Penghianat ..

Arkan gelisah di atas ranjang nya , bagaimana tidak ? ia hanya sendiri di sini , sedang kan Chalista kekamar Putra nya untuk menidurkan Bocah itu ..

" Tutup mata mu !" gumam Arkan menekan kuat kelopak mata nya , namun , nihil ia tak bisa terpejam seperti biasa nya

ia melirik jam yang ada di meja nya menunjukan pukul 1 malam , sedari tadi Chalista tak muncul muncul ke kamar nya ..

" kemana Wanita penggoda itu ? awas kalau dia tidur di sana !" geram Arkan lalu melangkah kan kaki nya keluar kamar , namun di perjalanan ia berpapasan dengan Bianca yang baru keluar dari kamar nya ..

Arkan hanya menatap datar Bianca yang hanya memakai Lingeria Sexsi malam malam begini , entah mengapa hasrat nya tak bangkit sama sekali , bahkan ia jijik melihat lekuk kan itu ..

" Sayang kau..

" jangan memanggil ku dengan sebutan itu !" geram Arkan tak suka , ia bukan lah kekasih wanita ini , mereka hanya lah sekedar Patner penghangat ranjang , itu pun semenjak kedatangan Chalista tidak lagi Arkan lakukan ..

" kau pasti mau kekamar ku kan ? ayo aku akan memberikan Servis terbaik !" ucap Bianca percaya diri

" aku tak berminat !" ucap Arkan dingin lalu melanjutkan langkah nya menuju Kamar Gebriel yang ada di lantai bawah kamar nya

Bianca mengikuti kemana Arkan pergi , ia mengendap ngendap di balik pilar pilar kokoh itu ..

ia terkejut saat Arkan membuka pelan pintu kamat bocah baru itu ..

" Mau apa dia ?" gumam Bianca bingung melihat Arkan yang mengendap ngendap seperti pencuri

Arkan mengintip dari balik pintu yang ia buka sedikit , ia melihat Chalista yang sedang bicara dengan seseorang di Hanfon nya , tiba tiba pikiran buruk itu menguasai otak nya

" brengsek !" umpat Arkan lalu masuk kedalam kamar itu dengan kemarahan nya yang tak menentu ,

Grapp.. Arkan merampas Hanfon Chalista kasar hingga membuat gadis itu tersentak kaget karna nya ..

" kau mau apa ?" tanya Chalista pelan , ia tak ingin putra nya terbangun malam malam begini

Arkan menatap Nama di benda pipih itu , ia semangkin geram melihat nama pria yang ada di sana ..

" Penghianat !" geram Arkan meremas Hanfon Chalista hingga hancur berkeping keping , Chalista membulat kan mata nya melihat tingkah Arkan yang menjengkelkan

" Kau ! haiss..ikut aku !" geram Chalista menarik tubuh gagah Arkan yang masih diam di tempat , urat biru di wajah putih Pria Tampan itu memancarkan kemarahan yang besar , apa lagi Netra Biru Arkan yang seakan menghujami jantung Chalista dalam

" Kau kenapa ?" tanya Chalista pelan

Cup... namun Arkan malah menyambar bibir nya kasar hingga mereka terhuyung ke ranjang Gebriel yang besar .

Chalista meronta ronta dalam Pergumalan bibir Arkan yang kasar , ia merasa Pria ini bukan bernafsu tapi marah ..

" kaummm kenammpaa ?" tanya Chalista di sela sela pangutan Arkan yang sulit untuk di lepaskan

" Arkanmm !" pekik Chalista saat bibir nya malah di gigit kasar oleh pria bermanik biru ini hingga ia membuka mulut nya untuk memberi akses untuk lidah Beruang kutup ini masuk

setelah beberapa lama membelit lidah , Arkan melihat Chalista yang kehabisan nafas lansung melepaskan tautan lidah nya , namun kening mereka masih menyatu dengan nafas tak beraturan ..

