hari demi hari terus berlalu , tanpa sadar Chalista telah menjalani Seleksi Militer yang ketat selama 3 minggu ini , David selalu menemani nya , namun , sekarang Chalista heran kemana pergi nya Pria Tampan itu ?
tiba tiba saja semangat nya menjadi Down untuk melakukan aktifitas nya ..
" Kau kemana ?" gumam Chalista menatap nanar kursi yang biasa Pria itu duduki , namun ia harus tetap semangat berjuang demi hubungan mereka
sedangkan di tempat lain , David menatap jengah pada Momy nya yang membawa gadis cantik super seksi ke Rumah Sakit tempat ia bertugas , sedari tadi gadis itu selalu saja berusaha mencari perhatian dari nya ..
" Ayo Kalian Berbincang lah berdua ! tak usah malu malu Sayang !" ucap Nyonya Charlos lembut pada gadis itu
" Mom aku mau pergi ke tem..
" Cobahlah bergaul dengan nya ! jangan mengecewakan Momy !" ucap Nyonya Charlos penuh penekanan
David bungkam , ia tak mungkin membuat ulah dengan Momy nya yang keras kepala ini
" Hayy David ! lama tidak bertemu kau semangkin tampan saja !" ucap Mery dengan senyum cantik nya
" iya ! kau juga cantik !" ucap David memaksakan senyum nya , Mery terpesona dengan wajah Tampan pria ini yang sedari dulu ia kagumi ..
" Ohh iya ! Mery kata nya mau Ke Mall ! pergilah temani dia David !" ucap Nyonya Charlos mulai menjalankan rencana licik nya.
" ahh iya Mom ! aku mau ke Mall mau beli barang yang bagus keluaran terbaru di sana ! Momy mau ikut ?"
" Tidak Sayang ! kau pergi sama David saja ! Momy masih banyak urusan !" ucap Nyonya Charlos menatap David yang pasrah
"baiklah Mom ! aku akan temani Mery !" ucap David lalu mengemas barang barang nya . Nyonya Charlos tersenyum licik melihat putra nya yang patuh
" Jaga Mery David ! di luar sana banyak penjahat ! awas kamu kalau terjadi apa apa sama Mantu Momy !"
" Mom ! aku tak ingin berdebat !" ucap David malas , ia segera melangkah bersama Mery yang dengan senang hati mengikuti nya
saat di perjalanan Mery tak henti henti nya mengoceh hal yang menurut nya perlu di umbar , David hanya menanggapi nya sesekali saja , ia sekarang memikirkan Chalista yang sedari pagi belum ia temui ..
" Ahh ini dia ! ayo temani aku !" ucap Mery keluar dari Mobil dan lansung merangkul lengan David yang risih
" Jangan begini ! nanti timbul gosip yang tak penting !" ucap David melepaskan rangkulan wanita itu
mereka melangkah memasuki gendung besar di hadapan nya dengan keggembiraan di wajah Mery yang sungguh terlihat ..
" David ! apa gaun ini cocok untuk ku? " tanya Mery melihat gaun warna maron yang tampak seksi di lihat mata
" Cocok ! ucap David tersenyum lalu melihat Hanfon nya yang tadi nya Mati , ia membulatkan mata nya melihat panggilan tak terjawab dari Chalista sebanyak Puluhan kali .
" Shitt ! kenapa jadi begini ?" desis David lalu kembali menelfon Kekasih nya namun suara operator saja yang menjawab nya , ia baru sadar kalau sekarang gadis itu pasti sibuk dengan Seleksi nya ..
" David ! ayo kesini !" teriak Mery dari seberang sana , David terpaksa menghentikan kegiatan nya dan melangkah menuju wanita itu ..
namun , tiba tiba Mery terjatuh dari tangga Mall hingga kaki Gadis itu tersungkur ke lantai Eskalator ..
******
Di sisi lain , seorang gadis dengan tangguh nya memanjat tebing yang menjadi rintangan nya kali ini , ia sama sekali tak gentar melihat curam nya lembah serta bebatuan yang runcing di bawah sana , ia hanya fokus dengan satu tujuan nya..
" heyy Nona ! berhentilah sok jagoan begitu ! kau tak akan bisa memanjat Tebing setinggi itu ! jangan mimpi !" teriak 5 peserta lain nya yang sudah mengaku kalah
namun , Chalista tak mengindahkan nya , ia terus menggapai bebatuan yang bisa ia pijaki , para aparat Militer yang menyaksikan ke tangguhan gadis berparas bidadari ini sungguh kagum , mereka butuh waktu seharian mendaki Tebing curam itu , tapi gadis ini hanya butuh 1 jam untuk naik ke atas sana ..
" aaaaaaa ! Tolongg !" teriak gadis yang ada di sebelah Chalista yang ingin merosot kebawah karna tali penyangga tubuh nya yang terlepas
para Panetia yang menyaksikan nya mendadak panik saat melihat Longsor batu yang mulai luruh di atas tebing sana , apa lagi dengan tali mereka yang mulai roboh ..
" Tolonggg !" teriak gadis itu panik , Chalista memutar otak cerdik nya , ia perlahan mendekat ke tubuh gadis itu karna ia menjaga keseimbaangan bebatuan yang ia pijaki ..
" heyy Tenanglah ! peggang tangan ku !" ucap Chalista mengulurkan tangan nya yang memakai sampul
" Tidak bisa ! ini menakutkann !" pekik Gadis itu gemetar ,
" Percayalah pada ku ! kau bisa , dan jangan banyak bergerak !" ucap Chalista lalu dengan cepat menarik pinggang gadis itu hingga merapat ke tubuh ramping nya ..
