NovelToon NovelToon
The Exorcist

The Exorcist

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Diam-Diam Cinta / Roh Supernatural / Cinta Seiring Waktu / Horor
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: aris suryana

Ini adalah zaman di mana organisasi Exorcist, para iblis, hantu, dan siluman masih eksis di kalangan masyarakat.

Takigawa Yamato adalah remaja yatim piatu miskin, ia tidak sengaja menjadi pemilik mata raja azir yang telah di curi oleh seorang iblis kucing yang bernama Ryuu dari kantor polisi exorcist cabang tokyo.

Jendral besar exorcist yang bernama minamoto morisawa pun membawa Yamato ke akademi exorcist di markas pusat, untuk di latih mengandalkan kekuatan mata raja azir.

Di sana Yamato bertemu dengan beberapa teman-teman baru yang memiliki sifat yang berbeda dan masalalu yang berbeda pula.

Dan kebenaran bahwa Yamato telah menjadi pemilik mata raja azir di tutup-tutupi oleh para petinggi exorcist mereka takut jika kabar ini bocor maka akan terjadi kerusuhan dan markas pusat akan menjadi incara para iblis.

seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit mister akan terungkap dan Yamato akan menyadari arti dari semua ini

"kita semua tau kalau kematian datang dalam sekejap mata"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aris suryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takigawa Yamato anak yatim piatu

"Di mana?" tanya seorang pria dewasa berpakaian serba hitam rapih.

"Menurut informasi, mereka menyimpannya di cabang tokyo " jawab seorang pria yang berpakaian sama.

.

.

.

.

"Yahahahaha!, aku menang lagi"  teriak seorang remaja laki-laki setelah berhasil memenangkan permainan poker dan mendapatkan uang taruhannya.

"Jadi uang ini milikku, kalau begitu selamat malam semua" lanjut remaja tersebut setelah mengambil uang taruhan lalu berjalan keluar dengan wajah bahagia.

Baru saja berada di luar, seorang pria dewasa menarik kerah bajunya dan berkata kepada remaja itu " Yamato! Kau memang tidak pernah mengecewakan ku tapi hutanmu masih banyak, jadi aku ambil uang ini".

"Lihat iblis!" teriak remaja yang bernama Yamato tersebut dengan menunjuk ke belakang pria itu.

Mendengar kata "iblis" pria itu pun terkejut dan tanpa sengaja iya melepaskan kerah baju Yamato dari genggamannya.

"Hahahaha! Dasar bodoh" ucap Yamato lalu lari cepat.

Setelah berhasil melarikan diri, terlihat Yamato masuk ke dalam sebuah gang yang sempit dan juga penuh dengan sampah.

Beberapa saat kemudian terlihat di ujung gang tersebut terdapat sebuah rumah tua, lebih tepatnya seperti rumah kosong yang berhantu.

Ketika Yamato akan masuk kedalam, pintu rumahnya tidak dapat di buka bahkan gagang pintunya saja tidak bisa di gerakan.

"Astaga! Pintunya macet lagi, baiklah kau yang memaksa" dan terlihat Yamato yang berjalan sedikit ke belakang, mengambil ancang-ancang.

Kemudian Brak.... Pintu rumahnya berhasil terbuka dengan cara di dobrak oleh Yamato, setelah pintunya terbuka ia pun masuk kedalam.

Keadaan di dalam bagaikan kapal pecah sangat berantakan, di westapel banyak piring kotor yang di kerumuni lalat dan lantai yang begitu berdebu.

Meski begitu Yamato terlihat nyaman-nyaman saja dengan keadaan rumahnya, bahkan ia terlihat sedang tertidur di sebuah sofa yang hampir rusak.

Beberapa menit kemudian, hujan turun dengan deras karena atap rumahnya bocor dan beberapa tetes air ada yang jatuh ke mukanya.

Yamato pun terbangun dan melihat beberapa bagian rumahnya bocor, bergegas ia mengambil beberapa ember untuk menampung air yang terus menetes.

Setelah selesai ia pun duduk dan tanpa sengaja Yamato kembali tertidur sampai.

.

.

Pagi hari pun tiba, setelah membuka kedua matanya Yamato melihat ember-ember itu telah terisi penuh oleh air hujan, satu persatu ia membawa semua ember itu keluar rumah.

Setelah selesai ia pun kembali ke rumah dengan membawa handuk dan pergi mandi ketika ia sudah telanjang, lalu menyalakan kran air tapi tidak ada setetes pun air yang keluar.

"Lah, kok, apa mereka benar-benar menutup airnya? Coba ingat-ingat terakhir kali aku bayar tagihan air itu eng...... Dua tahun yang lalu kalau gak salah"

"Apa aku kesekolah jangan mandi saja? Air hujan semalam juga sudah aku buang, yasudahlah jangan mandi" lanjut Yamato kemudian keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuk.

Saat ia akan membuat sarapan di dapur, kopor yang akan Yamato di gunakan tidak menyala ketika di lihat ternyata gasnya sudah habis.

"Astaga!" kemudian Yamato membuka setiap lemari yang ada di dapurnya berharap ada makanan, tidak di sangka ada sebungkus roti yang sebagiannya sudah berjemur.

"Apa ini masih bisa di makan? Makan sajalah" dan Yamato mulai memakan bagian roti yang masih bersih dari jamur.

Sesudah sarapan Yamato mulai memakai seragam sekolahnya, karena terlalu bersantai-santai tanpa ia sadari kalau diri sudah kesiangan.

"Yaampun aku terlambat" bergegas Yamato berlari menuju sekolahnya.

.

.

Sayangnya gerbang sekolah sudah di tutup tapi Yamato tidak habis akal, ia mulai memanjat pagar tembok sekolah kemudian mengendap-ngendap berjalan menuju kelasnya.

