"Nyimas Biru! Tidak ada yang bahaya selama kita bersama Allah... Jangan takut dan gelisah!" ucap Spiderman.
Mengetahui jin Suro tersungkur... Jin Kardi yang di kenal sangat sakti langsung menyerang Ki Brajamusti dengan senjata Golok Setan. Tak tanggung - tanggung Ki Brajamusti di keroyok 11 jin sakti.
Perkelahian semakin seru dan tidak berimbang... Lalu Nyimas Biru membantu Suaminya dengan pusaka Kipas Sutra. Namun... Walau di bantu Istrinya, tetap saja pertarungan tidak imbang.
Sering Ki Brajamusti mundur terhuyung - huyung akibat pukulan lawan dan pada akhirnya Ki Brajamusti harus jatuh tersungkur bersimbah darah akibat pukulan telak.
Dengan santai Spiderman mendekati Ki Brajamusti lalu mengusap wajah dan badan Ki Brajamusti. Seketika itu bercak darah di tubuh Ki Brajamusti hilang seketika dan tubuh Ki Brajamusti kembali segar, lalu Spiderman mengambil tongkat dan meleparkannya ke tanah dan berkata,
"Jadilah 100 pasukan dan usir mereka!"
Seketika itu Jin jahat lari tungang langang.
Lalu Spiderman kembali ke kedai untuk pesan kopi,
"Bibik, kopi hitam yaa yang agak manis."
"Pak, siapakah mereka itu tadi yang mengeroyok kami," tanya Ki Brajamusti.
"Itu tadi pasukan Kerajaan Kirkit Den, biasanya kalau lewat wilayah ini mereka sering mampir kesini. Oh iya Saudara siapa? Dari mana dan mau kemana? San yang hanya pakai celana pendek itu siapa? Kok kayak orang gila... Dari baunya dia bangsa manusia," ucap Penjual Kopi.
"Saya Ki Brajamusti dan ini Istri saya Pak, yang pakai celana pendek itu Tuan saya namanya Spiderman. Kami hanyalah musafir yang hendak jalan - jalan saja. Iya benar Tuan saya dari bangsa manusia... Bapak siapa namanya dan apakah bapak asli penduduk sini?" jawab Ki Brajamusti.
"Saya Eyang Sukmo dan ini Istriku Miatun. Saya asli penduduk sini. Oh iya Den, hati - hati kalau masuk ke alam kerajaan ini, sebab sudah banyak yang mati terbunuh," ucap Penjual Kopi.
"Memang kenapa Eyang? Manusia yang masuk ke alam sini terbunuh?" tanya Ki Brajamusti.
"Kebanyakan mereka mencari kesaktian dan pesugihan," jawab Penjual Kopi.
"Eyang... Kalau kota kerajaan Kirkit, apakah masih jauh?" tanya Ki Brajamusti lagi.
"Kalau jalan kaki bisa satu hari satu malam Den, Kalau Aden jalan terus ke arah Selatan... Maka akan masuk wilayah kerajaan Nyai Roro Kidul di Kabupaten Blitar," jawab Penjual Kopi.
***
Jam 9 Pagi, Spideman berjalan menyusuri bukit bersama dua pengikutnya. Dalam perjalanan Spiderman sering berkelakuan seperti orang gila, walau begitu lisan Spiderman tidak pernah lepas dari dzikir munajat.
"Tuhan Brajamusti... Saya lapar kepinggin makan ayam bakar dengan sambal yang pedas," ucap Spiderman.
"Gus, ini kita sedang di alam jisin di kerajaan bawah laut pantai selatan, mana ada Gus, yang jualan ayam bakar? apalagi pake sambel pedas! Emang jin juga makan sambel?" sahut Ki Brajamusti.
Nyimas Biru tertawa saja mendengar Spiderman berkelakuan aneh.😅
"Coba kamu cari ayam kampung di sekitar lembah ini pasti ada," perintah Spiderman.
"Hemmm... Baiklah Gus," patuh Ki Brajamusti.
Lalu Ki Brajamusti berjalan menuju semak - semak di kaki bukit, namun betapa terkejutnya Ki Brajamusti melihat ada ayam kampung banyak sekali! Dalam hati berkata,
"Aneh! Kok bisa ada ayam kampung di alam jisin? Apakah Gus Spiderman ini manjur ucapnya?"
Ki Brajamusti kembali mendatangi Spiderman yang duduk di bawah pohon dengan membawa ayam kampung 2 ekor.
"Adakan....? Mari kita potong lalu kita bakar," celetuk Spiderman.
"Bumbunya gak ada Gus, cabe juga gak ada?" tanya Ki Brajamusti.
"Tuhan Biru! Tolong kamu ambillah bumbu di bawah batu agak besar itu," perintah Spiderman.