" Ka..Kau Gi..Gila !" desis Chalista Ngos Ngosan , Arkan duduk dan menarik kedua tangan Chalista hingga lansung menubruk tubuh nya

Grepp.. Arkan membelitkan kaki Chalista ke pinggang nya dengan Bokong gadis itu duduk di pangkuan nya ..

" Kau tak bisa berhubungan dengan Pria lain selama kau masih menjadi istri ku !" geram Arkan mencengkram pipi lembut Chalista hingga ringisan kecil itu lolos di bibir bengkak nya

" ka..kau bilang apa ? hmm lepass !" desis Chalista memukul tangan Kokoh Arkan yang kuat

" kau selingkuh !" geram Arkan masih mencengkram pipi lembut itu , Chalista mulai mengerti kemana Tuduhan tak berdasar pria ini ..

Grett.. Chalista mengigit keras lengan Arkan hingga membuat cengkraman pria itu terkepas

" kau pikir aku melakukan apa ha ? " geram Chalista mencengkram kaos di dada Arkan geram

" kau menelfon kekasih mu itu ! kau..

" dia Faris teman ku !" ucap Chalista masih dengan intonasi kesal nya

" aku tak percaya !" bantah Arkan keras , Chalista melepas cengkraman nya pada kaos Arkan kasar

" terserah pada mu ! Toh itu bukan urusan mu !" ketus Chalista masa bodoh , Arkan semangkin naik pitam di buat nya

" Jelaskan ! " bentak Arkan membuat Gebriel lansung terduduk di ranjang nya dan menagis sejadi jadi nya ..

" Mo..Momyyyy !" teriak Gebriel takut dengan tangisan Bocah nya yang melengking kuat , Chalista menatap tajam Arkan yang terkejut karna nya

" baby ! heyy ..disini Momy Sayang ! Cup Cup baby jangan takut Sayang !" ucap Chalista lembut mengusap punggung putra nya yang bergetar karna terisak

" Momyyy ! " tangis Gebriel semangkin melengking kuat membuat Chalista gelagapan

" biar aku saja ! " ucap Arkan yang mendekat kearah Chalista yang menjauh , ia masih marah dengan sikap arogan Arkan

" Keluar lah dari sini !" geram Chalista menunjuk pintu kamar nya , Arkan tak memperdulikan nya , ia malah menarik Tubuh Mungil Gebriel yang terisak kedalam dekapan hangat nya ..

Grepp,. Cahlista terkejut di buat nya , ia melihat Arkan yang dengan santai nya mengelus kepala Putra nya ..

" maaf kan Dady Boy ! kau jadi terbangun !tidurlah lagi , dady di sini !" ucap Arkan lembut mengecup kening Gebriel yang lansung berhenti menagis karna nya

" Da..Dady !" lirih Gebriel tersenyum , Arkan mengangguk ia membawa kepala mungil itu ke dada nya yang bidang dan hangat ..

" tidurlah !" bisik Arkan pada Gebriel yang kembali menutup mata nya dengan Arkan yang mengelus kepala nya lembut

Chalista mengembun melihat perlakuan Arkan yang tulus pada Putra nya , ia merasa bahagia Gebriel bisa merasakan belaian seorang ayah ..

" Kakak ! cepatlah sadar , aku yakin kau akan senang melihat putra mu yang tumbuh besar ! dulu kau ingin melihat nya tumbuh bukan ? " batik Chalista terisak

semenjak kejadian di masa lalu Keluarga nya yang kelam membuat Kakak tiri nya Koma selama 8 tahun , Chalista terus mengunjungi sang Kakak di Rumah sakit kepercayaan nya yang di jaga setiap anggota nya

" kau kenapa ?" tanya Arkan tersentak melihat Chalista yang terisak , ia menenagkan Putra nya ini malah Momy nya yang menagis ..

" a..aku tidak apa apa !" jawab Chalista tersadar dari lamunan nya , Arkan meletakan tubuh Gebriel pelan ke atas ranjang

ia mendekati Chalista yang menghapus linagan kristal bening itu dengan cepat ..