" aaaa !" pekik mereka melihat aksi memacu adrenalin ini
" Tenanglah ! jangan banyak bergerak , pejamkan mata mu !" ucap Chalista yang lansung di ikuti gadis itu , Serlin merasa kulit Chalista sangat lah lembut saat bersentuhan dengan nya , bahkan keringat wanita ini begitu harum membuat ia kagum , apa lagi Tubuh ramping yang pas dan Tinggi , sungguh ciptaan yang sempurna , pikir Serlin
" Shitt !" umpat Chalista saat melihat tali penyangga tubuh mereka yang ingin putus
" Kau lompat dari sini jika aku mengayunkan tali ini ke atas sana !" ucap Chalista menginstrupsi
" bagaimana dengan kau ?" tanya Serlin merasa heran , Seharus nya gadis cantik ini lebih memilih menyelamatkan nyawa nya bukan di keadaan curam begini ?
" jangan banyak bicara ! turuti perkataan ku atau kau aku lempar ke bawah sana !" geram Chalista membuat Serlin bungkam
" a..akan ku lakukan !" Chalista mengangguk , lalu mulai melakukan gerakan kecil yang tak terlalu menekan tali itu , namun bobot yang tali itu tampung begitu besar hingga sedikit lagi ingin terlepas ..
Grett..
" Talii nyaaa !" teriak Para peserta lain yang teggang melihat nya , Aparat Militer di sana ingin menolong , tapi mereka mendapat perintah dari atasan nya hingga mereka hanya bisa berdoa pada yang kuasa ..
Chalista melihat wajah pucat Serlin , ia tersenyum melihat gadis penakut ini
" Lakukan jika ku pinta !" Chalista mulai mengayunkan tubuh nya sedikit kencang hingga tali itu semangkin genting
" Sekarang !" teriak Chalista mendorong kuat tubuh nya ke atas tebing dan mendorong tubuh Serlin keatas sana ..
Takk.. Tali itu putus di saat Serlin sudah naik keatas , mata gadis itu membulat saat Chalista jatuh ke bawah sana ..
" heyy siapa pun tolong diaa !" teriak Serlin yang panik , namun mereka tercengang saat Chalista bergelantungan di Batu paling runcing di Lembah gelap itu ,
" Shittt ! tali sialan !" desis Chalista yang melihat lengan nya tergores hingga darah segar itu membasahi kulit putih nya yang bersinar terang ..
" Naik ke sini !" teriak Serlin yang menatap Chalista yang tampak biasa saja , bahkan mereka yang pucat melihat Chalista bergelantungan di Tebing curam itu dari pada sang empu nya yang santai santai saja
" Jangan berisik ! kau menyakiti telinga ku !" pekik Chalista geram
mereka menahan nafas saat Chalista mulai mengayunkan tubuh nya , mereka terkesima dengan gerakan lincah dan gesit tubuh indah itu , hingga sampai pada Chalista berhasil mencapai Ujung bukit dengan Kecepatan yang membuat mereka bungkam ..
saat tiba di sana , Chalista dan Serlin menaiki Helycopter yang sudah tersedia bagi peserta yang lolos ..
" Terimkaasih !" ucap Serlin tulus memeluk tubuh Molek itu
" lepass ! kau ini membuat ku sesak !" ketus Chalista sinis , Serlin terkekeh ia suka dengan gaya Chalista yang Cool dan berwibawah milik nya ..
setelah beberapa lama , ia sampai ke Penginapan mereka , Chalista merotasikan mata nya mencari keberadaan sosok yang sedari tadi menggangu Konsentrasi nya , namun Nihil , netra nya hanya menatap hampa lapangan luas itu ..
" Kau mencari ini ?" suara Nyonya Charlos datang menghampiri Chalista yang gerah
" Aku tak ingin berdebat !" ucap Chalista datar , namun ia terkejut saat wanita itu malah melempar Foto ke wajah cantik nya
" lihat lah ! Putra ku itu hanya menjadikan mu pelarian ! lihat lah mereka begitu akrap !" ucap Nyonya Charlos tersenyum licik lalu melangkah pergi ..
Chalista mencengkram erat lembaran Foto itu , ia melihat Gadis yang seenak nya merangkul lengan David mesra serta Foto satu nya yang memperlihatkan David sedang tersenyum bahagia bersama Gadis itu ..
" kalau ini benar ! kau terima akibat nya !" geram Chalista melangkah pergi tak memperdulikan darah segar yang membanjiri lengan nya ..
*******
Matahari sudah berganti bulan , David masih sibuk mengobati luka Di Kaki Mery yang tadi siang mengalami kecelakaan kecil ,
" ini sudah selesai !" ucap David memberekan kotak obat nya
" terimakasih Dav ! kau memang Pria sejati !" puji Mery menepuk pundak David bahagia , ia berhasil memperlambat Pria ini untuk pulang dengan menjatuhkan diri di tangga Mall tadi ..
********
Vote And Like Sayang ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Rahmawaty❣️
Disni cuma calista yg brjuang buat cintanya tp david engga.. David cuma bisa patuh sma ketiak orgtua nya
2023-07-03
1
Tina Mbok'e Lavinia'Clarisa
lakinya ogeb
2022-05-31
0
Fuziie_aN
santet online dosa gak sihh.. mau tak santet itu emaknya david 😤😤
2022-03-23
0