Wanita cantik bertubuh langsing dengan rambut panjang sebahu sedang duduk di dalam private jet milik grandma nya.Dia bersama sahabatnya akan pergi ke tempat asal papa nya, yaitu Paris.
Wanita itu tidak lain adalah Vania dan Sandra, setelah kepulangannya pagi tadi mereka langsung di jemput oleh asisten dari grandma nya.
Flashback on
Vania dan Sandra yang hendak masuk ke dalam mobil tiba - tiba di hampiri oleh seorang wanita yang hampir seumuran dengan ibu nya.
"Nona Vania."ucap wanita itu yang membuat Vania dan juga Sandra berhenti sejenak.
"Kalau anda ingin menanyakan perihal berita tentang Vania sebaiknya nanti saja karena kami akan mengadakan konferensi pers."ucap Sandra yang mengira wanita tersebut adalah wartawan
"Maaf nona saya bukan wartawan, saya iris asisten dari madam Jean Louis nenek dari nona vania. Saya di suruh datang ke sini untuk menjemput nona Vania pulang ke Paris"ucap wanita itu
"Mungkin anda salah orang, Vania sudah tidak punya siapa - siapa lagi di dunia ini selain saya."ucap Sandra, karena selama ini Vania tidak pernah menceritakan tentang keluarga ayah nya yang berasal dari Paris
"Saya tidak mungkin salah orang, dan nona Vania pasti sangat kenal dengan madam Jean Louis."ucap wanita itu yang membuat Sandra melihat ke arah Vania dan hanya di balas anggukan dari Vania yang menandakan bahwa semua yang di katakan wanita itu adalah benar.
"Kamu masih hutang cerita sama aku Van."ucap Sandra, karena kejadian antara Vania dengan Jovan juga belum Vania ceritakan pada sandra dan sekarang sudah di tambah lagi
"Tenang saja, nanti aku ceritain semuanya sama kamu."ucap Vania
"Nona, apa anda bersedia pulang bersama kami ke paris?"ucap wanita bernama iris itu
"Ya aku akan ikut bersama kalian ke Paris."ucap Vania mantap. Dia tidak mungkin melanjutkan karir nya yang sudah benar - benar hancur dalam semalam di kota kelahirannya ini dan di tambah lagi dia merasa sangat malu jika harus bertemu dengan orang - orang sekitar nya.
"Apa kamu yakin Van?"ucap Sandra
"Iya san aku yakin. Apa kamu mau ikut dengan ku ke Paris atau kamu mau kembali ke rumah orang tua mu?"ucap Vania
"Aku ikut kamu aja Van"ucap Sandra
"Baiklah kalau begitu kita akan langsung ke bandara, mari ikut saya ke mobil"ucap iris yang mengajak kedua wanita muda yang ada di hadapan nya sekarang untuk bergegas masuk kedalam mobil yang telah dia sediakan.
"Apa boleh kami kembali ke rumah untuk mengambil pakaian terlebih dahulu?"ucap Vania
"Tidak perlu nona keperluan anda sudah di sediakan semua nya oleh madam Jean, begitupun untuk anda nona Sandra."ucap iris
"Baiklah kalau begitu, ayo kita pergi."ucap Vania dan mereka pun masuk ke dalam mobil menuju bandara.
Saat mobil mereka melewati jalan dekat danau, Vania dan Sandra turun dari mobil. Mereka berdua melemparkan hp nya kedalam danau, karena Vania sudah tidak ingin berhubungan dengan orang - orang dimasa lalunya dan dia juga tidak ingin orang lain melacak dan mengetahui keberadaannya.
Mereka pun akhirnya berangkat menuju Paris menggunakan private jet, mereka membutuhkan waktu sekitar 12 jam 30 menit untuk sampai di Paris.
Flashback off
Di dalam private jet, Vania pu menceritakan semua kejadian yang terjadi pada nya dengan Jovan dan juga tentang keluarganya pada Sandra
"Kemarin malam setelah kamu pergi, Tasya mengajak ku untuk minum dan di sana juga ada Jovan. Kami bertiga minum bersama di satu meja, setelah beberapa saat aku merasa pusing dan memilih untuk kembali ke kamar.
Aku salah masuk ke kamar Jovan, dan sepertinya kunci kamar ku memang sudah di tukar oleh seseorang. Bukan hanya aku saja, tapi ternyata Jovan juga dalam keadaan yang sama dan kami pun melakukan hubungan terlarang dalam keadaan tidak sadar.
