Bab 19

Flashback on

Selesai melakukan konferensi pers, Jovan harus menghadapi amukan dari kedua orang tuanya. Mendapat tekanan yang begitu besar, Jovan pun akhirnya pergi ke klub malam sendirian.

Malam itu Jovan minum sangat banyak yang membuat nya mabuk, seorang bartender mencoba menghubungi Dave untuk menjemput Jovan sesuai dengan permintaan orang itu namun sejak tadi nomor Dave sama sekali tidak bisa di hubungi.

"Tuan, apa tidak ada orang lain yang bisa di hubungi selain tuan Dave?"ucap pria

"Telpon Tasya saja."ucap Jovan

Bartender itu pun menelpon Tasya untuk menjemput Jovan karena pria itu tidak mungkin bisa menyetir sendiri dalam keadaan mabuk berat.

Pucuk di cinta ulam pun tiba, seperti mendapat kan jackpot. Tasya orlan sangat senang karena dia tidak perlu mencari cara lagi untuk menjebak Jovan. Siang tadi wanita itu baru mengetahui bahwa dirinya sedang hamil dan usia kandungannya menginjak satu bulan.

Awalnya dia tidak senang mendapatkan kabar tersebut dan ingin langsung menggugurkan kandungan nya. Tapi setelah di pikir - pikir, wanita ini ingin menjebak Jovan menggunakan anak yang ada di dalam kandungannya dengan begitu orang tua Jovan tidak bisa lagi menolaknya.

Tasya langsung menjemput Jovan dan membawanya ke hotel. Pria itu tampaknya tidak sadar dan tertidur pulas seperti orang yang sedang pingsan. Tasya pun mengambil kesempatan itu untuk melepaskan semua pakaiannya dan juga Jovan.

Pagi harinya Tasya berpura - pura berteriak, selayaknya wanita suci yang baru saja di peraw*ani. Jovan merasa terganggu akhirnya membuka mata, betapa terkejutnya dia saat melihat Tasya tidur di sebelah nya dalam keadaan tidak menggunakan baju dan hanya di tutupi oleh selimut.

"Tasya"ucap Jovan dengan kepala yang terasa berat karena terlalu banyak minum

"Sayang apa yang kita lakukan ini tidak benar."ucap Tasya sambil menangis.

Akting wanita ini benar-benar patut di berikan piala citra.

"Maaf sayang, aku benar-benar tidak ingat dan tidak sadar semalam."ucap Jovan.

Pria itu hanya mengingat terakhir dia berada di klub dan setelah itu dia tidak mengingat apapun.

"Semalam aku pergi menjemput kamu ke klub, terus kamu mengajak ku minum dan setelah itu aku juga tidak mengingat apapun."ucap Tasya seakan-akan dia juga dalam keadaan mabuk sehingga pria itu tidak akan menyalahkannya

"Maafkan aku sayang, aku janji akan bertanggung jawab dan kita akan menikah secepatnya." ucap Jovan, yah ucapan ini memang sangat jauh berbeda pada saat Jovan berhadapan dengan Vania pada pagi itu.

"Itu akan menyakiti mama kamu sayang, jadi sebaiknya kita lupakan saja kejadian ini."ucap Tasya berusaha tarik ulur.

"Tapi bagaimana kalau kamu hamil, kita tidak mungkin menghindar terus."ucap Jovan

"Nanti saja baru kita pikirkan tentang itu karena belum tentu sekali berhubungan langsung bisa hamil."ucap Tasya

"Baiklah kalau begitu, apa kamu masih mau disini?"ucap Jovan

"Aku masih mau istirahat karena badan ku sakit semua."ucap Tasya berbohong

"Tapi aku tidak bisa menemani kamu disini, karena aku ada meeting di kantor pagi ini."ucap Jovan kemudian berjalan ke kamar mandi setelah memastikan bahwa dia masih memakai boxer nya dan sebelum itu dia juga sempat melihat bercak darah yang tampak kontras di seprai putih.

Setelah selesai mandi, Jovan menghubungi Dave untuk membawa satu pasang pakayan kerja nya ke hotel rockstar. Beberapa saat kemudian Dave mengetuk kamar yang di tempati Jovan dan juga Tasya.

Mata Dave langsung membulat seperti ingin keluar, saat melihat Tasya juga berada di kamar yang sama dengan Jovan dan dengan tidak mau taunya Dave langsung ikut masuk kedalam kamar itu.

"Dave, kamu tunggu di luar dulu."ucap Jovan saat dave menyerobot masuk

"Tenang saja, aku tidak akan berselera sama yang kaya gini."ucap Dave dengan wajah sinis nya memandang Tasya yang masih terbaring di kasur.

Sekarang kedua pria itu sudah berada di dalam mobil menuju kantor yang di kendarai oleh Dave.

