Chalista menyiapkan masakan nya untuk sang putra dengan cekatan , ia tak membiarkan Maid di sana menyentuh piring putra nya karna ia lah yang ingin melakukan semua nya ..
mereka sungguh kagum pada Istri Tuan mereka yang tak hanya cantik tapi juga bisa dalam segala hal , walaupun mereka tak mendengar Tuan nya mengumumkan Nyonya mereka , tapi sudah jelas dari Bidadari yang sungguh mempesona ini ..
" Baby ! Makan lah !" ucap Chalista menyodorkan piring yang sudah ia tata rapi makanan kesukaan Putra nya
" Mom ! dimana dady ?" tanya Gebriel celingukan mencari Pria Tampan itu
" dady masih tidur ! Kita makan saja dulu !" ucap Chalista memang benar ada nya , para Miad di sana terkejut melihat kebranian Chalista yang makan tanpa menunggu Tuan nya , entah apa yang terjadi nanti nya ..
tak lama setelah nya , mereka membungkuk hormat saat Arkan sudah Turun dengan stelan kerja nya , mata pria itu lansung geram menatap Chalista yang asik melayani Putra nya makan ..
" Pagi Dad !" sapa Gebriel berbinar , Chalista menghentikan makan nya , ia tak menoleh ke arah Arkan yang masih berdiri di samping nya
" Berani kau makan sebelum aku !" geram Arkan menggertakan gigi nya , Gebriel gemetar melihat Kemarahan yang berkobar di manik Biru itu , melihat Putra nya yang takut , Chalista menghela nafas kesal ..
" maka nya Sayang ! kalau tidur itu jangan seperti Babi ! kau jadi terlambat kan !" ucap Chalista tersenyum lembut , Arkan terpesona dengan lengkungan indah itu , tapi seketika melotot mencerna kata kata Chalista
" kauuu..
Bughh..
Chalista mendudukan Tubuh Arkan di samping kursi nya , ia mengambilkan makanan yang ia masak untuk pria itu ..
" Makan lah !" ucap Chalista lembut mengusap kepala Arkan penuh kasih sayang , sunggguh ia muak berekting seperti ini kalau bukan demi putra nya ..
Maid di sana tercengang dengan perlakuan Chalista yang sungguh baru kali ini mereka melihat nya , siapa yang berani menyentuh kepala keangkuhan itu selain Bidadari cantik ini ..
" aku tidak mau !" geram Arkan menatap tajam netra indah itu , sejujur nya ia sungguh suka di perlakukan seperti ini , semenjak kematian orang tua nya dulu Arkan tak lagi menerima perhatian dan belaian lembut seperti yang Chalista lakukan pada nya ..
" Aku susah susah memasak nya lo ! Makan lah perut mu perlu di isi bukan !" ucap Chalista menyuapi Arkan yang seketika menerima suapan manis dari nya , Arkan tertegun saat rasa Nikmat itu menjalar ke dalam lidah nya , ini masakan teranak sama seperti mendiang ibu nya ..
" Momy sama Dady Cocok ! Tampan dan Cantik !" pekik Gibriel tersenyum bahagia , ada rasa hangat di dalam hati Chalista melihat senyum lembut putra nya
" kan dady nya Baby harus Tampan sama seperti Baby nya kan ?" ucap Chalista mengedipkan mata menggoda Arkan yang bersemu di buat nya
" a..aku Pergi !" ucap Arkan gugup berdiri dari duduk nya namun , Chalista kembali menyentak nya duduk
" Tidak baik pergi Tanpa menghabiskan makanan mu ! kau perlu tenaga untuk bekerja !" ucap Chalista kembali menyuapi Arkan yang juga membuka mulut nya , tapi manik biru pria itu sungguh tak bisa mengalihkan tatapan dari wajah cantik Chalista ..
" Selamat Pagi King !" ucap Asisten Johan mendekati mereka , pria itu tadi nya terkejut melihat pemandangan langka ini , baru kali ini ia melihat King nya di suapi manja begini ..
" Pagi Uncle !" sapa Gibreal tersenyum , Johan mengangguk , tapi , ia rasa wajah Gebriel begitu mirip dengan seseorang
" Kenapa kesini ?" tanya Arkan dingin menatap tajam Johan yang bergidik di buat nya , bukan kah mereka akan pergi bekerja ? Arkan biasa nya sangat tepat waktu , tapi kenapa sekarang mala berleha leha begini ?
" bekerja King !" jawab Johan apa ada nya , Arkan tersentak , ia baru sadar kalau pagi ini ia ada miting penting
" Kenapa kau tak bilang ?" bentak Arkan lalu mengambil Gelas air yang Chalista berikan dan menegguk nya tandas
" aku pergi !" ucap Arkan menatap Chalista dan Gebriel yang mengangguk , ia melangkah kan kaki nya cepat menuju Mobil mereka di depan sana ..
sekarang tinggalah Chalista , Gebriel yang masih duduk di meja makan
" Mom !apa dady marah dengan Riel ?" tanya Gebriel merasa tatapan Arkan selalu tajam pada nya , Chalista tersentak , benarkah Putra nya masih belum percaya dengan sandiwara mereka ?
