Chapter 370 Ruby, Armegon, Gordon VS The Giant Skull of Doom.

Chapter 370 : Ruby, Armegon, Gordon VS The Giant Skull of Doom.

Sesaat, suasana di tempat Armegon dan lainnya menjadi sunyi. Gordon yang ada di depan mereka, masih terus memberikan tatapan yang memiliki niat permusuhan kepada si Tengkorak Raksasa yang juga memberikan tatapan yang sama seakan sedang bertarung dari balik pandangan.

Armegon yang ada di belakang, kembali berbicara kepada Ruby, "Ruby, kamu tetap berdiri di sini dan bantu kami dengan seluruh buff-mu."

"Mm."

Ruby pun menuruti perintahnya tanpa bertanya lebih lanjut lagi. Dia sadar jika sebuah pertarungan akan terjadi dalam waktu dekat lagi. Dia tidak bisa lari dari semua ini. Jadi, lebih baik dia untuk fokus membantu mereka berdua dengan keterampilan buff miliknya sesuai dengan perintah Armegon.

Setelah memberitahukan apa yang harus Ruby lakukan nanti, Armegon pun segera berjalan maju ke depan, mendekati Gordon. Beberapa saat, dia sudah berdiri di sampingnya. Sementara itu, Ruby mulai merapatkan mantranya dan mengaktifkan keterampilannya, di arahkan kepada mereka berdua.

Armegon dan Gordon pun menerima sihir pemberian Ruby. Sebagian besar statusnya meningkat. Akan tetapi mereka tidak mempedulikannya karena sedang terfokus kepada Tengkorak Raksasa.

"Jadi..." Tengkorak Raksasa tersebut memulai pembicaraan lagi. "apakah kalian sudah siap untuk menyerahkan nyawa kalian atau tidak?" tanyanya kepada mereka.

Gordon hanya tertawa kecil mendengar ucapannya. ,"Hehe, seharusnya kami yang bertanya soal itu .... Huff..." Dia pun menghela nafasnya. "tetapi aku merasa kasihan kepadamu. Mati dua kali. Itu pasti rasanya sangat menyakitkan."

Tengkorak Raksasa tersebut agak kesal mendengarnya. "Dasar manusia sialan! Sekarang juga kalian akan mati!!"

Setelah itu, si Tengkorak Raksasa mengangkat ke empat Gadanya menghadap ke langit, siap untuk menyerang. Tentu saja Gordon dan Armegon menyadari kalau dia akan menyerang. Gordon pun memberi tanda berupa tangan mengarah ke Armegon.

"Tuan Armegon, pergilah ke sisi lain dan segera persiapkan serangan terkuat Anda. Saya akan menanganinya sebentar hingga menemukan celah. Setelah itu, saya akan memberikan tanda untuk menyerangnya."

"Baik."

Armegon pun pergi meninggalkan Gordon sebelum Si Tengkorak Raksasa itu menyerang ke sisi lainnya. Dia sudah paham dengan apa maksud dari perkataan Gordon.

Sembari Armegon mencari tempat untuk menunggu, dia juga bergumam, "Berarti nanti aku akan menyerangnya dengan keterampilan En Sun-ku karena hanya itu saja keterampilan yang bisa membuat kerusakan yang hebat dan juga simpel. Yah, kurasa itu akan lebih baik. Aku juga harus menyimpan keterampilan penting lainnya untuk menghadapi Si Lich itu."

Armegon sudah mengambil keputusan jika dia akan menyerang monster itu dengan keterampilan En Sun. Dia berpikir itu adalah serangan yang memiliki dampak kerusakan yang besar sekaligus paling simpel untuk diaktfkan. Berbeda dengan keterampilan lainnya. Jadi setelah Armegon sampai di tempat yang menurutnya pas, di pun segera berdiri dan melihat ke arah mereka, menunggu tanda yang akan diberikan oleh Gordon.

Di sisi lain, Si Tengkorak Raksasa yang tadi sudah mengangkat semua senjatanya, melihat Armegon pergi dari sana dan hanya meninggalkan Gordon sendirian di sana. Senyum terpancar dari wajahnya tengkoraknya.