Nyai Biru sambil tersenyum menuju batu agak besar. Betapa kagetnya setelah batu di angkat... Ada bumbu lengkap dengan cobeknya.😅
Bau ayam bakar di olesi kecap ABC sangat gurih dan mengiurkan nafsu makan. Di saat enak - enak membakar ayam, tiba - tiba banyak mahluk aneh datang mengelilingi Spiderman dan Ki Brajamusti. Makhluk berbadan binatang berkepala manusia.
Karena Spiderman gila alias majedub... Maka ki Brajamusti berkata,
"Heeee! Kalian siapa dan mau apaaa?"
"Kami adalah ruh dari bangsa manusia, kami lapar dan haus. Kalau boleh kami minta sedikit makanan. bukankah kalian ada yang dari bangsa manusia?" sahut Makhluk Aneh.
"Bukankah kalau manusia mati akan berada di alam kubur, setelah itu kembali ke alam Ruhania? Kenapa kalian berada di sini dengan wujud seperti ini?" tanya Ki Brajamusti.
"Tuhan Brajamusti! Kamu banyak bicara! Sana cepetan ayamnya di balik, entar gosong tidak enak di makan! Tuhan Brajamusti... Meraka itu dulunya orang serakah! Itulah akibatnya kalau minta pesugihan di pantai selatan, akhirnya di jadikan budak," sahut Spiderman.
"Benar kami semua dulu orang - orang yang serakah dan tidak pernah bersyukur juga tidak pernah ibadah. Kami mengambil jalan pintas dengan meminta pesugihan kepada Nyai Roro kidul. Setelah kami mati... Kami di jadikan budak di kerajaan Kirkit. Kami berubah menjadi binatang berkepala manusia, kami di suruh menjaga perbatasan bukit ini dari serangan kerajaan sebelah," ungkap Makhluk Aneh.
"Gus... Apakah benar yang meraka katakan?" tanya Ki Brajamusti.
"Ayamnya di balik dulu! biar tidak gosong! Kalian itu dusta dan keliru! Nyai Roro Kidul tidak pernah memberi pesugihan dalam bentuk apapun! Nyai Roro Kidul adalah orang alim yang ahli ibadah! Kalian saja yang bodoh di tipu oleh Raja Jin Kirkit." jawab Spiderman.
"Tuhan Brajamusti! Ambil daging ayam secukupnya buat kita, lalu sisanya kasih ke mereka. Kasihan mereka sudah hampir puluhan tahun tidak pernah makan enak," perintah Spiderman.
"Sendiko dawuh Gus," sahut Ki Brajamusti.
Lalu Ki Brajamusti membagikan sisa ayam bakar kepada 100 lebih Mahluk Aneh. Dengan serakah mereka berebut daging ayam bakar.
Setelah makan... Spiderman berdiri lalu pergi. Baru satu langkah Spiderman di hadang oleh mahluk aneh itu dan berkata,
"Tuan, bebaskan kami dari tempat ini...? Bebaskan kami Tuan...! Kembalikanlah kami ke alam kubur!"
Spiderman menghentikan langkahnya,
Sambil berdzikir munajat... Spiderman diam sejenak, lalu berkata,
"Baiklah, saya usahakan dan semoga Gusti Allah meridhoi, duduklah kalian semua!"
Lalu Spiderman membaca Sholawat Pitu. Setelah membaca sholawat pitu... Maka gerbang pintu goib antara alam jisin dan alam kubur terbuka lebar, lalu Spiderman berkata,
"Pergilah kalian semua lewat gerbang alam astral itu... Itulah jalan menuju alam kubur, yang mana jasad kalian di pendam!"
Dengan secepat kilat para ruh itu berlari menuju gerbang pintu alam astral dan setelah semua mahluk aneh keluar... Maka pintu goib alam astral tertutup kembali.
Lalu Spiderman kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Kerajaan Kirkit.
Sambil berjalan Ki Brajamusti bertanya,
"Gus, kenapa Gus membebaskan mereka semua? Padahal meraka itu orang munafik dan syirik kepada Allah?"
"Tuhan Brajamusti... Kanjeng Nabi itu tidak ingin umatnya masuk neraka... Maka Nabi Muhammad saw berdoa dan memohonkan ampunan bagi umatnya yang bersalah.
Kanjeng Nabi saja sayang sama umattnya... Masak saya gak sayang sama ummatnya kanjeng Nabi? Kalau mereka berada di alam kubur... Maka meraka dengan mudah mendapatkan doa dari anak cucunya juga keluarganya, meraka juga dapat doa dengan mudah dari para ulama dan orang muslim yang masih hidup dengan bacaan tahlil. Kalau di alam jisin ini akan sulit... Sebab doanya terhalang oleh tebalnya hijab alam goib.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
yamink oi
mantap Iki gus
2022-07-29
1
Teguh Santoso
wadaouw lanjut
2022-05-20
2
fifi
👍👍👍
2021-11-25
2