Chalista menatap dalam wajah tampan Arkan yang menyeringai memandang nya , sejujur nya ia tak tertarik dengan pria ini , Meskipun ketampanan yang di miliki nya jauh lebih mempesona di banding David , tetap saja hati nya tetap pada Dokter Tampan itu ..
" aku setuju !" ucap Chalista akhir nya membuka suara nya , Johan bernafas lega , ia menagkap wajah lain dari ekspresi Arkan yang begitu licik ..
" Siapkan acara pernikahan nya malam nanti ! kerah kan seluruh anggota !" titah Arkan lalu berdiri dari duduk nya mengambil jas nya yang tadi di bawa asisten nya ..
" Dan Kau ikut dengan ku !" ucap Arkan menunjuk wajah Chalista dingin , Chalista berdiri dengan wajah datar nya , ia berfikir , siapa kah pria ini sebenar nya ? kalau dia hanya pengusaha biasa , tak mungkin menyiapkan acara pernikahan dalam setengah hari begini bukan ? ..
" jauhkan tangan kotor mu !" geram Chalista menepis telunjuk Arkan yang masih menunjuk wajah nya kasar , Arkan menggeram melihat tingkah Chalista yang masih jual mahal ..
" kita lihat ! sampai kapan kau masih bersandiwara pura pura tak tertarik pada ku !"batin Arkan menyeringai
Chalista mengikuti langkah Arkan keluar kamar , ia terus melangkah hingga bertemu dengan putra nya yang juga berlawanan arah dengan mereka ..
" Momy !" pekik Gebriel berhambur kepelukan Chalista yang merentangkan tangan nya menyambut sang putra
" apa dady mau pergi ?" tanya Gebriel menatap wajah datar Arkan , Chalista melotot pada Arkan yang geli di buat nya
" hmmm !" jawab Arkan malas , ia tak pernah suka dengan anak kecil karna itu sangat menyusahkan diri nya dan tentu nya berisik
" Apa dady marah sama Riel ?" lirih Gebriel mengembun , Chalista menggeram pada Arkan saat melihat mata bening putra nya yang mengembun
" Dady mu lagi sariawan Baby ! jadi mulut nya bau ! Baby mau dady nya malu bicara sama Riel ?" tanya Chalista pada Gebriel yang menggeleng
Arkan mengepalkan tangan nya erat mendengar ucapan Chalista yang begitu memancing emosi nya ..
" Dady tak usah malu ! dulu Riel juga Sariawan kok ! jadi dady ..
" terserah pada kalian !" ucap Arkan dingin lalu melangkah pergi , Chalista menatap penuh kegeraman pada Arkan yang sudah mendahului mereka
" Tenanglah baby ! dady mu lagi banyak pekerjaan ! lain kali kalian main bersama !" bujuk Chalista menenagkan putra nya yang terlihat murung
" baiklah Mom !" ucap Gebriel mengalungkan tangan nya ke leher jenjang Chalista yang melangkah mengejar Arkan yang sudah hilang di netra nya
" Faris ! hancurkan Si tua bangka itu !" ucap Chalista pada Faris yang mengangguk , ia sudah tahu siapa penyebab peristiwa laknat ini menimpa nya , tentu saja seorang Queen Nora tak akan mendiamkan mereka begitu saja
setelah beberapa lama ia sampai ke Loby hotel , ia melihat Johan yang melambaikan tangan pada nya , tentu saja dengan itu ia tahu beruang kutup itu sedang bersemayam di dalam mobil mewah nya .
" Nona ! Silahkan !" ucap Johan pada Chalista yang lansung duduk di kursi depan di samoping Johan yang terkejut di buat nya .
" ada apa ?" tanya Chalista datar melihat wajah pucat Johan , bagaimana tidak ? Arkan sudah menyebarkan aura dingin nya di setiap sudut mobil hingga Johan gemetar di buat nya
" No..Nona ! anda lebih baik duduk di samping King !" ucap Johan gemetar , Chalista diam dia hanya duduk manis dengan gaya anggun nya yang memukau
" No..Nona ! saya mohon !" pinta Johan mengatupkan tangan nya , Arkan sudah memberikan isyarat mematikan pada nya , bagaimana bisa ia diam dengan tenang ..
