Chapter 373 : Hubungan Ardes dan Lyon
Bottlomless Gap.
Beberapa saat berlalu, kini Lyon beserta rombongan yang dia bawa telah meninggalkan rombongan besar tersebut. Mereka menunggangi Ardes sebagai sarana transportasi menuju ke pusat pertempuran di Bottlomless Gap untuk mengikuti pertempuran. Dengan pergerakan Ardes yang cepat, mereka pasti bisa sampai di sana dalam waktu yang singkat.
Sementara itu, Salsa yang secara terpaksa harus ikut bersama dengan mereka, merasa depresi. Dia terduduk dengan lemas dengan pandangan yang begitu menyedihkan. Snowly yang berada di dekatnya mendekati Salsa dan mencoba untuk menenangkannya agar tidak usah bersedih. Sepertinya Salsa mendapatkan kesialannya lagi.
Dan untuk Lyon yang sudah berada di depan, dia sibuk memperhatikan tempat yang akan mereka datangi. Tidak lama setelah itu, muncullah Liseas dari balik semak milik Ardes. Lyon yang menyadarinya segera berbalik dan melihatnya.
"Oh, Liseas. Kenapa Anda datang ke sini??" tanyanya kepada Liseas.
"Yah, tidak apa-apa. Saya hanya ingin melihat-lihat."
"Oh, begitu yah."
Akhirnya Lyon dan Liseas berada di sana. Arah pandang mereka menghadap ke depan, melihat medan pertempuran.
Beberapa saat berselang, suasana di antara mereka menjadi hening. Hanya dan suara hentakan kaki darinArdes yang sedang berlari. Dan di saat itu Liseas pun mulai membuka mulutnya, "Tuan Lyon, sebenarnya ingin saya tanyakan?"
Lyon pun sedikit melirik ke arahnya, "Bertanya? Yah, silahkan katakan apa yang ingin kamu tanyakan." Dengan senang hati Lyon memberikan izin kepada Liseas untuk bertanya.
Jadi, Liseas pun segera bertanya, "Ini soal Tuan Ardes. Di mana Anda bertemu dengannya dan bagaiman Anda bisa seakrab ini. Saya melihat hubungan Anda dengan dia seperti seorang teman. Apakah Anda bisa menjawabnya?"
"Hmm..." Lyon terlihat seperti sedang berpikir akan sesuatu. "Darimana yah saya akan menjelaskannya.... Ah! Jadi seperti ini, singkatnya kami bertemu di suatu hutan di sekitar kerajaan Reihant. Hutan itu adalah hutan miliknya. Saya masuk ke sana hutannya tanpa seizinnya. Pada awalnya saya dipermainkan olehnya, namun setelah saya berhasil memerbi dia pelajaran dan membuat dia kapok, akhirnya kami pun berteman hingga seperti ini."
Itulah penjelasan yang Lyon berikan kepada Liseas, penjelasan yang sebenarnya sudah memotong beberapa Chapter, tapi dia ringkas sesingkat mungkin. Dan lagi, sebagian dari ceritanya bukanlah cerita yang sesungguhnya.
Mendengar cerita yang Lyon katakan, membuat Ardes sedikit tersinggung. "Tuan Lyon, Anda jangan mengubah fakta seenaknya, saya dapat mendengarkan pembicaraan Anda."
"Eh, Tuan Ardes?!"
Lyon terkejut pada saat Ardes berbicara. wajahnya pun sedikit panik. Ketika dia berbalik, melihat Liseas, dia malah mendapatkan pandangan yang menakutkan darinya.
"Tuan Lyon, apakah Anda berbohong soal cerita yang tadi??"
"B-bukannya begitu, Nona Liseas. Yah, bukannya saya bermaksud untuk berbohong. Saya cuman mengubahnya sedikit saja. Intinya kami berdua secara tidak disengaja bertemu di sana dan mengalami beberapa permasalahan hingga kami pun menjadi teman sepeti ini, iya kan, Ardes??" Dan mencoba untuk mengonfirmasi hal itu kepada Ardes.
Ardes pun menghela nafasnya kemudian berkata, "Ya, ya, ya, sebenarnya seperti ini cerita singkatnya. Jadi, secara tidak disengaja dia masuk ke hutan milikku dan mengambil tanaman-tanamanku. Sudah tugasku sebagai seorang penjaga Hutan untuk memberi pelajaran bagi siapa saja yang masuk tanpa seizin saya, apalagi mengambil tanaman. Tapi karena saya berbaik hati, saya pun tidak jadi memberikan syarat kepadanya selamat dari tempat ini kalau dia bisa bawahan saya melalui duel."
"Ya, waktu itu saya hanya sedang mempermainkannya karena melihatnya yang begitu ketakutan. Hahahaha, saya masih ingat betul wajahnya ketika pertama kali kami bertemu, sungguh lucu. Dia terlihat seperti seorang anak kecil tersesat yang begitu ketakutan. Itu adalah hiburan yang menarik."
"Dan duel pun terjadi. Di saat dia tampil melawan bawahan saya, saya melihat sesuatu darinya. Tuan Lyon memiliki sebuah aura yang mirip dengan orang yang telah membiarkan aku hidup. Jadi, saya membiarkan dia hidup dan mulai bercerita-cerita."
"Beberapa hari kemudian, dia membawa saya ke desa, untuk bertemu dengan orang-orang di sana. Itu adalah saat permata kalinya saya diterima oleh manusia dengan baik setelah sekian lama. Akhirnya saya pun berteman dengannya hingga saat ini. Jadi begitulah ceritanya."
