Setelah pasukan Xia Hou Dun mundur, Zhang Liao segera mengumpulkan seluruh pasukannya dan melakukan peninjauan kondisi seluruh pasukannya.
Komandan Li , Komandan Chen kalian berdua segera hitung berapa sisa pasukan kita sekarang dan segera berikan laporannya secara terperinci " Ujar Zhang Liao" .
Siap Jendral kami akan segera mendatanya dan memberikan jawabannya segera, jawab "Komandan Chen" .
Tidak butuh lama Komandan Chen diikuti Komandan Li pun memberi laporan kezhang Liao
Pasukan perisai tersisa 300 orang, pasukan berkuda tersisa 400 orang jumlah ini sudah termasuk yang terluka baik parah maupun ringan. Total pasukan yang terluka dari kedua divisi tersebut mencapai 100 orang ! . " Komandan Chen memberikan laporan"
Disusul dengan komandan Li , memberikan laporannya.
Seluruh pasukan pemanah tidak ada yang terluka ataupun mati.
Total pasukan panah masih lengkap berjumlah 1000 orang ! .
Komandan Li kerahkan 500 bawahanmu untuk membantu mengobati dan menolong pasukan Komandan Chen yang terluka.
Dan kerahkan 400 orang pasukan mu yang lainnya untuk menggumpulkan semua mayat baik itu pasukan kita maupun pasukan musuh jadikan satu bakar semuanya ! .
Sebelum dikumpulkan ditempat pembakaran pastikan semua harta milik pasukan yang gugur dikumpulkan jadi satu, untuk kita bawa pulang ke Xia Pi ! .
Semua kuda dan persenjataan tolong juga dikumpulkan untuk kita bawa pulang ke Xia Pi sebagai rampokan kemenangan perang ! .
"Perintah Zhang Liao".
Komandan Chen kamu fokus merawat semua pasukanmu yang terluka sambil dibantu sama pasukan pemanah ! .
Ooh ya hampir lupa, kamu juga harus mendata nama-nama pasukan kita yang gugur sebagai pertanggung jawaban kita pada keluarga mereka ketika kita pulang nanti ! .
Baiklah semua urusan disini, saya serahkan dan percayakan kepada kalian berdua untuk mengurusnya ! .
Saya akan membawa 100 pasukan pemanah menyusul Jendral Gao, entah bagaimana kondisinya sekarang ? .
Sekaligus saya akan mencari kabar keberadaan tuan muda ! .
Ohh ya ini terompet kalian pegang kalau ada bahaya apapun gunakan terompet ini untuk mengabariku saya akan segera kembali kesini.
Setelah meninggalkan pesan, Zhang Liao segera membawa 100 pasukan pemanah memasuki hutan bagian dalam menyusul Gao Shun .
Gao Shun selalu memberikan tanda pada arah yang diambilnya.
agar dirinya tidak tersesat didalam hutan.
Kebetulan tanda-tanda ini justru memudahkan Zhang Liao dan pasukannya dalam melakukan penelusuran menemukan Gao Shun .
Tidak sampai sejam akhirnya Zhang Liao berhasil menyusul Gao Shun.
Terlihat Gao Shun sedang berlutut dipinggir jurang.
Melihat kesedihan yang terlihat pada tatapan dan mimik wajah Gao Shun sepertinya akan ada kabar yang kurang baik tentang keberadaan tuan muda Lu Sun , pikir Zhang Liao.
Zhang Liao segera menghampiri Gao Shun yang sedang ditemani 10 prajurit pemanah yang berdiri tidak jauh dibelakangnya
Adik Shun kamu kenapa "tegur Zhang Liao" .
Kakak Zhang , sun er terjatuh kedalam jurang ini bersama harimau yang mengejarnya.
Apa katamu ? , tanya Zhang Liao ulang untuk memastikan apa yang dia dengar dia masih sedikit kurang percaya dan agak terkejut takut salah dengar.
Kakak Zhang aku sudah memeriksa dengan teliti dari bekas tapak kaki Sun er dan tapak kaki harimau yang ada di lokasi ini . Dari bekas cakaran harimau ditepi tebing dan disisi tebing dapat dipastikan dialokasi ini telah terjadi pergulatan sengit Sun er dengan harimau tersebut ,. Sehingga menyebabkan Sun er bersama harimau tersebut terjatuh secara bersama kedalam jurang ini. "Ujar Gao Shun menjelaskan" .
Zhang Liao hanya bisa diam terpaku menatap dengan kosong kearah jurang dan tidak tahu harus berkata apa, Didepannya segera terbayang saat-saat kebersamaannya bersama bocah itu.
