NovelToon NovelToon
Mencintaimu Setulus Hatiku

Mencintaimu Setulus Hatiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:653.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Alarice

Season 2 dari " Maafkan Aku, Cinta "

Atharauf Elvano Permana putra pertama dari pasangan Boby Permana dan Novia Alisy. Tumbuh menjadi seorang pria yang tampan dan gagah, tapi sayang, dingin terhadap perempuan.

Cantika Ameera Putri seorang gadis SMA yang simple, supel, dan pinter mampu meruntuhkan tembok tebal yang berada di hati Atharauf.
Bagaimana kisah mereka yang sebenarnya??

Jangan lupa untuk membaca season 1 dulu ya guys...biar nggak bingung dengan karakter pemainnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alarice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ameera

Cantika Ameera Putri, seorang gadis cantik yang masih sangat muda. Dia berusia 17 tahun. Saat ini dia berada di kelas XII SMA.

Ameera adalah seorang gadis yang supel, pandai bergaul dengan siapa saja. Dia siswa yang berprestasi. Meskipun dia berasal dari keluarga yang sederhana, tapi karena kecerdasannya, dia berhasil mendapatkan beasiswa di sebuah sekolah ternama di Semarang.

" Ra... tungguin...." panggil Reni, sahabat Ameera ( panggilan dari Cantika Ameera Putri ).

Ameera menghentikan langkahnya, kemudian menoleh ke belakang.

Hosh...hosh...hosh... bunyi nafas Reni yang memburu karena dia habis berlari mengejar Ameera.

" Kamu kok ... ninggalin..aku sih Ra...." ucap Reni terbata-bata karena masih sambil ngos-ngosan.

" Terus, kamu kenapa ngos-ngosan kayak gitu. Habis dikejar singa? " tanya Ameera.

" Singa...singa... Ngejar kamu lah. Huh ..capek tahu! " jawab Reni sambil dengan bibir manyun.

Ameera mendekati sahabatnya itu. Kemudian merangkul bahu Reni.

" Ya udah kalau gitu. Ayo ikut. Bibirnya nggak usah manyun gitu. Entar kalau ada bebek lewat, di sosor loh. "

" Emang kamu mau kemana? " tanya Reni.

" Mau ke perpustakaan bentar. Cari buku buat makalah. " jawab Ameera.

" Lah, bukan mau ke kantin? "

" Tadi istirahat pertama kan aku udah ke kantin. Kalau sekarang ke kantin lagi, bisa-bisa minggu depan aku udah nggak punya duit buat makan. "

" Ya udah sih, ayo aku bayarin. "

" Nggak usah, makasih. Aku mau ke perpustakaan aja. Tugasnya harus di kumpulin lusa. Kalau kamu lapar, udah kamu ke kantin aja. "

" Nggak ah. Nggak seru kalau nggak sama kamu. Lagian kita kan cuma bisa ngobrol kalau istirahat kayak gini. Kita kan udah nggak sekelas. " ujar Reni dengan tampang sedihnya.

" Tuh kan jadi melo lagi...."

" Habisnya....Sebel aku tuh sama pak Arif. Kenapa coba kita harus di pisahin? Padahal waktu kelas X dan XI kan kita satu kelas terus. "

" Ren...Ren...kita kan nggak sekelas udah satu semester lho...Masih aja syedihh kayak gini. " hibur Ameera.

" Nggak seru tahu, kalau nggak ada kamu. Kayak ada yang kurang. Eh, ntar aku nginep di kost'an kamu yah? " tanya Reni dengan puppy eyes nya.

Kini mereka sudah berada dalam perjalanan menuju ke perpustakaan.

" Rumah kamu sepi lagi? " tanya Ameera.

Reni mengangguk. Dia berjalan sambil menatap ke bawah. Ameera mengerti arti wajah Reni yang seperti itu. Dia kembali merangkul bahu Reni, sambil menepuk ringan bahunya.

