Kyai Tawakal Berkata,
"Gus Spiderman... Kita dalam bahaya! Karena kematian Panglima Maljum kelompoknya akan balas dendam, entah sebentar lagi entah besok, itulah sifat dari bangsa Jin Jahat! Mereka akan bersekutu untuk menghabisi kita semua."
"Kyai Tawakal... Kematian itu milik Gusti Allah... Hanya Gusti Allah-Lah yang mematikan dan menghidupkan mahlukNya, Jadi... Kamu semua jangan khawatir. Sebagai sandaran keselamatan... Kita akan cari jalan keluar," pesan Spiderman.
"Gus, bolehkah aku meminta bantuan kepada sahabat ku?" tanya Kyai Tawakal.
"Silahkan Kyai, monggo," jawab Spiderman.
Lalu kyai Tawakal mengontak sahabatnya ki Ageng Kimcil Raja jin penguasa kerajaan alam goib Gunung kawi Malang... Dan dalam hitungan menit Ki Ageng Kimcil penguasa kerajaan Alam goib Gunung Kawi hadir di hadapan Kyai Tawakal.
"Arya Yudha sahabatku! Gimana kabarmu? Kapan kamu bebas dari penjara pohon beringin," sapa Ki Ageng Kimcil.
"Alhamdulillah kabarku sangat baik, cuma sekarang situasinya kurang baik. Sudah sebulan aku bebas," jawab Kyai Tawakal.
"Siapakah yang sanggup membebaskan dirimu? Pasti dia orang yang sanggat hebat sekali! Dan ada masalah apa dengan situasi saat ini," tanya Ki Ageng Kimcil.
"Itu orang yang membebaskan ku dari penjara pohon beringin... Dia bernama Gus Spiderman dari bangsa manusia dan kini aku mengabdi kepada beliau. Situasi saat ini kami mau di serang oleh para siluman - siluman yang sakti, kemungkinan kami kalah. Makanya aku meminta bantuanmu," ungkap Kyai Tawakal.
"Kalau menurutku... Gus Spiderman sanggup mengalahkan para siluman - siluman itu, karena kamu baru kenal satu bulan... Maka kamu belum tahu siapa beliau. Lihat lah Gus spiderman! Orangnya sangat tenang dan santai, walau baru kali ini aku bertemu... Tapi aku tau siapa beliau, dia di juluki orang sakti se Tanah Jawa," ungkap Ki Ageng Kimcil.
"Tau dari mana kamu," tanya Kyai Tawakal.
"Makanya... Update status! Baca berita biar tahu!" jawab Ki Ageng Kimcil.
"Kyai Tawakal! Ngobrol sama siapa kamu?" tanya Spiderman.
"Ini sama ki Ageng kimcil Gus, raja Jin penguasa kerajaan goib Gunung Kawi Malang," jawab Kyai Tawakal.
Lalu Ki Ageng Kimcil menyapa,
"Salaman dulu sama Gus spiderman... Ini adat orang muslim harus salaman."
Setelah salaman dan berkenalan... Spiderman berkata,
"Terimakasih ki Ageng Kimcil atas kehadirannya di Gunung Mari Kangen."
"Sama - sama Gus, oh iya Gus! Siapakah pemuda tampan ini?" tanya Ki Ageng Kimcil.
"Dia adalah pengikutku bernama Naruto Al-jawi," jawab Spiderman.
Tiba tiba Ki Ageng Kimcil mengambil sebuah tongkat yang di simpan di lengan kirinya lalu berkata,
"Naruto! Aku punya pusaka bernama tongkat Nogo Manten! Ambillah ini kuhadiahkan untukmu... Biar kamu bisa membantu Gus Spiderman jika dalam kesulitan. Tongkat ini sudah lama tidak di pakai, semoga bermanfaat untukmu."
Naruto menjawab,
"Terimakasih Ki..."
***
Begitu menerima tongkat Nogo Manten dari ki Ageng kimcil... Naruto tidak kuat mengangkat tongkat itu dan Naruto jatuh tersungkur.
Lalu Ki Ageng Kimcil membangunkan Naruto dan berkata,
"Akan ku satukan Kekuatan tongkat ini dengan ragamu... Biar kamu bisa nyaman memakainya kapan saja dan cara menyimpan tongkat ini cukup di lengan sebelah kiri."
Setelah proses menyatukan tongkat Nogo Manten dengan Raga Naruto... Ki Ageng Kimcil berkata,
"Naruto! Coba kamu angkat tongkat itu dan pukulkan ke tanah!"
Lalu Naruto mengambil tongkat Nogo Manten dan memukulkan ke tanah... Sepontan terdengar bunyi yang begitu dahsyat dan getaran bumi yang sangat hebat! Sementara Spiderman yang menyaksikan dari jarak agak jauh juga merasa kagum.
"Naruto! Jika kamu bertarung dengan siapa saja... Maka secara otomatis ragamu akan di kendalikan oleh sepasang khadam tongkat ini, bernama Nogo Lanang dan Nogo Putri," pesan Ki Ageng Kimcil.
