Mansion Kediaman Justin.
"Selamat datang, Tuan ..." Para pelayan menyambut kedatangan Justin. Tanpa perlu di suruh ataupun di perintah lagi mereka sudah tahu apa yang harus di lakukan saat Justin pulang dari kerja. Para pelayan mulai melucuti jas yang membungkus tubuh tuan mereka. Mencoba untuk menahan diri dari godaan tubuh Justin yang mengeluarkan aura maskulin yang dapat membuat tubuh wanita lemas tak berdaya.
Ia mulai melangkahkan kakinya berjalan ke ruangan tamu dan menjatuhkan tubuhnya di sana. Melonggarkan dasi yang melingkari kerahnya itu secara perlahan lalu membuka 2 kancing bagian atas kemeja putih polosnya agar terasa lebih leluasa. Sungguh daya pikat luar biasa yang menjadi obat penghilang penat para kaum hawa. Beberapa pelayan mencuri-curi pandang mencoba untuk melihat dada bidang Justin yang sudah terbuka setengah.
"Air mandi sudah siap, Tuan." Seorang pelayan menghampiri.
Justin memberikan kode untuk pelayan wanita itu mendekat. Menyuruhnya duduk di atas pangkuannya. Ia menggoyangkan tubuhnya membuat gadis menampilkan ekspresi bergairah. Tangannya mulai menelusuri tubuh gadis itu hingga sampai pada anak kembarnya. Tiba-tiba saja sebuah wajah seorang wanita cantik memenuhi isi kepalanya.
"Pergi ..." gumam Justin dengan suara yang di selimuti amarah. Mendapatkan tatapan mengerikan seperti itu sontak membuat pelayan tadi turun dari pangkuan Justin dan segera beranjak pergi.
"Kenapa wajahnya selalu muncul dalam benaknya ku ...? Kenapa aku sampai sekarang belum bisa melupakannya ...? 5 tahun tidak bertemu, tapi, kenapa aku tetap tidak bisa melenyapkan kenangan indah yang dia berikan ...!!" Justin menarik rambutnya frustasi, rasanya kalau bertemu dengan wanita itu ia sangat ingin mencumbuinya walau hanya 1 kali. Perasaan itu sungguh sulit untuk di hilangkan.
"Cih! Membuat ku kesal saja." Beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamar untuk segera membersihkan diri.
***
Sementara itu di tempat lain, Isabella sudah selesai mandi. Menatap pantulan wajahnya yang terlihat begitu cantik di dalam cermin. Berjalan keluar kamar dan mendapati Rissa yang sedang bermain bersama David dan juga anaknya– Frank.
"Lagi apa nih? Sepertinya seru banget ..." Kehadiran Isabella langsung jadi pusat perhatian.
"Mama kenapa pulangnya lama ..." David sudah mengerutkan bibirnya tanda kemurkaan.
"Mama habis membelikan hadiah mainan untuk David dan Frank ...!" Bibirnya di buat semenarik mungkin. Membuat kedua bocah di ujung sana langsung membulatkan mata penasaran.
"Hadiah spesial apa?!" tanya David bersemangat.
"Ini diaaa ...!" Dua buah kado berukuran cukup besar sudah ada di tangan Isabella.
"Memangnya siapa yang berulang tahun, Ma?" tanya David bingung. Biasanya dia mendapat hadiah kalau sedang ulang tahun saja. Apa David lupa tanggal?
"Tidak sayang ... ini Mama belikan karena Mama lagi senang. Hari ini Mama sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus."
"Horeee ...!!" Walaupun tidak terlalu mengerti David turut bahagia, ia berlari ke arah mamanya dan langsung memeluknya untuk meraih hadiah yang ada di tangan wanita tersebut. Kemudian segera lari tanpa mengucapkan sepatah katapun.
"Kalau ada orang yang memberikan hadiah seharusnya bilang apa ...??" Rissa tampak bicara.
"Makasih, hehe." Bibir kedua bocah itu sudah tersenyum mungil menampilkan ekspresi mereka yang imut. Ah, sungguh penghilang penat rasanya.
"Oh ya, Rissa. Malam ini aku akan masak makanan khusus untuk kita semua. Karena ini sangat spesial jadi kamu tidak boleh tahu." Isabella tersenyum menggoda.
"Lalu aku ...?" Rissa tampak bingung sambil menunjuk dirinya sendiri menggunakan jari telunjuk.
"Kamu pulang dulu, nanti baru kesini lagi." Isabella berucap dengan senyum malu-malu membuat Rissa hanya bisa menggelengkan kepalanya ikut tersenyum.
"Ya sudah, kalau begitu aku pulang dulu. Jangan sampai masakannya gosong ya ..." goda Rissa membuat Isabella mendesis kesal dan tertawa. Rissa segera mengajak Frank pulang, dia penasaran sebenarnya apa yang sedang di rencanakan oleh Isabella?
-
-
-
-
-
***
BERSAMBUNG..............
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Retrouvailles♕
iihhh kok justin gitu sih..jngan2 beneran frank anak dia..
2022-02-05
1
Hernita Layuk
curiga saya, Justin pasti pernah menghianati Isabella, pasti pernah tidur dengan pelayanan nya yaitu rissa, rissa punya anak tapi tdk ada suami, hadehhh. Justin ini kebangetan pelayanan saya di suruh duduk pangkuannya, diremas remas lagi. hufffff
2021-06-06
2
Yeni Maryani
jastin juga normal ada hasrat pada wanita, walaupun masih terkenang akan mantan istri
2021-05-29
1