BAB 18

Pertarungan Reyhan dan Pangeran Jian Heeng sudah terlewat 10 menit. Hari sudah mulai sedikit gelap malam.

Pertarungan antara Reyhan dan Pangeran Jian Heeng terus berjalan. Mereka berdua terus bertarung dengan gaya pertarungan pedang mereka masing-masing. Gerakan Pangeran Jian Heeng tidak kalah cepat dengan Reyhan.

Semua orang-orang yang melihatnya terheran-heran melihat gaya berpedang milik Reyhan. Cara bertarung Reyhan sangat berbeda lain dari yang lain. Dengan satu pedangnya yang ia gunakannya di tangan kirinya. Pedangnya Reyhan terlihat posisinya terbalik menghadap ke belakang.

Wajah Reyhan masih terlihat datar. Sebelumnya Reyhan yang mereka kenal, wajahnya selalu terlihat terburu-buru. Tidak seperti sekarang terkesan tenang dan damai. Berbeda dengan Pangeran Jian Heeng kondisi saat ini, ia terus membabi buta dalam serangannya dengan gesit.

.

.

10 menit kemudian.

Pertarungan Reyhan dan Pangeran Jian Heeng masih belum selesai. Raja Wan, mentri-mentri, dan para pengawalnya terpaku.Bahkan Putri Mahkota Lin Wei dan ketiga saudarinya juga terpaku melihat pertarungan mereka berdua.

Sekarang posisi mereka berdiri dan diam di tempat mereka. Semua orang-orang yang melihat dan mengintip terheran-heran. Pangeran Jian Heeng yang terkenal gesit dalam bertarungan bruntal, kini dengan mudahnya ditangkis oleh Reyhan.

Kecepatannya juga bisa diimbangi oleh Reyhan. Bahkan yang bikin mereka terheran-heran lagi, Reyhan masih bisa terlihat datar di raut wajahnya. Pertarungan terlihat seimbang, belum ada tanda-tanda kelelahan dari Pangeran Jian Heeng dan Reyhan.

.

.

.

.

Pangeran Jian Heeng terlalu nafsu menyerang, karena menginginkan kematian Reyhan. Ia terpaksa merapal mantra, lalu tanah sekelilingnya bergetar. Sedikit demi sedikit tanahnya terngkat dan menyebar dimana berbentuk bola. Tak terhitung Bola tanahnya berterbangan di sekeliling Pangeran Jian Heeng di udara.

Seketika bola tanahnya diselimuti api, teerciptalah bola tanah api dalam jumlah tak terhitung dan siap menyerang. Semua orang-orang melihat itu terkejut, karena sihir yang digunakan Pangeran Jian Heeng saat ini bertanda dirinya mulai serius. Meski serius tapi bukan berarti itu jurus pamungkasnya.

"Hujan tanah api". Itulah sebutannya dipikiran bagi yang melihatnya. Karena jumlahnya sulit jika dihitung. Keberuntungan bagi lawan yang bisa menghindari jurus itu. Tapi belum ada yang pernah bisa menghindari serangannya.

Karena Pangeran Jian Heeng pernah melawan prajurit milik musuh dengan jurus itu. Prajurit milik musuh tidak bisa menghidar, melainkan memilih bertahan hingga serangan Hujan Tanah Api berhenti. Saat jurus itu terhenti habis, semua prajurit milik musuh tewas.

.

.

Semua melihat Pangeran Jian Heeng yang sudah mulai serius terkejut tak main. Apalagi digunakan hanya untuk memperebutkan posisi Putra Mahkota Kerajaan Wan.

"Apa Pangeran Jian Heeng berniat membunuh Putra Mahkota Rey Hann ?"

.

.

"Menyerahlah saudaraku, aku tak ingin kau terluka." ucap Pangeran Jian Heeng memasang wajah pura-pura memelas.

Reyhan tidak menjawab, melainkan ia menghela nafasnya.

Dan ia membuang pedangnya dan bersamaan muncullah 2 cahaya di lagi disisi kanan kirinya, lalu keluarlah 2 tombak yang sama dalam bentuk dan panjangnya. Reyhan mengambil kedua tombak itu dengan kedua tangannya, setelah itu ia memasang kuda-kuda dan siap menerima serangan.

Semua yang melihat dan mengintip Reyhan melebarkan matanya, tak habis pikir. Coba bayangkan, Bola Tanah Api yang sudah siap menyerang, sedangkan sang lawan siap menerima serangan. "Mengajukan bunuh diri ?" batin mereka.

Tubuh Reyhan gemetaran.