"Berarti kalau aku bertarung aku tidak sadar yaa Ki?" tanya Naruto.
"Kalau kamu belum menguasai kekutan ilmu tongkat Nogo Manten... Maka sepasang khodam naga ini akan melindungi dan menguasai ragamu sebagai Tuannya, tetapi... Kalau kamu sudah menguasai kekuatan tongkat ini... Maka khodam sepasang naga ini akan tunduk dan mengikuti perintahmu. Butuh waktu Naruto untuk menguasainya, nanti biar Kyai Tawakal yang mengajarimu," ungkap Ki Ageng Kimcil.
Waktu tak terasa sudah jam 02 malam, ketika Spiderman dan pengikutnya lagi asik ngopi di samping api unggun sambil cerita Nabi -Nabi... Tiba - tiba datang dua sosok jin dari bangsa siluman menyerang Spiderman dan pengikutnya, namun dengan gesit dan sangat cepat Ki Ageng Kimcil menghalau serangan mereka lalu berkata,
"Siapa kalian! Dan menggapa menganggu kami?"
"Kami Siluman Banteng! Kami sahabat Raja Wirakala penguasa Gunung Mari Kangen... Kami akan membalaskan dendam atas kematian Panglima Maljum!" jawab Siluman Banteng.
"Rupanya Raja Wirakala meminta bantuan teman - temannya... Naruto! Ada obyek untuk uji coba ilmu barumu... Pakailah tongkat Nogo Manten untuk praktek." ucap Ki Ageng Kimcil.
Lalu Spiderman berpesan,
"Naruto! Jilatlah Cincin Bidara itu 3 kali... Agar kedua matamu bisa melihat alam goib dengan jelas, begitu juga dengan Cicin Samarin pemberian Mbah Wali Kramat itu sangat memudahkan dirimu keluar masuk alam apa saja."
"Sendiko dawuh Gus, terimakasih Ki Ageng," patuh sahut Naruto.
Darah muda Naruto sangat senang di kasih kesempatan untuk bertarung... Apalagi Naruto pemuda yang pemberani dan pernah menjadi Panglima Bintang di kerajaan goib Ngujang, jadi sudah berpengalaman dalam urusan perang.
***
Di saat Naruto di serang oleh siluman Banteng... Tiba - tiba raga Naruto bergerak sendiri, sebab di kuasai oleh khodam tongkat Nogo Manten. Pertarungan siluman Banteng melawan Naruto semakin seru.
Malam yang hening di puncak Gunung Mari Kangen yang di teranggi cahaya bulan purnama... Berubah menjadi ramai dengan benturan senjata - senjata ampuh khas Pulau Jawa.
Sementara Spiderman hanya duduk santai, sambil melihat sambil ngopi dan merokok, sebab pertarungan hal seperti ini sudah biasa bagi Spiderman.
Di saat seru - serunya bertarung... Tiba - tiba datang bala bantuan kurang lebih 100 pasukan pilih tanding dari kerajaan jin yang di pimpin oleh 7 Raja jin yang sangat sakti.
Tiba - tiba Raja jin Merah memukulkan tombak Trisula ke tanah dan mengakibatkan guncangan yang hebat! Naruto pun sempat terseret mundur sempoyongan. Lalu tiba- tiba jin Merah dengan secepat kilat memukulkan tombak Trisula ke arah Naruto... Namun ketika hampir mengenai tubuh Naruto... Ki Ageng Kimcil dengan sangat cepat menangkis tombak Trisula dengan Keris Sukmo Mangun. Karena kerasnya benturan... Jin Merah dan ki Ageng Kimcil mundur terhuyung - huyung.
Lalu Jin Merah berkata,
"Rupanya kamu ki Ageng Kimcil! Kebetulan sekali... Mari kita lanjutkan pertarungan kita setahun yang lalu tertunda, siapa dimantara kita yang akan mati!"
"Ternyata kamu lagi, kamu lagi! Mari kita lanjutkan pertarungan yang dulu pernah tertunda," Ki Ageng Kimcil terima tantangan.
Maka kedua Raja jin itu bertarung sangat sengit sekali. Tombak Trisula melawan Keris Sukmo Mangun. Sementara Naruto dan ki Brajamusti bertarung melawan pasukan jin pilih tanding.
Waktu terus berlalu hingga fajar hampir menyingsing dan pertarungan semakin sengit... Tiba - tiba dari atas ada sebuah busur panah melesat dengan cepat dan menancap ke tubuh Ki Ageng kimcil. Saat itulah semua yang bertarung berhenti sesaat menyaksikan ki Ageng Kimcil roboh bersimbah darah dengan busur panah yang menancap di dada.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Tiara Ameliaramadhani
ini q dah BCA ulang2 Gus krna pljaran agamanya sangat bagus
2023-01-24
2
Tiara Ameliaramadhani
Gus kpn up LG klnjutan untuk Gus Hanan n santri beling
2023-01-23
1
yamink oi
haduh mati ora kue
2022-07-29
1