Bab 20

Sepasang mata memandang dari kejauhan, pria itu terus memastikan bahwa yang dilihat nya itu benar.

Dia terus memandang wanita yang baru saja keluar dari ruangan dokter kandungan, walaupun hanya sekali bertemu tapi dia yakin dia tidak mungkin salah orang.

Pria yang tidak lain adalah Dave itu yakin bahwa wanita yang baru saja dari dokter kandungan adalah Vania Rizh, wanita yang telah menghilang beberapa bulan yang lalu.

"Aku harus pastikan kalau wanita itu benar-benar Vania."ucap Dave dalam hati karena wanita itu sekarang terlihat lebih berisi di banding terakhir kali mereka bertemu.

Pria itu kemudian diam - diam terus mengikuti langkah kaki Vania yang berjalan keluar menuju lobby rumah sakit. Walaupun begitu dia selalu menjaga jarak aman agar wanita yang diikutinya itu tidak menyadari keberadaan nya.

Setelah mereka sampai di lobby, Dave mencoba memanggil nama Vania.

"Vania"ucap Dave

Dia berharap wanita itu membalikan badan dan melihat ke arah nya sebelum masuk ke dalam mobil, tapi sayang wanita itu seakan-akan tidak menghiraukannya sama sekali.

"Apa aku salah mengenali orang?"ucap Dave dalam hati, setelah melihat tidak ada reaksi apapun yang di berikan oleh wanita itu.

Tapi Dave tidak putus asa begitu saja, dia memotret plat nomor mobil yang di tumpangi wanita itu dan kemudian melacaknya dan yah dia menemukan fakta bahwa wanita itu adalah Vania Rizh.

"Kasihan Vania pergi kemana-mana harus menyamar, ini semua karena wanita iblis itu. Tapi kenapa dia ke dokter kandungan, apa jangan - jangan Vania sedang mengandung anak nya Jovan?"ucap Dave menebak dalam hati

"Kalau begitu aku harus bertemu dokter ivon, tapi masalahnya aku tidak punya banyak waktu sekarang."gumamnya lagi dalam hati dan dia pun memutuskan untuk bertemu dengan dokter kandungan itu pada malam hari, karena pagi ini dia harus menghandle semua pekerjaan Jovan karena sepupunya sekarang sedang berada di luar negeri dan dia pun belum tau kapan sepupunya itu kembali ke Korea.

Di mobil

"Bagaimana bisa masih ada orang yang mengenali ku, padahal penampilan ku sudah setertutup ini."ucap Vania pada gadis berusia 18 belas tahun yang sedang menyetir,sambil melihat penampilannya di cermin

"Kaya nya, pria itu sudah mengikuti kaka dari dalam tadi."ucap Riri karena dia sempat melihat pria itu berjalan di belakang vania dan terus memandang Vania sampai wanita itu masuk ke dalam mobil.

"hah, apa kamu mengenali wajahnya?"ucap Vania

"Seperti nya pria itu adalah d, Dave Leonardo yah benar itu orang nya ka."ucap Riri sambil mengingat orang yang sering muncul beberapa bulan terakhir di berita bersama Jovan.

"What kenapa jadi secepat ini, sekarang kita langsung ke makam papa dan mama ku."ucap Vania yang terlihat panik dan terburu-buru ingin secepatnya meninggalkan tempat kelahirannya ini.

"oke ka, tapi boleh aku tanya sesuatu sama ka Vania?"ucap Riri penasaran dengan hasil pemeriksaan

"Tanya aja Ri, apa yang pengen kamu ketahui?"ucap Vania

"Bagaimana hasil pemeriksaan nya ka?"ucap Riri

"huh dugaan ku benar Ri, aku hamil."ucap Vania sambil menghembuskan nafas beratnya

"Maaf ka, apa ini yang membuat kaka panik saat ini? "ucap Riri

"Aku tidak mau sampai mereka tau tentang kehamilan ku, karena dia cuman milik ku."ucap Vania sambil menyentuh permukaan perut nya

"Terus bagaimana kak, pria itu sudah melihat kaka?"ucap Riri

"Maka dari itu kita harus segera ke makam dan setelah dari makam kita langsung ke bandara."ucap Vania

"Baiklah kak, semoga pria itu tidak membocorkan informasi ini pada tuan Jovan."ucap Riri

"Tenang saja pria itu tidak mungkin menahan ku untuk tetap berada disini, karena dia juga sedang mempersiapkan pernikahan nya sekarang. Aku hanya takut Dave memberikan informasi ini kepada keluarganya saja."ucap Vania yakin pria itu tidak akan pernah mengakui anak yang ada dalam kandungan nya itu sebagai darah dagingnya.

Selesai mengunjungi makam kedua orang tuanya, Vania dan juga Riri sekarang sudah berada di bandara dan pada akhirnya semua pengawal menyusul mereka ke bandara bersama bi Ratmi.