" Cihh ! menyusahkan ku saja !" ketus Chalista lalu turun dan masuk ke mobil di kursi belakang tepat di samping Arkan yang duduk dengan angkuh dan berkharisma nya .
" dady !" ucap Gebriel memeggang lengan kokoh Arkan yang menggeram di buat nya , sungguh benci anak anak ..
" Sayang ! ayolah kau ini jangan diam diam saja ! aku tahu kau pasti sangat merindukan putra mu !" ucap Chalista mencoba mencairkan suasana yang beku karna ulah Arkan ..
Pughh..
Chalista mendudukan tubuh mungil putra nya kepangkuan Arkan yang terkejut di buat nya , Johan menelan ludah nya kasar melihat keberanian Chalista yang luar biasa , tak pernah ada seorang pun yang seenak ini pada pria bermanik biru itu ..
" Kauuuu !" geram Arkan pada Chalista yang juga menatap nya tajam , Chalista mendekati Arkan , tubuh mereka saling melekat satu sama lain ,
deggg.. jantung Arkan serasa mau keluar saat kulit lembut itu melekat ke tubuh nya , ia adalah pria yang kecanduan akan Sexs tentu saja hormon nya akan mendesir hebat saat Gadis pari purna ini berdekatan dengan nya ..
" tidur baby !" ucap Chalista meletakan tangan Arkan yang bungkam ke kepala Putra nya yang lansung terlelap di pelukan hangat tubuh gagah itu
" aku tahu kau tak menyukai Putra ku ! tapi , kau tentu tak lupa dengan kesepakatan kita ! kau menjadi dady untuk putra ku ! tapi tidak untuk suami ku !" ucap Chalista tegas penuh penekanan
" aku tak tertarik menjadi Suami mu !" ketus Arkan menatap jijik pada wajah cantik Chalista yang terkekeh di buat nya
" kau bukan Tipe ku ! urus saja belalai mu itu ! seperti nya dia bangun !" ketus Chalista yang menunjuk resleting celana Arkan yang menonjol membungkus benda bertuah itu
Arkan Refleks menguatkan pelukan nya ke tubuh mungil Gebriel yang berkoala pada nya hingga bagaian rawan itu tertutup ..
" Jalang seperti mu memang otak kotor !" ketus Arkan menyembunyikan rasa malu nya dengan wajah datar nya
" hmmm !" gumam Chalista datar lalu memejamkan mata nya menikmati angin yang menerpa wajah cantik nya dari kaca jendela mobil yang setengah terbuka ..
Aekan duduk dengan gelisah , bagaimana tidak ? belalai gajah nya sudah mendesak di bawah sana , apa lagi saat melihat wajah cantik Chalista yang begitu memikat keseksualan nya ..
" Shitt ! tak biasa nya kau seperti ini !" umpat Arkan pada diri nya sendiri yang begitu berhasrat pada Chalista dengan hanya menatap wajah bening itu saja ..
" Cepatlah !" desak Arkan pada Johan yang lansung melajukan Mobil mereka dengan kecepatan penuh , Johan tahu , Arkan pasti akan menuntas kan hasrat nya pada jalang pribadi nya di Mansion Utama sana
" sampai kapan penyakit anda ini akan hilang King ? wanita jalang mu itu sungguh menjijikan !" batin Johan yang muak dengan jalang pribadi Arkan yang tinggal serumah dengan King nya
Arkan memempunyai masa lalu yang begitu kejam hingga membuat Pria itu begitu mencandu Sex hingga sekarang , bahkan Arkan bisa melakukan hubungan setiap hari , tapi tentu saja ia tak akan menabur benih berharga nya begitu saja
Arkan selalu memakai pengaman di setiap penuntasan hasrat nya , sebagai ganti nya , Arkan membiayai hidup jalang nya hingga sampai saat ini ..
******
**Vote and Like sayang ..
mohon Vote nya ya , biar author semangat nulis nya hihi**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
belalai gajah nya besar apa kecil?
2022-08-29
0
Mut Shemut
🤣🤣🤣 di bilng sariawan dan mulutnya bau
2022-03-18
1
Marisa
sepertinya aku pernah baca ini novel tapi kapan yah?
2022-01-01
4