" Seperti biasa, Ra. Mama selalu aja ikut papa kemana aja. Dan papa pagi tadi harus pergi keluar kota karena ada urusan bisnis. Aku kadang bingung sama mama. Mama....sebegitunya nggak percaya sama papa. Sampai-sampai dia harus selalu mengikuti kemanapun papa pergi. Tanpa meduliin anaknya. Aku kan juga butuh perhatian. " ucap Reni panjang lebar.

Reni memang berasal dari keluarga yang berada. Tapi dia kurang kasih sayang dari keluarganya. Papanya terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Dan mamanya juga ikut-ikutan sibuk dengan urusan papanya. Sehingga Reni selalu sendiri dan hanya Ameeralah tempatnya berbagi.

" Kamu yang sabar ya Ren. Aku yakin, orang tua kamu pasti akan berubah suatu saat nanti. " hibur Ameera.

Reni mengangguk. " Udah ah. Nggak usah di bahas lagi. Kita udah sampai di perpustakaan nih."

Ameera mengangguk dan tersenyum.

" Meer...Meera..." panggil seorang laki-laki.

Ameera dan Reni menoleh ke sumber suara.

" Kenapa Yos? " tanya Ameera.

Yang di tanya malah senyum-senyum nggak jelas sambil melirik ke Reni. Sepertinya ada sesuatu.

" Yosi...." panggil Ameera kembali.

" Ah ..oh..." Yosi nampak gelagapan. " Ini...anu..."

" Apaan sih Yos? Nggak jelas banget. "

" Gini. Weekend, mau ada reuni Akbar di sekolah sini. Reuni mulai lulusan tahun 2010. Kita, sebagian dari anggota OSIS diminta untuk membantu panitia reuni itu. Nah, kamu kan yang paling kreatif nih, jadi aku masukin kamu ke daftar panitia. Sekalian, kamu juga ikutan isi acara. " jelas Yosi.

" Mmm..." Ameera menganggapi dengan mengangguk-angguk.

" Gimana? Kamu bisa kan? "

" Bisa sih. Acaranya siang apa malam nih? "

" Sepertinya malam. Maklum lah, mereka kebanyakan orang sibuk. "

" Eh, tapi maksud kamu isi acara, apa ya? "

" Ya...kamu kan pinter nyanyi. Suara kamu bagus. Kamu nanti bisa dong mengisi di pas acara rehat?"

" Ooh" jawab Ameera dengan bibir membentuk huruf O.

" Iya deh Yos. Aku bantuin. " tambahnya.

" Oke. Kalau gitu, ntar sehabis pulang sekolah, kita rapat sama panitia yang dari alumni di ruang OSIS. "

Ameera mengangkat tangannya, dan menekuk jarinya membuat huruf O yang berarti oke ke Yosi.

" Ya udah, kalau gitu, aku duluan. " pamit Yosi.

Ameera mengangguk.

" Ren, aku... duluan yah. " pamit Yosi ke Reni yang sedari tadi hanya diam saja mendengarkan percakapan mereka dengan nada suara yang lembut.

Reni tersenyum, " Iya. " jawabnya dengan agak malu-malu.

Yosi berlalu masih sambil melihat ke arah Reni.

" Cie...cie..." goda Ameera ke Reni.

" Apaan sih? " elak Reni malu-malu.

" Sepertinya ada yang mau jadian nih. "

" Siapa? "

" Kamu lah. Sama noh. " ucap Ameera dengan dagunya menunjuk ke Yosi.

" Ihh...kamu sok tahu. "

" Beneran loh. Sepertinya Yosi juga naksir sama kamu. "

" Masak sih? " tanya Reni dengan senyum malu-malu.

" Hm" jawab Ameera yakin sambil mengangguk. " Kelihatan tahu nggak sih. Dari tatapan matanya ke kamu. "

" Semoga aja ya. Masak iya aku harus cuma bisa memandang dia terus dalam diam. Pengen juga lah, pegang tangannya... pegang pipinya...jalan berdua sambil gandengan..." ujar Reni sambil pandangannya menerawang jauh dan senyum-senyum membayangkan ketika dia dan Yosi jadian.

" Biar aku nggak jadi obat nyamuk terus kalau kamu lagi jalan sama Zayn. " tambahnya.

