NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: En zz

Shen yifan adalah seorang pemuda yang terobsesi dengan pembuatan pil, namun sayangnya, ia tidak bisa menjadi alkemis di dunia ini hanya karena menjadi manuisa cacat.

Banyak sekali kultivator. Namun orang-orang untuk menjadi seorang alkemis di dunia ini sudah sangat jarang di temukan, bahkan menjadi salah satu kemunduran mutlak.

Salah satunya, hampir di seluruh dunia ini hanya 000,1% para kultivator yang mempunyai element api.

Salah satunya adalah kakek Shen yifan.

Apakah Shen yifan bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi alkemis? Atau dia akan mengubah takdir secara tidak langsung, untuk menjadi alkemis sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon En zz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 : Pemimpin yang haus akan kekuatan

​​Napas Shen Yifan memburu, tenggorokannya terasa terbakar bagai menghirup pasir panas. Di kejauhan, matanya yang memerah menyaksikan langit siang hari berubah menjadi merah saga. Api raksasa mulai melahap sudut-sudut kota, membubung tinggi membelah kegelapan.

​“Kakek! Bertahanlah! Tolong, bertahanlah!” ratap Shen Yifan di sela-sela napasnya yang tersengal.

​Sebagai seorang pemuda dengan akar spiritual cacat, akal sehatnya telah lama lumpuh oleh rasa takut. Ia tidak lagi memedulikan batu atau kerikil yang melukai kakinya. Pikirannya hanya tertuju pada satu titik, rumahnya.

......................

​Sementara itu, di dalam gerbang kota, kekacauan total telah pecah. Bau amis darah bercampur dengan aroma hangus. Para penjaga kota yang mengenakan zirah perak bersimbah darah, mati-matian menahan gempuran sekelompok orang bermantel hitam pekat yang bergerak bagai bayangan kematian.

​Seorang kapten penjaga kota terpental hebat, menghantam pilar gerbang hingga hancur berkeping-keping. Semburan darah segar keluar dari mulutnya saat ia mencoba bertumpu pada pedangnya.

​“Haha! Kultivator di kota terpencil ini sungguh sampah! Persis seperti rumor yang beredar!”

​Seorang bandit kultivator mendarat dengan ringannya di atas atap yang terbakar. Sepasang matanya yang dingin menatap rendah ke arah kapten penjaga yang sekarat di bawahnya. Aura hitam pekat berputar-putar di sekujur tubuhnya, menekan atmosfer di sekitarnya hingga terasa berat.

​“Sialan...” Kapten penjaga itu terbatuk, dadanya terasa remuk. “Aura ini... tidak mungkin! Kau... kau berada di ranah Foundation Establishment tahap menengah?!”

​Ketakutan yang mendalam mencengkeram sanubari sang kapten. Di dunia ini, perbedaan ranah adalah hukum mutlak yang tak bisa diganggu gugat. Kultivasi dibagi menjadi beberapa ranah besar seperti Qi Condensation, Foundation Establishment, dan Core Formation. Masing-masing ranah terbagi lagi menjadi tahap awal, menengah, dan akhir. Bagi mereka yang berada di ranah bawah, perbedaan satu tingkat kecil saja sudah bagaikan jurang terdalam yang memisahkan langit dan bumi. Melawan seseorang di ranah Foundation Establishment tahap menengah dengan pasukan Qi Condensation sama saja dengan mengantarkan nyawa ke gerbang akhirat.

​Satu per satu, tubuh para penjaga kota mulai berguguran, menumpuk di atas tanah yang bersimbah darah.

​“Kalian para bandit jahanam! Beraninya mengacau di wilayahku! Matilah!!”

​Tiba-tiba, sebuah raungan menggelegar dari arah aula utama kediaman Pemimpin Kota. Bersamaan dengan suara itu, tekanan spiritual yang amat mengerikan menyapu seluruh penjuru kota. Di langit siang, garis-garis cahaya emas membentuk rune-rune kuno berukuran raksasa, berputar dan melingkupi kubah langit.

​“Itu... itu aura Tuan Pemimpin Kota!” teriak salah seorang prajurit yang tersisa dengan mata berbinar penuh harapan.

​“Kita selamat! Pemimpin Kota turun tangan! Konon kekuatannya tidak tertandingi!” Sorak-sorai histeris bergema dari sisa-sisa warga yang bersembunyi di balik reruntuhan.

“Pelindung Surgawi: Buka!!”

​Seketika, tirai cahaya Qi berwarna hijau giok turun dari langit, mengunci seluruh batas kota dalam sebuah kubah raksasa. Para bandit mulai panik, menyadari mereka terjebak. Namun, kegembiraan para warga tidak bertahan lama. Senyum di wajah mereka mendadak membeku ketika warna hijau giok di langit perlahan berubah menjadi merah pekat seperti darah yang membusuk.

