Episode 2

Kering rasa tenggorokan Bainah karena harus menelan nasi putih bercampur sepotong tempe goreng, dengan sedikit rasa asin yang didapat dari tetesan air mata Bainah. Namun, yang membuat itu terasa lebih cekat bukan hanya karena menu yang diberikan seadanya, tapi juga karena semua itu terhitung sebagai hutang.

"Apa yang harus kulakukan?" Ia menjerit dalam hati.

Kedua buah hatinya sudah ia kirim kepada orangtuanya, ia benar-benar hancur saat ini, tapi lebih hancur lagi rasanya jika kedua anaknya harus ikut menderita dengannya.

Usai menghabiskan nasi dan lauk tempe, Bainah bangkit meninggalkan untuk rumah Narti, karena kini hujan hanya tinggal rintik saja. Dia mau pamit, tapi sepertinya pemilik rumh di situ sudah tak mungkin mau mendengar panggilannya untuk kedua kali.

Di bawah rintik dari awan yang mulai gelap, karena surya telah usai menjalani tugasnya untuk menerangi bumi hari itu, Bainah menapaki jalan yang sedikit berair paska hujan. Dia menunduk, hanya menatap jalanan tanpa berani meluruskan pandangan ke depan.

"Apalah aku, hanya makhluk hina, tidak ada orang yang peduli, bahkan ditipu oleh laki-laki. Aku memang bodoh, tak berguna. Apa lebih baik mati saja?" Dia sampai berpikir bahwa mati mungkin lebih baik baginya dan sebagai jalan untuk keluar dari masalah hidup.

Pikiran Bainah berlarian tak karuan, berbagai macam bayangan tentang cara bunuh diri terampuh melintas di kepalanya, hingga dia menemukan 1 cara yang mungkin efektif.

"Ya, benar. Aku akan terjun dari jurang saja. Begitu lebih baik, tidak akan ada yang menemukanku," pikirnya.

Bainah mulai menyusuri jalan setapak dengan langkah cepat. Di depan ada perempatan, salah satunya menuju hutan terlarang, Bainah berhenti sejenak untuk mengambil napas dalam, lalu dengan mantap memilih jalan menuju hutan terlarang.

Hari semakin gelap, suara dari burung hantu mulai terdengar, juga sesekali muncul suara desauan dan desisan seperti ular, tapi Bainah tak melihat adanya wujud mereka.

Rasa takut mulai menggerayungi pikiran, dia menyapu lengannya untuk mengusir hawa dingin yang berhasil membuat bulu kuduk-nya meremang.

Selendang dari Narti masih setia ditautkan pada bahu, setidaknya mengurangi sedikit dari hawa dingin, walau begitu masih saja hawanya terasa seperti menembus tulang sumsum.

Akk! Akk!

Suara sang penunggu malam di area hutan terlarang mulai terdengar nyata. Bainah menatap pohon-pohon yang menjulang di sana, dahan itu bergoyang-goyang saat tertiup angin.

Bayangan hantu menakutkan semakin menghantui pikiran, tapi keputusannya untuk mengakhiri hidup dengan melompat ke jurang sudah sangat bulat.

Akk! Akk!

Kembali suara itu muncul, Bainah bisa melihat wujudnya yang bertengger pada sebatang pohon. Matanya menyalak menatap tajam pada Bainah, membuat wanita itu bergidik ngeri, sampai dia tak sadar bahwa langkahnya semakin melaju kencang.

Anehnya, Bainah mendengar ada suara makhluk yang mengejarnya dari belakang, membuatnya semakin mempercepat langkah.

Bainah tak lagi memperhatikan jalan, dia menabrak semua ranting dan rumput di sana, meski sebagian berduri dan nyaris menggores betis, Bainah tetap berlari. Sampai tanpa sengaja, betis Bainah tersandung akar pohon yang melintang. Bainah tersungkur ke tanah, tapi kedua tangannya berhasil menopang sehingga badannya tidak menghantam rumput.

Saat itu juga Bainah menoleh, dan betapa terkejutnya Bainah mendapati sosok dengan jas yang menutup tubuhnya hingga kepala, persis seperti gambaran malaikat pencabut nyawa yang sering dia lihat di komik.

Sosok itu mengulurkan tangan padanya.

"Tunggu, apa mungkin, makhluk ini adalah malaikat yang akan mencabut nyawaku?" pikir Bainah yang mulai gemetar ketakutan.

"Kemari!" ujar makhluk itu.

"Tidaaak! Bainah menjerit.

Bersambung ....

Terpopuler

Comments

nixie norbert

nixie norbert

mampir kesini karna iseng ... ehhh ternyata diksinya bagus

2023-08-24

0

Atin Supriyatin

Atin Supriyatin

semoga' ga mandek crtnya

2021-06-22

0

pak lurah

pak lurah

pengennya mati,,tp ktemu sosok malaikat pencabut nyawa malah takut.. 🤣🤣🤣

2021-06-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!