NovelToon NovelToon
Eyes Of Curses

Eyes Of Curses

Status: tamat
Genre:Fantasi / Romantis / Action / Petualangan / Iblis / Dunia Lain / Romansa / Penyeberangan Dunia Lain / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:149.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: dwimst

Pertemuan yang tidak disengaja karena sebuah pekerjaan, menuntunnya dalam sebuah pertualangan yang tak terlupakan demi memperjuangkan sesuatu yang bernama cinta.

Menghadapi rintangan bersama agar dapat bersatu, demi menghilangkan sebuah kutukan.

Bisakah mereka menemukan kebahagiaan ketika banyak rintangan yang menghadang di depannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwimst, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Ketika cinta dipertemukan oleh sebuah pertualangan, mereka hanya bisa memikirkan apakah akhirnya akan bahagia ataupun sebaliknya mereka tidak tahu. Biarlah takdir yang menentukan...

Pertualangan yang membuat perasaan mereka menjadi begitu dalam dan begitu kuat, pertualangan yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup.

.

.

.

.

.

Seorang bocah laki-laki berlari di dalam hutan yang cukup gelap, sendirian dan tanpa ditemani seorang pun.

Ia tampak ketakutan, lontang-lantung tidak tentu arah sambil menangis.

Di tengah pelariannya ia melihat sebuah makhluk hitam besar bagaikan monster dan bersayap berdiri di hadapannya sambil menyeringai kejam.

Anak itu ketakutan keringat membasahi seluruh tubuhnya ia mundur beberapa langkah.

Tetapi tiba-tiba ada sebuah asap hitam, asap hitam itu muncul dari telapak tangan makhluk itu dan mengitari tubuhnya.

Kemudian asap itu memasuki matanya dan semuanya pun akhirnya menggelap, ia kehilangan kesadarannya.

***

"Hosh! Hosh! Hosh!" seorang pemuda bangun dengan keringat yang mengucur di pelipisnya dengan nafas yang tersenggal-senggal.

Matanya tampak di perban sehingga ia tidak dapat melihat apa-apa, kemudian ia meraba-raba meja di sampingnya untuk mengambil segelas air putih yang berada di situ.

Prang!

Tetapi ia tampak masih panik sehingga gelas yang ingin ia raih malah jatuh ke lantai dan pecah.

"Ck." umpatnya kemudian memegang wajahnya dengan kedua tangannya frustasi.

Cklek!

Ia mendongak ke arah pintu karena mendengar suara ada yang datang, seolah-olah melihat orang yang masuk itu, walaupun matanya di perban dan ia tidak melihatnya sama sekali.

"Reyhan apa kamu bermimpi buruk lagi?" tanya seorang wanita parubaya sambil membawa nampan berisi makanan.

"Ya, bunda." jawab pemuda itu sambil mengangguk mengenali suara bundanya.

Bundanya pun menaruh nampan di atas meja di dekat ranjang pemuda itu sambil menatap putranya sedih kemudian wanita parubaya itu mengelus lembut kepala putranya itu.

Pemuda itu hanya menatap lurus karena ia tidak bisa melihat apa-apa.

"Makanlah nak." kemudian bundanya mengambil semangkuk bubur hangat yang di bawanya dan menyuapkan ke putranya itu, kebetulan pria itu sedang tidak sehat beberapa hari itu ia sedang tidak enak badan karena dihantui oleh mimpi buruknya.

"Bunda aku haus," katanya kemudian bundanya mengambilkan segelas air putih yang di bawanya dan setelah menaruh di tangan putranya, pemuda itu pun meminumnya sampai habis seperti orang yang begitu kehausan.

"Reyhan mulai besok bunda gak bisa temanin kamu lagi di sini bunda harus bantu papa mengurus kerjaan." jelas bundanya.

Pemuda yang bernama Reyhan itu hanya menatap lurus tanpa ekspresi sebenarnya ia begitu kesal karena bundanya lagi-lagi akan di sibukkan oleh pekerjaannya.

Ia kesal karena orangtuanya yang terlalu sibuklah yang membuatnya mengalami kejadian itu, kejadian yang tidak pernah akan ia lupakan.

