Chapter 376 Pembahasan Singkat.
Bottlomless Gap.
Sementara itu di sisi lain, Lyon dan lainnya sudah berada di tempat Armegon berada. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk tiba di sana. Kemudian di sisi lain, Ardes sedang menghalau si Giant Skull agar tidak mendekati mereka. Semua itu atas perintah yang Lyon berikan.
"Yo, Armegon, lama tidak berjumpa~"
Lyon menyapa Armegon dengan nada bersahabat. Memang baru sekarang mereka bertemu sejak perang ini dimulai.
Armegon pun mendatanginya dan segera bertanya, "Lyon, apakah urusan mu di bagian Dead Valley Road sudah selesai??"
"Tentu saja sudah, mengapa saya harus datang ke sini kalau urusan di sana masih belum selesai? Para Undead-Undead itu adalah hal yang mudah untuk di atasi."
Armegon bertanya mengapa bisa Lyon berada di sini. Padahal ini masih sekitar tiga jam sejak Lyon mengalihkan perhatian sebagian Undead, namun Lyon mengatakan kalau dia sudah membersekan semua Undead itu. Armegon tidak menyangka jika secepat itu dia selesaikan.
Tidak lama setelah itu, Ruby datang menghampirinya. "Kakak!" Ruby pun sudah berada di sana. Dia kembali menatap Lyon dengan tatapan penuh kekesalan. "Kakak, mengapa Kakak lama sekali datang ke sini!?"
"Ah, kamu ini Ruby..." Lyon pun segera menatap ke arah Ruby. "Padahal kakakmu ini hanya pergi sebentar, dan kamu malah ngeluh kalau saya terlalu lama. Dasar adik yang tidak sabaran." Kemudian dia berbalik, "Nah, lebih baik kamu menemui Snowly saja."
Tepat di belakang Lyon, sudah berdiri Snowly. Ruby yang juga ikut melihatnya, merasa ada yang aneh.
"Hehehe, kalau begitu baiklah, kakak silakan saja bicara dengan mereka, aku akan segera menemui Snowly," ucapnya yang memasang senyum melengkung. Sepertinya Ruby memiliki niat lain untuk bertemu dengannya.
"Yah, yah, silakan saja..." Lyon Tidak peduli dengan apa yang ingin dilakukan oleh Ruby, yang terpenting dia tidak membuat keributan lagi.
Ruby pun segera berjalan menghampiri Snowly, kemudian menariknya seketika. "Snowly, cepat ikut aku. Ada sesuatu yang ingin kutanyakan." Mereka pun telah menjauh dari rombongan.
Melihat Ruby yang sudah pergi dari sana, Lyon kembali melihat ke arah Armegon. tetapi, ketika dia menatapnya, dia melihat seseorang lagi. Seorang kesatria dengan badan yang kekar, membawa sebuah palu yang besar. Saat Lyon memeriksa status orang itu, dia begitu terkejut. Dia pun segera bertanya kepada Armegon,
"Armegon, bukanlah orang ini adalah Gordon, salah satu jenderal Besar kerajaan Heaven??"
Ada alasan Lyon bisa terkejut saat melihat Gordon yang merupakan jenderal Besar kerajaan Heaven. Seorang jenderal seperti Gordon seharusnya berada di depan, memimpin medan pertempuran, akan tetapi yang dia lihat, Gordon malah bisa berada di sini, dan itu bersama dengan Armegon lagi.
"Itu benar, dia memang adalah Tuan Gordon, orang yang Kamu maksud," ucap Armegon yang mengonfirmasi kebenarannya. "Awalnya kami berdua memimpin penerobosan pasukan, tetapi terhalang oleh monster besar itu." Kemudian melihat ke tempat yang tidka jauh dari mereka. Tempat terburu merupakan tempat Ardes dan Giant Skull sedang bertarung.
"Hahahaha, jadi Anda yah orang yang bernama Lyon, orang yang Batildas maksud, Anda orang yang sangat muda yah..." Tiba-tiba Gordon masuk ke pembicaraan mereka. Setelah itu, dia melanjutkan lagi pembicaraannya sembari memasang senyum yang menyimpan suatu makna, "Anda sepertinya orang yang menarik."
Tidak lama kemudian, seorang wanita datang dan ikut masuk di dalam pembicaraan mereka, "Oh, pantas saja ada aura yang tidak asing, ternyata Anda rupanya, Gordon." Orang tersebut tidak lain adalah Liseas.
"Liseas? Kamu juga berada di sini??" tanya Gordon yang baru menyadari kehadiran Liseas.
"Tentu saja. Saya ikut ke sini bersama dengan Tuan Lyon." Sambil menunjuk ke arah Lyon.
Perlahan arah perbincangan mereka mulai melenceng. Seharusnya saat ini mereka membahas apa yang terjadi dan bagaimana perkembangan perang. Jadi, Lyon pun langsung mengubah alur pembicaraan mereka, "Oke semuanya, perbincangan kita akhiri dahulu. Kita sudah tidak punya waktu banyak. Sekarang, kita akan membahas tentang apa yang terjadi di sini."
