Lara diantar kembali oleh Ricard ke rumah besar milik Alex.Disepanjang perjalanan penuh pertanyaan dikepalanya.Dia tidak tahu siapa William yang sebenarnya.Kenapa dia ingin menjebloskan Alex ke penjara.Dan kenapa dia meminta bantuan Lara,kalau dia sendiri saja sangat berkuasa.Lara penasaran dan coba bertanya pada Ricard.
"Ricard,William itu seperti apa orangnya?" tanya Lara.
"Orangnya sangat menepati janji,tapi jangan sekali-kali berbohong padanya,dia sangat berkuasa dan hebat.Kau beruntung bisa bertemu dengannya,karena hanya dia yang bisa membebaskanmu dari Alex"ucap Ricard.
"Kau bekerja untuk Alex tapi kau bekerja untuk William juga,sebenarnya kau berada dipihak siapa?"tanya Lara.
"Aku hanya akan bekerja pada satu orang yang lebih berkuasa,kau tahu maksudku"ucap Ricard.
"Iya,.....sejak kapan kau bekerja untuk William?"tanya Lara.
"Setelah aku bekerja pada Bos Alex,aku bertemu Bos William,dia menawari aku kerjasama lalu aku tertarik dan bekerja untuknya"ucap Ricard.
"Jadi kau berkhinat pada Alex?"tanya Lara.
"Aku hanya realistis saja,mana yang lebih kuat itu yang akan aku ikuti"ucap Ricard.
"Dia begitu tahu banyak tentangku,apa itu info darimu?"tanya Lara.
"Sebagian iya,tapi sebagian mungkin dari orangnya yang lain.Bos William sangat kaya raya,apa saja bisa dia beli.Begitupun dengan sebuah informasi"ucap Ricard.
"Dia begitu kaya raya dan berkuasa,kenapa dia tidak mencari cara sendiri untuk menjebloskan Alex ke penjara,kenapa harus minta bantuanku?"
tanya Lara.
"Sudah,tapi selalu gagal,Alex sangat lihai dalam menutup rapat bukti kejahatannya dan bisnis ilegalnya.Itu sebabnya Bos William memintamu untuk mencari bukti itu,karena kau istrinya Alex"ucap Ricard.
"Kau tahu Alex begitu membenciku,bagaimana cara aku bisa mendapatkan bukti itu?'tanya Lara.
"Nona bisa membuatnya jatuh cinta pada Anda,setelah dia terbuai oleh cinta,dia akan kurang waspada,barulah Anda menikamnya dari belakang"ucap Ricard.
Lara hanya diam mendengar ucapan Ricard tentang harus membuat Alex jatuh cinta padanya.
Tapi apa yang dikatakan Ricard ada benarnya,
Lara harus bisa membuat Alex jatuh cinta padanya lalu dia mencari bukti kejahatan Alex dan bisnis ilegal milik Alex.
Lara sampai dirumah besar itu,lalu dia masuk ke rumah besar itu.Baru sampai,dia sudah ditunggu oleh Ibu Maria yang membawa sapu.Dia memanggil Lara untuk mendekat padanya.
Lara mendekati Ibu Maria lalu dia dipukul
dengan sapu yang dibawa Ibu Maria.
"Aw......sakit Bu,ampun"ucap Lara.
"Rasakan,tadi kau kemana?bukannya aku menyuruhmu menyapu?"ucap Ibu Maria.
Ibu Maria terus-terusan memukulnya lalu tiba-tiba tangan Alex menghentikan sapu itu.Ibu Maria langsung kaget dan berbicara pada Alex.
"Alex ada apa?aku sedang bermain dengan mainanku"ucap Ibu Maria.
"Mulai sekarang dia hanya mainanku,jadi Ibu tidak boleh ikut memainkannya.Atau Ibu ingin kembali ke rumah sakit jiwa"ucap Alex.
"Baik,Ibu mau pergi ke kamar dulu"ucap Ibu Maria.
Ibu Maria pergi meninggalkan Alex dan Lara.Alex menarik tangan Lara dan mengajaknya naik ke lantai atas masuk ke kamarnya.Lara langsung ingat misinya yang harus dijalankannya.Dia langsung memeluk Alex dan mencium bibirnya.