" heyy !" panggil Arkan memeggang pundak Chalista lembut , Chalista menolehkan wajah nya yang sembab menghindar dari tatapan Arkan

" Pergilah kekamar mu !" ucap Chalista tanpa mau menatap wajah Arkan yang geram sekaligus bingung ..

Greppp ..

terkejut saat Arkan malah menggendong nya , dan membawa nya keluar menuju kamar mereka

" Kau..

Cup.. satu kecupan mendarat di bibir ranum itu , Chalista kesal di buat nya

" Diam !" ucap Arkan melanjutkan langkah nya menuju kamar mereka , Arkan sampai di ruangan itu , ia lansung masuk dan mendudukan tubuh istri nya ke pinggir ranjang ..

lalu Arkan melangkah ke lemari pakaian nya , Chalista menautkan alis nya bingung melihat Arkan mengambil kemeja besar abu abu milik pria itu ..

" Mau apa ?" tanya Chalista menatap Arkan yang melemparkan benda itu ke pangkuan nya

" Pakailah !" ucap Arkan , ini Hobby baru nya melihat dan memeluk Tubuh Chalista yang sexsi dengan Kemeja kebesaran nya ..

" kauuu..

" jangan membantah ! atau aku yang memakaikan nya ! " goda Arkan menaik turunkan alis nya , Chalista memiringkan bibir bengkak nya dan lansung menyambar kemeja besar itu

" Modus !" ketus Chalista lalu melangkah ke Walkcloset di ujung sana , Arkan terkekeh dengan tingkah menggemaskan Chalista yang semangkin hari membuat nya terpikat dalam

" wanita penggoda !" gumam Arkan terkekeh lalu menghempas kan tubuh nya ke kasur , setelah beberapa lama Chalista keluar dari ruangan nya ..

" Minggir !" ketus Chalista berkecak pinggang di hadapan Arkan yang terngangak melihat nya , Chalista tak segan lagi menampakan lekuk tubuh nya , Toh Arkan juga sudah tahu bentuk nya bagaimana ..

" heyy kau ingin Menggoda ku ya ?" ketus Arkan yang selalu mengucapkan kalimat itu karna ia suka jawaban Chalista

" tanpa ku goda pun kau juga sudah tergoda Tuan ! jangan sampai kau Demam melihat tubuh ku !" ucap Chalista mengedipkan mata nakal nya

" heyy kau mau kemana ?" teriak Arkan melihat Chalista yang melangkah pergi

" Cuci wajah ! gatel gatel wajah ku melihat muka mu ! " ketus Chalista melangkah kekamar mandi

" Cihh ..wajah tampan ku ini siapa yang menandingi !" ucap Arkan percaya diri , ia mengambil Hanfon nya di atas ranjang nya , ia memeriksa Email pekerjaan nya tadi siang

setelah beberapa lama Chalista keluar dari kamar mandi itu , Chalista melangkah menaiki ranjang tepat di samping Arkan ..

" kau tadi kenapa menagis hmm ?" bisik Arkan ketelinga Chalista dengan tubuh nya yang memeluk tubuh molek itu dari belakang

" tidak apa apa !" jawab Chalista memejamkan mata nya , namun ia tersentak saat Arkan membalikan tubuh nya

" Jelaskan pada ku ! " pinta Arkan yang masih saja mengingat kejadian tadi , Chalista menghela nafas

" tentang apa ?"

" Pria itu !"

" Sumpah dia Teman ku ! apa kau tak ingat pria yang terus menjemput Gebriel setiap berangkat sekolah ? itu Faris teman ku !" jelas Chalista pada Arkan yang mulai paham

" hmm ! baguslah !" Chalista menggeram mendengar ucapan Arkan , kedua pipi nya terluka akibat cengkaraman kuat pria itu hanya karna masalah kecil ini tapi dia tak minta maaf ..

