David melangkah kan kaki nya masuk kedalam penginapan Chalista yang hari ini sama sekali belum ia kunjungi , malam dingin itu ia belah dengan langkah penuh kerinduan dari hati nya ..
Ceklekk... Pintu itu terbuka , ia menautkan alis nya melihat susana kamar yang gelap ..
" Sayang !" teriak David memanggil Chalista . namun tak ada jawaban dari sang empu , ia mencari saklar untuk menghidupkan lampu kamar ..
Takkk... lampu itu menyala , mata David merotasi ke semua sudut ruangan namun Nihil , sosok itu entah hilang kemana .
" Kemana dia ?" gumam David , ia menelfon Chalista beberapa kali , namun tak ada jawaban dari gadis itu , hati David mulai di selimuti kehawatiran
ia melangkah ke ranjang Chalista yang masih rapi belum di tiduri sama sekali , permukaan benda itu juga dingin , tanda nya Chalista sudah lama pergi dari sini ...
Brakkk...Pintu kamar itu di buka kasar , David lansung menoleh , ia menagkap sosok cantik yang sedang memakai pakaian serba hitam dengan Topi di atas kepala nya , ada tatapan aneh dari mata indah itu ...
" Sayang ! kau dari mana saja ? ini sudah malam tapi kau berkeliaran !" ucap David mendekati Chalista yang hanya menatap datar diri nya
" Sayang ! ada apa dengan mu ? " tanya David lembut , namun Chalista tak merespon , gadis itu tak memperdulikan keberadaan David , ia melangkah menuju lemari nya dan mulai melepas Topi di atas kepala nya ..
" Taaa Sayang ! Kau kenapa ? mengapa kau diam begini ? ayolah Sayang jangan begini !" ucap David yang ingin memeluk Chalista namun gadis itu menghindar dari jangkauan nya
" Kenapa kesini ?" dua kata yang lolos dari mulut cantik itu dengan suara yang datar berbeda dengan hari hari lain nya
" Sayang kau ..
" Kenapa kau di sini ?" tanya Chalista dengan suara geram nya , ia tahu semua yang terjadi tadi siang , ia pergi untuk membuntuti pria ini , dan benar saja , David berada di Apertemen gadis itu ..
David sungguh di buat hilang akal dengan ini semua , ia tak tahu lagi harus berbuat apa
" Sayang ! kalau ini masalah tadi siang aku tidak menemui mu atau mengangkat telfon mu aku Minta maaf ! aku banyak pekerjaan yang..
" Kau pergi bersama dia ?" tanya Chalista melempar Foto tadi siang ke wajah tampan David , Pria itu tercengang di buat nya , ia menatap sendu wajah kelam Chalista ..
" Sayang ! aku bisa jelaskan ini ! tadi Momy yang menyuruhku menemani Mery berbelanja , dia yang begitu pada ku ! Sumpah sayang aku tidak ber...
" Keluarlah !" ucap Chalista geram , entahlah , rasa nya ia ingin melenyapkan wanita tua itu secepat nya , tapi , ia memikirkan David yang begitu ia Cintai ..
" Sa..Sayang kau jangan seper..
" Keluarrrr ! apa kau Tuli haa ? otak mu dimana ?" bentak Chalista menyala nyala , tanpa sadar lengan nya terbentur ke lemari hingga luka itu kembali berdarah , David terkejut melihat cairan segar itu mengalir dari lengan Kekasih nya ..
" Sayang ! Lengan mu ! ini kenapa ?" pekik David yang memeggang lengan Chalista yang berdarah
" Jangan menyentuh nya !" ucap Chalista dingin pada David yang ingin mengobati Luka nya
" Apa maksud mu ha ? Lengan mu terluka Chalista ! kau jangan kekanak kanakan !" bentak David yang mulai terpancing emosi
" Kekanak kanakan kau bilang ha ? Kau Pergi dari pagi tanpa mengangkat Telfon ku dan memberi kabar , aku diam ! tapi , kalau kau berjalan berdua dengan gadis lain , tertawa bersama hingga masuk ke apertemen milik nya apa aku juga harus diam ha ? jawab !" bentak Chalista menyala nyala , David tertegun mendengar ucapan Chalista , dari mana gadis cantik ini tahu sampai seditail itu ?