"Hahahaha, sungguh pilihan yang bodoh karena telah menyuruh temanmu pergi, tetapi tidak apa-apa lah. Dengan begini, saya bisa membunuhmu lebih cepat lagi!"

Dan monster itu pun langsung mengarahkan keempat Gadanya ke arah Gordon. Saat melihat empat buah Gada yang akan terbang menghampirinya, Gordon masih memberikan senyuman biasanya.

"Apakah kamu berpikir kalau saya itu lemah jika sendirian? Berarti kamu juga bodoh. Jangan menilai orang hanya dari penampilannya."

Dan Gordon pun mengangkat lalu miliknya dan segera menjadikannya sebagai penahan.

"Bamm!!"

Suara dentuman terdengar begitu nyaring sehingga membuat pasukan dan Udnead yang tidak jauh dari area pertarungan mereka, mengalihkan pandangannya ke sana. Yah, bagaimana tidak. Suara itu begitu nyaring sehingga tidak ada orang yang tidak tertarik untuk segera mencari tahu. Dan di tempat Gordon berada saat ini sudah ditutupi oleh kabut. Gordon telah hilang sepenuhnya, tenggelam di dalam kabut tersebut. Sementara itu untuk Si Tengkorak Raksasa. Setengah tubuhnya masih terlihat, hanya bagian bawah saja yang tertutup kabut karena tubuhnya yang besar itu.

Dia masih memasang senyum dan itu semakin melebar. Dari ekspresi itu sudah dapat dijelaskan jika serangannya telah berhasil mengenai sasaran yang dia inginkan. Kini keempat Gadanya telah sepenuhnya menghantam Gordon, setidaknya itulah yang dia pikirkan saat ini. Bahkan akibat serangannya itu, tanah yang ada di sekitar mereka menjadi retak. Itu berarti, dia melakukan hal itu dengan sungguh-sungguh.

"Hahaha, itulah akibatnya jika terlalu sombong. Sekarang kamu lihatlah perbedaan kekuatan di antara kita," ucapnya dengan menunjukkan tawaan penuh kesenangan.

Tetapi, baru saja dia menyelesaikan perkataannya, seseorang dari dalam kabut membalas ucapannya. Di saat bersamaan juga, keempat Gada yang dia pegang, mendapatkan suatu penekanan hebat untuk segera menjauh dari sasaran pukulnya.

"Seranganmu itu sangatlah berbahaya. Setidaknya itulah yang akan orang lain katakan kepadamu. Akan tetapi bagi saya, ini hanyalah hal yang biasa saja."

Tiba-tiba Tengkorak Raksasa itu menjadi sangat terkejut. Tentunya Gordon bisa menahan serangannya dan lagi, Dia juga berbicara dengan begitu santai dan itu pada saat dia menahan serangannya.

"Bagaimana... bagaimana... bagaimana kamu bisa menahan seranganku!"

Gordon membalas sekali lagi dengan nada yang santai. "Apakah kamu tahu, saya sudah memiliki banyak pengalaman dalam medan pertempuran. Saya sudah sering menghadapi lawan yang kuat. Seiring berjalannya waktu, tubuh ini sudah ditempa dan semakin tajam. Untuk Indead seperti dirimu, kamu tidak akan tahu rasanya jika dirimu berkembang dengan kekuatan mu sendiri. Kamu hanya berharap kekuatan instan yang diberikan oleh tuan mu. Jadi menghadapi serangan seperti ini, saya bisa menanganinya dengan baik."

Dan kemudian tekanan yang diberikan oleh Gordon lebih kuat sehingga membuat Tengkorak Raksasa tersebut termundur. Di saat bersamaan kabut pun telah menghilang dan Gordon pun telah kelihatan.

Gordon dapat melihat jika si Tengkorak Raksasa sudah beberapa meter menjauh darinya. Dia hanya tersenyum dan memegang sedikit bahunya. Dia juga sedikit menggerak-gerakkan lehernya.

"Ah, walaupun aku bisa menahan serangan itu, akan tetapi tubuhku yang tua ini tidak seperti yang dahulu lagi. Rasa pegal ini sungguh mengganggu."

