matahari sudah menenggelamkan diri nya di ufuk barat , Chalista melangkah kedalam Restoran , ia melihat dari kejahuan keluarga David dan Mery saling bercanda tawa , hati nya tersayat saat melihat David menyuapi Mery walaupun Momy nya yang memaksa ..
ia melangkah menuju Meja yang paling sudut dan gelap tak jauh dari mereka , mata Chalista tak lepas dari Pria itu ..
" kau tega pada ku !" gumam Chalista geram , ia melihat Mery yang berdiri dan melangkah ke toilet dan melewati nya dengan tatapan yang sulit di artikan ..
Chalista tak open , ia memilih menegguk jus nya yang tadi nya ia pesan , namun , Chalista mendengar suara teriakan dari dalam Toilet sana , ia dengan cepat melangkah menyusul Mery ..
" aaaa Tolong ! Tolongg aku ! " teriak Mery berusaha lepas dari cengkalan seorang pria yang mencoba untuk melecehkan nya , Chalista hanya menatap datar dua manusia itu ..
" To..Tolonggg !" teriak Mery saat pakaian nya berhasil di robek Pria itu dengan nafsu yang menyala nyala .
" lepaskan dia !" suara dingin Chalista membuat Pria itu menoleh pada nya , seketika hasrat pria itu meninggi melihat paras bidadari di hadapan nya ..
" kau lebih menggoda !" ucap nya lalu mendorong tubuh Mery kasar hingga membentur kaca Wastafel yang lansung retak di buat nya ..
" kau akan mendesah kan nama ku !" ucap Pria itu memandang nyalang Tubuh Chalista yang menggoda
pria itu mengulurkan tangan nya untuk menyentuh Chalista , namun Chalista menendang perut pria itu telak..
Bughh..brakkk.. Tubuh Pria itu terbentur dinding Toilet
" Brengsekk !" bentak pria itu lalu menyerang kembali Chalista yang santai saja , Chalista memutar tubuh nya dengan lincah menerjang kepala pria itu hingga berbunyi gertakan tulang yang mengerikan ..
Bughh..Kretakk.. Tulang leher pria itu patah di selingi dengan jeritan kesakitan nya
Prakkk.. tubuh pria itu membentur kaca yang tadi nya retak hingga hancur menghores kulit nya
" aaaaa kau keparat !" umpat Pria itu tersungkur ke lantai Toilet dengan darah di sekujur tubuh nya
Mery menelan ludah nya kasar melihat keadaan pria ini yang mengenaskan , ia menatap wajah cantik Chalista yang hanya menunjukan ekspresi datar tak berlebihan sama sekali .
" shitt ! dia kuat sekali !" batin Mery bergidik , ia mulai mengambil serpihan kaca yang aggak runcing di samping nya ,
" Terimakasih sudah menolong ku !" ucap Mery berpura pura , Chalista hanya diam lalu berbalik pergi namun ..
Jlep.. Serpihan tajam itu menusuk perut nya , hingga berdarah , Chalista tertegun , darah nya mendidih panas ..
" aku tak pernah menyukai mu ! kau itu hanya jalang yang mencoba peruntungan di keluarga kaya !" ketus Mery bersidekap dada , Cahlista berbalik menghadap Mery dengan tampang Kelam nya ..
ia sudah berwujud Queen Nora dengan kekejaman yang mutlak dalam darah nya , Mery gemetar melihat mata cantik itu berubah menjadi Gelap penuh aura misterius..
" Kematian hal yang mustahil bagi mu !" ucap Queen Nora yang menyeringai iblis
" ma..mau apa kau ?" tanya Mery gugup saat Chalista mencabut serpihan yang tadi ia tusukan keperut gadis itu ..
" Lidah mu tajam ! mata mu menjijikan dan tangan mu sungguh najis !" ucap Chalista perlahan mendekati Mery yang gemetar
Srettt.. Chalista menggoreskan serpihan beling itu ke pipi Mery dalam ..
" aaaaa sakitt apa yang kau lakukan ?" bentak Mery mendesis saat kulit pipi nya terkoyak sadis
" sama seperti yang kau lakukan pada ku !" ucap Chalista menyeringai , dengan kejam nya Chalista menusuk kedua bola mata Mery dengan tragis ..
Mery berteriak kesakitan memeggangi kedua mata nya yang sudah tak lagi berbentuk ..
" he.hentikannn ! aku mohonnn !" pekik Mery menagis tak tahan dengan rasa sakit di tubuh nya
Srett .. Chalista malah mengoyak lengan Mery ganas , dengan seribu aura kesetanan dalam diri nya ..
" kau yang mencari masalah dengan ku !" ucap Chalista tersenyum licik
" a..aku Mohon ! he..hentikan !" lirih Mery yang sudah tergorok tak berdaya di sudut lantai Toilet
Brakkk.. Pintu Toilet itu di buka kasar menampakan para anggota keluarga Mery dan David bersamaan
" Meryy !" pekik mereka terkejut saat melihat gadis itu tergorok kelantai dengan keadaan yang tragis ,
David tertegun , mata nya menatap Chalista yang hanya diam menatap lurus kedepan
" Brengsekk ! apa yang kau lakukan pada putri ku ha ?" bentak Momy Mery murka pada Chalista yang tampak datar di hadapan mereka ..
Nyonya Charlos bergidik melihat apa yang terjadi di ruangan ini , ia serasa ingin muntah melihat ceceran darah di mana mana
" kau memang iblis ! lihat David ! apa ini yang kau cintai dari Jalang seperti dia ha ?" bentak Nyonya Charlos memanas manasi suasana
Chalista menyeringai menatap Nyonya Charlos yang gemetar di buat nya , ia tak lagi memperdulikan perasaan , kehormatan serta rasa segan yang dulu membuat nya bungkam jika di hina di caci maki manusia busuk ini ..
