Keesokan harinya pria bertubuh tegap itu memasuki hotel tempat diadakannya konferensi pers. Dia berangkat sendirian ke hotel karena Dave masih membereskan semua pekerjaan di perusahaan dan kemungkinan pria itu akan sedikit terlambat nantinya.
Di ballroom hotel milik keluarga Leonardo sudah banyak sekali wartawan yang menunggu untuk meliput berita. Mereka semua sudah tidak sabar mendengar langsung klarifikasi dari pewaris tunggal Leonard company yang akan menjadi berita utama hari ini.
Saat Jovan masuk ke dalam ballroom, semua orang yang berada di tempat itu saling berbisik satu sama lainnya karena tidak menemukan Vania Rizh. Awalnya mereka mendapat informasi bahwa Vania juga akan ikut dalam konferensi pers ini bersama Jovan dan juga Dave, tapi nyatanya yang datang hanya Jovan seorang diri.
Ruangan itu menjadi sangat gaduh dan semuanya tidak luput dari perhatian Jovan. Dia mendengar jelas mereka saling berbisik satu sama lain tentang "Dimana vania, kenapa hanya tuan muda Leonardo yang datang?" kira - kira begitu ucap yang satu sama lainnya.
"Jika ingin bertanya langsung ke saya, kalian tidak perlu berspekulasi yang tidak - tidak!!!"ucap Jovan dan langsung membuat ruangan itu hening seketika.
Jovan langsung ke depan dan duduk di tempat yang sudah di siapkan untuknya. Tak lama kemudian acara konferensi pers pun langsung di mulai.
"Selamat pagi, saya Jovan Leonardo. Pada kesempatan ini, saya akan mengklarifikasi semua berita tentang saya dengan menjawab setiap pertanyaan yang kalian ajukan"ucap Jovan
Tidak ada permintaan maaf yang terlontar dari mulut Jovan kepada netizen yang mungkin sudah kecewa padanya. Menurut Jovan dia tidak merugikan siapapun dan pihak manapun, jadi buat apa meminta maaf.
"Tuan apa hubungan anda dengan Vania Rizh?"ucap salah satu dari mereka
"Yah kami mempunya hubungan spesial."ucap Jovan membuat ruangan menjadi riuh
"Hubungan spesial macam apa itu tuan, apa Vania hanya sebatas teman tidur anda?"ucap yang lainnya
"Kami sudah bertunangan beberapa waktu yang lalu, karena di jodohkan oleh keluarga. Kami menyembunyi kan semuanya karena tidak ingin privasi kami terganggu dan menjadi konsumsi publik."ucap Jovan yang akhirnya memutuskan mengikuti rencana kedua orang tuanya.
"Tapi kenapa Vania bisa menginap bersama Dave di satu kamar?"ucap yang lain lagi
"Aku yang mengantar Vania ke kamar Dave, karena saat itu ada beberapa wartawan yang akan menerobos masuk ke dalam kamarku dan kembali lagi kami tidak ingin hubungan kami terekspos ke media."ucap Jovan
"Kata nya anda sudah bertunangan, tapi kenapa anda sampai sekarang masih berstatus sebagai pacar nya Tasya Orlan dan apa wanita itu tahu kalau anda sudah bertunangan dengan wanita lain tuan?"ucap mereka lagi
"Aku memang masih berstatus sebagai pacar Tasya dan sebenarnya aku masih mencari waktu untuk membicarakan semuanya dengan Tasya hingga pada akhirnya semua ini terjadi."ucap Jovan
"Kenapa nona Vania tidak ikut bersama anda?"ucap salah satu dari mereka lagi
"Vania masih menenangkan diri nya, jadi dia tidak bisa ikut bersama saya."ucap Jovan
"Bohong!!!"ucap salah seorang wanita yang menyela perkataan Jovan, semua fokus pun teralihkan dan wanita itu pun berlari ke depan untuk menghampiri Jovan.
"Apa yang kamu lakukan sayang?"ucap Jovan pada Tasya
"Aku hanya ingin membantumu. Aku tahu semua cerita ini di buat oleh orang tua mu kan dan mereka juga yang memaksamu untuk mengatakan semua ini."ucap Tasya berbisik
"Semua yang di katakan Jovan itu bohong"ucap Tasya
Ucapan Tasya membuat beberapa orang yang menontonnya jadi emosi dan marah. Orang - orang itu tidak lain adalah Albert, dan Renata yang tampak sangat kesal karena rencana mereka akan hancur karena wanita licik ini.