Sementara itu, Si Tengkorak Raksasa mulai merasa gugup, setidaknya rasa gugup tersebut adalah sebuah rasa was-was akan seseorang yang ada di hadapannya.

Sebenarnya siapa orang ini!? mengapa dia memiliki kekuatan sebesar itu? Apakah penampilannya itu hanyalah sebuah tipuan?

Dia tidak tahu siapa Gordon sebenarnya. Dia memiliki firasat kalau orang itu adalah orang kuat. Sudah terbukti dari kekuatan yang dia tunjukkan walaupun itu hanyalah sebatas membalikkan serangannya, akan tetapi itu sudah cukup mengukur seberapa kuatnya dia. Dan dia sudah tertipu oleh penampilan pria tua yang ditunjukan oleh Gordon. Dia harus waspada kali ini dan lebih serius.

"Kamu telah membuatku sedikit terkejut. Tidak kusangka jika ada lawan yang bisa mengimbangiku. tetapi Lihatlah, kali ini aku akan lebih serius dan akan segera membunuhmu!" ancamnya kepada Gordon.

Namun sekali lagi ucapannya hanya dibalas dengan santai oleh Gordon, "Baiklah, kalau kamu akan serius, maka saya juga akan serius."

Sesaat, dua aura berwarna hitam kemerahan dan aura biru keperakan muncul di sekitar mereka dan pada akhirnya saling bertabrakan dan kemudian menyebar ke segala arah.

Armegon pun dapat merasakan Aura mencekam yang dikeluarkan oleh monster tersebut.

...[Anda terkena sebuah penindasan aura kegelapan dari The Giant Skull of Doom. Seluruh Status anda akan dikurangi sebesar -10%....

...Pengurangan Kesehatan maksimal dan Mana maksimal 10%....

...Durasi aktif keterampilan bertambah 30%]...

...[Anda telah menerima berkah Light Wise Blessings dari pemain bernama Ruby, Pengurangan Seluruh Status dihilangkan menjadi 0%]...

...[Anda memiliki judul yang bernama High Spirit. Seluruh Penindasan akan diterima sebesar 50% saja.]...

Hanya terkena pancaran penindasan dari monster tersebut, Armegon sudah mendapatkan pengurangan yang sebegitu buruk. Akan tetapi berkat buff yang diberikan oleh Ruby serta sedikit judulnya, Armegon dapat memangkas sebagian besar kerugian itu sehingga dia tidak terlalu dirugikan.

tetapi, tetap saja saat ini dia merasa akan terjadi sesuatu yang berbahaya. Dia mengamati gerak gerik dari kedua orang tesebut.

Aura ini Sungguh berbahaya. Untung saja berkat Ruby dan judul ku, aku tidak terlalu dirugikan. Akan tetapi... Kalau dia sudah menunjukkan aura seperti ini, bisa saja dia akan bertarung lebih ganas lagi. Sepertinya ini akan lebih berbahaya lagi....

Armegon pun kembali melangkah mundur, barusan untuk menjaga jarak agar tidak terkena kerusakan yang lebih parah lagi.

