Kembali kesisi Putra Mahkota Rey Hann Wan. Saat ini Reyhan berjalan kaki bersama dengan ketiga prajurit Kerajaan Wan di hutan buruan. Tiba-tiba mereka mendengar suara pertarungan.
"Apa kalian mendengar suara ?" tanya Reyhan.
"Kami mendenganya yang mulia."
Reyhan mendengus kesal. "Bisakan kalian memanggilku Rey saja, jangan pakai 'yang mulia yang mulia'. !!" balas Reyhan.
"Tapi yang mulia, kami takut kena hukuman dari raja."
"Tenang, Raja tidak akan menghukum kalian. Karena aku dimata Raja tidak ada artinya, Atau begini saja baiklah kalian cukup panggil aku boss." kata Reyhan.
"Boss ??" sahut ketiga prajurit itu heran.
"Boss itu apa yang mulia ?" tanya prajurit1, prajurit2 dan prajurit3 juga ingin mengetahuinya.
"Boss artinya tuan. Jadi mulai sekarang panggil aku boss." kata Reyhan.
"Baik boss." jawab mereka bertiga serempak.
Swtelah selesai berdepat masalah panggilan Reyhan dan ketiga prajurit pergi menuju sumber suara. Ternyata ada kereta kuda yang sedang di hadang 10 bandit. Dan terlihat para pengawal sudah tidak berdaya. Ketiga prajurit terkejut saat melihat lambang kereta kuda.
"Itu kereta kuda dari Kerajaan Wan."
"Kalian tau dari mana ?" tanya Reyhan.
Ketiga prajurit menunjukan lambang Kerajaan Wan yang ada di kereta kuda. Reyhan penasaran siapa yang ada di dalam kereta kuda itu. Tanpa basa-basi ia langsung berjalan mendekati kereta kuda. Para bandit melihat itu terkejut melihat Reyhan berjalan mendekati kereta kuda.
"Hey siapa kau ?"
"Aku hanya orang yang kebetulan lewat." jawab Reyhan dingin.
"Kau jangan ikut campur, atau kami bunuh."
"Yang ada kalian yang terbunuh." balas Reyhan.
Disisi dalam kereta kuda, terlihat gadis muda yang terlihat umur 16 tahun. Gadis itu ditemani oleh pelayannya. Gadis itu terdengar suara yang menurutnya tidak asing. Karena penasaran ia segera keluar dari kereta kuda.
Setelah keluar ia terkejut tak main, karena melihat sosok laki-laki yang tak asing dengan mukanya.
"Kakak Rey Hann ?" ucap gadis itu dengan nada sedikit tinggi.
Reyhan yang mendengar seseorang yang memanggil namanya, ia menoleh kepala. Kini tatapan mereka saling menatap, Gadis itu adalah adik tirinya, Putri Jing Mi Wan. Ia anak Raja Wan dari selir May Lee. Putri Jing Mi terkejut tak main, apa ia tidak salah lihat, ia mendengar berita Rey Hann Wan telah tewas saat dalam perjalanan hukuman pengasingan. Tapi kali ini, ia benar-benar tak salah lihat, menurut berita yang ia dengan Rey Hann Wan tewas tapi jasadnya tidak ditemukan.
Sebenarnya ia sama sekali tidak tau rencana pimbunuhan untuk Rey Hann Wan yang dilakukan oleh Kakak kandungnya, Pangeran Jian Heeng Wan. Ia memang selalu dingin kepada Rey Hann Wan, bukan berarti ia benci, karena ia hanya mengikuti sifat Raja Wan yang dingin kepada Rey Hann karena hanya saja Rey Hann Wan tidak memiliki bakat sihir elemen.
.
.
Kali ini, Jiang Mi terpaku melihat perubahan penampilan putra mahkota.
"Jing Mi ?" ucap Reyhan, ia spontan memanggil nama adik tirinya, karena saat melihat Jiang Mi, bayangan dipikirannya mengingatkan bahwa pemilik tubuhnya memiliki adik tiri.
Di situasi mereka berdua saling menatap, para bandit memanfaatkan situasi tersebut. Salah satu bandit berencana menyerang Rehyan dari belakang dengan sihir elemen Api. Jiang Mi yang menyadari itu, ia segera menggunakan sihir elemen Tanahnya untuk menyerang para bandit itu.
Disisi Reyhan masa bodo diserang atau tidak, meski diserang dan mendapat luka, pasti lukanya kembali menutup kembali dan sembuh. Ia melihat adik tirinya dan ketiga prajurit Kerajaan Wan sedang menyerang para bandit. Sambil melihat Reyhan dengan santainya duduk santai di batuan. Dan terlihat Jiang Mi dan ketiga prajurit sudah mulai kewalahan, hanya 1 yang tertewas, karena bandit-bandit kali ini cukup kuat, Reyhan berdiri berniat untuk membantu.
