NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Raja Iblis

Reinkarnasi Raja Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Iblis / Reinkarnasi
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Sulaiman1927

Raja Iblis Vorthar adalah penguasa seluruh wilayah kegelapan yang ditakuti oleh para dewa dan manusia. Setelah perang besar yang memakan korban tak terhitung, ia akhirnya dikalahkan dan dikurung selama ribuan tahun. Namun, kutukan para dewa tak mampu menghapus keberadaannya sepenuhnya.

Saat terbangun kembali, Vorthar tidak lagi berada di istana kegelapan yang megah. Ia terlahir kembali sebagai seorang anak biasa di dunia manusia yang damai dan penuh dengan para kultivator yang menganggap kekuatan kegelapan sebagai hal terlarang. Dengan ingatan dan kekuatan dasar yang masih tersimpan, ia harus menavigasi dunia yang memandangnya sebagai musuh.

Tanpa teman dan dengan banyak musuh yang mengincar nyawanya, Vorthar mulai menapaki jalan kembali menuju puncak kekuatan. Ia tidak hanya ingin memulihkan kekuatannya sebagai Raja Iblis, tetapi juga mencari tahu rahasia di balik perang kuno yang menghancurkan dunianya. Dalam perjalanannya, ia akan bertemu dengan sekutu yang tak terduga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sulaiman1927, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kesadaran yang kembali

Suhu udara di Hutan Gelap Utara terasa lebih dingin dari biasanya. Kabut tipis selalu menyelimuti wilayah ini sepanjang tahun, membuat siapa pun yang melintasinya merasa was-was dan takut. Bagi penduduk kerajaan Aetheria, wilayah ini adalah batas paling ujung dari peradaban. Di sinilah letak Desa Hutan Kecil, tempat seorang anak bernama Ryn mulai membuka matanya.

Ryn merasakan sakit yang menusuk seluruh tubuhnya saat pertama kali membuka mata. Cahaya redup yang masuk melalui celah dinding gubuk kayu terasa menyilaukan, membuatnya memejamkan mata kembali selama beberapa saat. Perlahan-lahan, penglihatannya mulai jelas dan ia bisa melihat bentuk-bentuk sederhana di sekelilingnya.

"Aku... masih hidup?"

Suara yang keluar dari tenggorokannya terdengar kecil dan lemah. Itu bukan suaranya yang dulu. Suara yang ia ingat adalah suara berat, menggelegar, dan penuh dengan otoritas yang membuat siapa pun yang mendengarnya akan gemetar ketakutan. Tapi sekarang, suara ini milik seorang anak kecil berusia sekitar sepuluh tahun.

Ryn mencoba menggerakkan tangannya, namun tubuhnya terasa ringkih dan lemah. Ia merasakan adanya energi yang tertidur di dalam dadanya—sebuah energi yang sudah ada di sana sejak lama, namun kini terasa terputus dan terkurung.

Ingatan mulai mengalir deras seperti air banjir yang menerjang pikirannya.

Vorthar. Itulah nama yang dulu melekat padanya. Raja Iblis yang memerintah Wilayah Kegelapan selama ribuan tahun. Penguasa yang ditakuti oleh semua makhluk di seluruh penjuru dunia. Kekuatannya begitu besar hingga para Dewa pun harus bersatu untuk melawannya.

Namun, kemenangan mereka hanyalah sebuah tipuan.

Vorthar ingat dengan jelas bagaimana ia dikhianati oleh orang-orang yang ia anggap sebagai sekutu. Di hari pertempuran terakhir, ketika pedang para Dewa menembus tubuhnya, ia melihat bahwa salah satu dari mereka adalah teman dekatnya sendiri. Mereka tidak memusuhinya karena kejahatan, tapi karena ketakutan. Ketakutan akan kekuasaan yang tak terbatas yang dimilikinya.

"Kamu terlalu kuat," kata Dewa Agung saat itu, senyum sinis terukir di wajahnya. "Dunia ini tidak bisa menampung keberadaanmu. Kamu harus lenyap."

Meskipun tubuhnya hancur, Vorthar tidak bisa sepenuhnya mati. Kutukan para Dewa membuat jiwanya terpisah dari jasadnya dan diasingkan ke alam reinkarnasi. Ribuan tahun berlalu, dan kini... ia terlahir kembali sebagai anak kecil bernama Ryn di dunia yang sama, namun dalam waktu yang berbeda.

"Jadi ini nasibku," gumam Ryn pelan. Ia mencoba duduk dan menopang tubuhnya dengan tangan kecilnya. "Aku kembali ke dunia ini bukan untuk hidup tenang. Aku kembali untuk membalas dendam. Dan aku akan mendapatkan kembali segala sesuatu yang dirampas dariku."

