seorang guru , dan mengambil kunci asrama berlari lagi menuju kamar tempat yang akan ia tinggali .

Saat ia masuk ke dalam kamar yang disiapkan oleh sekolah , ia menatap takjub interior ruangan tersebut .

" Sungguh indah , bahkan kamar ku lebih kecil dari ini . Luas nya mungkin tiga kali lipat dari kamar ku "

Ia meletakkan koper dan tas nya , ia naik di ranjang tersebut . Dane mencoba melompat dari ranjang , Karena keasikan ia sampai lupa pertemuan Siswa baru . Setelah lama bermain ia akhir nya teringat pertemuan siswa baru .

" Astaga mengapa aku bisa lupa " Teriak nya kaget

ia bergegas memakai sepatu nya dan menguncir rambut nya . Ia berlari dengan kencang di sepanjang lorong , karena Sekolah' Menengah Seika Maria sangat luas . Memerlukan waktu untuk mencari aula tempat pertemuan siswa baru .

Karena Kaila tidak melihat kedepan , ia tanpa sengaja menabrak seseorang hingga terjatuh . Dan saat ia melihat sebuah tangan terulur , ia meraih nya dan berdiri meminta maaf dan membungkuk kan tubuh nya .

" Maaf kan aku karena tidak berhati-hati "

" Tidak apa-apa "

Mendengar suara malas yang akrab , ia mendongak dan melihat gadis bersurai perak itu lagi . Ia dengan kaget tanpa sengaja berteriak ke arah Gadis bersurai perak .

" Itu kamu , kamu yang menyelamatkan ku tadi kan ? . Seperti nya kita berjodoh karena bertemu lagi , dan bahkan kali ini aku menabrak mu "

Bibir gadis bersurai perak itu melengkung dan pergi begitu saja . Akhir nya Kaila teringat bahwa ia terlambat segera berlari lagi .

" Kemana pergi nya Gadis itu , cepat sekali menghilang nya ? "

Ia baru saja tiba , ia dengan kasar mendobrak pintu . Semua Siswa yang tadi nya berisik menatap orang yang mendobrak pintu .

Pipi Kaila memerah , ia sangat malu mengapa ia mendobrak pintu dengan kasar. Sekarang pandangan semua siswa menatap nya . Ia menunduk dan meminta maaf , ia melihat teman nya yang melambai pada nya . Ia bergegas menuju ke arah teman nya itu .

" Hei Kaila mengapa kedatangan mu sangat menghebohkan " Ucap gadis itu tersenyum

" Bukan seperti itu , Rika aku terlambat tadi dan berlari dari asrama menuju ke sini , aku terlambat "

" Baiklah lupakan itu ! , Apakah kamu tidak penasaran dengan orang yang berhasil mengalahkan nilai mu "

" Tentu saja aku sangat penasaran , orang itu mendapat nilai sempurnakan dan bahkan juga mendapat nilai tambahan " Ucap Kaila penasaran

Sebelum Rika sahabat Kaila mengucapkan sesuatu , Rika dan Kaila tertarik mendengar obrolan dari siswi lain .

" Ketua OSIS Sekolah Menengah Pertama Seika Maria yang akan berpidato nanti didepan sana , kata nya Ketua OSIS itu sangat tampan dan berasal dari keluarga kaya . "

" Benarkah luar biasa , Namun Para Pangeran Seika lebih menakjubkan lagi . Ketua OSIS juga termasuk salah satu Pangeran Seika "

" Mereka adalah para Tuan Muda keluarga terhormat , yang sekarang berada di tahun kedua sekolah menengah "

" Bukak itu saja Ada juga salah satu Pangeran Seika di siswa baru "

" Ya namun mereka diberi tempat khusus "

" Gosip yang kalian sebutkan itu sudah lama , nah aku benar juara pertama ujian penerimaan Sekolah Menengah Pertama Seika Maria mendapat nilai sempurna dan terlebih dia seorang gadis "

" Benarkah nanti nya dia sebagai perwakilan siswa baru akan maju untuk berpidato di depan "

" Tidak penting , namun Ketua OSIS lah paling penting saat ini "

Kaila mendengar bisikan-bisikan itu terdiam beberapa saat , dan mendengar panggung Rika di samping nya .