Ameera menjitak pelan kepala Reni.

" Siapa juga yang mau jadiin kamu obat nyamuk. Nggak mempan. Mending aku beli di warung aja. " jawab Ameera asal.

Reni mencibirkan bibir bawahnya. Dan di sambut gelak tawa dari Ameera.

" Lagian sih, kamu kenapa di comblangin sama dia nggak pernah mau?"

" Ya...iya kalau dia juga suka sama aku. Lah, kalau nggak, tengsin di akunya. "

" Oke. Kalau sekarang, setelah ada lampu hijau, mau nggak di comblangin? "

" Mmm...boleh juga sih. He..he..he..." jawab Reni sambil cengar-cengir.

Kini mereka telah berada di dalam perpustakaan. Ameera segera mencari buku yang dia butuhkan untuk membuat makalah. Dan Reni mencari buku yang bisa di bacanya untuk mengusir rasa kesepiannya.

Setelah mendapatkan buku yang di cari, Ameera dan Reni kembali ke kelas mereka masing-masing.

Ketika sampai di depan pintu masuk kelas, Ameera mendapati sesosok laki-laki yang tampan, tinggi, hidung mancung. Dia adalah Zayn. Kekasih Ameera yang merupakan keturunan Arab. Abinya adalah asli dari Semarang, dan uminya berasal dari Arab.

" Hai. " sapa Ameera.

" Hai. Kamu kemana aja aku tungguin di sini dari tadi kok nggak nongol-nongol? " tanya Zayn.

" Habis dari perpus. Ada tugas bikin makalah. Emang ada apa Za? "

" Emang kalau mau ketemu pacar, harus ada alasan ya? " tanya Zayn sambil memegang tangan Ameera.

" Hmm? Tadi pagi kan udah ketemu. Masak iya udah kangen aja? " goda Ameera.

" Tau aja. " jawab Zayn sambil menoel hidung mungil Ameera. " Nanti kita pulang bareng ya? " ajak Zayn.

" Tapi aku nanti pulang sekolah ada rapat OSIS Za. Kata Yosi kita di mintain bantuan buat acara alumni Akbar hari Sabtu besok. "

" Yaaahhh. Padahal aku pengen pulang sama kamu. " ucap Zayn dengan nada kecewa.

" Ya, gimana dong? Aku udah terlanjur bilang iya sama Yosi. "

" Ya udah deh nggak pa-pa. Nanti kalau udah selesai rapatnya, kamu telfon aku. Aku jemput ya." ucap Zayn.

Ameera mengangguk.

" Kegiatan acara besok pasti padat. Kamu jangan capek-capek yach. " ucap Zayn penuh perhatian sambil mengusap puncak kepala Ameera.

" Iyah. " jawab Ameera.

" Ya udah, aku ke kelas dulu. Udah bel dari tadi. Bentar lagi Bu Eni pasti masuk kelas. "

" Habis ini pelajaran Akuntansi? " tanya Ameera.

" Heem. " jawab Zayn.

" Ya udah, sana cepetan masuk. "

Zayn mengangguk dan tersenyum lembut ke Ameera sebelum dia berlalu ke kelasnya yang ada di seberang kelas Ameera.

" Assalamualaikum " ucap Zayn.

" Waalaikum salam. " jawab Ameera.

Kemudian Zayn mengucapkan sebuah kalimat ' I love you' dengan isyarat dari mulutnya.

Ameera tersenyum dan menjawab, ' I love you too ' dengan isyarat juga.

Ini nih guys Cantika Ameera Putri.

Cantik kan???