" kau ingin melihat sosok iblis yang sempurna hmm ?" tanya Chalista dengan suara dingin mencekam nya , Tuan Charlos menagkap sesuatu yang mengerikan dari tatapan dan intonasi bicara Chalista yang berbeda dari sebelum nya ..
" bawa Mery kerumah sakit !" ucap Tuan Charlos pada keluarga lain nya yang lansung membawa Mery yang merintih kesakitan dengan lemah
sekarang tinggalah David , Nyonya dan Tuan Charlos yang menatap Chalista dengan tajam ..
" Kenapa kau lakukan itu ?" bentak David mencengkram lengan Chalista kuat , Chalista terkekeh
" kau pikir aku melakukan apa ?" tanya Chalista menyeringai menatap Nyonya Charlos yang gemetar takut berpeggangan pada Tuan Charlos
" Chalista ! kau jangan buta dengan rasa cemburu mu itu ! kau tak perlu sampai melukai Mery begitu ! apa yang kau pikirkan ha ? kau berubah Chalista !" bentak David yang mulai emosi
" aku ingin membunuh kalian !" ucap Chalista pada Tuan Charlos dan istri nya ..
Grett.. Chalista mencekek Nyonya Charlos dengan kuat hingga wanita tua itu pucat pasih ..
" Chalistaa ! lepaskan Momy kuu ! " bentak David menarik tubuh Chalista namun kekuatan Chalista memang begitu besar bahkan tubuh molek itu tak bergerak sama sekali
" Brengsekk ! lepaskan istri ku !" ucap Tuan Charlos yang ingin menampar Chalista tapi tangan lembut gadis itu lebih dulu mengenai pipi tua pria itu ..
Plakkk..Plakkkkk dua tamparan keras dari Chalista membuat Tuan Charlos terbentur kedinding ..
melihat itu David naik pitam , ia mengayunkan tangan nya ke wajah cantik Chalista ..
Plakkkk.. Satu tamparan telak yang Chalista biarkan mengenai pipi lembut nya , darah segar itu keluar di sudut bibir nya ,
" Kau brengsekk !" umpat David menatap marah Chalista yang terkekeh di buat nya
" benarkah hmm ?" tanya Chalista menatap wajah David dengan wajah suram nya
" aku tanya pada mu ! siapa yang lebih berengsek dari mereka berdua ha ?"
Plakk.. David lagi lagi menampar Pipi Chalista yang biasa saja , ia tak lagi merasakan sakit di perut dan wajah nya
" berhenti menyakiti orang tua ku !" geram David pada Chalista yang tersenyum di buat nya .
air mata gadis itu meluncur sempurna , ia gak lagi menahan rasa sesak itu lebih lama ..
" apa aku harus diam saat mereka ingin membunuh ku ?" tanya Chalista tersenyum miris
" apa maksud mu ?" tanya David bingung , ia menatap wajah kedua orang tau nya yang pucat
" apa aku harus diam saat ada seseorang yang mencoba menyabotase alat ku saat memanjat tebing Kemaren hingga Luka ini terjadi ?" Chalista menunjukan lengan nya pada David yang bungkam
" apa aku harus diam saat mereka meracuni makanan ku di penginapan sana ? haaa ! kalau aku hanya diam David ! aku tak akan berdiri di sini menatap wajah bodoh mu !" bentak Chalista menyala nyala , ia melepaskan cengkraman nya ke leher Nyonya Charlos yang bernafas lega ..
" a..apa itu benar Mom ?" tanya David pada wanita tua itu yang masih ngosngosan dan pucat
" i..itu tidak..
Brakk.. Chalista menerjang perut wanita itu hingga membentur dinding ..
" kau masih ingin mengelak ha ? berapa manusia yang kau kirim untuk melenyapkan ku ? dan kauu ..
Chalista menunjuk Tuan Charlos yang gemetar
" kau tak pantas di panggil Jendral Militer ! karna otak mu yang kotor serta keangkuhan mu yang kau banggakan ! kau menyuruh Koki Penginapan untuk meracuni makannn ku ! cihh ..kau pikir aku tak tahu ha ?" ucap Chalista gamblang
" Kau hanya jalang yang tak pantas untuk menjadi menantu kami ! pantas saja kami melakukan itu karna kau parasit yang mematikan !" ucap Nyonya Charlos tak lagi berpura pura
David lemas , ia bersandar ke dinding Toilet , ia tak menyangka semua nya akan runyam , hancur berantakan begini ..
" Sa..Sayang !" lirih David menatap sendu wajah kelam Chalista
" Dan Kau David ! " ucap Chalista menoleh kearah pria itu yang menatap nya lemah
" Terimakasih sudah menunjukan akhir dari hubungan kita ! kau bebas !" ucap Chalista lalu melangkah pergi
David luruh sejadi jadi nya , ia menatap heram kedua orang tau nya ..
" Kalian yang brengsekk ! aku menyesal telah lahir di kehidupan terkutuk ini !" bentak David lalu melangkah pergi menyusul Chalista yang tak lagi terlihat keberadaan nya ..
********
Vote And Like Sayang ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Tavia Dewi
se cinta y manusia ke manusia jika tak di restui tak akan bersatu.
2023-05-30
0
Mystera11
sampe nahan nafas aq bacanya...critanya keren nih...
2023-03-07
0
botak
amboo...malu deh,sekelas jendraall...mainnnyaaa menyedihkaann kwkw,....jdi inget ma si Sambalado😂😂😂😂😂
2022-10-27
0