" Kaila hei Kaila mengapa kamu bengong HM ? , Apakah kamu baik-baik saja ? " Tanya nya khawatir

" Tidak aku baik , aku juga sangat penasaran sekarang dengan juara ujian kita "

" Aku juga sama nyata nya Juara Ujian kita adalah seorang gadis , nilai nya juga sempurna "

Tatapan semua siswa terpaku ke arah depan , disana berdiri seorang laki-laki mengenakan kemeja hitam dengan logo OSIS , Dia tersenyum kepada semua siswa didepan nya .

" Selamat karena telah lolos dan berhasil masuk Di Sekolah Menengah Pertama Seika Maria . Saya Blair Fleurir Ketua OSIS Sekolah Menengah Pertama Seika Maria mengucap kan selamat datang di sekolah kami "

Semua siswa menjadi ricuh , terutama pada siswi yang berteriak histeris saat Blair Fleurir tersenyum . Blair Fleurir yang menyaksikan ke-antusiasan para siswi hanya tersenyum miring . Namun ia menatap belakang panggung , tatapan sedikit miring .

" Baiklah Mari kita panggil Perwakilan Siswa baru kita , yang telah mendapat Nilai Sempurna tahun ini . Juara Ujian kita akan menyampaikan pidato nya " senyum Blair Fleurir semakin merekah .

Tap tap

Seorang gadis dengan Surai perak melangkah dari belakang panggung , rambut perak nan panjang nya di kuncir kuda . Setiap langkah nya sangat anggun , bibir ceri nya tersenyum tipis .

Saat dia semakin mendekat , tatapan para siswa melonjak kaget . Walau wajah Gadis bersurai perak itu tertutup topeng di area mata nya . Tidak menutup kecantikan nya , malah ia seperti keindahan misterius .

Bahkan Blair sendiri tidak kalah kagum , namun ia menjaga mimik wajah nya agar tidak di sadari oleh yang lain . Gadis yang berdiri di dekatnya membawa aura yang luar biasa anggun , mendominasi dan layak nya seorang Tuan Putri dari sebuah kerajaan . Sebelum gadis bersurai perak itu hendak mengucapkan sepatah kata apapun , dia didahului oleh teriakan seorang gadis .

" Itu kamu lagi ! ! "

...****************...

...Volume 1...

...Bab 1...

...Pertengkaran Di Depan Kelas...

Gadis bersurai perak dan semua siswa menatap kearah seorang gadis manis di bangku belakang , gadis manis itu ialah Kaila Hilton . Kaila Hilton kaget saat melihat Gadis bersurai perak itu lagi , ia tidak menyangka orang yang mengalahkan nya ternyata gadis yang menolong nya .

Rika Domino sahabat Kaila Hilton menarik Kaila agar duduk kembali , mengapa sahabat nya yang satu ini tidak pernah tidak membuat masalah untuk nya , Rika berkata rendah dan pelan .

" Kaila cepat duduk , semua orang memperhatikan mu "

Kaila tersentak dan menunduk meminta maaf .

" Maaf kan aku semua nya , maaf ."

Blair Fleurir menatap Kaila dengan seksama , dan memperhatikan gadis bersurai perak disampingnya . Gadis bersurai perak itu tersenyum , ia menyerengit mengapa gadis bersurai perak ini hanya tersenyum pada gadis konyol tadi , sedangkan ia di diabaikan sedari tadi .

" Halo semua nya , mungkin kalian sudah tahu siapa saya . Namun saya hanya mengucap selamat kepada semua nya karena telah berhasil lulus dari Sekolah Menengah Pertama Seika Maria . Dan semoga kita dapat berteman dengan baik selama masa sekolah "

Suara yang anggun namun mengandung kemalasan , semua siswa bagai tersihir hanya mendengar gadis bersurai perak itu berbicara . Bahkan Blair Fleurir tak terkecuali , Gadis bersurai perak itu tersenyum kecil dan berbalik pergi .