Terpopuler

Comments

Rahmat Abdul gani

Rahmat Abdul gani

🔥🔥🔥

2023-06-09

0

Umi Aulia

Umi Aulia

🆗

2022-03-02

1

Yatman

Yatman

hmm

2021-11-13

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog + Chapter 364
2 Chapter 365 Lanjutan Kekacauan
3 Pengumuman
4 Chapter 366 Pertarungan Orang Kuat
5 Chapter 367 Semakin menegangkan!
6 Chapter 368 Terus Berlanjut
7 Chapter 369 Dampak Dari Pertarungan Mereka
8 Chapter 370 Ruby, Armegon, Gordon VS The Giant Skull of Doom.
9 Chapter 371 kerja sama Armegon dan Gordon
10 Chapter 372 Rombongan Lyon Telah tiba di Bottlomless Gap
11 Chapter 373 Hubungan Ardes dan Lyon
12 Chapter 374 Lyon Menjadi Pusat Perhatian
13 Chapter 375 Judul Ada Di Akhir Bab
14 Chapter 376 Pembahasan Singkat.
15 Chapter 377 Keterkejutan Ruby.
16 Chapter 378 Sisi Iblis Lyon
17 Chapter 379 Akhirnya Ingat
18 Chapter 380 Tangisan Salsa
19 Chapter 381 Ladang Keuntungan di Medan Pertempuran.
20 Chapter 382 Kemunculan Vincle Dan Kelompok lain
21 Chapter 383 Kelompok Sinon Telah Kembali
22 Chapter 384 Vincle Vs Soul Curser
23 Chapter 385 Memulai Rencana
24 Chapter 386 Keputusan Yang Salah
25 Chapter 387 Mengumpulkan
26 Chapter 388 Pertemuan Kelompok Lyon dan Lich Legendaris
27 Chapter 389 Pertarungan Dimulai
28 Chapter 390 Pertarungan Yang Berlanjut
29 Chapter 391 Sesuatu Yang Tidak Terduga
30 Chapter 392 Dataran Es di Tengah Medan Pertempuran
31 Chapter 393 Dataran Es Yang Mengejutkan Semua Orang
32 Chapter 394 Kemenangan Heraces
33 Chapter 395 Pertarungan Sengit Lyon Vs Gluch
34 Chapter 396 Melemah
35 Chapter 397 Kemarahan Gluch
36 Chapter 398 Monster Panggilan Lich
37 Chapter 399 Dua Monster Yang Merepotkan
38 Chapter 400 Kekalahan Lyon Yang Telak
39 Alternatif Ending + Promosi
40 Gaskeun kawan-kawan
41 Chapter 401 Kabar Mengenai Kematian Lyon
42 Chapter 402 Ayah Anak
43 Chapter 403 Kekacauan Yang Datang kembali Disertai Musuh Baru
44 Chapter 404 Menghadapi Giant Bone Centipede
45 Chapter 405 Kegagalan
46 Chapter 406 Kembali Memasuki Permainan
47 Chapter 407 Tibanya Lyon di Bottlomless Gap
48 Chapter 408 Transformasi Lyon
49 Chapter 409 Lyon si Half Demon
50 Chapter 410 Serangan Serentak
51 Chapter 411 Bertemu dan Bertarung lagi
52 Chapter 412 Pertarungan Dahsyat
53 Chapter 413 Serangan Yang Mengerikan
54 Chapter 414 Pertarungan Dua Sisi
55 Chapter 415 Akhir Dari Pertarungan Sengit!
56 Chapter 416 Perang Berakhir
57 Chapter 417 Dimulainya Pencarian Monumen
58 418 Tawaran Lyon
59 Chapter 419 Keberuntungan Yang Masih Tersisa
60 Chapter 420 Memeriksa Gua
61 Chapter 421 Pertemuan Dengan Forgotten Person
62 Chapter 422 Alam lain, White Room.
63 Chapter 423 Keluar Dari Gua
64 Chapter 424 Penjahat Perang
65 Chapter 425 Di penjara
66 Chapter 426 Adu Perasaan
67 Chapter 427 Rencana Baru
68 Chapter 428 Tamu Yang Mengejutkan
69 Chapter 429 Penyusupan Ke Istana
70 Chapter 430 Sosok Misterius
71 Chapter 431 Rapat
72 Chapter 432 Terungkap Dalang Sebenarnya
73 Chapter 433 Berusaha Kabur
74 Chapter 434 Kabar Buruk Mengenai Ganta
75 Chapter 435 Identitas Asli
76 Chapter 436 Kebenaran Awal
77 Chapter 437 Perlawanan Helias dan Isabella
78 Chapter 438 Lyon Bergerak
79 ####
80 Chapter 439 Penyelamatan
81 Chapter 440 Lyon VS Emertas