Saat ini, ia belum memiliki kekuatan seperti dulu. Inti kekuatannya yang besar telah terpecah menjadi serpihan kecil dan tertanam di dalam tubuh anak kecil ini. Sistem kultivasi di dunia ini juga berbeda dengan apa yang ia ketahui dulu. Di Aetheria, kekuatan dibagi menjadi tingkatan yang jelas: Pemula, Pejuang, Ahli, Master, dan seterusnya hingga mencapai tingkat Dewa. Namun, kekuatan kegelapan yang ia miliki dulu dianggap sebagai hal terlarang dan iblis oleh semua orang di sini.

Ryn turun dari tempat tidur gubuknya dan berjalan menuju pintu. Angin dingin menyapa wajahnya, namun ia tidak merasakan rasa sakit atau ketakutan. Di dalam dirinya, ada api yang perlahan mulai menyala kembali.

"Ryn!"

Suara panggilan membuatnya menoleh. Seorang wanita tua dengan wajah keriput dan mata yang penuh kelembutan mendekat. Itu adalah Ibu Marta, penduduk desa yang telah mengasuhnya sejak bayi. Ia menemukan Ryn terbaring di pinggir hutan saat itu dan membawanya ke desa untuk dirawat.

"Kamu sudah bangun? Aku khawatir sekali tadi malam," kata Ibu Marta sambil memegang bahu Ryn. "Kamu terlihat sedikit berbeda hari ini, Nak. Seperti ada beban besar yang kamu bawa."

Ryn tersenyum tipis, senyum yang jarang ia berikan sebelumnya. "Tidak apa-apa, Ibu. Aku hanya merasa lebih kuat dari sebelumnya."

Wanita itu menggelengkan kepala, merasa aneh dengan perubahan sikap anak itu. Selama ini Ryn selalu pendiam, jarang berbicara, dan sering menjadi sasaran ejekan anak-anak lain di desa karena penampilannya yang agak berbeda. Matanya yang berwarna ungu gelap jarang terlihat pada orang biasa, dan rambutnya yang berwarna hitam pekat seolah menyerap cahaya di sekelilingnya.

"Makanlah dulu. Aku sudah menyiapkan bubur hangat untukmu," ajak Ibu Marta.

Ryn mengangguk dan duduk di meja kayu yang sederhana. Saat ia memegang mangkuk bubur, ia bisa merasakan aliran energi kecil yang mengalir dari ujung jarinya ke seluruh tubuhnya. Ia mulai memahami bahwa tubuh barunya ini memiliki potensi yang luar biasa, meskipun belum bisa digunakan dengan maksimal.

Saat makan, ia mulai mempelajari situasi di sekitarnya. Desa Hutan Kecil adalah tempat yang sangat terpencil dan miskin. Penduduknya hanya terdiri dari sekitar lima puluh orang yang hidup dengan bertani dan berburu di hutan sekitar. Mereka tidak memiliki kekuatan kultivasi yang kuat, hanya sedikit yang bisa mencapai tingkat pemula saja.

Dan di luar desa, jauh di dalam hutan, ada wilayah yang dilarang dimasuki oleh siapa pun. Orang tua di desa sering bercerita bahwa di sana ada makhluk-makhluk jahat dan kekuatan gelap yang berbahaya. Namun Ryn tahu, wilayah itu dulunya adalah wilayah kekuasaannya sendiri.

Setelah selesai makan, Ryn keluar gubuk dan berdiri di bawah langit yang mulai terang. Kabut tipis perlahan menghilang, menampakkan pepohonan besar yang menjulang tinggi dan rimbun. Angin berhembus membawa aroma daun-daun dan tanah basah.

"Di sini aku akan mulai lagi," bisiknya dalam hati. "Aku akan membangun kekuatanku kembali, lebih kuat dari sebelumnya. Dan suatu hari nanti, aku akan menghadapi mereka yang mengkhianatiku. Para Dewa yang menganggap dirinya suci dan benar."

Di kejauhan, di atas bukit yang tinggi, sepasang mata merah menyala tiba-tiba terbuka. Itu bukan mata manusia biasa, melainkan mata yang penuh dengan kebijaksanaan kuno dan kekuatan yang tersembunyi. Sebuah kehadiran yang telah mengamati Ryn sejak ia terlahir kembali ke dunia ini.

"Raja Iblis telah kembali," bisik suara berat yang terdengar seolah datang dari jauh. "Permainan baru akan segera dimulai."

Ryn tidak menyadari kehadiran pengamat itu. Saat ini, satu-satunya hal yang ada di pikirannya adalah kekuatan, balas dendam, dan takhta yang akan ia rebut kembali. Hari ini hanyalah awal dari perjalanan panjang yang akan mengubah nasib seluruh dunia.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!