Hanya Kaila Hilton yang sadar bahwa gadis bersurai perak itu telah pergi .Tepuk tangan para siswa bergema di dalam aula , Blair Fleurir mengambil kembali kesadaran nya .

" Untuk para siswa baru , anggota OSIS akan mengarah kan kalian kelas kalian sendiri . Ada lima pembagian kelas di Sekolah Menengah Pertama Seika Maria . Kelas Kunci , Kelas Roket , kelas A , Kelas B , Kelas C , Kelas D , Kelas E , Dan Kelas F . Kalian akan di tempat kan di masing-masing kelas sesuai urutan nilai kalian . Khusus Kelas Kunci hanya dihuni oleh Kelima Keluarga Utama Ibukota kekaisaran . Mereka hanya terdiri dari lima orang , dan pembelajaran mereka juga berbeda . Namun mereka berada di bangunan bagian selatan , area itu dilarang bagi kalian untuk dimasuki ."

Para siswa dan siswi semakin ricuh , ternyata mereka bersekolah yang sama dengan para Tuan Muda dan Seorang Nona Muda Keluarga Utama Ibukota kekaisaran .

" Banyak rumor beredar , bahwa Nona Muda Endemont telah sembuh dari penyakitnya . Dan sekarang tengah belajar di luar negeri "

" Walau kita tidak dapat bertemu Dengan Nona Muda Endemont , namun Keempat Tuan Muda lain nya masih memungkinkan "

" Keempat Tuan Muda sangat tampan , mereka juga memiliki berbagai keahlian "

" Walau kita tidak bertemu dengan Nona Muda Endemont ,tapi kita dapat bertemu Bunga Sekolah Menengah Pertama Seika Maria , Liliana Vont Nona Muda dari keluarga Vont "

" Seharusnya Bunga sekolah juga berada di tahun pertama saat ini , Nona Muda Vont terkenal di pergaulan kelas atas "

" Kalian para laki-laki hanya memuji gadis cantik saja , namun Nona Vont kalian hanya urutan keenam dari ujian "

" Aku lebih penasaran dengan wajah asli Juara Ujian kita , menurut ku dia kebun cantik walau tertutup topeng . Lihat saja tingkah laku nya seperti seorang bangsawan , dan aku juga jarang melihat gadis yang memilki surau berwarna perak "

Kaila Hilton dan Rika Domino sedang mengikuti anggota OSIS untuk menuju kelas mereka . Kaila mendengar ungkapan para Siswa maupun siswi hanya geleng kepala .

" Mereka suka sekali bergosip "

" Kaila tentu saja , banyak sekali gosip yang menarik . Senior Blair sangat tampan , Kaila apakah menurut mu Senior Blair itu tampan ? "

" Rika bodoh , mana ada Laki-laki cantik jelas saja semua laki-laki itu tampan . Kalau cantik ya Seorang gadis nama nya "

" Bah .. Kaila kamu ini tidak tahu bahagia nya bertemu Laki-laki tampan rupa nya "

Saat Kaila tidak memperhatikan jalan di depan nya , ia sekali lagi terpental jatuh kebelakang .

BRUK

" Kamu baik-baik saja Kaila ? " Tanya Rika khawatir .

Kaila menatap ke arah orang yang menabraknya kali ini , entah mengapa ia kecewa ternyata bukan gadis bersurai perak itu lagi yang menabraknya , melainkan seorang Anak laki-laki bersurai biru keunguan , mata laki-laki itu menatap penuh kebencian dan jijik .

Kaila yang kesal berdiri dan berteriak kearah anak laki-laki bersurai biru keunguan itu .

" Hei kamu setelah nabrak minta maaf kek , malah lihat orang saja enggak bantu berdiri "

Wajah Anak laki-laki bersurai biru keunguan itu nampak marah , dan dua bahkan berteriak lebih keras lagi .