"Nona maaf kami ketiduran, dan membuat anda menunggu lama disini."ucap salah satu pengawal

"Tenang saja, saya tau kalian kelelahan."ucap Vania santai seakan pengawal itu ketiduran bukan karna ulahnya

"Tapi nona bisakah anda tidak memberitahukan semua kejadian ini pada tuan besar?"ucap salah satu nya ketakutan

"Yang penting kalian bisa bekerja sama, katakan saja pada kakek kalau saya hanya pergi mengunjungi makam kedua orang tua saya. oh ya akan saya kirimkan foto saat saya berada di makam pada kalian."ucap Vania

"Terimakasih nona karena mau menyelamatkan kami."ucap keempatnya

"Beristirahat lah, saya tahu kalian semua masih ingin tidur."ucap wanita hamil itu.

Beberapa saat kemudian, jet pribadi yang mereka tumpangi itu melepas landas menuju Paris dan syukurnya kondisi kandungan Vania baik - baik saja sehingga dia tidak perlu khawatir untuk pulang kembali ke Paris saat itu juga.

Tepat pukul tujuh malam, Dave menghubungi pihak rumah sakit untuk mendapatkan nomor telepon dokter ivon dan setelah mendapatkan nya tanpa menunggu lama Dave langsung menelpon dokter ivon untuk membuat janji bertemu.

"Halo, maaf ini dengan siapa?"ucap dokter ivon

"Halo dokter ini dengan Dave Leonardo."ucap Dave

"Kayanya Vania ketahuan "ucap ivon dalam hati

"Halo dokter apa anda mendengarkan suara saya?"ucap pria itu lagi

"Oh iya tuan Dave, saya mendengar nya."ucap ivon kembali fokus

"Apa anda punya waktu malam ini dokter, saya ingin bertemu."ucap pria itu.

Pertanyaan yang di buat Dave seakan mengatakan bahwa dokter itu harus punya waktu untuk bertemu dengan nya, karena ada sesuatu hal yang sangat penting yang ingin ia bicarakan.

"Jika anda tidak keberatan sekarang saja."ucap dokter ivon

"Apa anda masih di rumah sakit?"ucap Dave

"Iya tuan, karena jam praktek saya baru saja selesai."ucap dokter ivon seakan mengatakan anda mengganggu waktu istirahat saya.

"Saya juga masih berada di Roland hospital, jadi saya akan menemui anda di ruangan sekarang."ucap Dave

"Baik, saya tunggu tuan."ucap ivon

Tak berselang lama, pintu ruangan dokter kandungan itu di ketuk dari luar dan wanita itu pun mempersilah kan pria yang masih seumuran dengan adiknya itu masuk.

"Silahkan duduk tuan."ucap dokter ivon mempersilah kan

"Maaf menganggu waktu anda dokter."ucap Dave

saat melihat wajah kelelahan dokter wanita yang ada di depannya.

"Oh tidak masalah tuan, ada yang bisa saya bantu?"ucap dokter ivon

"Ini tentang Vania Rizh, apa wanita itu hamil?"ucap Dave to the poin

"Maaf tuan saya tidak bisa membocorkan informasi tentang pasien saya, itu privasi."ucap dokter ivon tegas

"Tapi pasien itu berhubungan dengan keluarga Leonardo, apa anda ingin bermain-main dengan keluarga ku?"ucap Dave

"Baiklah saya paham betul bagaimana keluarga anda.

Nona Vania Rizh memang sedang hamil tuan dan kandungannya sudah memasuki usia tiga bulan."ucap ivon kemudian menghembuskan nafas berat, seperti ada kepahitan di dalamnya. Ivon sengaja memanggil Vania dengan embel-embel nona, agar pria itu tidak menyadari bahwa mereka saling kenal.

"Kenapa ekspresi anda berubah, kondisi bayi nya sehat kan?"ucap Dave semakin penasaran

"Kondisi bayi nya sangat sehat, tapi sayang nona Vania sangat terpukul dan tidak bisa menerima kehadiran anak di dalam rahimnya."ucap ivon

"Selain itu apa yang anda ketahui, apa Vania mengatakan sesuatu?"ucap Dave

"Huh wanita itu meminta surat rekomendasi dar saya untuk terbang keluar negeri dan dia berencana melakukan aborsi di sana."ucap dokter ivon

"Kemana dia pergi dokter?"ucap Dave

"Maaf tuan saya tidak tau."ucap dokter ivon

"Tolong berikan foto usg Vania dokter, saya harus memberitahu Jovan agar pria itu percaya."ucap Dave

"Baiklah"ucap dokter ivon kemudian mencetak kembali hasil USG Vania dan memberikan nya pada Dave

"Terimakasih dokter saya pergi dulu."ucap Dave yang terburu - buru keluar

#Rev

Terpopuler

Comments

Ilan Irliana

Ilan Irliana

knp jd lbh greget m Dave y..hihi..andai Vani m Dave...huuuffzz..

2023-05-09

0

♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂

♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂

kalo jovan msh kekeh sama pendirianya, buang aja ke laut.. ckckckc

2022-03-24

2

Ika

Ika

lagi lagi masih kurang🙏

2022-02-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!