Setelah ia di nyatakan tidak dapat menggunakan matanya lagi oleh dokter orangtuanya akhirnya sedikit bersimpati padanya. Padahal ditengah keterbatasannya itu ia hanya ingin kedua orangtuanya selalu berada di sampingnya dan selalu menemaninya karena ia merasa begitu kesepian.

"Apa Reyhan terlalu merepotkan bunda?" tanyanya merasa bersalah akan keadaannya.

"Tidak sayang kamu gak pernah merepotkan bunda," ucap bunda Reyhan.

Reyhan hanya menunduk lagi-lagi tidak bisa mengutarakan perasaannya yang sangat kesepian dan hanya ingin merasakan kasih sayang, lagi-lagi ia akan kehilangan kasih sayang orangtuanya di tengah keterbatasannya.

"Mulai besok kamu akan di layani oleh para pelayan-pelayan di rumah ini," ucap bundanya menjelaskan kemudian pergi meninggalkan kamar itu setelah membersihkan gelas pecah yang dibuat Reyhan dan kemudian mencium puncak kepala putranya itu.

"Bunda," gumam Reyhan benar-benar merasa di tinggalkan.

Reyhan teringat ketika usianya tepat delapan belas tahun saat itu hari ulang tahunnya. Kejadian yang membuatnya tidak berdaya seperti sekarang.

Saat itu tiba-tiba saja mata Reyhan seolah-olah menyerap sesuatu ketika melihat orang-orang di sekitarnya dan merasa kesakitan ketika melihat cahaya yang terlalu terang, benar-benar menyakitkan.

Ia bahkan sempat berteriak karena menahan sakit di matanya dan akhirnya membuatnya jatuh pingsan.

Semejak saat itu dokter melarangnya untuk menggunakan matanya dan menyuruhnya untuk di perban saja menurut dokter itu bisa membahayakan dirinya jika dia masih nekat untuk melihat. Dokter juga tidak tahu jelas apa yang menyebabkan mata pria itu menjadi seperti itu, tidak ada penyakit medis yang di deritanya. Mata Reyhan baik-baik saja meskipun begitu menurut pemeriksaan medis rasa sakit yang di timbulkan mata pria itu mempengaruhi seluruh bagian tubuhnya, dan bisa saja membahaya kan nyawanya. Dokter angkat tangan akan penyakit Reyhan melakukan operasi sama saja sesuatu yang tidak benar karena mata Reyhan sudah di nyatakan sangat sehat dan tidak menderita penyakit apapun.

Awalnya mendengar penjelasan dokter, Reyhan sangat menolaknya dan malah memaksa tetap untuk menggunakan matanya lalu ia membuka kasar perban yang telah di lilitkan di matanya, ia tidak menerima kenyataan itu. Jika matanya dinyatakan sehat maka ia harus tetap melihat.

Hasilnya ia kesakitan dan tidak sadarkan diri selama seharian padahal cuma lima belas menit ia mempertahankan diri untuk dapat melihat dan akibat kejadian itu ia mengalami trauma berat untuk menggunakan matanya lagi, karena sakit yang ia terima saat melihat cahaya benar-benar tidak bisa ia bayangkan untuk ia rasakan lagi.

Sekarang usianya sudah dua puluh tahun, sudah dua tahun ini ia tidak menggunakan matanya sama sekali dan hidup seperti orang buta padahal dia tidak buta. Orangtua Reyhan awalnya sangat shock ketika mengetahui sesuatu yang terjadi pada Reyhan berbagai macam pengobatan dan berbagai dokter spesialis mata telah menangani penyakit putra mereka itu tapi semuanya berakhir dengan angkat tangan, pada akhirnya mereka pun menerima keadaan putra mereka itu. Namun karena masalah pekerjaan dan ketidaktahuan mereka tentang perasaan Reyhan yang kesepian, orangtua Reyhan meninggalkan Reyhan dalam kesepiannya.

Reyhan perlahan-lahan dapat beradaptasi dengan hal itu, ia bisa bermain komputer untuk mengetik, hapal seluk-beluk rumah tanpa melihat dan pendengarannya tajam meskipun dari jarak jauh begitu juga dengan indra penciumannya.

Walaupun ia tidak pernah keluar rumah lagi semejak dua tahun ini selain tidak ada yang mengantarnya untuk pergi jalan-jalan ia juga sudah tidak terlalu percaya diri lagi karena keterbatasannya.