" Kamu gadis jalan itu pake mata bukan mulut , seharus nya kamu yang minta maaf Lihat baju ku kotor akibat makanan yang kamu pegang "

Kaila menatap baju anak laki-laki itu yang berlumuran coklat , ia hampir lupa bahwa ia memegang coklat di tangan nya . Dan sekarang coklat nya jatuh ke lantai , bukan nya minta maaf Kaila malah balas berteriak .

" Kamu , cepat ganti coklat ku ! . Sekarang coklat ku jatuh itu akibat kamu yang enggak lihat ke depan , mengapa malah nyalahin aku sih "

Anak laki-laki itu ingin menampar Kaila namun di tahan oleh seorang anak laki-laki bersurai merah dengan manik mata hijau . Ia tersenyum dan berkata .

" Louis apakah kamu akan memukul seorang gadis , terlebih ia adalah gadis yang manis "

Pipi Kaila entah mengapa memerah ia malu , dia baru memperhatikan bahwa anak laki-laki yang menabraknya juga sangat tampan , bersamaan dengan laki-laki bersurai merah itu ia juga tampan .

" Diam-lah Keith ! , Mengapa kamu membela gadis ceroboh ini ketimbang teman mu sendiri " Ucap Louis

" Tenanglah sobat , laki-laki gentle tidak memukul seorang gadis " Ucap Keith

Kaila hanya menatap diam kedua orang yang terus berdebat ini , bahkan Rika di samping Kaila menatap bodoh kedua anak laki-laki tampan ini . Keith menatap Kaila dan Rika dengan senyum menawan milik nya .

" Halo gadis-gadis manis aku Keithel Miro dan teman pemarah ku ini Louister Pasteur , kalian bisa memanggil ku Keith dan orang pemarah ini Louis , Nah siapa nama kalian gadis-gadis manis ? "

Rika bahkan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata apapun , Jadi nya Kaila lah yang memperkenalkan nama nya .

" Halo Aku Kaila Hilton dan ini sahabat ku Rika Domino "

Sebelum tangan Kaila berjabat dengan Keith , Louis dengan kasar menepis tangan Kaila dan berteriak marah .

" Ternyata itu kamu orang yang berada di urutan kedua dalam ujian . Sial aku sangat membenci mu Gadis ceroboh "

Kaila yang kesal bahkan dengan bangga berteriak pada Louis .

" Aku ingat kau , kamu yang ada di urutan ketiga berada dibawah ku . CK ..CK ..dasar sombong ternyata kamu berada di bawah ku , CK CK mengecewakan " Ejek Kaila

" Kamu gadis sialan , lihat saja pada saat ujian bulanan nanti aku akan mendahului dan mendapat tempat pertama " Balas Louis tak kalah keras

" Mana mungkin kamu mendapatkan tempat pertama , masih ada gadis bersurai perak itu walau nama nya tidak di ketahui dan di setiap ujian ia memakai inisial C . Mana mungkin anak bodoh seperti mu mengalahkan nya "

" Bukan nya kamu gadis yang mendobrak pintu dan berteriak tadi , Benar-benar gadis tidak tahu etika " Ejek Louis

" Kamu !!!! " Tunjuk Kaila

Sebelum Kaila dan Louis saling memukul , sebuah suara acuh tak acuh membuat mereka mengalihkan pandangannya mereka berempat .

" Berhenti !!! " Suara yang membawa kemalasan dan acuh tak acuh

Di Lain tempat

Di belakang panggung , Blair Fleurir memanggil gadis bersurai perak itu . Ia diminta oleh Kepala Sekolah untuk mengajak nya berkeliling , ia merasa aneh mengapa Kepala Sekolah memperlakukan Gadis itu secara khusus .

