Spiderman terjungkal, rokoknya patah! Dan bibirnya berdarah, namun Spiderman hanya diam memandang mereka, lalu pergi ke tepi pantai.
"Gus, ini rokok marlboro dan ini kopi panas untukmu Gus," sapa Ki Brajamusti.
"Terimakasih yaa... Kamu siapa kok tampan sekali? Lalu itu yang cantik siapa?" ucap Spiderman.
"Haduuh!!! Tambah parah gilanya Gus ini, saya Ki Brajamusti Gus, yang mengawal Gus musafir dan ini Istri saya Nyimas Biru," ungkap Ki Brajamusti.
"Sini Tuhan Brajamusti! Tuhan Biru! Duduk sini... Kita rokok_an bareng, ngopi bareng sambil dzikir seperti ombak di lautan yaaaa," ajak Spiderman.
Tak selang lama... Pemuda yang menyepak Spiderman tiba - tiba kakinya lumpuh! Tidak bisa di gerakkan dan dua pemuda yang memukuli Spiderman kedua tangannya juga lumpuh tidak bisa di gerakkan.
Ketika para pemuda brandal dalam kebingungan... Ibuk penjaga warung berkata,
"Mungkin yang kamu pukulin tadi wali atau orang lelaku, coba minta maaf... Itu mumpung orangnya di tepi pantai."
Seketika itu para pemuda sadar, lalu temannya mendatangi Spiderman dan berkata,
"Assalamualaikum."
"Waalaikum salam. Eee... Ada kambing dan monyet datang! Ada apa mbing nyet?" ucap Spiderman.
"Saya minta maaf Pak! Tadi temen - temen saya mukulin bapak dan sekarang lumpuh kaki juga tangannya," ungkap dua pemuda.
Spidernan diam saja sambil lisannya wirid Allah Allah Allah, lalu berkata,
"Bawa temanmu ke makam Syeh Syamsudin guru wali, suruh bacalah surat Al ikhlas 100 rb kali, sana pergi!!!"
Sambil menghisap rokok marlboro... Spiderman melafalkan kalimat Tauhid Laailahaillah tidak ada yang wujud kecualli Gusti Allah. Kalimat itu diulang - ulang hingga senja datang sampai malam.
"Gus, bukankah arti dari Laailahaillah itu artinya tidak ada pengeran kecuali Gusti Allah," tanya Ki Brajamusti.
"Kenapa orang - orang dzikir itu tidak bisa sampai kepada Gusti Allah yang ada di kerajaan Arsy? Sebab mereka melafatkan Laailahaillah secara umum atau secara sareat, yang artinya tidak ada pengeran kecuali Gusti Allah. Coba! kalau memaknai secara Hakekat? Pasti banyak orang wusul sampai kepada Allah lewat jalan pintas. Tuhan Brajamusti...! Pemaknaan juga pengakuan kalimat Laailahaillah itu sangat penting sekali, sebab pemaknaan juga pengakuan secara hakiki itulah yang bisa menghadirkan Allah dalam bentuk maujud. Ketika Allah sudah wujud terlihat nyata oleh kedua mata dhohir dan mata batin... Maka di situlah terjadi badai cinta yang dahsyat antara hamba dengan Tuhan_Nya. Itulah yang di namakan Fana. Tidak ada yang wujud kecuali Gusti Allah.
"Iya Gus, baru kali ini saya mengerti," kata Ki Brajamusti.
Hingga malam Spiderman tak henti - hentinya melantunkan dzikir munajat dengan pemaknaan hakekat. Sambil berdiri menghadap laut Spiderman melantunkan syair,
"CintaNya terbentang luas tak terbatas
Tak bertepi tak berujung
Samudra bertakbir dengan gelombang ombaknya
Ikan Solat dengan mengibaskan ekornya
Berdzikir dengan kedua insangnya
Bertasbih dengan gerakannya
Alam semesta hanyalah wadah dari kehendakNya
Dan
Aku hanyalah wadah dari cerita cintaNya."
Tiba - tiba laut itu terbelah, terlihat sebuah lorong jalan bebatuan.
"Tuhan Brajamusti... Itu lorong jalan apa? Kok sangat terang sekali," tanya Spiderman.
"Itu lorong jalan menuju ke kerajaan pantai selatan Gus, apakah Gus, berkenan jalan - jalan di kerajaan laut pantai selatan." ungkap Ki Brajamusti.
"Terserah Tuhan Brajamusti saja," ucap Spiderman.
"Baiklah Gus, seperti pesan Kyai Semar Demak... Gus harus musafir ke alam jisin di kerajaan bawah laut pantai selatan," kata Ki Brajamusti
Lalu Spiderman, Ki Brajamusti dan Nyimas Biru masuk ke alam jisin kerajaan bawah laut pantai selatan di pantai Popoh Telungagung... Baru beberapa langkah, laut itu tertutup lagi.
Kehadiran Spiderman dari bangsa manusia menjadi perhatian di kalangan bangsa jin di kerajaan bawah laut. Walau jalan kaki Spiderman terus memerus melantunkan dzikir munajat. Spiderman banyak diamnya tidak seperti ketika masih normal tidak majedub.