Pagi harinya aku dan Jovan saling menyalahkan, Jovan menuduhku menjebaknya sedangkan aku curiga dan menuduh Tasya yang melakukan semuanya, tapi Jovan tetap tidak percaya.
Pada saat kamu menelpon bahwa ada wartawan yang mau memergoki kami, Jovan pun menitipkan aku ke kamar sepupunya. Pria itu juga yang telah menghubungi pilot dan mengantar aku ke helipad
"Huh, wanita itu sudah benar - benar keterlaluan, apa kamu tidak akan membalaskan dendam pada wanita ular itu?"ucap Sandra setelah Vania selesai bercerita
"Entahlah aku pikir nanti saja, untuk sementara aku ingin menenangkan diriku dulu."ucap Vania
"Terus bagaimana dengan keluarga papa mu?"ucap Sandra
"Berawal dari kakek yang tidak setuju papa menikah sama mama. Waktu itu papa memilih diusir dari rumah daripada meninggalkan mama. Setelah aku berumur 5 tahun papa meninggal, hal itu membuat kakek marah besar dan semakin menyalahkan mama.
Pada saat itu juga kakek berusaha membujuk ku untuk ikut pulang ke Paris, tapi aku memilih untuk tetap tinggal bersama mama dan pada akhirnya kakek menyerah.
Merasa kecewa, kakek pun melarang semua keluarga Louis termasuk nenek untuk tidak berhubungan dengan ku dan mama. Waktu itu kakek merasa aku sudah di pengaruhi oleh mama, yang membuat aku menolak permintaan kakek.
"Berarti ini untuk pertama kalinya kamu bertemu kembali nenek mu setelah 15 tahun berlalu? Maaf apakah kakek masih hidup?"ucap Sandra
"Ya dan ini juga pertama kalinya aku menginjakan kaki di tanah kelahiran papa. Kakek masih hidup, dan berita terakhir yang aku dengar bahwa kakek sedang sakit stroke sekarang."ucap Vania
"Syukurlah setidak nya kamu masih punya keluarga dan semoga hubungan kalian kembali membaik"ucap Sandra
*****
Malam hari nya, di rumah orang tua Jovan semua pelayan sibuk menyiapkan makanan di atas meja sesuai dengan perintah Renata sang majikan.
Renata sudah bersiap diri untuk menyambut kedatangan Vania, wanita yang berusia 40 tahun ini sangat bahagia apalagi setelah mengerjai pacar anaknya yang biasa dia sebut wanita ular.
"Ma sabar, sebentar lagi juga datang orangnya."ucap Albert setelah melihat istrinya yang terus berdiri melihat keluar rumah.
"Sidah jam berapa ini pa, kenapa Jovan belum datang juga?"ucap Renata sambil melihat jam tangan nya yang sudah menunjukan pukul 8 malam.
Sebelum Albert menjawab, orang yang mereka tunggu akhirnya datang. Saat mendengar suara mobil yang masuk kedalam pekarangan rumah, membuat Renata tampak anggun keluar untuk menyambut calon menantunya.Tapi sayangnya wanita itu harus kecewa, ketika yang turun dari mobil hanya Jovan dan juga Dave.
"Dimana Vania, apa kalian tidak menjemput Vania?"ucap Renata pada Jovan dan Dave
"Masuk dulu ma, nanti aku ceritain di dalam."ucap Jovan menanggapi mamanya yang sudah tidak sabaran.
"Vania menghilang."ucap Jovan, dua kata yang di ucapkan Jovan membuat Renata kecewa dan memilih diam
"Bagaimana bisa, apa kamu sudah menghubungi Sam untuk melacak keberadaannya?"ucap Albert pada Jovan
"Sudah pa, tapi sampai sekarang Sam pun tidak bisa menemukan jejak nya."ucap Jovan
"Benar uncle, wanita itu hilang bagaikan ditelan bumi, sampai kami berdua pun tidak bisa melacak keberadaannya."ucap Dave, karena setelah menghubungi Sam ternyata pria itu tidak menemukan keberadaan Vania, membuat Jovan dan Dave harus turun tangan untuk melacaknya tapi tetap saja hasil nya nihil
#rev
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
X'tine
jangan patah semangat jo,, ayo jo, ayo jo,,, kamu bisaaa...
2022-05-17
1
Ern_sasori
lanjut
dah lama aku nungguin hd puas bacanya🤭🤭🤭
update nya yg rajin ya othor 🌹
2022-04-28
3
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
trs cari jovan smpe ketemu... 🤭
2022-03-24
0