Alex langsung kaget dan menikmati ciuman yang diberikan Lara padanya.
Dia menjatuhkan Lara ke sofa dan mulai melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman mesra.Lara hanya pasrah menerima semua perlakuan yang diberikan Alex padanya.Alex bahkan begitu menikmati setiap detiknya,dia seperti tak ada lelahnya.
Lara sebenarnya tidak mau jika harus melakukan hal seperti ini dengan laki-laki yang bahkan telah membuat hidupnya hancur tapi demi sebuah misi yang harus dicapainya,dia harus membuat Alex masuk dalam perangkapnya.Sekarang siapa yang mangsa dan siapa yang pemburunya.Alex lah yang akan jadi mangsa yang diburu oleh Lara.
Selesai melakukan hal romantis tadi,Alex tidur sambil memeluk Lara.Lara berusaha melepas pelukan itu,dan pergi ke toilet.Lara membasahi sekujur tubuhnya.Dia menangis di toilet itu.Hidup nya telah hancur sejak menginjakkan kaki di rumah besar ini.Alex telah merenggut semua yang dimiliki Lara.Termasuk telah membunuh Ardi yang tidak bersalah.Lara begitu membenci Alex,dia harus bisa membuat Alex jatuh cinta dan percaya padanya.Agar Lara menemukan bukti kejahatan dan bisnis ilegal milik Alex.
*********
Dianka sedang tidur diranjangnya,dia merasa tak enak badan.Tapi dia harus menjalankan misi yang diberikan padanya oleh Alex.Dianka segera berganti pakaian lalu mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkannya.Dia berangkat ke penjara dengan menyamar menjadi bagian logistik.
"Hari ini aku harus menjalankan misi itu,walaupun tubuhku rasanya tidak enak"ucap Dianka.
Dianka masuk ke penjara lalu dia masuk ke setiap sel untuk membawa makanan untuk makan siang para napi.Dia terus keluar masuk ke setiap sel membawa makanan itu.Sampai di sel yang berisi tiga orang target yang akan disingkirkan olehnya.Dianka meletakkan makanan itu untuk tiga orang itu lalu Dianka menunggu mereka sampai menghabiskan makanan itu,setelah mereka menghabiskan makanan itu,Dianka berjalan keluar dari sel.Tapi karena tubuhnya sedang tidak fit,Dianka malah menabrak seorang anggota polisi.Polisi itu mengenal setiap orang bagian logistik.Dia mencurigai Dianka dan mengejar Dianka yang terus berjalan menjauh.
"Polisi itu sepertinya mencurigaiku,aku harus segera keluar dari sini"ucap Dianka.
"Ada penyusup"ucap Polisi itu berteriak.
Mendengar teriakan polisi itu,polisi lainnya pada keluar dan mengejar Dianka.Dianka berusaha keluar dari penjara.Karena tak mungkin keluar dari pintu depan,Dianka keluar lewat belakang,dia memanjat tembok berduri itu dengan alat panjatnya.Seseorang polisi menembaknya hingga peluru itu mengenai pundaknya.
Dor...
"Aw............"ucap Dianka kesakitan.
Dianka langsung melompat dari pagar berduri itu.Tapi dia masih dikejar-kejar oleh sekelompok polisi.Dianka berlari sekuat tenaga dengan luka dipundaknya.
Dianka berlari sampai disebuah rumah sederhana.Dianka masuk ke rumah itu lewat jendela kamar itu.Sekelompok polisi itu kehilangan jejak Dianka.
Dianka langsung pingsan di dalam kamar itu.Lalu seorang Ibu masuk ke kamar itu dan melihat Dianka yang terluka dan pingsan.
"Siapa gadis ini?dia sepertinya terluka parah"ucap Ibu Laura.
Ibu Laura hanya memandangnya dari jauh,dia masih memikirkan apa yang akan dilakukannya pada gadis itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Inkhe Rayyan
dianka anak kandung laura
2022-04-15
0
Fauzan Ramadhani
jangan2 putri kandung georgio dianka
2021-12-27
0
Little Peony
Semangat selalu Thor ✨✨✨
2021-06-03
1