"Tuhan Brajamusti... Di dalam alam jisin dasar laut pantai selatan ini ada 7 kerajaan, salah satunya adalah kerajaan yang di pimpin oleh seorang Ratu bernama Nyimas Ayu Kencono Sari atau di kenal dengan sebutan Nyai Roro Kidul. Tepatnya kerajaan itu berada di wilayah laut di Kabupaten Blitar.
"Di laut sebelah mana Gus, kerajaannya?" tanya Ki Brajamusti.
"Persisnya ada di pesisir pantai Gondo Mayit Blitar Jawa Timur. Brajamusti... Di sini dingin sekali, saya kepinggin minum kopi panas dan merokok, mari kita cari kedai kopi," ungkap Spiderman.
Lalu Ki Brajamusti menerawang keadaan sekitar untuk mencari petunjuk keberadaan kedai kopi. Di saat dalam proses menerawang... Spiderman berkata,
"Tuhan Brajamusti... Di ujung jalan desa itu ada sebuah kedai kopi."
Ki Brajamusti berkata dalam hati,
"Hemmm... Tambah hebat saja penglihatan mata batin Gus ini! Hanya dengan kedua mata dohir sudah dapat mengetahui kedai kopi."
Spiderman dan Ki Brajamusti sudah hampir mendekati kedai kopi... Ternyata kedai kopi itu lagi ramai dan banyak pengunjungnya.
Kedatangan Spiderman di kedai kopi menjadi perhatian banyak jin yang lagi asyik ngopi.
"Buk, pesan kopi hitam dua kopi susu satu," sapa Ki Brajamusti.
Setelah tersajikan... Spiderman langsung meminum kopi panas sampai habis, lalu menyulut rokok marlboro.
Dalam hati ki Brajamusti berkata,
"Tumben Gus Spiderman langsung meminum kopi panas sampai habis! Kayak minum es teh saja, biasanya di dinginkan dulu baru di minum.
Sementara jin Suro yang berambut gondrong bebadan kekar rupanya agak tersinggung dengan kelakuan Spiderman yang seakan - akan memamerkan ilmu kesaktian di hapadapan para bangsa jin dengan meminum kopi panas.
Lalu jin Suro berkata,
"Heeee! Bangsa manusia! Sombong sekali kamu itu! Pamer kesaktian di hadapan kami... Kamu kira kami semua takut padamu!"
Tiba - tiba jin Suro menempeleng Spiderman dengan tangan kanannya, hingga Spiderman terjatuh dari tempat duduknya.
Spiderman tetap diam dengan asyiknya melantunkan dzikir munajat, tidak ada sedikit pun rasa marah.
"Ki sanak! Jangan ganggu Tuan kami! Jika kalian tetap menganggu... Maka saya tidak akan tinggal diam," ucap Ki Brajamusti.
Perkataan Ki Brajamusti menjadi bahan tertawaan para jin pengunjung kedai kopi.
"Apa! Tidak tingal diam? Kamu tahu di mana kamu sekarang berada! Aku salah satunya punggawa perang kerajaan Kirkit penguasa wilayah barat pantai selatan!"
bentak Jin Suro.
Tiba - tiba jin Suro menghunus kerisnya dan di lesatkan ke tubuh Ki Brajamusti... Namun dengan sigap Ki Brajamusti menangkis dengan tangannya. Pertarungan di depan kedai kopi tak bisa di hindari lagi, antara Jin Suro dan Ki Brajamusti jin abdi setia Spiderman.
Pertarungan 1 lawan 1 semakin memanas dan di saksikan oleh para jin teman - teman jin Suro.
Sementara Spiderman duduk santai menghisab rokok sambil berdzikir dan menyaksikan pertarungan Ki Brajamusti.
Pertarungan semakin seru! Jin Suro mengganti senjatanya dengan tongkat Cakra Naga. Benturan tongkat Brajamusti terdengar sangat keras! Tak seberapa lama tongkat Cakra Naga patah menjadi dua dan jin Suro terpental lalu tersungkur.
Tiba - tiba Spiderman berdiri bersorak - sorak sambil memuji Ki Brajamusti.
"Gus! Kita dalam bahaya..! Kita di kepung para jin jahat! Harap Gus, jangan bersorak - sorak nanti menambah marah para jin jahat," bujuk Nyimas Biru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Hend's
sejak ngikuti perjalanan gus panji, spderman, haman, damar, cerita dan pelajaran yg terkandung di dlmnya makin mantap... /Good//Good//Good//Good/
2024-06-22
0
Satria Arga
ceritanya menarik dan seru Gus penuh pelajaran dan ilmu yg bermanfaat 👍🏻👍🏻👍🏻😊 lanjutkan Gus tetap semangat ya dan selalu sehat dan kuat dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT Aamiin YRA 🤲🏼🤲🏼🤲🏼🙏🏼💪🏻💪🏻💪🏻🤝🏻😊😊😊
2023-12-09
1
Raka Afidien
novel yg sarat akan ilmu,tp disajikan dgn lucu.....semoga sehat selalu dan makin banyak karya'a🙏🙏
2022-06-16
1