**
"Baiklah, jadi bagaimana dengan perkembangan dari jalannya perang saat ini. Apakah ada beberapa kendala ataukah berjalan dengan lancar??" tanya Lyon kepada mereka berdua.
Sesaat setelah Lyon bertanya, Armegon membuka mulutnya, menjawabnya, "Semenjak perang di mulai, kami tidak mendapatkan kendala sedikitpun, apalagi pada saat setengah mengalihan Undead sudah dimulai, serta datangnya bantuan dari pasukan Kerajaan Heaven. Kami dapat menembus barisan Undead, dan sampai menekan mereka ke tempat ini. tetapi sepertinya musuh masih mempunyai beberapa kartu yang kuat." Sambil menunjukkan wajah seriusnya.
"Beberapa saat yang lalu ketika kami sedang sibuk menembus garis pertahanan musuh, kami mendapatkan kabar kemunculan empat Monster Peringkat legendaris. Sepertinya mereka adalah milik dari Lich itu. Hal itu membuat seketika kekacauan di sekitar pasukan kita," lanjutnya yang mencoba untuk menyelesaikan kata-katanya.
Lyon pun menggosok dagunya sembari bergumam, "hmm, monster peringkat legendaris yah...." Setelah gumamannya, dia berbicara didalam batin, Jadi si Lich itu sudah menunjukkan beberapa kartunya. Ini cukup wajar mengingat dia adalah bos yang kuat, apalagi menyandang nama 'Lich', membangkitkan monster berperingkat legendaris pasti adalah hal yang mudah baginya.
Menurut Lyon, wajar bila monster seperti mereka muncul di medan pertempuran ini. Seperti halnya Dullahan yang sebelumnya Lyon lawan di Dead Valley Road, yang merupakan monster peringkat legendaris juga. Tidak heran bagi monster yang sudah menyandang nama Lich. Membangkitkan monster-monster kuat dan berbahaya seperti mereka adalah hal yang mudah baginya.
tetapi, dengan begini dia sudah mengeluarkan kartu yang bisa menjadi jebakan. Berarti nanti aku bisa menghadapinya satu lawan satu...
Walaupun kemunculan monster-monster tersebut menggangu jalannya medan pertempuran, akan tetapi itu adalah hal yang baik baginya. Lyon bisa menggapai Lich dengan mudah tanpa takut kalau ada jebakan dengan kemunculan Monster-monster berperingkat tunggi. Bayangkan jika Lyon lagi sibuknya berhadapan dengan Lich, tiba-tiba saja Dia membangkitkan keempat monster tersebut, dan mengepungnya. Sudah pasti dia akan mati di sana karena perbedaan kekuatan serta jumlah yang terpaut jauh.
Jadi... monster yang ada di sana....
Setelah cukup berpikir-pikir, Lyon melihat ke tempat Ardes sedang bertarung. Dia melihat jika monster yang Ardes lawan saat ini adalah salah satu dari monster yang Armegon maksud, tetapi itu masih spekulasinya. Walaupun memang benar monster tersebut memiliki peringkat Legendaris, akan tetapi dia masih belum bisa memastikan kalau itu benar benar hasil dari Lich itu ataukah dia memang benar ada di sini.
Dan sesudah Lyon melihatnya, dia pun kembali menghadap ke Armegon, "Kalau saya tidak salah, apakah monster yang ada di sana adalah monster yang dibangkitkan oleh Lich itu??"
Armegon hanya memberikan anggukan tanpa adanya jawaban yang keluar dari balik mulutnya, namun itu sudah menjadi jawaban bagi Lyon. Itu artinya apa yang dia pikirkan adalah kebenaran.
Hal itu membuat Lyon sedikit tersenyum. Hehehehe, kalau begitu mungkin dia bisa ditanya-tanya. Aku bisa mengorek beberapa informasi darinya.... pikirnya dengan memasang niat jahat.
Lyon pun segera berjalan menuju ke tempat Ardes dan Giant Skull bertarung. "Baiklah, sekarang ikuti saya. Kita akan sedikit berbincang dengan monster itu," ucapnya yang memanggil mereka untuk ikut berjalan mengikutinya.
Armegon ingin berbicara, menanyakan apa yang akan Lyon lakukan, akan tetapi dia tidak dapat melakukannya. Lyon pergi duluan, menjauh darinya. Armegon hanya bisa diam dan ikut berjalan, menyusulnya. Sementara itu Gordon dan Liseas, hanya menatap satu sama lain ketika Lyon memanggil mereka. Mereka pun saling setuju kemudian dan ikut bersamanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Rahmat Abdul gani
✨🔥
2023-06-10
0
Sikilman
harapanku mulai baca ulang lagi, semoga tidak Hiatus ... dan tetap update secara rutin mengingat sudah 75 chaptr, jika harus ulang lagi.... bikin kesel nanti yg ada, thor. tetap smangat dan terus berkarya!!!!!!!
2021-12-20
0
Mukhlis B
Mantap lanjut terus
2021-11-20
0