Dari jarak Pangeran Jian Heeng dapat melihat tubuh Reyhan gemetaran, lalu ia tersenyum. Ia mulai berfikir kalai Reyhan sedang gemetaran karena ketakutan melihat kekuatannya. Dalam batin Pangeran Jian Heeng, ia tertawa.

"Sudaraku, aku memberi pilihan, jatuhkan kedua senjatamu itu bertanda kau menyerahlah. Jika kamu masih mempertahankan posisimu, maka kau memilih meneruskan pertarungan ini." ucap Pangeran Jian Heeng tegas.

Reyhan tidak menjawab ataupun menjatuhkan kedua tombaknya, tetapi tubuhnya tetap gemetaran, tapi ia tetap diam dalam posisinya. Ia terus mempertahankan kuda-kudanya. Pangeran Jian Heeng melihat itu tersenyum jahat.

.

.

"Baiklah saudaraku. Jika kau memilih meneruskan pertarungan ini ? AKU, PANGERAN JIAN HEENG WAN, SERIUS MENYERANGMU !!" ucap Pangeran Jian Heeng lantang.

Reyhan diam, tubuhnya terus gemetaran. Tubuhnya bergetar tak main. Meski bergetar bukan berarti ia takut melihat jurus milik Pangeran Jian Heeng. Melainkan ia merasakan sensasi kenikmatan luar biasa.

Jiwa petarungnya bersemangat 45, ia tak ragu untuk melewatkan dan merasakan moment ini. Ia yakin ia akan baik-baik saja, jika diingat, ia memiliki sihir penyembuhan diri/regenerasi. Sudah dipastikan ia takan mudah terluka kena serangan jurus Hujan Tanah Api milik Pangeran Jian Heeng.

Tapi ia tak boleh terlalu cepat memakai sihir regenerasinya. Meski terkena serangan, ia tetap akan menerima dan menangkis semua serangan dari Pangeran Jian Heeng. Supaya tidak ada yang melihat, jika dirinya akan menggunakan sihir penyembuhan diri/Regenerasi.

.

.

.

.

Pangeran Jian Heeng memulai menyerang jurus Hujan Tanah Api miliknya. Reyhan dengan cepat menghidar dan menangkis dengan kedua tombaknya dari semua serangan itu.

Duar. Duar. Duar. Duar.

.

.

.

Hujan Tanah Api milik Pangeran Jian Heeng terus menyerang tanpa henti. Dan Reyhan tetap bergerak cepat menghidar dan menangkis semua serangan milik Pangeran Jian Heeng.

Duar. Duar. Duar. Duar.

.

.

.

Duar. Duar. Duar. Duar.

.

.

.

Sekelilingnya terkena serangan milik Pangeran Jian Heeng. Ketika satu serangannya mengenai tanah, maka terjadilah ledakan yang dapat membuat luka serius. Semua pengawal yang mempunyai sihir elemen Tanah, segera membuat pelindung yang tebal untuk melindungi Raja Wan dan Para mentri dari percikan kecil dari efek ledakan serangan milik Pangeran Jian Heeng.

Disisi Putri Jing Mi dan Putri Zhu Niu juga l menciptakan pelindung dari sihir Tanah. Dengan pelindung Tanah milik mereka berdua, Putri Mahkota Lin Wei dan Putri An Niu dapat berlindung pada mereka berdua.

Disisi Putra Mahkota KunLi Wong juga menggunakan Sihir elemen Airnya menjadi Es untuk pelindungnya. Karena ia juga kena efek serangan milik Pangeran Jian Heeng. Seketika terlihat panik, pikirannya tertuju Putri Mahkota Lin Wei.

Lalu di balik pelindung esnya, Putra Mahkota KunLi Wong, sedikit mengintip untuk melihat keadaan Putri Mahkota Lin Wei. Ia merasa lega karena gadis pujaannya juga terlindungi berkat sihir pelindung Tanah milik Putri Jing Mi dan Putri Zhu Niu.

Duar. Duar. Duar. Duar.

.

.

.

Duar. Duar. Duar. Duar.

.

.

.

Serangan milik Pangeran Jian Heeng terus menyerang. Hingga akhirnya terhenti, dan terlihat tanah di wilayah terbuka itu sangat berantakan. Sekelilingnya banyak lubang yang kecil dan lubang besar bekas serangan Pangeran Jian Heeng.

.

.

.