" Kau ini memang Berung kutub laknat ! setelah kau buat Hanfon ku remuk dan pipi ku terluka begini kau hanya bilang begitu ha !" bentak Chalista kesal

Arkan tersigap melihat pipi putih lembut Chalista yang memerah , tadi nya ia tak melihat luka itu karna tertutupi rambut istri nya ..

" ini ! kenapa kau tak bilang ?" ucap Arkan kesal , ia menangkup pipi lembut itu dan memeriksa memar yang ia buat tadi nya

" Lepas ! kau memang Pria menyebalkan , tak ada gadis yang tahan dengan mu kalau begini ! " omel Chalista membuat Arkan terkekeh geli

" mamang tak ada gadis yang tahan ! tapi , janda ada !" ucap Arkan tersenyum mengejek pada Chalista yang ia kira janda beranak satu

Chalista membulat kan mata nya tak percaya , apa dia terlihat seperti ibu ibu yang sudah melahirkan anak satu kah ?

" apa kau kira aku sehabis melahirkan ha ?" tanya Chalista menunjukan pose menggoda nya , Arkan menegguk ludah nya kasar melihat pemandangan indah yang hanya untuk diri nya ini ..

" kau oplas !" ucap Arkan yang sengaja memancing Chalista untuk berpose lebih dari ini

" haa ? oplas ! kau memang juling ! lihat ini !" Chalista menurunkan Kerah kemeja nya yang longgar ke bahu putih nya hingga pangkal Squishi padat itu menyembul keluar , kedua kaki jenjang nan pulen nya ia buka selebar bahu hingga paha putih itu menunjukan aura nya

" bagaimana hmn ?" tanya Chalista yang melihat Arkan menatap nya tak berkedip

" lagi !" pinta Arkn serak , tangan nya sedang bekerja di bawah sana , ia menyelumbungi diri nya dengan selimut hingga aktifitas nya tak di ketahui Chalista yang asik berpose menggoda membuat Arkan naik darah

" ahhhhhhhhhmm !" lenguh Arkan lansung lemas mencengkram Seprey nya , ia merasa celana nya basah karna lahar itu sudah menembak keluar dengan lancar

" Arkan kauuu..

Chalista menutup mulut nya tak habis pikr dengan Suami nya ini , wajah Arkan yang tadi nya teggang terlihat lepas dengan puas nya ..

" Kau menjijikan !" desis Chalista yang sudah tahu apa yang di lakukan pria ini hingga terkulai lemah dengan wajah berseri nya itu

" Kau luar biasa Sayang !" ucap Arkan pada Chalista yang mendelik malas

" kalau itu mu sudah lemas baru kau bersayang sayang pada ku ! cihh..licik !" ketus Chalista lalu melangkah ke sofa dengan perasaan kesal nya

" bersihkan ranjang ku itu !" ketus Chalista lalu membaringkan tubuh lelah nya

Arkan terkekeh melihat istri nya yang kesal , kalau ia minta mana mau Chalista memberikan nya , lebih baik mengakali nya dengan cara licik begini ..

**********

Vote and Like Sayang ..