82 Chpater 441 Kedatangan Bala Bantuan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog + Chapter 364
2
Chapter 365 Lanjutan Kekacauan
3
Pengumuman
4
Chapter 366 Pertarungan Orang Kuat
5
Chapter 367 Semakin menegangkan!
6
Chapter 368 Terus Berlanjut
7
Chapter 369 Dampak Dari Pertarungan Mereka
8
Chapter 370 Ruby, Armegon, Gordon VS The Giant Skull of Doom.
9
Chapter 371 kerja sama Armegon dan Gordon
10
Chapter 372 Rombongan Lyon Telah tiba di Bottlomless Gap
11
Chapter 373 Hubungan Ardes dan Lyon
12
Chapter 374 Lyon Menjadi Pusat Perhatian
13
Chapter 375 Judul Ada Di Akhir Bab
14
Chapter 376 Pembahasan Singkat.
15
Chapter 377 Keterkejutan Ruby.
16
Chapter 378 Sisi Iblis Lyon
17
Chapter 379 Akhirnya Ingat
18
Chapter 380 Tangisan Salsa
19
Chapter 381 Ladang Keuntungan di Medan Pertempuran.
20
Chapter 382 Kemunculan Vincle Dan Kelompok lain
21
Chapter 383 Kelompok Sinon Telah Kembali
22
Chapter 384 Vincle Vs Soul Curser
23
Chapter 385 Memulai Rencana
24
Chapter 386 Keputusan Yang Salah
25
Chapter 387 Mengumpulkan
26
Chapter 388 Pertemuan Kelompok Lyon dan Lich Legendaris
27
Chapter 389 Pertarungan Dimulai
28
Chapter 390 Pertarungan Yang Berlanjut
29
Chapter 391 Sesuatu Yang Tidak Terduga
30
Chapter 392 Dataran Es di Tengah Medan Pertempuran
31
Chapter 393 Dataran Es Yang Mengejutkan Semua Orang
32
Chapter 394 Kemenangan Heraces
33
Chapter 395 Pertarungan Sengit Lyon Vs Gluch
34
Chapter 396 Melemah
35
Chapter 397 Kemarahan Gluch
36
Chapter 398 Monster Panggilan Lich
37
Chapter 399 Dua Monster Yang Merepotkan
38
Chapter 400 Kekalahan Lyon Yang Telak
39
Alternatif Ending + Promosi
40
Gaskeun kawan-kawan
41
Chapter 401 Kabar Mengenai Kematian Lyon
42
Chapter 402 Ayah Anak
43
Chapter 403 Kekacauan Yang Datang kembali Disertai Musuh Baru
44
Chapter 404 Menghadapi Giant Bone Centipede
45
Chapter 405 Kegagalan
46
Chapter 406 Kembali Memasuki Permainan
47
Chapter 407 Tibanya Lyon di Bottlomless Gap
48
Chapter 408 Transformasi Lyon
49
Chapter 409 Lyon si Half Demon
50
Chapter 410 Serangan Serentak
51
Chapter 411 Bertemu dan Bertarung lagi
52
Chapter 412 Pertarungan Dahsyat
53
Chapter 413 Serangan Yang Mengerikan
54
Chapter 414 Pertarungan Dua Sisi
55
Chapter 415 Akhir Dari Pertarungan Sengit!
56
Chapter 416 Perang Berakhir
57
Chapter 417 Dimulainya Pencarian Monumen
58
418 Tawaran Lyon
59
Chapter 419 Keberuntungan Yang Masih Tersisa
60
Chapter 420 Memeriksa Gua
61
Chapter 421 Pertemuan Dengan Forgotten Person
62
Chapter 422 Alam lain, White Room.
63
Chapter 423 Keluar Dari Gua
64
Chapter 424 Penjahat Perang
65
Chapter 425 Di penjara
66
Chapter 426 Adu Perasaan
67
Chapter 427 Rencana Baru
68
Chapter 428 Tamu Yang Mengejutkan
69
Chapter 429 Penyusupan Ke Istana
70
Chapter 430 Sosok Misterius
71
Chapter 431 Rapat
72
Chapter 432 Terungkap Dalang Sebenarnya
73
Chapter 433 Berusaha Kabur
74
Chapter 434 Kabar Buruk Mengenai Ganta
75
Chapter 435 Identitas Asli
76
Chapter 436 Kebenaran Awal
77
Chapter 437 Perlawanan Helias dan Isabella
78
Chapter 438 Lyon Bergerak
79
####
80
Chapter 439 Penyelamatan
81
Chapter 440 Lyon VS Emertas
82
Chpater 441 Kedatangan Bala Bantuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!