Tak ada tanda-tanda kehidupan dari Reyhan. Tempat Reyhan terakhir bertahan, ia tidak terlihat, karena hanya ada debu-debu yang menyelimuti tempat itu. Semua orang-orang yang melihatnya terkejut tak percaya. "Apa dia benar-benar membunuh Putra Mahkota ?". Itulah isi pikiran mereka.

.

.

Hati Raja Wan sedih, tak hanya dia, bahkan Putri Mahkota Lin Wei dan ketiga saudarinya juga bersedih, karena belum sempat memintah maaf. Sedangkan Pangeran Jian Heeng memasang wajah pura-pura sedih. Tapi dalam batinnya tertawa.

Tiba-tiba terlihat cahaya-cahaya muncul. Seketika debu-debu sekitarnya menghilang. Mereka menatap kearah cahaya-cahaya itu dan terkejut.

Mata mereka terlebar tak percaya melihat sosok Reyhan berada diatara cahaya-cahaya berbentuk seperti portal.

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Udahlah langsung hajaarr ajaaahh... membosankan ngadepin semut gineee...oerlu berapa episode seeehh.... lanjuuuuutt 😛😀💪👍👍👍🙏

2023-06-10

1

Hades Riyadi

Hades Riyadi

pertarungannya kelamaan dan terkesan ga seruuu.... bertanding dengan pangeran licik getooo....pake lamaaa dan pura-pura lageeee...😛😀💪👍👍👍

2023-06-10

0

siti fatimah

siti fatimah

keren abis

2022-04-15

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 01
2 BAB 02
3 BAB 03
4 BAB 04
5 BAB 05
6 BAB 06
7 BAB 07
8 BAB 08
9 BAB 09
10 VISUAL TOKOH
11 BAB 10
12 BAB 11
13 BAB 12
14 BAB 13
15 BAB 14
16 BAB 15
17 BAB 16
18 BAB 17
19 BAB 18
20 BAB 19
21 BAB 20
22 BAB 21
23 BAB 22
24 BAB 23
25 BAB 24
26 BAB 25
27 BAB 26
28 BAB 27
29 BAB 28
30 BAB 29
31 BAB 30
32 BAB 31
33 BAB 32
34 BAB 33
35 BAB 34
36 BAB 35
37 BAB 36
38 BAB 37
39 BAB 38
40 BAB 39
41 BAB 40
42 BAB 41
43 BAB 42
44 BAB 43
45 BAB 44
46 BAB 45
47 BAB 46
48 BAB 47
49 BAB 48
50 BAB 49
51 BAB 50
52 BAB 51
53 BAB 52
54 BAB 53
55 BAB 54
56 BAB 55
57 BAB 56
58 BAB 57
59 BAB 58
60 BAB 59
61 BAB 60
62 BAB 61
63 BAB 62
64 BAB 63
65 BAB 64
66 BAB 65
67 BAB 66
68 BAB 67
69 BAB 68
70 BAB 69
71 BAB 70
72 BAB 71
73 BAB 72
74 BAB 73
75 BAB 74
76 BAB 75
77 BAB 76
78 BAB 77
79 BAB 78
80 BAB 79
81 BAB 80
82 BAB 81
83 BAB 82
84 BAB 83
85 BAB 84
86 BAB 85
87 BAB 86
88 BAB 87
89 BAB 88
90 BAB 89
91 BAB 90
92 BAB 91
93 BAB 92
94 BAB 93
95 BAB 94
96 BAB 95
97 BAB 96
98 BAB 97
99 BAB 98
100 BAB 99
101 BAB 100
102 BAB 101
103 BAB 102
104 BAB 103
105 BAB 104
106 BAB 105
107 BAB 106
108 BAB 107
109 BAB 108
110 BAB 109
111 BAB 110 | END