Terpopuler

Comments

Aya Vivemyangel

Aya Vivemyangel

Entahlah dgn mereka ini 😂😂😂

2023-03-10

0

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

Arkan main sendiri

2022-08-29

0

Yasmin

Yasmin

lift
handphone
maaf y Thor...itu pnlsn b.inggris yg bener

2022-03-09

0

lihat semua
Episodes
1 Perjuangan ..
2 Seleksi Militer ..
3 Rencana Licik..
4 aku lelah ..
5 Lupakan Janji ..
6 Pertengkaran ..
7 Kepergian ..
8 Pasar gelap ..
9 salah kamar ..
10 Paksaan ..
11 aku setuju ! ..
12 pernikahan ..
13 tersiksa ..
14 Masakan Chalista ..
15 Pelukan ..
16 kegeraman Bianca ..
17 Penghianat ..
18 Rencana Bianca ..
19 amarah Arkan ..
20 Pulang ! .
21 Kegilaan Arkan ..
22 kekejaman Arkan ..
23 Aku Mencintai mu ..
24 Permainan yang menggelora ..
25 Susah berjalan ..
26 kepergok ..
27 Kedatangan David ..
28 Merajuk ..
29 Kejelasan hubungan ..
30 David Cinta Sepihak ku ..
31 Hukuman gila..
32 Rencana gelap ..
33 Pura pura tidur ..
34 Queen Nora atau Chalista ..
35 Penghangatan ..
36 Pertentangan ..
37 Cemburu panas ..
38 Kapan uang ku habis kalau begini ? ..
39 apa pun untuk istri ku ! ..
40 Gebriel ..!!
41 Amarah Chalista ..
42 Cemburu ..
43 Pergi dari sini !
44 Kekacauan Arkan ..
45 Keanehan ..
46 Pertempuran gila ..
47 Mulai terkuak ..
48 Dendam yang bangkit ..
49 Pertemuan ..
50 Kesakitan Chalista ..
51 Panasss....
52 Cinta tulus ..
53 Permintaan Chalista ..
54 Tak Sanggup ..
55 Pingsan ..
56 baik atau buruk ..
57 Lepas dan bebas bersama mu ..
58 Gelap , dingin dan tak berkehidupan ..
59 Dia tak akan meninggalkan aku ! .
60 aku ingin kau , bukan anak ku !
61 Aku harap kau bahagia ..
62 Perkumpulan masa lalu ..
63 Kenyataan ..
64 Kau tak boleh pergi !
65 Kubur aku bersama nya !
66 kekacauan ..
67 Sayatan ..
68 Perubahan ..
69 Ingatan Chalista ..
70 Penculikan ..
71 Ingatan yang kembali ..
72 Nona Min ? ..
73 Keterkejutan ..
74 Penjelasan ..
75 jangan bawa istri ku ! ..
76 Mela ?
77 Bangkai ..
78 kalian apa kan dia ha ?"
79 Sandiwara yang Terbongkar ..
80 Kecurigaan yang terbukti
81 Sebaiknya kau jangan terlalu dekat dengan ku ! ..
82 Makan ! ...
83 Kemesuman Pasutri gila ..
84 Sama sama Licik ..
85 Licik dan penuh ilusi ..
86 Penyerangan ...
87 Kehancuran ...
88 Carceus Lotus
89 Suara Misterius ..
90 Akhirnya ..
91 Kegelisahan..
92 Cium aku .!
93 Kedatangan ..
94 aku sudah melupakan mu ! ..
95 Kacau .,,
96 Aku Mencintai mu !..
97 Ketakutan berujung Ciuman ..
98 Arkan yang malang ..
99 Empedu babi ..
100 Mak lampir..
101 Kuatkan iman ..
102 kekacauan akibat Pasutri Gila ..
103 Happy Wedding Anniversary ..
104 Bisakah kau berfoto dengan ku dady ?
105 dia itu bodoh ! ..
106 senyuman pembungkus luka ..
107 Mohana ? ..
108 Cerita kelam Liona ..
109 Penculikan ...
110 Kemarahan Arkan ..
111 Pertumpahan darah ..
112 Ketakutan ..!
113 Kenyamanan ..
114 Tidur di luar ..
115 aku ingin pergi ! ..
116 Perasaan aneh ..
117 Terlalu perkasa ..
118 Keterkejutan ..
119 olahraga tanpa lobang ..
120 Pernyataan Frank ..
121 Kekesalan Frank ..
122 Budek ! ..
123 Siapa dia ? ..
124 Menginap ! .