Liseas mendengarkan ceritanya hingga akhir, memberikan respon anggukan karena sudah mendengarkan ceritanya. "Ohh, begitu...."
Tiba-tiba Lyon langsung memukul kepalanya.
"Buk!!"
"Oo... Jadi begitu yah... kamu melihat saya sewaktu dulu sebagai anak kecil yang ketakutan. Ingat, saya bukanlah anak kecil! Sekarang kamu rasakan ini!"
"Buk!!"
"Buk!!"
"Bukk"
Kemudian Lyon menghentak kakinya di atas kepalanya beberapa kali. Ardes pun terkejut dengan apa yang dia lakukan.
"Tuan Lyon, janganlah memukulku terus. Kan, itu adalah kejadian yang dulu. Dan juga itu adalah kebenarannya, Anda seperti seorang anak kecil yang lagi tersesat."
Hal itu malah semakin membuat Lyon kesal. "Ah, kamu ini... sudah! Tidak usah berbicara lagi." Dan dia pun memberikan beberapa injakan di atas kepalanya dengan penuh kekesalan
"Ampun Tuan Lyon, ampun... hentikan itu. Saya jadi tidak bisa fokus."
Di saat mereka lagi sibuk bertengkar, Liseas pun bergumam, "Tapi tidak kusangka jika kalian bisa berteman dengan baik."
Kata-kata itu pun didengar oleh Lyon. Dia pun berhenti mengentalkan kakinya lagi dan menatap ke arahnya. "Nona Liseas, apa maksudmu tadi??" Dan bertanya kepadanya.
Liseas pun menjelaskan maksud dari perkataannya tadi, "Saya tidak menduga jika ada orang yang bisa berteman dengan seekor monster, apa lagi itu merupakan monster legendaris, tanpa melalui kontrak, persyaratan atau pengorbanan seperti kalian berdua."
"Heh, apakah untuk berteman dengan monster seperti itu kita membutuhkan hal semacam itu??"
Lyon merasa bingung. Apakah kalau seseorang memilih hubungan yang baik dengan para monster itu harus melakukan beberapa hal seperti yang dikatakan oleh Liseas.
"Memang kan harus seperti itu. Hal itu harus dilakukan agar kita bisa memberikan kepercayaan kita masing-masing dan agar monster yang bersama kita memilki hubungan dan tidak bisa menghianati Kita di masa depan."
Dan Ardes pun mengiyakan apa yang Liseas jelaskan tadi, "Apa yang dikatakan oleh Liseas itu benar, Lyon."
"Eh, jadi bagaimana dengan kita berdua?? Apakah ada sesuatu yang aneh??"
"Hm, bukankah kita sudah membuat perjanjian dulu??" ucap Ardes yang mencoba untuk mengingatkan Lyon.
Lyon pun berpikir soal apa yang Ardes katakan. Akan tetapi, dia tidak menemukan apapun soal hal yang Ardes maksud. "Saya tidak mengingat apapun soal perjanjian yang kita buat dulu."
"Ahh, kamu ini. Biasanya kamu lupa. Kan dulu kita sudah membuat perjanjian jika saya akan menjaga desa Graves dan juga kalian akan melindungi hutan Hervanst. Secara tidak langsung kita saling terhubung sebagai sesama seorang pemimpin."
"Ah, yang itu kan!"
Lyon pun akhirnya telah mengingatnya. Memang sewaktu dulu Lyon pernah berbuat perjanjian kepada Ardes. Itu dia lakukan setelah melakukan meditasi untuk mendapatkan keterampilan Master Recieve. Mungkin daripada perjanjian, lebih baik jika disebut sebagai kerjasama yang dimana dia beserta warga desa Graves akan melindungi hutan Hervanst dan Ardes akan melindungi Desa Graves.
"Nah, kamu dengar kan, Nona Liseas. Ternyata kami sudah membuat sebuah perjanjian. Jadi tidak ada yang aneh...." Kemudian dia kembali kepada Ardes. "Tapi saya tetap tidak terima karena kamu menganggapku sebagai aneka kecil. Sekarang aku akan menghajarmu lagi!!""
Sekali lagi Lyon menghentakkan kakinya ke atas kepala Ardes untuk memberikan pelajaran kepadanya. Mereka pun kembali menjadi ribut.
Liseas yang melihat mereka saling bertengkar hanya bisa diam. Sesaat, dia bergumam, "Orang ini... dia sungguh beruntung membuat perjanjian mudah semudah itu. Aku merasa iri kepadanya."
**
Jadwal baru W0TFL : NS!!!
Beberapa waktu terakhir ini ada yang aneh dengan NT, mungkin ada dari kalian yang tidak tahu. jadi sembari menunggu NT menjadi normal kembali, saya memutuskan untuk mengurangi frekuensi update. Awalnya ada rencana mau crazy up 20 ch dalam waktu dekat ini, akan tetapi akan saya urungkan karena hal itu.
Langsung saja ke intinya. Jadwal barunya adalah update bab terbaru Dua-tiga hari sekali. Mungkin saya akan berbaik hati mengupdate setiap hari kalau kalian dengan suka rela memberikan 50 like dalam satu bab selama sehari, yah jangan dipaksakan kalau gak bisa. Jadi tetap setia dan menunggu update lanjutannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Rahmat Abdul gani
dikit
2023-06-10
0
Yatman
memang begitulah tantangan buat kita yg mau menjadi orang sukses dan selalu bersyukur,pasti banyak tantangannya
2021-11-13
2
Refielpansah Papanya Aurora
fghf
2021-08-29
0