Sedikit lagi hampir sampai ke kelas, Yamato tertangkap basah oleh kepala sekolah dan ia pun di bawa ke kantor.

Di sana kepala sekolah memarahi Yamato karena selalu terlambat dan meminta ia untuk berhenti pergi ke klub malam dan bermain poker di sana, karena tidak pantas untuk anak sekolah sepertinya, selam itu kepala sekolah memberitahu kalau Yamato sudah menunggak pembayaran selama satu tahun.

Dan kepala sekolah mengancam akan  mengeluarkannya jika tunggakannya masih belum di lunasi bulan ini, setelah puas memarahi Yamato, kepala sekolah pun memperbolehkannya untuk pergi ke kelas.

"Argh.... Ocehan pak tua itu membuat telinga ku sakit" gumam Yamato yang berjalan menuju kelasnya.

"Yo! Selamat pagi semua!" ujar Yamato setelah berada di dalam kelas, padahal saat itu ada seorang guru yang sedang mengajar.

"Yamato!! Jam berapa sekarang?" tapi Yamato memotong perkataan guru tersebut.

"Sekarang jam 9:45 bu" potong Yamato dengan wjaah tidak merasa bersalah.

"Astaga!! Sekarang berdiri di depan kelas sampai pelajaran selesai!!" teriak guru itu di depan Yamato dengan wajah begitu marah dan kesal.

Dengan santuynya Yamato menuruti perkataan gurunya itu dan berdiri di depan kelas sampai pelajarannya selesai.

.

.

.

.

Akhirnya bel istirahat pun berbunyi dan Yamato pun masuk ke dalam kelas, terlihat beberapa anak laki-laki dan perempatan menyambut kedatangan Yamato.

Mereka memuji kelakuan Yamato tadi dan menjadikannya baham lelucon, tiba-tiba saja perut Yamato mengeluarkan suara yang cukup keras.

"Apa itu?" tanya seorang gadis setelah mendengar suara dari perut Yamato.

"Haha, maaf tadi pagi aku tidak sarapan" jawab Yamato.

"Sudahlah, ayo aku traktir makan" sahut seorang remaja laki-laki.

"Mitsuki apa kau benar-benar akan mentraktir ku?" tanya Yamato.

"Yah tentu mari" jawab remaja yang bernama Mitsuki lalu berjalan mendahului.

Di kantin sekolah terlihat Yamato yang sedang makan dengan lahap dan temannya yang hanya melihat sambil tersenyum.

"Ngomong-ngomong apa kau sudah tau?" tanya Mitsuki.

"Tau soal apa?" jawab Yamato yang berbalik bertanya.

"asosiasi exorcirs cabang tokyo tadi malam di serang beberapa akuma dan katanya ada benda sakral yang di curi" jelas Mitsuki.

"Benda sakral? Benda yang seperti apa?" tanya Yamato yang masih mengunyah makanannya.

"Aku tidak tau tapi katanya benda itu sangat berharga dan saat ini beberapa Exorcirs sedang melakukan pengejaran" jawab Mitsuki.

"Pulang sekolah nanti apa kau akan pergi ke klub malam lagi?".

"Tentu! Aku sudah cukup uang untuk menantang seorang pria berkumis tebal katanya dia tak terkalahkan" jawa Yamato dengan penuh semangat.

Tak lama kemudian bel pun kembali berbunyi, itu tandanya pelajaran selanjutnya akan segera di mulai, setelah Yamato menghabiskan makanannya, mereka berdua pun kembali ke kelas.

Saat jam pelajaran berlangsung, Yamato yang duduk paling belakang sedang asik tidur dengan buku catatan yang menutupi wajahnya.

Teman-temena Yamato yang duduk di sebelahnya mencoba membangunkannya tapi gagal, sampai akhirnya pak guru yang saat itu mengajar berjalan mendekati tempat Yamato duduk.

Kemudian mengambil buku yang ada di wajahnya dan lalu berteriak "Takigawa Yamato!! Bangun!"

"Sekarang berdiri di depan kelas sampai pelajaran selesai" lanjut guru itu setelah Yamato bangun.

Dengan wajah yang masih mengantuk Yamato berjalan keluar kelas.

1
Lumi✿.
semangat berkarya Thor!
life
cemungut Thor..
Ayano
Huwahahahha, sudah kubilang kan 😏😏😏
Ayano
Kan gitu. Bentar lagi kamu mungkin tinggal nama
Ayano
Mati akhirnya
Ayano
Aku kami jadi pelayannya bahkan nyiram jus lagi keknya
Ayano
Mikacino atau moccachino?
Ayano
Aku ngebayangin ada tamparan renyah wak 🤣🤣
angin putingbeliau
hmm kayanya banyak yang harus di revisi lagi
👑Chaotic Devil Queen👑
alis dek, bukan halis
👑Chaotic Devil Queen👑
jadi keinget kata² Brontosaurus di upin ipin 🦄
onimaru
sayang bet sepi pembaca
👑Chaotic Devil Queen👑
ceka? cek? btw makanya kalau punya barang penting itu simpen yang bener wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
And atau End dek?
👑Chaotic Devil Queen👑
adegan banjir darah! sip saya suka saya suka
👑Chaotic Devil Queen👑
pria ya dek ya bukan pris
👑Chaotic Devil Queen👑
"air hujan selama juga sudah aku buang?"

mungkin maksudnya air hujan semalam
👑Chaotic Devil Queen👑
maaf, anda belum membeli istrik
👑Chaotic Devil Queen👑
awas ada kecoak
👑Chaotic Devil Queen👑
kapal pecah dong! kata² legend emak²
👑Chaotic Devil Queen👑: kita senasib
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!