" Hei Nona berhenti ! , Tunggu Saya ! Kepala sekolah meminta Saya untuk menemani mu berkeliling "

Gadis bersurai perak itu berhenti di tempat nya , berbalik menatap Blair Fleurir ia tersenyum tipis dan hendak melenggang pergi lagi .

" Nona siapa nama anda ? Tidak enak terus memanggil dengan kata Nona bukan ? . Panggil saja saya Blair sebagai ganti nya bisakah anda menyebutkan nama mu ? "

" Risa " Jawab nya singkat .

Blair Fleurir tersenyum ringan , ternyata nama Gadis Bersurai yang itu ialah Risa nama yang cantik . Dia merutuki apa yang sedang dia pikirkan , akhir nya Blair Fleurir berlari mengejar Risa yang sudah pergi jauh .

" Risa kita akan terlebih dahulu melihat Kelas Roket , Kepala Sekolah memberitahu ku bahwa kamu hanya datang ke sekolah saat ujian saja . Jadi kelas mu tidak di tentukan " Blair Fleurir bingung , baru pertama kali nya ada siswa yang hanya masuk saat ujian saja.

" Masalah Kesehatan " Sahut Risa ringan

Blair hampir tercekik , mengapa gadis ini berkata singkat sekali . Dia hampir kehabisan kata-kata , Penampilan mereka berdua menarik perhatian siswa sepanjang jalan .

Blair yang tinggi dengan Surai emas berdampingan dengan Risa yang bersurai perak , Tampilan yang mempesona . Blair sudah terbiasa dengan perilaku orang-orang disekitar nya .

Tapi ia menatap Risa yang sedari tadi acuh-tak acuh dengan sekitar nya . Seakan ia hanya tenggelam di dunia nya sendiri , Ia juga penasaran dengan wajah dibalik topeng . Ia ingin bertanya mengapa Risa memakai topeng , namun ia urungkan niat nya itu .

Kelas Roket siswa tahun pertama berada di lantai satu . Blair dan Risa saat ini berada di lantai dua tempat siswa tahun kedua . Blair yang tidak tahan dengan keheningan ini langsung bertanya pada Risa .

" Risa apakah kamu akan mengikuti salah satu klub di sekolah ? "

" Tidak " Balas Risa singkat

" Mengapa ? " Tanya Blair bingung

" Masalah Kesehatan " Jawab Risa singkat .

Blair Tercekik sekali lagi , ia hampir tidak bisa menjaga ketenangan di wajah nya . Gadis ini benar-benar bisa memancing emosi orang ke tingkat yang tinggi .

Mereka berdua telah sampai di lantai satu kelas siswa tahun pertama . Blair hampir menabrak punggung Risa yang berhenti tiba-tiba . Ia bertanya dengan bingung.

" Mengapa berhenti Risa ? "

" Mereka berdebat " Tunjuk Risa kearah Kaila dan Louis .

" Siapa kedua laki-laki itu ? " Tanya nya

" Laki-laki dengan Surai merah itu Keithel Miro dan Laki-laki yang berdebat itu Louister Pasteur " Jelas Blair

" UM " Balas nya singkat

Blair menatap wajah tertutup topeng Risa , gadis itu acuh tak acuh lagi . Dia pikir Risa tertarik dengan kedua anak laki-laki itu , namun ternyata tidak ia hanya bertanya nama mereka .

Namun melihat gadis yang berdebat dengan Louis , ternyata gadis yang sama yang berteriak di aula tadi .

" Risa bukan nya gadis itu yang berteriak saat melihatmu di aula "

" Benar memang gadis itu , Senior Blair relay kedua bocah itu dulu "

Blair tidak bisa menahan tawa nya , Risa memanggilnya Louis dengan sebutan bocah . Ia ingin melihat wajah Louis yang memerah karena amarah sekarang .

" Berhenti !!! "

Suara yang malas dan acuh tak acuh menyapu pendengaran Keempat orang itu . Risa berjalan berdampingan dengan Blair menuju keempat orang yang terdiam itu .