***

bersambung

1
Heryta Herman
hhhhh..akhirnya..drama cinta yg penuh liku"berakhir bahagia....
Heryta Herman
hahaha....skrng meera mengakui klo athar adalah suami dan ayah dari anaknya....kemaren"...ngapain kamu meera...hahaha...
Heryta Herman
dasar mak meera klo lagi cemburu,kluar semua uneg"nya...hahaha...emang enak...terusin aja sikap egoismu meer...kenapa jadi cemburu klo memang dari awalnya kamu sendiri yg bilang klo nikah cuma untuk status dan tdk melibatkan perasaan...kenapa juga skrng jadi kebaakaran jenggot lait suamimu dkt dgn wanita lain...haddeeeuh..
Heryta Herman
hhhuuuh...dasar si athar ga peka jadi suami...bini lu cemburu athar....
Heryta Herman
makanya....jadi perempuan,istri dan ibu...jngn sok jual mahal ameera...klo memang suka,sayqng dan cinta sama suami...berteeus terang lah...ga usah jaim...nri di tinggal bener" sama suami kamu,baru tau rasa...sok"an gengsi kamu meer
Heryta Herman
apa katamu meera?...menerima pernikahan tapi tdk membuka hari untuk menerima athar sebagai suami mu.....heeelllooooww bumil ngeselin....sadar ga sih kamu,....
hahaha..ketahuan dah ini...si meera cuma mau numpang hidup senang,goyang kaki tanpa harus susah payah bekerja untuk menghidupi diri nya juga anak dlm kandungan...
Heryta Herman
anak yg masih dlm perut pun ingin di elus ayahnya...dasar mama nya aja yg gengsi kegedean...butuh tapi malu..
sikapmu kekanak"an meera...
Heryta Herman
dosa besar kamu meera. se buruk" nya kelakyan suami mu sblmnya,tapi suami mu sdh sangat bertanggung jwb padamu...coba klo athar tdk mau tanggung jwb.. gimana nasibmu dan anakmu...jngn wgois jadi perempuan...bukan slh athar seorang,kamu juga slh meera...
kamu bersikap baik hati dan menerima kluarga athar,tapi tdk bisa baik sikapmu ke suami mu sendiri...sdh betulkah sikapmu...
lama" jijik juga dgn kelakuan meera...sok ga menerima perlakuan suami,tapi menerima segala kesenangan kenyamanan yg di berikan suami...sungguh munafik sekali sikapmu meera...
Heryta Herman
ngidamnya cuma mengada"...
maaf ya.. bukan tdk percaya,wanita hamil pasti ngidam..tapi klo sdh berlebihan permintaannya,itu bukan ngidam tapi sengaja,hanya ingin usil atau ngerjain aja...
mana ada baby dlm perut blm tau apa",mau nya minta aneh"..
Heryta Herman
ngidam boleh...tapi jngn terlalu duturuti juga...apalagi yg aneh"...itu cuma alasan aja...
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor 😊
Sulaiman Efendy
SEBENARNYA PNGN ADA EPISODE KEAN HAJAR BRYAN DLU, SPRTI ORION HAJAR MILER YG GANGGU DN MNGHINA RISA KMBARANNYA
Sulaiman Efendy
KNP GK DIHAJAR DLU TU BRYAN...
Sulaiman Efendy
SI CUPU JDI SUHU SKRG SI ATHAR.. 😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
NAHH, KHILANGANKN ELO, DIRECOKIN LO JUAL MAHAL.
Sulaiman Efendy
SEBENARNYA HALAL KOQ SUAMI ISAP ATAU MINUM ASI SANG ISTRI..
KLO GK YAKIN BUKA AZA CHANEL TAUSIYAH2 YG BRKENAAN DGN ITU, TERMASUK HADIST2 YG MNGUATKN
Sulaiman Efendy
MLM KDUA TPI YG PRTAMA DLM KONDISI SAH & HALAL..
Sulaiman Efendy
TIDAK SPRTI CHANDRA YG MSH NONGOL DI KHIDUPAN NOVIA, BBRP2 LKI2 YG DLU MNYUKAI NOVIA MMANYA ATHAR SPERTI TONI, RIZAL, FAISAL & DENIS, DOKTER SIGIT DIHILANGKN OTHOR, SAMA HALNYA ZAYN MNTAN MEERA, SAMPAI SAAT INI GK PERNH DIMUNCULKN LGI SAMA OTHOR.
Sulaiman Efendy
AYAH CHANDRA KOQ GK ADA...????
Sulaiman Efendy
TUNGGU AZA LO OM KE.. NTAR NGEMIS2 CINTA LO MA RENI
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!