" Tadi Mery terjatuh dari Eskalator Mall Sayang ! dia meminta di bawa ke Apertemen nya ! aku tak bisa menolak karna Momy ak..
" Cihh ! Momy mu yah ? memang anak Momy !" ucap Chalista tersenyum miris
" Aku hanya mengobati Luka nya saja Sayang ! aku tak melakukan apa pun !" jelas David tak ingin ini sampai berlarut larut
" Dengan kau mengobati Luka nya ! kau memberikan Luka yang besar pada ku !" desis Chalista lalu melangkah pergi ke meja rias nya , ia dengan santai nya membuka jaket nya dan hanya memakai Tengtop saja , David bisa dengan jelas melihat Luka di lengan Chalista yang masih baru ..
" Sayang ! biar aku saja !" ucap David yang ingin mengambil Kotak obat dari tangan Chalista
" tidak usah !" ketus Chalista tanpa memperdulikan David yang Frustasi , David dengan cepat mengambil kapas di tangan Gadis itu dan menarik lengan Chalista untuk mendekat pada nya
" Diam !" geram David tak ingin ada penolakan , Chalista bungkam ..
" Sayang ! kenapa jadi seperti ini ? ini dalam sekali !" ucap David meniup luka yang telah ia beri antibiotik serta obat lain nya , Mata Chalista mengembun , ia menoleh ke sembarang arah menyembunyikan cairan bening yang sudah mendesak keluar ..
" Kenapa ini sakit sekali ?" batin Chalista memeggang dada nya , Luka di hati nya lebih mendominasi dari pada Lengan nya yang koyak ..
" Sayang !" suara Lembut David mengalun , David menagkup pipi lembut gadis itu , ia bisa melihat genagan air yang ingin lolos dari pelupuk indah nya ..
" Maaf kan aku !" ucap David tulus , Chalista diam , entah apa yang harus ia lakukan sekarang ini , hubungan mereka semangkin tak jelas pergi nya ..
" Sayang ! aku janji besok kita jalan jalan ! waktu ku hanya untuk mu ! janji !" ucap David mencoba mencari jalan tengah dari pertengkaran ini
" Kalau kau tak menepati nya ?" tanya Chalista dengan suara lebih baik dari sebelum nya , David tersenyum bahagia
" Janji Sayang ! Kita jalan jalan hanya berdua !" ucap David lalu mengecup kening Chalista lembut
sebagai seorang gadis yang masih begitu mencintai kekasih nya tentu saja Chalista terenyuh , ia sama sekali tak bisa menolak tapi , ia akan berusaha mencari ujung perjuangan nya ini ..
" David !" panggil Chalista pada David yang menciumi luka nya yang di perban , pria itu menoleh
" apa Sayang ? ada yang sakit hmm ? apa ini ?" tanya David mengelus lembut lengan Chalista
" aku lelah !" ucap Chalista bermakna ambigu bagi David
" Maka nya Sayang ! kau jangan keluyuran malam malam begini , tubuh mu tak bisa istirahat kan ! ayo Tidur lah !" ucap David membimbing Tubuh molek itu ke atas ranjang
David berbaring di samping Chalista , ia memeluk tubuh itu ke dalam dekapan nya yang hangat ..
" Tidurlah Sayang ! pasti kau lelah karna beraktifitas berat kan ? Tidurlah , aku akan menemani mu !" ucap David lalu mengecup bibir merah itu , Chalista hanya diam wajah nya tersembunyi di belahan dada bidang pria ini ..
" aku lelah dengan mu ! kau tak mengerti apa pun ! semua yang aku lakukan akan percuma jika kau tak tahu apa yang mengincar hubungan kita !" batin Chalista tergores perih ..
***********
Vote and Like Sayang ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Dwi Mugiyanti
itu david anak mommy banget polos. disuruh ini itu oleh mommy nya nurut aja.haduh....
2022-01-10
2
Renireni Reni
gk paham ya david sm lelahnya tata....jk aq jdi tata mungkin udah menyerah
2022-01-08
1
Rebecca Becca
Tata tinggalkan David.. David tak berkerja sama berjuang
2021-11-06
1