" Kalian berdua berhenti lah berdebat di depan kelas . Apakah kalian tidak malu dilihat banyak orang ? " Tanya Blair

Kaila belum dapat bereaksi dan tiba-tiba berteriak lagi .

" Itu kamu lagi ! , Apakah kita akan menjadi teman sekelas penyelamat Kita teman sekelas kan ? " Tanya Kaila Antusias .

Risa menatap Kaila dengan heran , mengapa FL ini terus ingin menempel pada nya . Ia tersenyum tipis dan menggeleng .

" Tidak " Jawab Risa singkat .

" Oh begitu "

Kaila kecewa dengan jawaban Risa , Louis dan Keith yang sedari tadi menyaksikannya interaksi kedua gadis itu diam .

Namun pandangan Keith tidak pernah lepas dari Gadis bersurai perak itu , ia sepertinya tertarik dengan wajah dibalik topeng itu .

" Halo Nona bisakah saya mengetahui nama anda ? , Saya Keithel Miro siswa tahun pertama "

Keith tersenyum nakal dan mengedipkan sebelah mata nya pada Risa . Namun tanggapan Risa hanya acuh tak acuh . Dia akan berbalik pergi namun tangan nya di tahan oleh Louis .

" Itu kamu Juara Ujian tahun ini yang mendapat nilai sempurna , aku aku mendahulukan mu di ujian berikut nya lihat saja " Louis sedari tadi sangat geram melihat rival yang sangat kuat .

" Orang sombong jangan berharap , kamu itu bodoh mana mungkin dapat mendahului nya " Teriak Kaila tak kakak kencang .

Sebelum Louis dapat membalas ucapan Kaila , Tangan nya tiba-tiba ditarik kedepan dan di pelintir . Louis berteriak kesakitan .

" Arg ...Arg.. Lepas kan ini menyakitkan "

Keith dan Blair menatap ngeri kearah Risa .

" Kamu terlalu banyak bicara " Ucap Risa Acuh tak acuh

Risa melepaskan tangan Louis dan berbalik pergi . Blair mengikuti kemana pergi nya Risa dan menatap Louis Dengan tatapan kasihan .

" Loius CK ..CK ..Jangan memprovokasi sembarangan orang "

Kaila di samping nya hanya tertawa terbahak-bahak , Kaila dan Rika lebih memilih masuk ke kelas dari pada melihat Louis yang kesakitan .

"Ha...ha..ha.. Rika ayo masuk ! "

Keith menghela nafas dan mau tak mau membantu teman nya berdiri .

" Bro lain kali jangan memprovokasi sembarangan orang " Nasihat Keith

" Diam !! , Akan aku ingat kejadian hari ini . Aku tidak akan melepas gadis Kurang ajar itu "

Mereka berdua juga masuk ke dalam kelas , meja tempat Kaila dan Rika berada di urutan kedua bagian tengah . Sedangkan Keith dan Louis berada di belakang meja mereka berdua .

1
Hilma 18
2025 hadir masih setia😭😭😭
Hilma 18
balik lagi thor kangen rasanya 😭😭😭
Arunika
Tolong lanjutkan ceritanya amu sudah Menunggu
havenaaa_
tolong lanjutkan cerita ini sehingga tamat penulis. saya dengan sabar menunggu lanjutan cerita anda yang sangat menarik dan seru iniii!!!
@¥u &@n!
Masih belum mudeng aku
@¥u &@n!
Hadir
penggemar_Uangkecil?!
..
penggemar_Uangkecil?!
.
penggemar_Uangkecil?!
z.
penggemar_Uangkecil?!
z
penggemar_Uangkecil?!
z.
penggemar_Uangkecil?!
z
penggemar_Uangkecil?!
z.
penggemar_Uangkecil?!
z
penggemar_Uangkecil?!
z.
penggemar_Uangkecil?!
z
Ddyat37 Del*
love it tidur lah spi pgi hahaha lanjuttttt
penggemar_Uangkecil?!
p
penggemar_Uangkecil?!
.
penggemar_Uangkecil?!
..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!