Setelah bundanya tidak merawatnya lagi ia pun di rawat oleh para pelayan-pelayan rumahnya.

Tetapi karena ulah Reyhan sendiri yang bisa dibilang sangat aneh dan menyebalkan begitulah pendapat pengasuh-pengasuhnya akhirnya mereka tidak tahan menghadapinya dan memilih mundur.

Bahkan banyak para gadis dan wanita parubaya yang sudah bekerja untuknya tetapi juga tidak ada yang tahan.

Reyhan selalu menjahili mereka ia tahu mana orang yang tidak ikhlas merawatnya.

Kebanyakan para gadis yang pernah merawatnya ingin memanfaatkan kekurangannya bahkan semuanya yang sudah pernah merawatnya hanya ingin memanfaatkannya saja.

Sehingga membuatnya muak dan ia membuat para gadis-gadis itu takut bahkan seorang pria pun pernah menjadi pengasuhnya tetapi tidak bertahan seminggu pria itu berhenti karena Reyhan mengajaknya berkelahi.

Bersambung...

1
Alya Alghazali
keren ceritanya👍👍💓💓
aku suka cerita fantasi dari kecil selalu nonton anime.. bahkan sampai sekarang.
sukses buat auther nya💓💓
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Alya Alghazali
visual nya dong Thor biar bisa ngebayangin.😊
DMus: Terima kasih telah membaca cerita saya☺☺
total 1 replies
Nurul Inayah
Keren lho ceritanya... berasa nonton anime lagi.. Good job, thor!
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Resky Nuri N
thor buat s2nya juga dong
DMus: Hehe iya😁😁
total 3 replies
아미💜🎵
semangat kakak
aku udah mampir nih
jangan lupa feedback yahh ke
LIVE FOR LOVE

menceritakan sulitnya kehidupan dan pahit manisnya percintaan yang dialami oleh Michella davilia

aku tunggu yah
Yuliana Ana
seru👍👍♥️
DMus: Terima kasih telah mampir dan membaca cerita saya
total 1 replies
A. Yohandi
kalau boleh tau nama lengkap penulisnya siapa ya kak?
DMus: Nama saya Dewi🤗🤗
total 1 replies
Ayunina Sharlyn
lanjut 😃
DMus: Terima kasih telah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Rima.N
lanjuuut dong thour....

trour jangan lupa mampir keceritaku juga yaa "love in Banjarmasin"
Rima.N: Sama2...kakak juga mampir yaa, sekalian beri komentar hihi...
total 2 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
DMus: Terima kasih telah membaca, untuk kelanjutan ceritanya memang berakhir sampai disini.

Jika berkenan silahkan baca cerita saya yang lainnya ya!!
total 1 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
Muzfirah
hebat banget!!
Muzfirah
ceritax unik jadi gemmess deh ama authorx
DMus: Hehe, kalo cerita baru masih dalam proses ya. Jika berkenan mampir juga di cerita saya yang judulnya "Dia dan Aku"

Terima kasih telah menyukai cerita saya🥰🥰
total 3 replies
Muzfirah
seru ceritax thor jadix aku terbawa suasana dan deg degan sendiri deh
firtaan_
Betah kok😅😏😉
DMus: Hehe, terimakasih sudah membaca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Choi Aerii (ig:@choiaerii99)
tangannya diapain sih Thor sama si Reyhan? 😆
DMus: Diperiksa saja, soalnya kan Reyhan gak lihat. Jadi meriksanya gitu😁😁

Terima kasih sudah mampir baca🤗🤗
total 1 replies
widi yanti
Boleh kasih saran ya, Thor. Ada kalimat yang berbunyi, 'Dira ia memang merasa takjub.....'
Seharusnya tidak usah pakai ia lagi karena sudah ada Dira.
DMus: Terima kasih sarannya, kedepannya saya akan menulis lebih baik lagi. Dan terima kasih sudah menyempatkan diri mampir dan membaca cerita saya!!😊😊
total 1 replies
widi yanti
Lucu kak. Seru juga 😆
Bie
penulisannya rapi huhu senang bacanya
DMus: Terimakasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Yuni Susilawati
mulai eng..ing...eng
DMus: Terima kasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!