Reyhan mengeluarkan 2 bedangnya dari cahayanya, ia dengan gesit bergerak, ia mengambil alih keseluruhan bagian Jiang Mi dan ketiga prajurit itu. Reyhan dengan mudah menyerang dan menangkis serangan para bandit.
2,
3,
4,
5,
Reyhan berhasil menebas 4 kepala bandit itu dan tersisa 5 bandit lagi. Jiang Mi melihat itu terkejut, karena setahunya Putra Mahkota Rey Hann selalu memerima permintaan maaf atau ampunan.
Ketika salah satu bandit menyerang Reyhan dengan sihir elemen petir, dengan cepat menghindar, dan mendekati bandit itu. Reyhan menyerang dengan berbagai macam serangan.
6,
7,
8,
Tiga kepala bandit terlepas dari tubuhnya, dan tersisa 2 bandit lagi. Tapi sayang ketiga bandit itu melarikan diri, Jiang Mi berniat menciptakan bola Api untuk menyerang para bandit yang melarikan diri, tapi ia urungkan, karena ia melihat Reyhan meleparkan kedua pedangnya dengan cepat. Dan tetap sasaran, dua pedang yang dilempar Reyhan mengenai punggung kedua bandit itu, dan tewas.
"Kau tidak apa-apa ?" tanya Reyhan dingin dan tanpa melihat Jiang Mi.
Jianh Mi terkejut lagi melihat perubahan pada Rey Hann. Pertama ia terkejut melihat Rey Hann masih hidup, kedua terkejut melihat perubahan penampilan Rey Hann, Ketiga terkejut lagi melihat gaya bertarung Rey Hann yang sadis tanpa ampun. Dan yang terakhir, perbuahan sikapnya, padahal dulu Rey Hann sikapnya selalu hangat pada siapapun, dan kali ini ia bersifat dingin.
"Aku baik-baik saja." jawab Jiang Mi dengan cepat.
"Kamu dari mana, bisa- bisanya keluar area Kerajaan Kerajaan ?" tanya Reyhan dingin.
"Aku hanya pergi ke Kerajaan Ho, menemui Kakekku." jawab Jiang Mi.
Kerajaan Ho adalah dimana Selir May Lee Ho berasal. May Lee adalah putri ketiga dari Raja Ho, dan perlu diketahui untuk menempuh Kerajaan Ho, bisa memakan 4 jam perjalanan menggunakan kereta kuda. Dan Kerajaan Ho terkenal akan cuacanya yang dingin.
.
.
Reyhan melangkah menjauh dari Jiang Mi, ia berjalan mendekati ketiga prajurit Kerajaan Wan. Ia menyuruh mereka pergi bersama Jiang Mi dengan kereta kudanya. Ketiga prajurit itu awalnya menolak, tapi dengan paksaan Reyhan, akhirnya mereka bertiga menurutinya.
.
.
Jika ingin tau Permaisuri Xia He Shin berasal dari mana, jawabannya ia berasal dari Kerajaan Shin, yang dimana Kerajaan itu terkenal keramahan penduduknya, dan kedamaiannya. Tak hanya itu, ciri khas Kerajaan Shin yaitu warna rambutnya yang pirang, dan terkenal di setiap semua Kerajaan. Jika ada yang melihat seorang pria ataupun gadis berambut pirang, semua orang bisa menebak bahwa orang itu dari wilayah Kerajaan Shin.
Namun ada perbedaanya jika penduduk Kerajaan dengan anggota keluarga kerajaan. Raja Shin dan anak turunannya, memiliki warna rambut pirang lebih terang bisa disebut keemasan. Raja Shin terdahulu tak menyangka bahwa cucunya yang bernama Rey Hann Wan mewarisi warna rambutnya.
Biasanya, secara turun temurun jika salah satu Putri dari Kerajaan Shin menikah dengan Kerajaan lain, pasti anak yang dilahirkan dari Putri itu dari hubungannya dengan Putra dari Kerajaan lain, pasti warna rambutnya anaknya tidak berwarna pirang keemasan, contohnya Putri Mahkota Lin Wei Wan, ia lahir dengan warna rambutnya yang hitam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
Sak. Lim
aneh klia
2023-12-31
0
fifid dwi ariani
trus sAbar
2023-10-05
0
Hades Riyadi
lanjuuutt Thor 😀💪👍👍👍🙏
2023-06-09
0