112 BAB 111 | Season 2.1
113 BAB 112 | Season 2.1
114 BAB 113 | Season 2.1
115 BAB 114 | Season 2.1
116 BAB 115 | Season 2.1
117 BAB 116 | Season 2.1
118 BAB 117 | Season 2.1
119 BAB 118 | Season 2.1
120 BAB 119 | Season 2.1
121 BAB 120 | Season 2.1
122 BAB 121 | Season 2.1
123 BAB 122 | Season 2.1
124 BAB 123 | Season 2.1
125 BAB 124 | Season 2.1
126 BAB 125 | Season 2.1
127 BAB 126 | Season 2.1
128 BAB 127 | Season 2.1
129 BAB 128 | Season 2.1
130 BAB 129 | Season 2.1
131 BAB 130 | Season 2.1
132 BAB 131 | Season 2.1
133 BAB 132 | Season 2.1
134 BAB 133 | Season 2.1
135 BAB 134 | Season 2.1
136 BAB 135 | Season 2.1
137 BAB 136 | Season 2.2
138 BAB 137 | Season 2.2
139 BAB 138 | Season 2.2
140 BAB 139 | Season 2.2
141 BAB 140 | Season 2.2
142 BAB 141 | Season 2.2
143 BAB 142 | Season 2.2
144 BAB 143 | Season 2.2
145 BAB 144 | Season 2.2
146 BAB 145 | Season 2.2
147 BAB 146 | Season 2.2
148 BAB 147 | Season 2.2
149 BAB 148 | Season 2.2
150 BAB 149 | Season 2.2
151 BAB 150 | Season 2.2
152 BAB 151 | Season 2.2
153 BAB 152 | Season 2.2
154 BAB 153 | Season 2.2
155 BAB 154 | Season 2.2
156 BAB 155 | Season 2.2
157 BAB 156 | Season 2.2
158 BAB 157 | Season 2.2
159 BAB 158 | Season 2.2
160 BAB 159 | Season 2.2
161 BAB 160 | Season 2.2
162 BAB 161 | Season 2.2
163 BAB 162 | Season 2.2
164 BAB 163 | Season 2.2
165 BAB 164 | Season 2.2
166 BAB 165 | Season 2.2
167 BAB 166 | Season 2.2
168 BAB 167 | Season 2.2
169 BAB 168 | Season 2.2
170 BAB 169 | Season 2.2
171 BAB 170 | Season 2.2
172 BAB 171 | Season 2.2
173 BAB 172 | Season 2.2
174 BAB 173 | Season 2.2
175 BAB 174 | Season 2.2
176 BAB 175 | Season 2.2
177 BAB 176 | Season 2.2
178 BAB 177 | Season 2.2
179 BAB 178 | Season 2.2
180 BAB 179 | Season 2.2
181 BAB 180 | Season 2.2
182 BAB 181 | Season 2.2
183 BAB 182 | Season 2.2
184 BAB 183 | Season 2.2
185 BAB 184 | Season 2.2
186 BAB 185 | Season 2.2
187 BAB 186 | Season 2.2
188 BAB 187 | Season 2.2
189 BAB 188 | Season 2.2
190 BAB 189 | Season 2.2
191 BAB 190 | Season 2.2
192 BAB 191 | Season 2.2
193 BAB 192 | Season 2.2
194 BAB 193 | Season 2.2
195 BAB 194 | Season 2.2
196 BAB 195 | Season 2.2
197 BAB 196 | Season 2.2
198 BAB 197 | Season 2.2
199 BAB 198 | Season 2.2
200 BAB 199 | Season 2.2
201 BAB 200 | Season 2.2 | END
202 PEMBERITAHUAN
203 PEMBERITAHUAN 2
204 PEMBERITAHUAN 3
205 PEMBERITAHUAN 4
206 PEMBERITAHUAN 5
207 PEMBERITAHUAN 6
Episodes