Berbeda dengan kedua orang tua itu, Dave melajukan mobil dengan kencang menuju hotel untuk menggagal kan Tasya, yang ingin membuat kekacauan.
"Wanita sialan ini benar - benar picik."ucap Dave dalam mobil yang sesekali melihat layar yang menampilkan wajah Tasya dan juga Jovan
Mau secepat apapun Dave melajukan mobilnya tetap saja dia tidak bisa menggagal kan semua rencana Tasya. Karena saat ini juga wanita itu langsung membongkar semuanya.
"Maksud anda apa nona Tasya Orlan?"ucap wartawan
"Dengar baik-baik, pacarku Jovan yang baik hati ini hanya mau melindungi Vania. Sebenarnya Vania sudah tidak berada di kota ini lagi, entah kemana wanita itu pergi. Vania telah bekerja sama dengan rival Leonard company untuk menjebak Jovan dan sekarang wanita itu telah melarikan diri."ucap Tasya
"Tasya hentikan."ucap Jovan kemudian menarik Tasya keluar dari ballroom.
*****
Di Paris Vania dan juga Sandra bertepuk tangan saat menonton siaran langsung konferensi pers nya Jovan
"Wow akting pasangan ini patut mendapat piala citra."ucap Vania sambil tertawa miris melihat Tasya dan juga Jovan
"Aku juga berpikir begitu Van, mereka pasangan yang sangat serasi bukan?"ucap Sandra
"Yah mereka bagai pinang di belah dua."ucap Vania
Keduanya mengira semua ini sudah di rencanakan oleh jovan dan juga Tasya sebelum melakukan konferensi pers. Mereka membuat image Jovan menjadi baik dengan mengkambing hitamkan dirinya.
"Sepertinya wanita ini terus memantik api, bagaimana kalau kita menyiram bensin kedalamnya."ucap Vania
"Aku suka jika kamu ingin bermain - main seperti ini"ucap Sandra
"Dia pikir karirnya akan melejit setelah menghancurkan reputasi ku."ucap Vania tersenyum miris
"Apa yang ingin kamu lakukan Van?"ucap Sandra penasaran
"Aku ingin menghancurkan sumber uang mereka."ucap vania
"Hey kamu mau ngehancurin GZR Models Van, apa kamu yakin?"ucap Sandra
"Aku sangat yakin, dari pada GZR hancur ditangan mereka mending aku saja yang menghancurkan nya."ucap Vania
"Tapi itu semua hasil kerja keras orang tua kamu Van."ucap Sandra
"Tempat itu sekarang sudah kotor san, kamu tau kan kalau tempat itu sudah seperti tempat pelac*ran."ucap Vania
"Baiklah jika keputusanmu sudah bulat aku akan mendukung mu."ucap Sandra
"hahaha aku sudah tidak sabar melihat kekacauan dia dengan ayah nya. Mari kita hancur dan terbakar bersama Tasya Orlan."ucap Vania
"Apa ada hal yang tidak aku ketahui Van?"ucap Sandra
"Kalau tentang bukti pasti kamu tahu, tapi ada sebuah kenyataan yang akan bikin kamu terkejut san"ucap vania
"Apa itu tolong katakan?"ucap Sandra
"Aku sudah tidak punya saham lagi di GZR models dan hal itu yang membuat ku lemas saat berada di bandara tadi "ucap Vania
"Bagaimana bisa Van, kemana saham papa mu?"ucap Sandra.
"Sepertinya pengacara keluarga ku sudah bekerja sama dengan Toni dan anaknya. Semua saham papa telah di alihkan semuanya menjadi milik mama dan semuanya pun jatuh ke tangan Toni."ucap Vania
"Darimana kamu mendapatkan informasi nya?"ucap sandra
"Istri pengacara itulah yang memberi tau ku informasi dan yang lebih terkejutnya lagi dia juga mengirim kan video suaminya dan juga Tasya sedang berhubungan di hotel."ucap Vania
"Demi harta dia rela membayar menggunakan tubuhnya, Tasya Orlan memang sangat luar binasa."ucap Sandra tidak habis pikir
"sama seperti papa nya."ucap Vania
#rev
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
awesome moment
kamu bisa, vania
2025-03-30
0
X'tine
licik di bayar licik sama Tasya..
2022-05-17
1
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
hemmm dr awal emg ud licik ya..
2022-03-24
1