" Baby ! dady itu sibuk ! Riel harus belajar yang rajin supaya dady bangga sama Baby !" ucap Chalista lembut mengusap tangan Mungil Putra nya yang tak jauh dari nya
" Momy mu yang tak tahu diri ! dia hanya pura pura di hadapan mu !" suara lantang Bianca membuat Chalista menoleh geram
" Mom !" ucap Gebriel lansung bersembunyi di balik Tubuh Chalista , sedari Pesta kemaren Bianca terus melotot tajam pada Gebriel yang takut di buat nya
" Jaga mulut mu !" germa Chalista berdiri dari duduk nya
" Mulut mu itu yang begitu pandai bersandiwara ! seperti nya , kau ingin sekali menjadi Nyonya Arkan Mohana di Mansion ini ?" ketus Bianca bersidekap dada angkuh
Bughh.. Tubuh Bianca di tendang oleh kaki kokoh seseorang yang baru datang dari pintu utama sana ..
" Cihh,..harga diri mu saja tak sebanding dengan suara berharga Queen kami !" geram Faris yang begitu ingin mengoyak tubuh murahan ini
Chalista tersenyum licik menatap Tubuh Bianca yang tergorok ke lantai dengan tragis ,
" Kau carilah lawan yang setimpal ! kalau kau berfikir aku menggoda Pria Penyakitan itu ..cihh kau salah besar ! bahkan dia yang selalu meneggang setiap berdekatan dengan ku !" ucap Chalista dengan senyuman mengejek nya
Bianca mengepalkan tangan nya erat , Semalam ia memang menghabiskan malam dengan Arkan , namun pria itu terhenti di Puncak kenikmatan mereka dan pergi dari kamar Bianca meninggalkan diri nya yang perlu pelepasan lebih ..
" Kau perusak hubungan aku dan Arkan !" bentak Bianca membuat Gebriel gemetar , ia begitu mengeratkan pelukan nya pada tubuh Chalista
" Faris ! bawa Putra ku pergi !" ucap Chalista tanpa mengalihkan tatapan membunuh nya ke wajah Bianca
" Momy !" ucap Gebriel mengecup punggung tangan Chalista lembut
" pergilah Baby ! belajar dengan rajin , nanti Momy jemput !" ucap Chalista mengecup kening putra nya lembut , Gebriel mengangguk dan menggengam tangan Farus yang menuntun nya pergi
Plakkk...
tangan lembut Chalista yang berbisa mengenai pipi mulus Bianca yang lansung memerah karna nya ..
" Jaga bicara mu di depan putra ku ! " geram Chakista menyala nyala
" Dasar Jalangg !" bentak Bianca yang ingin melayang kan Tamparan ke pipi lembut Chalista , namun, kaki jenjang Peri cantik itu lansung menerjang perut rata Bianca..
Bughh..Brakkk.. Tubuh Bianca membentur dinding di samping nya , kepala wanita itu berdarah dengan sudut bibir yang koyak , para Maid yang melihat nya pun bergidik menatap pertengkaran mereka ..
" Kau lupa hmm ? status mu di sini hanya sebagai Jalang Pribadi Pria itu ! sedangkan aku ISTRI SAH nya ! aku bisa saja membunuh mu !" ucap Chalista tersenyum jijik pada Tubuh Bianca yang tergorok miris
********
di sisi lain , Pria itu menatap lurus pada Foto kebersamaan mereka saat Pesta ulang tahun ia dan kekasih nya dulu , ia hanya bisa menagis meminta Gadis cantik itu kembali ..
" Sayang ! Kembalilah !" isak David memeluk Bingkai Foto itu , sudah beberapa hari ini sejak kepergian Chalista membuat hidup pria itu suram , ia hanya diam di kamar nya tanpa keinginan untuk melakukan apa pun ..
" Tuan !" ucap seorang gadis membawa Nampan makanan yang kesekian kali nya David tolak mentah mentah
" Tata ! Tata ku , Tolong kembalikan dia pada ku !" ucap David memohon pada Gadis itu , selama beberapa hari ini , gadis ini lah yang mengasuh David yang tak ingin di sentuh siapa pun , ia hanya mengurung diri di kamar nya tanpa makan apa pun kalau tidak di paksa oleh gadis ini ..
" Tuan ! Chalista pasti akan kembali ! makan lah dulu !" ucap nya lembut mendekat ke arah David yang masih saja terisak
" aku tak ingin makan ! aku hanya mau Tata ku kembali ! apa kau tuki haa ? " bentak David menyala nyala
ia bingung , kenapa gadis ini tak pernah berhenti mengunjungi nya setiap waktu , walaupun David sering membentak dan mengkasari nya , tetap saja gadis Manis ini seakan membatu pada nya ..
" Setidak nya kau punya tenaga untuk mencari Chalista Tuan ! saya mohon , makan lah ! " ucap Gadis itu lembut , entah terbuat dari apa hati nya hingga sesabar ini pada David
*********
**Vote And Like Sayang ..
Bantu Vote nya ya , biar author semangat nulis nya** ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Aya Vivemyangel
Gadis itu pasti serin , yg pernah dislametin si chalista 😁😁 asal nebak aja , blm baca semua 😁😁
2023-03-10
0
Samsia Chia Bahir
keyeeeennn calistha 😆😆😆😆😆😆😆😆
2023-02-23
0
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
apa yg membujuk David itu Selin ya
2022-08-29
0