125 Cerita dalam kegelapan ..
126 Akhirnya ..
127 PENGUMUMAN ..
128 Pemberitahuan lanjutan...
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Perjuangan ..
2
Seleksi Militer ..
3
Rencana Licik..
4
aku lelah ..
5
Lupakan Janji ..
6
Pertengkaran ..
7
Kepergian ..
8
Pasar gelap ..
9
salah kamar ..
10
Paksaan ..
11
aku setuju ! ..
12
pernikahan ..
13
tersiksa ..
14
Masakan Chalista ..
15
Pelukan ..
16
kegeraman Bianca ..
17
Penghianat ..
18
Rencana Bianca ..
19
amarah Arkan ..
20
Pulang ! .
21
Kegilaan Arkan ..
22
kekejaman Arkan ..
23
Aku Mencintai mu ..
24
Permainan yang menggelora ..
25
Susah berjalan ..
26
kepergok ..
27
Kedatangan David ..
28
Merajuk ..
29
Kejelasan hubungan ..
30
David Cinta Sepihak ku ..
31
Hukuman gila..
32
Rencana gelap ..
33
Pura pura tidur ..
34
Queen Nora atau Chalista ..
35
Penghangatan ..
36
Pertentangan ..
37
Cemburu panas ..
38
Kapan uang ku habis kalau begini ? ..
39
apa pun untuk istri ku ! ..
40
Gebriel ..!!
41
Amarah Chalista ..
42
Cemburu ..
43
Pergi dari sini !
44
Kekacauan Arkan ..
45
Keanehan ..
46
Pertempuran gila ..
47
Mulai terkuak ..
48
Dendam yang bangkit ..
49
Pertemuan ..
50
Kesakitan Chalista ..
51
Panasss....
52
Cinta tulus ..
53
Permintaan Chalista ..
54
Tak Sanggup ..
55
Pingsan ..
56
baik atau buruk ..
57
Lepas dan bebas bersama mu ..
58
Gelap , dingin dan tak berkehidupan ..
59
Dia tak akan meninggalkan aku ! .
60
aku ingin kau , bukan anak ku !
61
Aku harap kau bahagia ..
62
Perkumpulan masa lalu ..
63
Kenyataan ..
64
Kau tak boleh pergi !
65
Kubur aku bersama nya !
66
kekacauan ..
67
Sayatan ..
68
Perubahan ..
69
Ingatan Chalista ..
70
Penculikan ..
71
Ingatan yang kembali ..
72
Nona Min ? ..
73
Keterkejutan ..
74
Penjelasan ..
75
jangan bawa istri ku ! ..
76
Mela ?
77
Bangkai ..
78
kalian apa kan dia ha ?"
79
Sandiwara yang Terbongkar ..
80
Kecurigaan yang terbukti
81
Sebaiknya kau jangan terlalu dekat dengan ku ! ..
82
Makan ! ...
83
Kemesuman Pasutri gila ..
84
Sama sama Licik ..
85
Licik dan penuh ilusi ..
86
Penyerangan ...
87
Kehancuran ...
88
Carceus Lotus
89
Suara Misterius ..
90
Akhirnya ..
91
Kegelisahan..
92
Cium aku .!
93
Kedatangan ..
94
aku sudah melupakan mu ! ..
95
Kacau .,,
96
Aku Mencintai mu !..
97
Ketakutan berujung Ciuman ..
98
Arkan yang malang ..
99
Empedu babi ..
100
Mak lampir..
101
Kuatkan iman ..
102
kekacauan akibat Pasutri Gila ..
103
Happy Wedding Anniversary ..
104
Bisakah kau berfoto dengan ku dady ?
105
dia itu bodoh ! ..
106
senyuman pembungkus luka ..
107
Mohana ? ..
108
Cerita kelam Liona ..
109
Penculikan ...
110
Kemarahan Arkan ..
111
Pertumpahan darah ..
112
Ketakutan ..!
113
Kenyamanan ..
114
Tidur di luar ..
115
aku ingin pergi ! ..
116
Perasaan aneh ..
117
Terlalu perkasa ..
118
Keterkejutan ..
119
olahraga tanpa lobang ..
120
Pernyataan Frank ..
121
Kekesalan Frank ..
122
Budek ! ..
123
Siapa dia ? ..
124
Menginap ! .
125
Cerita dalam kegelapan ..
126
Akhirnya ..
127
PENGUMUMAN ..
128
Pemberitahuan lanjutan...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!