Tasya akhirnya pergi meninggalkan, Dave dan Jovan sendirian. Dia tidak memaksakan lagi untuk tinggal setelah Jovan sendiri yang menyuruh nya pergi dari kamar itu.
"Gimana, kamu sudah dapat semua rekaman cctv nya kan?"ucap Jovan
"Semua rekaman cctv sudah di hapus, dan hanya rekaman cctv yang berada di ruang kontrol itu sendiri yang aku dapat."ucap Dave, karena memang orang itu tidak menyadari kalau di ruang kontrol itu sendiri juga terpasang cctv yang tersembunyi.
"Dimana rekamannya, aku mau melihat nya sekarang juga?"ucap Jovan
"Ini coba kamu lihat, siapa tau kamu kenal sama orang nya."ucap Dave kemudian memberikan handphone nya ke Jovan
"Sial, dia memakai topi dan masker. Tapi kelihatannya orang ini tidak begitu asing di mata ku dan yah tato ini, sepertinya aku pernah bertemu sama orang ini."ucap Jovan masih serius menonton rekaman yang ada di handphone Dave.
Jovan merasa orang yang ada di dalam rekaman tersebut sangat familiar dan dia pun berusaha untuk mengingat kembali siapa orang yang berada di balik masker dan topi serba hitam tersebut.
Setelah beberapa saat mencoba untuk mengingat kembali siapa orang tersebut, akhirnya dia teringat dengan seorang bartender yang semalam memberikan mereka minuman.
"Dave, dia bartender di kapal ini. Semalam dia yang menyiapkan minuman buat aku, Vania dan Tasya."ucap Jovan
Tapi sayang nya dia tidak bisa memastikan siapa orang yang berada di balik masker itu, karena semalam orang itu juga menutupi wajahnya menggunakan masker dengan alasan sedang dalam keadaan sakit.
"Sepertinya dia hanya menyamar menjadi bartender, tapi pada saat itu kenapa kamu tidak suruh dia buat buka masker nya. Apa kamu tidak merasa aneh dan tidak punya rasa curiga sama sekali, ketika ada orang bekerja menggunakan masker?"ucap Dave pada sepupunya itu.
Tidak biasanya Jovan lengah dengan keadaan sekitar. Sepupunya itu biasanya sangat waspada, mengingat banyak musuh diluar sana yang mengincarnya setelah mengetahui dia adalah pewaris selanjut nya dari keluarga Leonardo.
"Awal nya aku curiga dan menegur pria itu. Tapi dia memberikan alasan bahwa saat itu kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak baik dan sering bersin - bersin. Karena alasan nya masuk akal, dan Tasya juga takut tertular, jadi aku tidak mempermasalahkannya lagi."ucap Jovan
"Bukan nya setiap orang yang sedang sakit selalu di liburkan? Apa kamu tidak punya rasa curiga sama Tasya karena sudah menghalangi kamu untuk melihat wajah dari pria tersebut."ucap Dave
"Entahlah semalam aku tidak kepikiran sampai kesitu. Tasya tidak mungkin melakukan semua ini, tadi saja dia syok setelah melihat pemberitaan di tv dan kamu bisa lihat sendiri bukan keadaan nya tadi yang sudah berantakan.
Gue malah curiga sama Vania karena dia berusaha pergi secepat mungkin dari kapal ini, mungkin dengan cara ini dia bisa bebas menyebarkan semua rekaman itu ke media"ucap Jovan
"Jo buka matamu, dari semua kejadian ini Tasya dalam keadaan baik - baik saja dan cuman kamu sama Vania yang mabuk dan dikasih obat perangsang."ucap Dave
"Aku butuh bukti yang jelas Dave dan sekarang aku tetap curiga sama Vania."ucap Jovan tetap kekeuh membela sang kekasih
"Kamu juga tidak punya bukti buat curiga dan menuduh Vania"ucap Dave
"Sudah kita bahas masalah ini nanti saja, karena yang paling penting sekarang adalah membungkam media dan menjelaskan semua kejadian ini sama papa dan mama"ucap Jovan
"Cara membungkam media cuman satu, kamu harus tanggung jawab dengan menikahi Vania."ucap Dave
#rev
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
X'tine
jovan nich bodoh,, buta karena cinta
2022-05-17
1
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
buat jovan nanti menyesal seumur idup ya thor.. 🤭🤭
2022-03-24
2
R⃟ Ratu𝓦⃟֯ ❀🌷🌷🐊
lanjut
2021-12-05
1