Lara mengemas semua barang yang diperlukannya. Ardi juga membereskan semua barang yang akan dibawanya. Ardi sudah memantapkan hati untuk membawa Lara pergi jauh dari hidup Alex. Alex begitu kejam dan beringas pasti tidak akan melepaskan Lara begitu saja. Ardi berpikir dengan cara ini dia bisa membebaskan Lara dari cengkraman hewan buas itu.
"Lara apa kau sudah selesai mengemasi barang yang kau perlukan?"tanya Ardi.
"Ya sudah semuanya, Ardi maaf aku jadi merepotkanmu"ucap Lara.
"Kau tak usah sungkan, aku pasti akan melindunginya dari Alex apapun itu"ucap Ardi.
Mereka membawa koper itu ke ruang tamu. Ardi membuka pintu rumahnya. Ada 5 orang berbaju hitam, memakai kaca mata hitam,dan bertubuh kekar berdiri didepannya.
"Ambil wanita itu"ucap Ricard pada empat pengawalnya.
"Baik"ucap semua pengawal.
"Berhenti! langkahi mayatku dulu sebelum mengambil Lara dariku"ucap Ardi.
"Ardi, tidak, jangan lakukan ini"ucap Lara sambil memegang lengan pakaian Ardi.
"Tidak apa-apa Lara, aku tidak takut bila harus melawan mereka demi kamu"ucap Ardi.
"Bawa masuk dia, dan habisi"ucap Ricard.
"Baik"ucap semua pengawal.
Ardi melawan keempat pengawal itu tapi dia kesulitan menjatuhkan mereka. Pengawal Alex adalah orang-orang pilihan yang memiliki tingkat bela diri tinggi tentu tak selevel dengan Ardi. Dalam waktu tak lama Ardi terpapar dilantai. Tubuhnya penuh luka tonjok dan pukul.
"Tidaaaaak......"ucap Lara.
Lara hanya bisa melihat Ardi dipukuli habis-habisan oleh pengawal Alex.
"Jangan aku mohon, hentikan hik...hik..."ucap Lara memohon sambil duduk didepan kaki Ricard.
"Lara...jangan..."ucap Ardi dengan suara lemah.
Ardi masih dipukuli semua pengawal Alex. Dia tidak bisa melawan lagi. Darah keluar dari hidung dan mulutnya. Mukanya penuh lebam, bahkan tak mampu lagi berdiri. Lara menangis tak henti melihat Ardi. Ricard menelpon Alex untuk menanyakan tugas selanjutnya.
"Hallo Bos"ucap Ricard.
"Apa kau sudah menangkap mangsaku"ucap Alex.
"Ya Bos, dia bersama mantan kekasihnya dulu"ucap Ricard.
"Patahkan kaki mantan kekasihnya, lalu lenyapkan tak bersisa"ucap Alex.
"Baik Bos"ucap Ricard.
Ricard menutup telponnya lalu menyuruh semua pengawal untuk mematahkan kaki Ardi.
"Patahkan kakinya"ucap Ricard.
"Baik"ucap Semua pengawal.
"Jangan, ku mohon.....aku akan kembali pada Alex, tapi jangan patahkan kaki Ardi hik....hik...."ucap Lara.
Ricard langsung memegang tangan Lara dan menyeretnya ke dalam mobil.
"Lara...."ucap Ardi.
"Ardi..."ucap Lara.
Bruuuuuug...
Tubuh Lara dibanting ke dalam kursi belakang mobil oleh Ricard. Lalu mengunci Lara didalam mobil. Setelah itu Ricard kembali ke dalam rumah untuk memastikan pekerjaannya terselesaikan. Kaki Ardi dipukuli kayu oleh Semua pengawal Alex.
"Aw...aw...aw..."ucap Ardi kesakitan lalu pingsan.
"Buang dia ke laut"ucap Ricard.
"Baik"ucap Semua pengawal.
Setelah itu Ricard membawa Lara ke apartemen Alex. Sampai di apartemen, Alex sudah menunggunya. Alex duduk disofa dengan arogannya. Ricard menyeret Lara hingga bersujud di kaki Alex.
"Bos tugasku sudah selesai"ucap Ricard.
"Kau boleh keluar"ucap Alex.
"Baik"ucap Ricard.
Ricard meninggalkan apartemen milik Alex. Tinggal Alex dan Lara dan dua pengawal Alex didalam apartemen itu.
"Kau berani sekali lepas dari cengkramanku, kau tau akibat dari ini"ucap Alex.
"Hik...hik...apa salahku, kenapa kau melakukan ini padaku.Kenapa kau menyakiti Ardi yang tidak bersalah. Kalau kau ingin menyiksaku, aku siap. Tapi jangan sakiti Ardi,dia tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini"ucap Lara.
"Senang sekali mendengar jeritan mangsaku ketakutan dan kesakitan. Aku belum puas sebelum membuat hidupmu sehancur-hancurnya, sampai tak bersisa apapun"ucap Alex.
"Kenapa kau tak jawab pertanyaanku, apa salahku sehingga kau begitu ingin aku menderita hik.....hik....."ucap Lara.
"Ayahmu Giorgio adalah seorang mafia yang terkenal kejam dan bengis dulu. Dia telah membunuh semua anggota keluargaku. Ayahku dipukuli sampai mati, ibuku dan kakak perempuanku diperkosa oleh para pengawal Giorgio didepan mataku. Setelah diperkosa Ibu dan kakak perempuanku dibunuh secara kejam"ucap Alex.
"Hik...hik..."Lara hanya menangis mendengar cerita Alex.
"Karena Giorgio telah mati sebelum aku membalaskan dendamku, jadi kaulah anaknya yang pantas menerima pembalasanku"ucap Alex.
"Hik...hik...hik..."Lara hanya menangis.
"Kenapa? kau takut? aku akan bermain lebih lama lagi denganmu. Aku akan memeliharamu seperti binatang peliharaan"ucap Alex.
"Kau kejam, kau tega melakukan ini pada istrimu sendiri Alex"ucap Lara.
"Istri, aku menikahimu untuk memasukkanmu pada sangkar nerakaku"ucap Alex.
"Bunuh saja aku sekarang jika itu karena dendammu pada ayahku.Bunuh aku sekarang...hik....hik..."ucap Lara.
Prooook...proook.....
Alex memberi kode pada pengawalnya untuk mengambilkannya kalung anjing. Pengawal itu memberikan kalung anjing itu pada Alex.
"Mulai sekarang kau resmi jadi peliharaanku"ucap Alex memasang kalung anjing pada leher Lara.
"Hik...hik...hik..."Lara hanya menangis.
Ini baru permulaan penderitaan Lara yang akan diberikan Alex padanya. Dendam Alex pada Giorgio sangat besar hingga membutakan matanya .Lara yang tidak tahu menahu dendam itu jadi mangsa Alex untuk balas dendam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Mamath Kay
kasihan lara.. ngeri thor
2022-12-14
0
lovely
kejammmmm amatt ya gadis baik2 berhijab di perlakukan tak manusiawi konmudah di temukan SM s Alex gila😡
2022-10-08
0
🌷💚SITI.R💚🌷
alex kejam banget ya..dia dendam sm mafia ayahy lara..lsh dia jg justru lbh kejsm dr auahy lara apa beday..
2022-06-18
0