Updated 207 Episodes

1
BAB 01
2
BAB 02
3
BAB 03
4
BAB 04
5
BAB 05
6
BAB 06
7
BAB 07
8
BAB 08
9
BAB 09
10
VISUAL TOKOH
11
BAB 10
12
BAB 11
13
BAB 12
14
BAB 13
15
BAB 14
16
BAB 15
17
BAB 16
18
BAB 17
19
BAB 18
20
BAB 19
21
BAB 20
22
BAB 21
23
BAB 22
24
BAB 23
25
BAB 24
26
BAB 25
27
BAB 26
28
BAB 27
29
BAB 28
30
BAB 29
31
BAB 30
32
BAB 31
33
BAB 32
34
BAB 33
35
BAB 34
36
BAB 35
37
BAB 36
38
BAB 37
39
BAB 38
40
BAB 39
41
BAB 40
42
BAB 41
43
BAB 42
44
BAB 43
45
BAB 44
46
BAB 45
47
BAB 46
48
BAB 47
49
BAB 48
50
BAB 49
51
BAB 50
52
BAB 51
53
BAB 52
54
BAB 53
55
BAB 54
56
BAB 55
57
BAB 56
58
BAB 57
59
BAB 58
60
BAB 59
61
BAB 60
62
BAB 61
63
BAB 62
64
BAB 63
65
BAB 64
66
BAB 65
67
BAB 66
68
BAB 67
69
BAB 68
70
BAB 69
71
BAB 70
72
BAB 71
73
BAB 72
74
BAB 73
75
BAB 74
76
BAB 75
77
BAB 76
78
BAB 77
79
BAB 78
80
BAB 79
81
BAB 80
82
BAB 81
83
BAB 82
84
BAB 83
85
BAB 84
86
BAB 85
87
BAB 86
88
BAB 87
89
BAB 88
90
BAB 89
91
BAB 90
92
BAB 91
93
BAB 92
94
BAB 93
95
BAB 94
96
BAB 95
97
BAB 96
98
BAB 97
99
BAB 98
100
BAB 99
101
BAB 100
102
BAB 101
103
BAB 102
104
BAB 103
105
BAB 104
106
BAB 105
107
BAB 106
108
BAB 107
109
BAB 108
110
BAB 109
111
BAB 110 | END
112
BAB 111 | Season 2.1
113
BAB 112 | Season 2.1
114
BAB 113 | Season 2.1
115
BAB 114 | Season 2.1
116
BAB 115 | Season 2.1
117
BAB 116 | Season 2.1
118
BAB 117 | Season 2.1
119
BAB 118 | Season 2.1
120
BAB 119 | Season 2.1
121
BAB 120 | Season 2.1
122
BAB 121 | Season 2.1
123
BAB 122 | Season 2.1
124
BAB 123 | Season 2.1
125
BAB 124 | Season 2.1
126
BAB 125 | Season 2.1
127
BAB 126 | Season 2.1
128
BAB 127 | Season 2.1
129
BAB 128 | Season 2.1
130
BAB 129 | Season 2.1
131
BAB 130 | Season 2.1
132
BAB 131 | Season 2.1
133
BAB 132 | Season 2.1
134
BAB 133 | Season 2.1
135
BAB 134 | Season 2.1
136
BAB 135 | Season 2.1
137
BAB 136 | Season 2.2
138
BAB 137 | Season 2.2
139
BAB 138 | Season 2.2
140
BAB 139 | Season 2.2
141
BAB 140 | Season 2.2
142
BAB 141 | Season 2.2
143
BAB 142 | Season 2.2
144
BAB 143 | Season 2.2
145
BAB 144 | Season 2.2
146
BAB 145 | Season 2.2
147
BAB 146 | Season 2.2
148
BAB 147 | Season 2.2
149
BAB 148 | Season 2.2
150
BAB 149 | Season 2.2
151
BAB 150 | Season 2.2
152
BAB 151 | Season 2.2
153
BAB 152 | Season 2.2
154
BAB 153 | Season 2.2
155
BAB 154 | Season 2.2
156
BAB 155 | Season 2.2
157
BAB 156 | Season 2.2
158
BAB 157 | Season 2.2
159
BAB 158 | Season 2.2
160
BAB 159 | Season 2.2
161
BAB 160 | Season 2.2
162
BAB 161 | Season 2.2
163
BAB 162 | Season 2.2
164
BAB 163 | Season 2.2
165
BAB 164 | Season 2.2
166
BAB 165 | Season 2.2
167
BAB 166 | Season 2.2
168
BAB 167 | Season 2.2
169
BAB 168 | Season 2.2
170
BAB 169 | Season 2.2
171
BAB 170 | Season 2.2
172
BAB 171 | Season 2.2
173
BAB 172 | Season 2.2
174
BAB 173 | Season 2.2
175
BAB 174 | Season 2.2
176
BAB 175 | Season 2.2
177
BAB 176 | Season 2.2
178
BAB 177 | Season 2.2
179
BAB 178 | Season 2.2
180
BAB 179 | Season 2.2
181
BAB 180 | Season 2.2
182
BAB 181 | Season 2.2
183
BAB 182 | Season 2.2
184
BAB 183 | Season 2.2
185
BAB 184 | Season 2.2
186
BAB 185 | Season 2.2
187
BAB 186 | Season 2.2
188
BAB 187 | Season 2.2
189
BAB 188 | Season 2.2
190
BAB 189 | Season 2.2
191
BAB 190 | Season 2.2
192
BAB 191 | Season 2.2
193
BAB 192 | Season 2.2
194
BAB 193 | Season 2.2
195
BAB 194 | Season 2.2
196
BAB 195 | Season 2.2
197
BAB 196 | Season 2.2
198
BAB 197 | Season 2.2
199
BAB 198 | Season 2.2
200
BAB 199 | Season 2.2
201
BAB 200 | Season 2.2 | END
202
PEMBERITAHUAN
203
PEMBERITAHUAN 2
204
PEMBERITAHUAN 3
205
PEMBERITAHUAN 4
206
PEMBERITAHUAN 5
207
PEMBERITAHUAN 6

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!