​“Pembantaian Langit: Aura Asura!” suara dingin Pemimpin Kota kembali menggema, kali ini tanpa ada sedikit pun nada keadilan di dalamnya.

​Hawa sedingin es yang mengandung racun korosif yang amat pekat mendadak meledak dari pusat kota. Pekikan ngeri langsung pecah seketika.

​“Ahhhh! Tubuhku! Qi-ku!”

​“Tolong! Sakit! Ini sakit sekali!”

​Tanpa pandang bulu, aura korosif itu menyedot paksa seluruh Qi dan esensi kehidupan dari setiap makhluk hidup di dalam kota. Energi kehidupan ribuan warga dan penjaga kota mengalir di udara bagai sungai cahaya, ditarik paksa menuju sebuah artefak mengerikan yang melayang di tangan Pemimpin Kota.

​“Gila! Orang tua bangka itu sudah gila!” Pemimpin bandit luar biasa terkejut saat melihat kulit tangannya sendiri mulai berkerut. “Sialan! Dia bahkan mengorbankan rakyatnya sendiri? Ini tidak ada dalam perjanjian!”

​Merasakan bahaya kematian yang nyata, sang pemimpin bandit tidak lagi memedulikan jarahannya. Ia segera merogoh kantong spasialnya dan mengeluarkan sebuah cermin retak kuno yang memancarkan riak ruang. 

“Cepat masuk. Sialan, formasi spasial, aktif.”

​Dengan tergesa-gesa, para bandit yang tersisa melompat ke dalam pusaran ruang yang diciptakan artefak tersebut, melarikan diri tepat sebelum energi mereka tersedot habis.

​Namun, nasib malang menimpa warga kota yang tidak memiliki alat penyelamat. Jeritan histeris perlahan mereda, digantikan oleh suara raga yang ambruk ke tanah. Kulit mereka mengering secepat daun di musim gugur, membungkus tulang-belulang yang mencuat. Kota makmur itu seketika berubah menjadi kuburan massal berisi mumi yang mengerikan.

​“Haha... Hahaha! Sempurna! Ini yang terakhir!” Dari tempat persembunyiannya yang jauh, Pemimpin Kota tertawa kesurupan merasakan pasokan energi yang luar biasa besar di tangannya. “Ledakan Asura!”

​Miliaran partikel hitam kecil bermunculan di udara, berkelap-kelip dengan cahaya batin yang tidak stabil. Dan kemudian…

​Ledakan dahsyat yang mengguncang bumi pecah. Gelombang kejut berwarna hitam-merah menyapu bersih seluruh bangunan, meratakan tembok kota setinggi puluhan meter menjadi debu dalam sekejap mata.

​Tepat di ranah terluar gerbang kota, Shen Yifan yang baru saja tiba langsung dihantam oleh gelombang kejut mengerikan tersebut.

Tubuhnya terpental puluhan meter ke belakang, bergulingan di atas tanah berbatu hingga dadanya sesak dan tulang rusuknya berderit hampir patah.

​“Ughhh... Uhuk!” Shen Yifan memuntahkan darah segar. Sambil menahan rasa sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya, ia memaksakan diri untuk mendongak.

​Mata pemuda itu membelalak lebar, pupilnya bergetar hebat.

​“Kakek... KAKEK!”

​Jeritan histeris Shen Yifan memecah kesunyian malam, namun suaranya langsung tertelan oleh deru angin siang yang membawa abu. Di depannya, kota tempat ia tumbuh kini telah rata dengan tanah. Tidak ada lagi rumah, tidak ada lagi pasar, yang tersisa hanyalah puing-puing hitam yang membara di bawah langit yang mati. Sama sekali tidak ada aura kehidupan yang tersisa. Semuanya musnah.

​Di tempat lain yang entah di mana, jauh dari reruntuhan tersebut, sang Pemimpin Kota menyilangkan tangannya sambil tersenyum puas. Ia mengendalikan seluruh proses pembantaian itu dari jarak jauh melalui proyeksi spiritualnya. Baginya, ribuan nyawa rakyat yang tidak bersalah hanyalah alat tukar demi menembus batasan kultivasinya sendiri. Tidak ada penyesalan, tidak ada rasa kemanusiaan. Karena di matanya, para warga fana di kota itu tak lebih dari sekadar babi ternak yang memang siap dipanen kapan saja ia butuhkan.

1
obeng min
josss👍👍👍👍👍
Andi Akhasay: Liat ceritaku kak
total 1 replies
obeng min
lanjut👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!