"Jo kenapa kamu harus tidur sama cewe yang sudah sering di gilir? Masalah yang kemarin belum selesai, sekarang kamu bikin masalah lagi."ucap Dave

"Dia masih perawan Dave, semua tuduhan kamu selama ini itu salah besar. Aku mabuk dan aku tidak ingat apapun."ucap Jovan santai

"Terserah kamu saja, semoga aunty sama uncle tidak meninggal karena jantungan."ucap Dave kemudian memilih untuk diam

Flashback off

Vania akhirnya berhasil kabur dari keempat pengawalnya. Wanita itu pergi ke Roland Hospital bersama dengan Riri anaknya bi Ratmi. Sebelum berangkat ke rumah sakit, Vania sudah terlebih dahulu menelpon dr. Ivon untuk membuat janji.

"Vania berbaringlah di atas sini dan aku akan memeriksa nya."ucap dr ivon sambil membantu Vania

Dr Ivon mengoleskan gel pada perut Vania sebelum di usg, kemudian transduser yang di pegang nya di arahkan ke area perut bawah wanita itu.

"Lihat lah sudah ada kehidupan di dalam rahim mu, vania."ucap dr ivon sambil menunjuk ke arah layar dan wanita itu pun mengikuti arahan dari dokter

"Sudah mulai berbentuk yah kak."ucap Vania saat melihat bentuk kepala bayi yang sangat kecil di layar.

"Iya sudah mulai terbentuk, karena usia kandungan kamu sekarang sudah memasuki minggu ke 13. Apa kamu sering mual dan muntah?"ucap dr Ivone

"Beberapa bulan terakhir belum pernah kak, cuman pagi tadi aku muntah karena mencium bau parfum."ucap Vania

"Itu hal biasa yang terjadi pada ibu hamil, apa kamu juga mengidam?"ucap dr Ivone

"Aku tidak pernah mengidam apapun kak, hanya sekarang porsi makan ku lebih banyak dari sebelumnya."ucap Vania

"Sepertinya anak mu ini tidak mau menyusahkan mommy nya."ucap dr ivon

"Dia sangat pengertian yah kak."ucap Vania tersenyum

"Apa kondisi nya baik kak?"ucap Vania penasaran

"Kondisinya sangat baik dan pertumbuhan nya juga normal sesuai dengan usia kandungan. Tapi kamu harus ingat, jangan terlalu capek dan stres karena itu bisa menganggu perkembangan nya."ucap dr Ivon

"Baik kak, apa sudah selesai kak?"ucap Vania

"Iya sudah, turunlah biar ku bantu."ucap dr ivon

"Aku akan meresepkan beberapa vitamin untuk mu."ucap dr ivon

"Kak boleh aku minta tolong?"ucap Vania

"Aku akan membantu mu, asalkan bukan tentang menggugurkan kandungan."ucap dr ivon curiga

"Aku tidak mungkin tega ka, walaupun aku sendiri belum siap sama kehadirannya tapi dia anak ku kak."ucap Vania

"Jadi apa yang kamu inginkan Vania."ucap Ivon

"Tolong rahasiakan tentang kehamilan ku ini kak, jangan sampai informasi ini bocor ke orang lain."ucap Vania

"Kalau keluarga Leonardo menginginkan informasi itu, apa aku harus tetap menyembunyikannya?"ucap ivon

"Mereka adalah orang yang paling aku hindari ka, jadi tolong bantu aku. Mereka tidak punya hak atas anak ini karena dia hanya milik ku."ucap Vania

"Sepertinya kita akan susah menyembunyikan informasi tentang kehamilan mu, karena keluarga ini mempunyai kuasa yang sangat besar di kota ini.

Jika mereka tahu kamu datang menemui ku, aku pun tidak bisa berbuat apa - apa selain mengakui bahwa kamu memang sedang hamil."ucap dr ivon

"Kalau begitu kaka bilang saja aku hamil dan setelah itu katakan bahwa aku akan melakukan aborsi di luar negeri, karena aku tidak menginginkan anak ini."ucap Vania

"Jangan lupa buat lah rekayasa seakan - akan kamu telah melakukan aborsi agar mereka percaya."ucap dr ivon

"Ini resep vitamin nya, segeralah pergi karena sebentar lagi rumah sakit ini akan semakin ramai dan akan semakin banyak orang yang akan melihatmu."ucap ivon

"Terimakasih kak, sampai jumpa lagi. Jangan lupa berliburlah ke Paris dan temui adik mu itu."ucap Vania sebelum pergi

"Akhir - akhir ini aku sangat sibuk Vania, dan seperti yang kamu tahu, papa pasti melarang ku untuk bertemu dengan sandrina."ucap dr ivon

"Sandra masih keras kepala seperti sebelum nya ka, jadi percuma saja memaksanya pulang kembali ke rumah."ucap Vania

"Yah begitulah, aku juga tidak habis pikir sama adik ku itu."ucap ivon

"Aku pamit kak."ucap Vania

"Hati - hati di jalan."ucap dr ivon

#Rev

Terpopuler

Comments

Ika

Ika

ga sabar lihat Tasya dipermalukan ditunggu up selanjutnya thor 🙏

2022-02-16

3

My love

My love

lanjut kakak author 😍

2022-02-16

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!