Dari saat kelahirannya, selain kedua orang tua kandungnya. Dialah orang pertama yang menggendong anak itu .
Dia juga terbayang bagaimana tingkah lucu, manja dan nakalnya anak tersebut.
Saat anak itu mengencingi wajah dan bajunya ketika anak itu masih bayi, kemudian saat anak itu dengan nakal mengikat kedua kakinya ketika dia sedang tertidur lelap. Kemudian menyalakan petasan didekatnya dan berteriak kebakaran-kebakaran.
Sehingga ketika dia terbangun karena terkejut dan tergesa-gesa mau berlari keluar dari kamarnya .
Dia malah terpelanting karena kedua kakinya sedang terikat, dan anak itu dengan nakalnya menertawainya sampai terpingkal-pingkal dan bergulingan dilantai.
Juga teringat saat anak itu dimarahin ayah ibunya karena ketika sedang diajarin membaca dan menulis oleh Chen Gong dia malah tertidur diruang belajar .
Kemudian dengan manjanya dia mencarinya membujuknya agar membantu dirinya berbicara agar dia bisa terhindar dari hukuman ayahnya.
Semua hal itu muncul begitu saja dihadapannya.
Semua ihal tu seperti baru saja terjadi kemaren .
Tanpa disadari dua butir air bening menetes dari sepasang matanya yang sedang menatap kosong kearah jurang dan mengalir membasahi kedua pipinya.
Akhirnya Zhang Liao memejamkan matanya dan menghela napas dengan panjang. HUUUH....
Sudahlah Adik Shun bagaimanapun smuanya telah terjadi. Tak ada gunanya kita menyesali dan bersedih disini.
Jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri, semua kejadian ini mungkin sudah kehendak THIAN YI ( suratan nasib dari langit ).
Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha, semua sudah diatur oleh THIAN YI .
Ayo kita harus segera bersiap-siap bersama pasukan kita segera pulang ke XIA PI memberikan laporan lengkap pada Cu Kung (sebutan tuan) .
Masih banyak tugas menanti kita di XIA PI ,
seperti segera mempersiapkan pasukan kita menghadapi invasi yang lebih besar dari CAO CAO.
Gao Shun akhirnya perlahan-lahan berdiri memandang kearah jurang untuk terakhir kalinya sambil berucap maafkan Paman Gao yang tidak becus menjagamu Sun er kemudian melangkah dengan lesu dan sedih mengikuti dibelakang Zhang Liao .
Setelah berkumpul kembali dengan para pasukannya, Zhang Liao segera memberi perintah kepada seluruh pasukannya.
Ayo bersiap-siaplah kita segera bergerak pulang menuju XIA PI ! .
Maka seluruh pasukan pun bergerak pulang menuju XIA PI .
Pasukan yang terluka parah dinaikan keatas kuda dan diurus oleh teman-temannya yang sehat .
Mereka bergerak dengan cepat siang dan malam bahkan makan minum pun mereka lakukan sambil berjalan agar segera bisa sampai ke XIA PI.
Melihat pasukannya yang terlihat sangat kelelahan Zhang Liao pun berkata.
Wahai kalian para pasukan elit ku dengarlah,
Aku tahu kalian letih dan lelah apalagi sebagian dari kalian dalam kondisi terluka .
Ayo berjuanglah sekuat tenagamu setelah sampai ke XIA PI kalian bole beristirahat sepuas- puasnya.
Harap kalian semua pahami XIA PI berada dalam kondisi berbahaya saat ini . Tidak lama lagi pasukan CAO CAO akan segera melakukan invasi ke XIA PI.
Jadi demi saudara-saudara kita demi keluarga-keluarga kita yang ada di XIA PI
Ayo bersemangat lah dan berjuanglah agar kita bisa segera bisa berkumpul dengan saudara-saudara kita , keluarga kita di XIA PI.
Sekali lagi SEMANGATTTT....
"Ujar Zhang Liao" , untuk membangkitkan semangat pasukannya .
HUUU HAAA..., HUUU HAAA... HUUU. HAAA..
Jawab para pasukan dengan penuh semangat Setelah mendengar kata-kata dari Zhang Liao .
Setelah menempuh perjalan 2 hari 1 malam akhirnya pada saat matahari mulai tenggelam.
Mereka semua akhirnya sampai didepan gerbang pintu benteng XIA PI .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 399 Episodes
Comments
Shaiya_Eet
/Facepalm//Facepalm/ Anak yang luar biasa, bisa jadi teman yang istimewa nih..
2024-01-18
0
Shaiya_Eet
rampasan perang.
2024-01-18
0
Rasul Rasul
tegah bgt bakar pasukan sendiri GK di kubur kasian
2023-07-02
1